SMKN 1 Luwu Timur Tegas: PKL Wajib Tertib, Orang Tua Harus Ikut Mengawasi

Radarluwu.com– Sebanyak 250 orang tua/wali siswa memadati aula SMKN 1 Luwu Timur dalam kegiatan sosialisasi menjelang pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), Senin (27/4/2026). Pertemuan ini menegaskan bahwa PKL bukan sekadar agenda rutin sekolah, melainkan tahap penting dalam menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMKN 1 Luwu Timur Andy Camat, Ketua Komite Sekolah Muhammad Cakir, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri (Hubin), Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana, para ketua jurusan, jajaran guru, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan yang diwakili Ferdi.

Kepala SMKN 1 Luwu Timur, Andy Camat, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelaksanaan PKL yang berjalan sesuai prosedur, mulai dari tahap pemberangkatan hingga penarikan siswa kembali ke sekolah.

“Program PKL harus berjalan sesuai aturan. Perlu kerja sama yang baik antara sekolah dan orang tua agar siswa dapat menjalani proses ini dengan maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muhammad Cakir meminta para orang tua mengambil peran aktif dalam pengawasan anak selama masa pendidikan.

Bacaan Lainnya

“Jangan biarkan anak-anak berada di luar sekolah saat jam belajar. Mari kita jaga dan kontrol bersama,” tegasnya.

Di hadapan ratusan wali siswa, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri, Arman Amrullah, menjelaskan bahwa PKL merupakan kewajiban bagi siswa SMK yang telah diatur pemerintah, termasuk dalam regulasi Kementerian Pendidikan.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan orang tua agar siswa menjalani PKL dengan disiplin serta menaati seluruh tata tertib yang berlaku.

“Dalam aturan, siswa dilarang merokok, mengonsumsi minuman keras, apalagi narkoba. Ini harus menjadi perhatian bersama,” jelas Arman.

Menurutnya, PKL memberikan manfaat besar bagi siswa, baik dalam peningkatan kemampuan teknis (hard skill) maupun keterampilan nonteknis (soft skill). Selain itu, siswa juga dapat mengenali potensi diri dan arah masa depan setelah menempuh pendidikan di SMK.

“Kita di Luwu Timur punya potensi SDM yang besar. Anak-anak inilah yang akan menjadi generasi penerus dan mengisi dunia usaha maupun industri ke depan,” tambahnya.

Melalui sosialisasi ini, pihak sekolah berharap sinergi antara sekolah dan orang tua semakin kuat sehingga pelaksanaan PKL dapat berjalan lancar, aman, dan memberi pengalaman kerja nyata bagi seluruh siswa.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *