Arsip Penulis: Redaktur Radarluwu

Tabligh Akbar Menjemput Hidayah di Luwu Timur, Kehadiran Isrullah-Usman Dominasi Perhatian

Radarluwu.com, SOROAKO –Tabligh Akbar Luwu Timur dengan tema “Menjemput Hidayah” yang dilaksanakan di Lapangan Ini Aku, Sorowako, Kecamatan Nuha, dihadiri ribuan warga pada Jumat (27/9/2024).

Masyarakat terlihat sangat antusias mengikuti ceramah dari Ustaz Derry Sulaiman dalam acara Tabligh Akbar tersebut.

Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur nomor urut satu, Isrullah Achmad-Usman Sadik, juga tampak hadir dalam acara tersebut.

Sementara itu, menurut pantauan Penalutim, pasangan calon nomor urut dua, Budiman-Akbar, dan pasangan nomor urut tiga, Ibas-Puspa, tidak terlihat hadir meskipun mereka juga diundang. Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi terkait alasan ketidakhadiran kedua pasangan tersebut. (*)

Sabtu Besok, KAHMI Sulsel Gelar FGD, Bahas Banjir dan Tanah Longsor di Sulsel

Radarluwu.com,MAKASSAR – Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Sulawesi Selatan akan menggelar Focus Group Discussion (FGD), Sabu (28/09/2024) besok di Hotel MaxOne, Jalan Taman Makam Pahlawan Makassar.

Ketua Panitia Pelaksana Asri Tadda mengatakan, FGD akan membahas tentang bencana banjir dan tanah longsor yang kerap melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, terutama pada musim penghujan.

“Insya Allah FGD ini akan membahas tentang bencana banjir dan tanah longsor yang sering terjadi di Sulsel. Kita akan mencari akar masalah, lalu membuat rencana mitigasi dan aksi tindak lanjutnya,” kata Asri di Makassar, Jumat (27/09).

Dijelaskannya, FGD akan diikuti oleh sejumlah instansi dan lembaga yang berkaitan dengan masalah lingkungan dan pengelolaan dampak bencana alam yang ada di Sulsel.

“Panitia mengundang pihak-pihak terkait dengan isu lingkungan dan kebencanaan di Sulsel. Kami berharap, dengan keterlibatan semuanya dapat menghasilkan solusi kongkrit dan rencana tindak lanjut sebagai masukan bagi semua pihak di masa mendatang,” terang Asri.

Tampil sebagai pemantik diskusi adalah Prof. Dr. Farouk Maricar dari Tim Kajian Banjir Sulsel dan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Selatan, Muhammad Al-Amin.

“Selain pemantik diskusi, FGD ini akan dipimpin oleh Kanda Bachrianto Bachtiar sebagai fasilitator. Semoga semuanya berjalan dengan lancar dan menghasilkan hal-hal baik untuk Sulsel,” harap Asri.

Dihubungi terpisah, Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel H. Ni’matullah mengatakan, FGD ini merupakan bentuk kepedulian organisasi yang dipimpinnya dalam pembangunan Sulawesi Selatan.

“Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan, KAHMI tentu punya tanggung jawab moral dan sosial untuk ikut terlibat dalam proses pembangunan bangsa. Kegiatan ini adalah salah satu bentuknya,” kata Ulla, sapaan akrabnya.

Dirinya berharap, kegiatan ini dapat menghasilkan poin-poin penting yang dapat menjadi rujukan bagi stakeholder khususnya dalam upaya mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor yang sering terjadi belakangan ini.

“Semoga FGD ini menghasilkan poin-poin penting yang bermanfaat untuk melakukan mitigasi dan antisipasi sedini mungkin atas bencana banjir dan tanah longsor di Sulsel,” pungkasnya. (*)

Atensi Khusus Kapolres Luwu Timur: Tindak Tegas Aksi Pembakaran Lahan Dan Hutan

Radarluwu.com, LUWU TIMUR Aksi pembakaran lahan dan hutan kembali marak di wilayah Luwu Timur seiring datangnya musim kemarau. Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, mengeluarkan himbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan karena dampaknya yang berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan.

“Kegiatan pembakaran lahan bisa memicu kebakaran hutan besar yang merugikan banyak pihak. Selain itu, pelaku dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan Pasal 78 ayat 3 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda hingga 5 miliar rupiah,” tegas AKBP Zulkarnain.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya akan memperketat pengawasan dan meningkatkan patroli di area-area rawan kebakaran untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan adanya aktivitas pembakaran hutan atau lahan di wilayah sekitar mereka. “Jika melihat atau mengetahui adanya pembakaran lahan atau hutan, segera laporkan ke pihak berwajib agar bisa segera ditindak,” tambahnya.

Kebangkitan Milenial LUTIM Dimulai! Isrullah-Usman Siap Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja Dan Janji Gelontorkan Modal Tanpa Batas

Radarluwu.com, WOTU –Kyon Kafe Wotu kembali menjadi pusat pertemuan milenial dalam sebuah talkshow inspiratif yang menghadirkan Isrullah Achmad, calon pemimpin Luwu Timur, sebagai pembicara utama, Sabtu (21/9). Acara yang dipandu oleh Sinar Mentari, juru bicara pasangan Isrullah-Usman, ini membahas visi misi kepemudaan pasangan tersebut, terutama dalam upaya pemberdayaan pemuda dan pengembangan sektor UMKM di Luwu Timur.

Acara berjalan interaktif, dengan salah satu peserta yang bertanya, “Bagaimana cara membuka usaha tanpa modal besar?” Menanggapi hal ini, Isrullah menawarkan solusi yang langsung memotivasi para pemuda yang hadir. “Saya siap memberikan modal, namun usaha yang diajukan harus memiliki rencana yang jelas tentang bagaimana usaha itu akan berkembang. Jika Anda mampu memaparkan rancangan usaha yang konkret serta langkah-langkah realisasinya, saya akan bantu,” ujar Isrullah.

Selain fokus pada pengembangan UMKM, Isrullah Achmad dan pasangannya, Usman Sadik, juga berkomitmen membuka lebih banyak lapangan kerja bagi warga lokal, dengan perhatian khusus kepada pemuda yang ingin berwirausaha. Visi mereka sejalan dengan dorongan untuk memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah, guna mendorong kemandirian ekonomi di Luwu Timur.

Ketua Tim Milenial BERIMAN Kecamatan Wotu, Safrillah Praditiah, menyambut baik talkshow ini. Ia berharap acara seperti ini dapat terus berlanjut di kecamatan-kecamatan lain agar semakin banyak milenial yang terinspirasi dan mendapat gambaran nyata tentang visi misi pro kepemudaan dari pasangan Isrullah-Usman. “Talkshow ini sangat penting untuk menarik minat pemilih milenial, sekaligus memberikan wawasan mengenai program-program yang mendukung pengembangan anak muda,” ujar Safrillah.

Dengan tagline “Beriman untuk Luwu Timur Mandiri dan Sejahtera”, pasangan Isrullah-Usman terus berkomitmen untuk mendorong UMKM dan menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda. Talkshow ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkenalkan program pro kepemudaan yang ditawarkan kepada masyarakat.(*)

OPINI: Rakyat Sulsel Cerdas, Tak Mudah Terhasut Survei Politik

Oleh: Asri Tadda (Direktur KAMPUS MERAH Research & Consultant (KMRC)/Jubir Danny – Azhar)

Tanggapan saya selalu Juru Bicara Danny – Azhar (DiA) terkait hasil survey lembaga Script Survey Indonesia (SSI) untuk Pilgub Sulsel 2024 sepertinya telah dipelintir dengan maksud tertentu.

Faktanya, tak pernah sekalipun saya menyatakan SSI sebagai lembaga survey abal-abal, namun ada pihak yang secara sengaja mencoba mengarahkan hal tersebut, seperti hendak mengaburkan substansi perdebatan, menikung pada hal yang diluar konteks.

Kebetulan saya juga terlibat dalam dunia survei dan konsultasi pemenangan politik. Saya cukup paham dengan bagaimana sebuah survei politik dilaksanakan, dan di tahap mana intervensi dapat saja dilakukan (jika harus dilakukan sebagai bagian dari startegi untuk memenangkan klien).

Karena itu, boleh-boleh saja saya meragukan hasil survey dari SSI terkait Pilgub Sulsel. Pasalnya, hasil survey SSI bertolak belakang dengan hasil survey internal kami dimana pasangan Danny – Azhar (DiA) sangat meyakinkan bakal memenangi Pilgub Sulsel 2024.

Lagipula, dalam beberapa kasus, hasil survey SSI malah berbeda cukup jauh dengan lembaga survei yang berskala nasional. Ini tentu membuat bingung publik.

Saya mengambil contoh survey SSI di Kabupaten Luwu Timur baru-baru ini. SSI melakukan survey Pilkada Luwu Timur pada 2-8 September 2024, dengan hasil Budiman – Akbar (47,32), Ibas – Puspa (41,95) dan Isrullah – Usman (2,93).

Di saat yang sama, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) milik Denny JA juga melakukan survey per tanggal 2-10 September, dengan hasil Budiman – Akbar (39,2), Ibas – Puspa (44,9) dan Isrullah – Usman (3,0).

Nah, dalam kasus Luwu Timur dibatas, siapakah yang benar? Apakah SSI atau LSI yang sudah berskala nasional milik Deny JA itu? Salah satunya pasti salah, atau bahkan keduanya juga bisa salah.

Karena itu, saya mewanti-wanti masyarakat agar jangan terlalu mudah percaya atau terhasut oleh hasil lembaga survey, terutama yang dipublikasikan secara luas. Karena bisa saja survei tersebut telah dikondisikan untuk membangun atau mempengaruhi opini publik untuk kepentingan politik Paslon tertentu.

Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk menjadi pemilih yang cerdas, yang tidak mudah terbuai dan terpengaruh dengan rilis hasil survey yang dipublikasikan secara terbuka.

Pemilih cerdas adalah mereka yang menentukan pilihan lebih karena kualitas dan rekam jejak prestasi kandidat, pada visi dan gagasan kandidat, bukan pada polesan lembaga survey yang mungkin saja, telah dikontrak untuk melakukan hal itu.

Yang tak kalah penting, saya mengajak kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kontestasi Pilgub mendatang, agar tetap mengedepankan komunikasi yang positif, yang tidak mengarah pada upaya fitnah dan adu domba.

Mari menjadikan Pilgub 2024 sebagai ajang para kandidat untuk bertarung dengan gagasan dan ide-ide terbaik mereka, dalam ikhtiar membangun Provinsi Sulawesi Selatan menjadi lebih sejahtera, adil dan makmur.

Sudah saatnya rakyat Sulawesi Selatan memperoleh pemimpin yang benar-benar berkualitas, pemimpin yang memiliki rekam jejak birokrasi dan prestasi yang jelas dan nyata, bukan hanya klaim atau polesan semata.

Hanya pemimpin berkualitas yang lahir, tumbuh dan besar dalam proses politik yang panjang, bisa membawa Sulawesi Selatan berubah menjadi lebih baik untuk semuanya. Dan Insya Allah, semua itu ada pada pasangan nomor urut 1, yakni Danny Pomanto – Azhar Arsyad. (*)