Arsip Penulis: admin

RadarLuwu, LUWU TIMUR – PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM) menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi warga terdampak kebakaran di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (30/8/2025).

Bantuan berupa beras, telur, ikan bandeng fresto, buah-buahan, serta bahan pokok lainnya diserahkan langsung melalui tim eksternal perusahaan.

External SPV Governance PT CLM, Andi Dody Amrullah, menyampaikan rasa prihatin sekaligus belasungkawa atas musibah yang menimpa warga Sorowako. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban korban.

“Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan empati PT CLM terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar korban dan mendukung mereka untuk segera bangkit,” ujarnya.

Bantuan diterima oleh Koordinator Penanggulangan Bencana Kebakaran Posko Induk, Jufri Tosalili. Ia mengucapkan terima kasih kepada PT CLM atas perhatian dan dukungannya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen PT CLM yang telah peduli dengan bencana kebakaran di Sorowako. Semoga PT CLM semakin maju dan berkembang,” kata Jufri.

Jufri juga menyampaikan bahwa masa tanggap darurat posko induk diperpanjang dari tujuh hari menjadi 14 hari ke depan.

Berdasarkan data terbaru, kebakaran tersebut menghanguskan 48 rumah, berdampak pada 106 kepala keluarga dengan total 384 jiwa. Dari jumlah itu, terdapat 5 bayi, 36 balita, 73 anak usia sekolah, 40 lansia, dan dua penyandang disabilitas. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

RadarLuwu, MAKASSAR – Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) menegaskan komitmennya membekali generasi muda agar lebih siap menghadapi persaingan kerja.

Komitmen itu diwujudkan melalui Pelatihan Persiapan Memasuki Dunia Kerja yang digelar di Hotel Remcy Makassar, 30–31 Agustus 2025.

Pelatihan perdana ini diikuti sekitar 50 pemuda dan mahasiswa asal maupun diaspora Luwu Timur. Mereka terpilih setelah melalui proses seleksi yang ketat, mengingat tingginya animo pendaftar.

“Peserta berasal dari lulusan SMA/SMK hingga sarjana. Mereka adalah generasi muda yang punya motivasi tinggi untuk meningkatkan daya saing,” jelas Ketua Panitia, Suryadi Arsyad ST.

Berbeda dengan pelatihan konvensional, program KKLT ini menggunakan metode interaktif seperti diskusi kelompok, studi kasus, curah pendapat, games, hingga presentasi.

Narasumber berasal dari praktisi sumber daya manusia, akademisi, hingga konsultan berpengalaman.

Salah satunya adalah La Ode Muhammad Ichman dari PT Vale Indonesia Tbk (PTVI), mitra utama kegiatan. Ia menekankan pentingnya nilai CARES (Compassion, Accountability, Resilience, Excellence, Sustainability) yang menjadi budaya kerja Vale.

“Nilai-nilai ini relevan bagi siapa pun yang ingin bertahan di dunia kerja modern. Dibutuhkan integritas, ketangguhan, dan orientasi keberlanjutan,” ujarnya.

Acara dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika.

Ia bersama Ketua Umum KKLT periode 2024–2029, Dr dr Abdul Rahman Rauf Sp.OG(K), memberi pesan motivasi kepada peserta agar memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin.

Selain PTVI, sejumlah perusahaan lain turut mendukung kegiatan, di antaranya PT Gunung Verbeck Karebbe, PT Cahaya Berdikari Mandiri, PT Wiratama Karya Nugraha, PT Luwu Timur Gemilang, dan PT Arif Abdullah Perdana.

Ketua Umum KKLT, dr Abdul Rahman, mengapresiasi dukungan para mitra. Menurutnya, kolaborasi ini penting agar pemuda Luwu Timur tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan dan mentalitas yang sesuai dengan tuntutan zaman.

“Kami ingin kegiatan ini memberi bekal nyata bagi peserta, bukan sekadar teori,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia, Suryadi Arsyad. Ia menegaskan pelatihan ini akan dijadikan program rutin.

“Kami percaya, lewat wadah ini generasi muda bisa lebih percaya diri menghadapi tantangan dunia kerja, baik di level lokal maupun global,” ujarnya. (*)

WOTU – Turnamen sepak bola “Piala Kemerdekaan” dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 di Kecamatan Wotu resmi ditutup dengan meriah. Penutupan berlangsung dalam suasana penuh semangat, ditandai dengan pertandingan seru yang menjadi puncak acara, Kamis (28/8/2025).

Camat Wotu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak sehingga turnamen dapat terlaksana dengan baik. “Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan partisipasi seluruh elemen, Kecamatan Wotu mampu merayakan turnamen sepak bola ini dengan sukses. Saat ini Wotu menjadi salah satu rujukan dalam penyelenggaraan event sepak bola di Luwu Timur, karena SDM dan stakeholder bersatu serta bahu-membahu mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Wotu, AKP Eli Kendek, SH., MH., menekankan pentingnya menjaga keamanan dalam setiap kegiatan. Ia menyampaikan bahwa Wotu kini masuk kategori terbaik dalam hal stabilitas keamanan pada pelaksanaan event-event yang digelar. “Hal ini patut kita jaga bersama agar setiap kegiatan di Wotu selalu berjalan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.

Lining sektor kegiatan, Mismar, juga menambahkan bahwa keberhasilan turnamen ini tidak lepas dari kerja sama panitia dan para pecinta sepak bola di Wotu. “Terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah andil dalam event ini. Kegiatan ini bisa berjalan baik berkat support dan partisipasi senior-senior Gaswo Legend yang selalu memberi semangat,” ujarnya.

Penutupan turnamen kali ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat kebersamaan. Pertandingan pamungkas yang berlangsung seru menambah kemeriahan sekaligus menjadi penutup yang indah bagi rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 di Kecamatan Wotu.

RadarLuwuCom, TOWUTI, 28 Agustus 2025 – Kejadian kebocoran pipa minyak yang berdampak pada sejumlah desa di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, menjadi sebuah tantangan yang memerlukan kebersamaan semua pihak. Dari masyarakat hingga pemerintah, dari tenaga teknis hingga dukungan perusahaan, semua bergerak dengan hati untuk mempercepat pemulihan. Semangat gotong royong ini mencerminkan nilai luhur bangsa Indonesia: menghadapi bencana bersama, dan bangkit bersama.

Melihat kejadian ini, masyarakat dari desa-desa terdampak tidak tinggal diam. Mereka dengan sukarela turun membantu pembersihan titik-titik terdampak bersama tim teknis di lapangan. Hingga hari keenam, warga dari Langkea Raya, Lioka (Dusun Malindoe), Baruga, Matompi, dan Timampu ikut serta dalam pemulihan bantaran sungai dan sawah.

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mendukung upaya ini dengan memastikan seluruh kegiatan dilakukan sesuai standar keselamatan, membekali masyarakat dengan pembekalan yang sesuai keperluan di lapangan sehingga semangat gotong royong tetap berjalan dengan aman.
“Sebagai warga kampung di sini, kami merasa terpanggil untuk ikut membantu agar pemulihan lebih cepat. Ini kampung kami, mari kita jaga bersama. Kami percaya PT Vale juga hadir sebagai bagian dari kehidupan di sini,” ujar Batteng, warga Longkea Raya.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat, pemerintah, dan PT Vale di konferensi pers yang diadakan di kantor Camat Lioka yang dihadiri oleh puluhan masyarakat, “Kami melihat sendiri bagaimana kolaborasi terjalin di lapangan. Laporan sementara menunjukkan bahwa lima desa terdampak. Namun, penyebab kejadian masih dalam proses investigasi oleh tim ahli dan mengumumkan bahwa bencana kebocoran pipa minyak Marine Fuel Oil (MFO) sejak hari pertama sampai 14 hari kedepan yakni 5 September 2025 akan dintinjau kembali. Karena itu, kita harus menunggu hasil resmi, bukan berspekulasi. Yang jelas, kebersamaan ini adalah modal besar bagi Towuti untuk bangkit kembali,” kata Irwan.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergi seperti ini memperkuat resiliensi daerah menghadapi tantangan, dan mengapresiasi kesiapan PT Vale untuk terbuka dan hadir bersama masyarakat dalam proses pemulihan.

Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menegaskan bahwa perusahaan menempatkan masyarakat dan lingkungan sebagai prioritas utama.
“Kami telah menyusun rencana pemulihan sosial dan lingkungan yang komprehensif dengan melibatkan para ahli di bidangnya. Ini adalah tanggung jawab moral kami sekaligus pembelajaran penting agar kesiapsiagaan ke depan semakin kuat. Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan PT Vale, kami percaya Towuti bisa bangkit kembali #BersamaUntukTowuti,” ujar Budiawansyah.

RadarLuwu. Com, Malili – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur terus menunaikan kewajibannya dalam mengawasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan uji petik terhadap data kependudukan di tingkat desa.

Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari menjelaskan bahwa pengawasan pemutakhiran data pemilih merupakan tugas pokok Bawaslu sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

“Salah satu kewajiban Bawaslu Kabupaten Kota adalah mengawasi pemutakhiran dan pemeliharaan data pemilih secara berkelanjutan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota dengan memperhatikan data-data kependudukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,”terangnya.

Lebih lanjut Pawennari menjelaskan bahwa metode uji petik sendiri merupakan teknik pengawasan dengan cara mengambil sampel data dari sejumlah titik atau lokasi tertentu untuk kemudian diverifikasi kebenarannya di lapangan. Melalui metode ini, Bawaslu dapat menilai sejauh mana data kependudukan yang dimutakhirkan oleh KPU sesuai dengan kondisi faktual di masyarakat.

“Uji petik berfungsi untuk mengetahui fluktuasi terhadap kondisi data pemilih pasca pelaksanaan Pilkada,”tambah Pawennari

Pelaksanaan uji petik pada Kamis (28/8/2025) dilakukan di Kecamatan Wotu dengan menyasar sejumlah kantor desa. Bawaslu Luwu Timur melakukan pengecekan langsung terhadap data kependudukan yang tercatat, khususnya data pemilih pindah masuk, pindah keluar, serta pemilih yang telah meninggal dunia.

Menurut Pawennari, akurasi data pemilih berkelanjutan sangat penting karena menjadi basis utama dalam penyusunan daftar pemilih pada pemilu maupun pilkada mendatang.

“Ini adalah bagian dari kewajiban Bawaslu untuk memastikan bahwa daftar pemilih benar-benar valid, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan,” tegasnya.