Literasi Sekolah di Daerah Terpencil: Upaya Dinas Perpustakaan Luwu Timur melalui Layanan Perpustakaan Keliling

Radarluwu.com, TOWUTI – Sekolah sebagai salah satu sarana dalam peningkatan pengetahuan maupun kompetensi peserta didik, memiliki peran penting untuk mendukung Indeks Peningkatan Literasi Masyarakat (IPLM), khususnya pada peserta didik mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui perpustakaan sekolah yang telah ada,

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Luwu Timur melalui Bidang Perpustakaan melaksanakan Layanan Perpustakaan Keliling di sekolah sekolah, yang khususkan saat ini adalah di daerah terpencil/terjauh. Pada Layanan Perpustakaan Keliling ini dilakukan beberapa kegiatan yang diharapkan dapat membantu peningkatan minat baca peserta didik.

Dengan menggunakan mobil perpustakaan yang dilengkapi berbagai macam buku, tim perpustakaan keliling berkeliling ke sekolah-sekolah di pelosok. Hal ini diharapkan dapat memberikan akses bacaan berkualitas kepada siswa-siswa.

Kali ini Dinas perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur menyasar sekolah di daerah Kecamatan Towuti, Desa Tokalimbo, UPT SP SDN No 276, Rabu, 25 Sepetember 2024.

Jumlah siswa yang ada di UPT SP SDN No.276 Tokalimbo, Desa Tokalimbo Kecamatan Towuti, per September 2024 adalah sekitar 170 siswa yang terbagi di kelas 1 hingga kelas 6, sehingga peningkatan budaya baca disekolah dapat dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan perpustakaan sekolah yang ada. Apalagi UPT SP SDN No.276 Tokalimbo, Desa Tokalimbo Kecamatan Towuti juga telah mendapatkan bantuan bahan bacaan bermutu dari Kementerian Pendidikan sebanyak 200 judul / 600 eksampelar sehingga dapat sebagai refernsi bagi peserta didik berkunjung ke perpustakaan sekolah.

Bacaan Lainnya

Pustakawan Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur, Aristu mengatakan Mobil Perpustakaan Keliling ini untuk memberikan layanan kepada masyarakat dalam peningkatan literasi. Sekolah merupakan sarana siswa dalam menempuh pendidikan maka sangat diperlukan kegemaran membaca diantaranya melalui Layanan Mobil Perpustakaan Keliling.

“perlunya digalakkan kegiatan literasi sekolah dengan berbagai kegiatan, seperti lomba literasi, Melakukan inovasi CERIA (CERita Inspirasi untuk Anak), tanya isi buku, baca di tenpat yang dapat melibatkan stake holder dilluar sekolah, dimana hal ini dapat meningkatkan tingkat kegemaran membaca dari sekolah dasar dan menjadi budaya baca yang akan terus ditingkatkan oleh para peserta didik, “ujar Aristu.

Diharapkan kegiatan layanan mobil perpustakaan keliling ini dapat lebih intensif berkegiatan di daerah daerah terpencil/terjauh di Kabupaten Luwu Timur agar pemerataan Pendidikan dapat terwujud, Tutupnya.
(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *