Arsip Kategori: Berita

Penguatan Kapasitas PTPS di Malili: Siap Wujudkan Pilkada Serentak yang Lebih Tertib dan Aman

RADARLUWU.COM — Panitia Pengawas (Panwas) Kecamatan Malili, Kabupaten Lutim menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se- Kecamatan Malili.

Dengan tujuan Untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan pengawasan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024,

Kegiatan ini dilaksanakan di aula dinas pendidikan Lutim Rabu, 13 November 2024 yang dihadiri oleh, Ketua Panwascam, Kordiv HP2H, Kordiv P3S, staf Panwascam Malili, PPK Malili, Perwakilan Sekretariat Panwascam Malili, Perwakilan Camat Malili, pemateri kegiatan dan seluruh PTPS se Kecamatan Malili.

Ketua Panwascam Malili, Iro T Toineng mengatakan bahwa Peningkatan kapasitas dan bimtek PTPS ini sangat penting, dan diutamakan terfokus pada pengetahuan Pemungutan suara serta penghitungan suara.

Karena Hal ini lebih sering ditemukan masalah dilapangan, untuk itu di waktu yang sangat sempit ini kita tingkatkan Bimbingan teknis ini kepada PTPS dengan pembicara yang sudah berpengalaman.

“Penguatan ini sangat penting kita lakukan karena menyangkut masalah pengawasan di TPS nantinya,”tuturnya.

Berhasil tidaknya suatu kegiatan di TPS kata Iro T Toineng, itu tergantung dari ptps karena ptps merupakan ujung tombak dan garda terdepan dalam pelaksanaan pilkada khususnya di hari pemungutan suara nantinya.

Dirinya juga berharap agar para PTPS bisa lebih memahami tugas dan fungsi serta kewajibannya sebagai ptps.

Pada penguatan kali ini, pemateri juga menyampaikan mencakup berbagai aspek, mulai dari , regulasi pemilihan, tata cara pengawasan, hingga penanganan pelanggaran.

Isrullah Sampaikan Belasungkawa di Prosesi Penghormatan Terakhir Mama Sapan Tokoh Perempuan Toraja Bastem

RADARLUWU.COM,Luwu Timur – Masyarakat Toraja Bastem dan sekitarnya berduka atas kepergian seorang tokoh perempuan yang dihormati, akrab dipanggil Tante Mama Sapan. Sosok yang dikenal penuh kasih ini meninggalkan banyak kenangan bagi keluarga, kerabat, dan komunitas. Kepergiannya membawa kesedihan yang mendalam, terutama bagi mereka yang telah lama mengenalnya. Kamis (14/11/24).

Dalam prosesi penghormatan terakhir, hadir Isrullah, calon bupati Luwu Timur, yang juga merupakan keluarga dekat almarhumah. Isrullah, yang dikenal memiliki kedekatan emosional dengan Tante Sapan, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Kehadirannya menjadi penghibur dan penyemangat bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus bentuk penghormatan bagi sosok yang berpengaruh dalam komunitas.

“Saya turut berbela sungkawa atas kepergian Tante Sapan, sosok inspiratif yang telah menjadi panutan bagi kita semua. Semoga almarhumah dilapangkan kuburnya dan diterima segala amal kebaikannya,” ungkap Isrullah dengan suara bergetar penuh haru.

Acara penghormatan pun ditutup dengan doa dan pembacaan surah Al-Fatihah untuk mengiringi kepergian Tante Mama Sapan. Sosoknya akan selalu dikenang, terutama dalam hati orang-orang yang telah tersentuh oleh kebaikan dan kebijaksanaannya.

Belajar dari Debat Pertama, Polres Luwu Timur Tingkatkan Pengamanan untuk Debat Kedua

RADARLUWU. COM, Luwu Timur – Menjelang pelaksanaan debat terbuka kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Polres Luwu Timur menyiapkan pengamanan ekstra ketat. Debat ini dijadwalkan akan digelar pada 17 November 2024 di Hotel Claro, Makassar. Langkah pengamanan ini diambil guna memastikan debat berjalan lancar dan aman.

Kepada wartawan, Kabag Ops Polres Luwu Timur AKP Andi Yusuf menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh dari debat pertama, dan akan menerapkan strategi pengamanan berlapis untuk debat kedua. Pengamanan ini akan melibatkan personel Polres Luwu Timur, tim Jibom (penjinak bom), dan tim escape dari Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan. Selain itu, personel Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar juga akan diperbantukan dalam menjaga jalannya debat nanti.

“Kekurangan-kekurangan pada pengamanan debat pertama telah dikoordinasikan dengan pihak KPU Luwu Timur dan menjadi acuan untuk memaksimalkan pengamanan pada debat kedua,” ujar Andi Yusuf.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi yang lebih intensif dengan pihak penyelenggara akan diupayakan, termasuk pengecekan lokasi dan pengawasan ketat di setiap titik strategis, guna meminimalkan potensi kerawanan. Pihak kepolisian berharap pelaksanaan debat kedua ini berjalan dengan aman dan tertib tanpa gangguan berarti.

Dengan pengamanan yang diperketat ini, masyarakat dan para pendukung calon dapat menyaksikan jalannya debat baik secara langsung maupun melalui kanal Youtube dengan aman dan tertib.

Demi Luwu Timur yang Lebih Baik, 5 Ribu Pejuang Kebaikan Bersatu di Bawah Komando Arfa BM

RADARLUWU. COM, Malili –Pejuang kebaikan Budiman-Akbar berkumpul dalam sebuah Dialog Tatap Muka Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Budiman – Akbar, Rabu Malam (13/11/24).

Dipimpin langsung oleh tokoh karismatik Arfa BM, acara ini menjadi momen yang penuh semangat perjuangan.

Para pejuang kebaikan yang hadir memadati halaman kantor gunung Verbeek Karebbe yang diperkirakan mencapai 5 ribu orang,

Arfa BM, yang dikenal sebagai sosok berpengaruh di masyarakat Luwu Timur, menegaskan dalam orasinya yang berapi – api nyatakan sikap untuk mendukung pasangan Budiman – Akbar.

” Kita butuh pemimpin yang tidak hanya sekedar berjanji namun juga bisa membuktikan apa yang diucapkannya. Sosok itu ada di Budiman – Akbar. Saya kenal baik dengan Pak Budiman ini. Beliau sosok yang berdedikasi tinggi untuk membangun daerah ini,” Ujarnya.

Arfa BM berpesan kepada warga malili, Hati – hati ki memilih pemimpin yang suka berjanji.

“Ini 3 janji GVK commonity jika Budiman – Akbar menang dan Insya allah kami tepati bukan janji bohong, yang pertama GVK commonity berangkatkan 10 orang untuk ibadah umroh, yang kedua GVK commonity menghibahkan alat berat, seperti excavator, dozer, dan dump truck, yang akan dimanfaatkan untuk pelatihan kompetensi alat berat bagi warga setempat, yang ketiga,  GVK commonity memberikan sepeda motor balap untuk millenial Budiman – Akbar untuk digunakan di ajang balap baik lokal, regional maupun nasional, ” Pintanya.

Soal Banjir di Makassar, Jubir DIA: Tak Sekalipun Danny Menyebut Nama atau Menyalahkan Pendahulunya

RADARLUWU. COM,MAKASSAR – Penampilan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 1, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Azhar Arsyad (DIA) pada Debat Kedua Pilgub Sulsel, Minggu (10/11/2024), terlihat mendominasi hampir semua segmen.

Tak terkecuali ketika Danny menjawab pertanyaan mengenai masalah banjir yang kerap terjadi di kota Makassar.

Pada sesi itu, Danny yang menjabat Wali Kota Makassar dua periode menegaskan bahwa banjir yang selalu terjadi di Kota Makassar saat musim hujan selama 10 tahun, bukan merupakan bencana hidrometeorologi. Melainkan kesalahan tata ruang yang dilakukan oleh pendahulunya.

“Itu bukan bencana hidrometeorologi, tapi itu kesalahan tata ruang yang diterapkan oleh para pendahulu saya,” kata Danny Pomanto, saat menjawab pertanyaan Cagub 02, Andi Sudirman.

Menurut Danny, saat awal menjabat dia terkejut karena ada areal yang seharusnya dipergunakan untuk menampung air menjadi lokasi perumahan.

“Makanya pada awal menjabat saya kampanye, jangan beli rumah di tempat air menetap. Makanya banjir di Makassar ini bukan bencana hidrometeorologi karena justru orang (yang) datangi tempat air,” katanya.

Jawaban Danny ini ternyata memancing respon dari sejumlah pihak, termasuk dari mantan Wali Kota Makassar sebelum Danny, yakni Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Juru Bicara Tim Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim (MRR).

Baik IAS maupun MRR melontarkan pernyataan di sejumlah media yang menyebut Danny Pomanto telah menyalahkan Wali Kota sebelumnya, sekaligus tidak punya solusi mengatasi hal tersebut.

Atas hal ini, Juru Bicara Danny – Azhar, Asri Tadda terpaksa angkat bicara. Dirinya mengaku heran mengapa ada pihak yang merasa kebakaran jenggot atas pernyataan Danny dalam forum debat publik itu.

“Sepanjang debat berlangsung, tak sekalipun Pak Danny menuduh ataupun menyebutkan nama. Ini aneh, kenapa Pak IAS dan Jubir Andalan Hati baperan lalu menyimpulkan demikian, seperti kehilangan bahan (pemberitaan) saja,” kata Asri, Rabu (13/11) petang.

Dijelaskannya, persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Makassar memang cukup kompleks.

“Secara logika, kita memang tidak bisa menghalangi air berkumpul di daerah paling rendah. Karena sudah terlanjur jadi permukiman, maka mau tak mau, yang bisa dilakukan adalah mitigasi dan adaptasi terhadap terjadinya banjir,” jelas Asri mengulangi ulasan Danny saat debat.

Asri bilang, Danny tidak pernah menyalahkan siapapun atas masalah itu, tetapi hanya merujuk pada kesalahan tata ruang sebagai penyebabnya.

“Sebagai produk kebijakan pemerintah, (tata ruang) ini harus bisa diterima bersama tanpa harus menyalahkan siapapun, sembari terus dicarikan solusi terbaik selain mitigasi dan adaptasi bencana di lokasi yang dimaksud,” terang Asri.

Karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh pihak untuk kembali berkepala dingin dan tidak terbawa emosi menyikapi semua hal yang telah terjadi dalam forum debat yang telah usai.

“Kita ingin jaga Pilkada yang damai. Janganlah memancing-mancing masalah yang tak perlu, menuding hal yang tidak benar. Ini kalau diseriusi bisa jadi masalah baru, yakni pencemaran nama baik,” beber Asri.

Selain itu, Asri juga menyarankan kepada awak media untuk selektif menerbitkan rilis berita terutama jika menyangkut hal-hal yang sensitif seperti tudingan terhadap seseorang tanpa bukti yang valid.

“Hati-hati, ini sudah masuk pemberitaan yang subjektif, menuding yang tidak benar kepada seseorang. Kalau terus dilakukan, tim hukum DIA tentu akan mengambil langkah yang perlu dilakukan sesuai aturan yang ada,” tegas Asri. (*)