Arsip Penulis: admin

Radarluwu, PALOPO — Krisis air bersih yang berlarut-larut di Kota Palopo akhirnya berbuntut panjang. Seorang warga bernama M. Nasrun Naba (56), melaporkan PDAM Tirta Mangkaluku ke Polres Palopo dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.Kamis, (28/08/25).

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/443/VIII/2025/SPKT/Polres Palopo/Polda Sulsel pada Selasa (27/8/2025) malam. Dalam laporannya, Nasrun menegaskan bahwa PDAM telah lalai menjalankan kewajiban meski konsumen tetap ditagih membayar iuran, bahkan denda, sementara pelayanan air bersih justru tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Warga sudah bayar iuran rutin, tapi air tetap tidak mengalir, Kalau telat, kami kena denda, sementara PDAM seenaknya tidak memberi pelayanan. Ini bentuk ketidakadilan dan harus diproses hukum, *ungkap* Nasrun.

Kekecewaan masyarakat terhadap kinerja PDAM Tirta Mangkaluku bukan hal baru. Selama bertahun-tahun, keluhan serupa terus bergulir namun tidak pernah terselesaikan. Aktivis perlindungan konsumen di Palopo, Rudi Hartono, menyebut kasus ini sebagai puncak dari akumulasi ketidakpuasan publik.

Air bersih adalah hak dasar masyarakat. Jika PDAM tidak mampu memberikan layanan, itu bukan sekadar kelalaian, tapi pelanggaran serius terhadap hak konsumen. Polisi harus mengusut tuntas agar ada tindakan tuntutan keadilan hak konsumen untuk masyarakat,” kata Nasrum.

Ia menambahkan, selama ini PDAM seolah kebal kritik dan lebih sibuk menarik iuran ketimbang memperbaiki pelayanan. Padahal kegagalan distribusi air telah menambah beban warga, memaksakan harus mencari sumber air alternatif dengan biaya sendiri yang seharusnya solusi diberikan dan dilakukan oleh PDAM, bukan hanya bisa mengelak dari masalah krisis air warga

Laporan yang diajukan Nasrun diterima langsung oleh Kanit I SPKT Polres Palopo, Dr. Erhan Febri Yurlan, S.H., M.H. Polisi menegaskan akan memproses perkara ini sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kasus ini menandai salah satu perlawanan masyarakat yang akan kami lawan terhadap buruknya pelayanan publik di Kota Palopo. Kini publik menanti, apakah aparat penegak hukum berani menindak tegas perusahaan daerah yang dianggap abai terhadap kebutuhan paling mendasar warga: air bersih masyarakat kota palopo

Radarluwu.Com, TOWUTI, 27 Agustus 2025 — Lima hari pasca insiden kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, semangat kebersamaan masyarakat menjadi sumber kekuatan dalam proses pemulihan. Tidak hanya tim teknis dan pemerintah, tetapi juga warga sendiri yang secara sukarela datang meminta untuk dilibatkan dalam kegiatan pembersihan dan pemulihan.

Sekitar 60 warga komunitas berinisiatif melalui Kepala Desa untuk turut serta membersihkan area terdampak. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pemulihan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga gerakan bersama demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Selain keterlibatan warga, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) juga memperkuat komitmen transparansi melalui Posko Pengaduan & Informasi di Kantor Camat Towuti (07.00–18.00 WITA) serta Hotline 24 jam. Hingga 27 Agustus 2025, tercatat 52 aduan masyarakat telah diterima: 17 aduan diselesaikan, 20 dalam proses penanganan, dan 15 masih tahap verifikasi.

Salah seorang warga Desa Lioka, Elieser Sula, mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Posko Pengaduan dan Informasi setelah mengikuti sosialisasi dari Kepala Desa. Elieser Sula yakin, aduan yang disampaikan akan didengarkan dan ditindaklanjuti oleh PT Vale. “Saya yakin PT Vale bisa memberikan solusi terbaik dari keresahan saya,” ungkapnya dengan optimis, Rabu (27 Agustus 2025).

Untuk memperkuat langkah pemulihan, PT Vale bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan pihak terkait telah membentuk Tim Monitoring dan Asesmen Dampak Lingkungan dan Sosial. Tim ini bertugas memetakan dampak, melakukan asesmen lapangan, dan memastikan setiap tindak lanjut berjalan akuntabel dan terukur.

Direktur dan Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menegaskan komitmen perusahaan. “Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Kami berkomitmen menangani insiden ini secara transparan dan bertanggung jawab, dengan langkah yang terukur serta kolaborasi bersama semua pihak,” ujarnya.

Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menambahkan apresiasinya terhadap antusiasme warga. “Melihat warga yang datang sendiri untuk meminta ikut bergotong royong adalah hal yang sangat menguatkan. Kami percaya, pemulihan hanya bisa terwujud dengan kebersamaan. Semoga semangat ini membuat recovery lebih cepat, menyeluruh, dan menghadirkan kembali rasa aman bagi masyarakat,” katanya.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan, PT Vale yakin proses pemulihan akan berjalan lebih cepat, transparan, dan mampu memulihkan kembali ketenangan warga.

RadarluwuCon, Luwu Timur, 27 Agustus 2025 – Kebakaran hebat melanda kawasan Sorowako, Kecamatan Nuha, Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 14.00 WITA. Sebanyak 46 rumah hangus terbakar dan sekitar 200 kepala keluarga terdampak.

Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, turun langsung ke lokasi untuk memantau penanganan kebakaran. Ia didampingi Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto TM, serta Perwira Penghubung Mayor Arm Syafaruddin.

Menurut Bupati Irwan, kebakaran berlangsung hampir tiga jam dan diduga dipicu korsleting listrik dari salah satu rumah warga. Kondisi diperparah oleh angin kencang dan material rumah yang mudah terbakar.

Warga yang terdampak saat ini mengungsi ke rumah kerabat, masjid, gereja, hingga kapal feri di dermaga. Pemerintah daerah bersama aparat dan PT Vale mendirikan posko induk di dermaga untuk pengungsian dan layanan pengaduan.

Bupati Irwan juga menginstruksikan pendataan kerusakan serta penyaluran bantuan sosial. Tim khusus dibentuk untuk mengkoordinasikan bantuan dan menampung keluhan masyarakat.

Selain Bupati dan Kapolres, hadir pula anggota DPRD Luwu Timur Yusuf Pombatu, sejumlah kepala OPD, Camat Nuha Arief Fadillah, perwakilan PT Vale, petugas damkar, Tim SAR, PMI, serta organisasi kemanusiaan lainnya.

Radarluwu. Com — Kebakaran pemukiman didesa sorowako jalan.tambeha buat warga panik rabu,27/8/2025 pukul.14.00

Warga sorowako dibuat panik atas kobaran api yang cukup besar dan asap hitam setinggi 50 meter diatas pemukiman dijalan.tambeha desa.sorowako Rabu,27/8/2025 pukul.14.00 siang

Kepanikan warga dilokasi kebakaran dijalan tambeha membuat semua takut dikarenakan titik api yang melalap rumah diketahui salah satu pemukiman yang padat penduduk

Atas kejadian ini melalui By telepon Whatsap Kapolsek Nuha Akp.nyoman sutarja dihubungi wartawan namun sedang didalam perjalanan menuju Malili guna memenuhi panggilan undangan bapak Kapolres harus putar balik ke Nuha sorowako setelah mendapat laporan adanya kebakaran diwilayah kerjanya di Polsek Nuha

hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab dan informasi lengkapnya dari dinas terkait dan aparat yang bertugas dari polsek Nuha saat ini di ( TKP ) tempat kejadian perkara

TOWUTI, 26 Agustus 2025 — Sejak hari pertama insiden kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, 23 Agustus 2025, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) langsung menggerakkan tim darurat yang bekerja siang dan malam untuk meminimalisir dampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

Hingga hari ketiga, titik kebocoran berhasil diidentifikasi dan dihentikan, sementara di hari keempat upaya terus difokuskan untuk memastikan penyebaran minyak dapat segera dikendalikan. Personel teknis dikerahkan dengan sistem kerja bergantian 24 jam untuk mempercepat proses pemulihan.

Transparansi dan Tanggung Jawab

Sebagai wujud keterbukaan, PT Vale telah membuka Posko Informasi dan Pengaduan di Kantor Camat Towuti yang beroperasi setiap hari pukul 07.00 – 18.00 WITA. Posko ini menjadi sarana resmi bagi warga terdampak untuk menyampaikan aduan, masukan, maupun informasi tambahan.

Sejak dibuka pada 25 Agustus, posko menerima beberapa laporan resmi, baik secara online maupun offline. Diantaranya, mobilisasi alat yang menyebabkan kebocoran pipa. Tim lapangan PT Vale langsung melakukan asesmen dan tindak lanjut cepat untuk menjaga keselamatan warga.

Selain itu, PT Vale juga menyiapkan Posko Medis di Desa Lioka, berdekatan dengan lokasi kebocoran. Posko ini dijaga tenaga medis secara bergantian selama 24 jam, sebagai bentuk kesiapsiagaan terhadap potensi risiko kesehatan. Hingga saat ini, belum ada laporan gangguan kesehatan dari masyarakat, namun layanan tetap dibuka untuk memastikan masyarakat merasa aman dan terlindungi.

Musafir Laeda, Kepala Desa Baruga, mengajak semua pihak untuk saling mendukung, “Mari kita saling membantu, mari bekerjasama semua. Kalau pun sebelumnya ada komunikasi yang kurang baik karena kepanikan, saat ini sudah ada tempat pelaporan yang bisa menghubungkan semua pihak.” ujarnya saat hadir dalam pertemuan bersama masyarakat di kantor Camat Towuti.

Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale Indonesia Tbk, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu penanganan insiden, “Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan. Tim kami di lapangan bekerja tanpa henti, siang dan malam, karena kami percaya pemulihan hanya bisa terwujud dengan kebersamaan. Semoga dengan doa, kerja sama, dan semangat #BersamaUntukTowuti, kita bisa melewati ini dengan lebih kuat.”

Dia menambahkan, saat ini Perseroan sudah berkordinasi dengan pemkab Luwu Timur untuk mendata sejumlah lahan warga yang terkena dampak atas musibah ini.
“Mohon dukungannya agar kami bisa melewati musibah ini, tentunya kejadian ini semakin menguatkan perseroan dalam melakukan mitiigasi crisis dalam menegaskan komitmen untuk senaitiasa mempercepat proses penanggulangan pada area terdampak,” paparnya.

Mari kita pulih bersama, saling mendukung, dan menjaga Towuti tetap lestari.
Karena hanya dengan kebersamaan, pemulihan dapat terwujud.