Arsip Kategori: Berita

Sentra Gakkumdu Serahkan Tersangka Penyuluh Perikanan ke Kejaksaan Negeri Luwu Timur

RADARLUWU.COM,Malili — Penyidik Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polres Luwu Timur bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyerahkan tersangka dugaan tindak pidana pemilihan yakni seorang penyuluh perikanan yang bekerja di dinas perikanan dan kelautan Kabupaten Luwu Timur beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Kamis (7/11/2024).

Penyerahan tersangka tersebut dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejaksaan. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Luwu Timur, Sukmawati Suaib menjelaskan bahwa tersangka diduga kuat melanggar aturan netralitas ASN dalam pemilihan kepala daerah.

“Setelah berkas dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa maka yang bersangkutan beserta barang bukti diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Luwu Timur untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,”ungkap Sukmawati.

Kasus ini bermula dari tersebarnya sebuah foto di media sosial yang menunjukkan oknum ASN tersebut sedang berada di posko pemenangan salah satu pasangan calon. Dalam foto tersebut, tersangka terlihat mengacungkan simbol jari yang menunjukkan nomor urut pasangan calon tertentu. Tindakan ini dinilai bertentangan dengan Pasal 71 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, yang melarang pejabat, kepala desa atau sebutan lain atau lurah melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama tahapan Pilkada.

“Setelah ini, penuntut umum akan menyiapkan berkas dakwaan untuk dilimpahkan ke pengadilan dan akan disidangkan,” lanjut Sukmawati.(rls/*)

Bawaslu Tingkatkan Langkah Pencegahan Pelanggaran Pilkada Bersama Multi Stakeholder

RADARLUWU.COM,Malili —  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menginisiasi pembentukan kelompok kerja dengan melibatkan pemerintah daerah dan instansi lainnya sebagai langkah pencegahan pelanggaran terhadap pengawasan isu-isu negatif, pengawasan netralitas ASN/TNI/POLRI serta pengawasan kampanye dan alat peraga kampanye pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024.

Selain Bawaslu, kelompok kerja ini juga beranggotakan Polri, TNI, BKPSDM, Inspektorat, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari menjelaskan kelompok kerja ini bertujuan untuk menjadi ruang komunikasi, konsolidasi dan kolaborasi bagi Bawaslu dalam melaksanakan tugas pengawasan, pencegahan dan penindakan pada tahapan Pilkada 2024.

“Kelompok kerja ini hadir untuk mempertegas elaborasi Bawaslu dengan pemerintah daerah dan stakeholder. Kita semua mempunyai andil menyukseskan Pilkada, paling tidak menyampaikan informasi pencegahan pelanggaran kepada masyarakat,”ujar Pawennari.

Lebih lanjut, Koordinator Divisi SDMO, Diklat, Datin itu menjelaskan jajaran Bawaslu dari tingkat Kecamatan hingga Kelurahan Desa senantiasa melakukan pengawasan penuh waktu di lapangan dalam rangka mengefektifkan langkah pencegahan pelanggaran.

“Pemerintah Daerah, Stakeholder dan Penyelenggara Pemilu adalah satu kesatuan fungsi untuk menyukseskan Pilkada 2024,” tambahnya.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Luwu Timur Sukmawati Suaib, menyoroti pentingnya intensitas komunikasi antar instansi untuk menyampaikan informasi kepada Bawaslu jika menemukan peristiwa dugaan pelanggaran selama tahapan Pilkada.

Dengan adanya kelompok kerja ini, diharapkan kolaborasi antar instansi dapat memperkuat langkah pencegahan pelanggaran di Pilkada 2024.

Program Jaga Desa Kejaksaan Negeri Luwu Timur Tingkatkan Kesadaran Hukum Aparat Desa Dalam Pengeloalaan Dana Desa

RADARLUWU.COMPenerangan dan Penyuluhan Hukum Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Luwu Timur melaksanakan Kampanye Anti Korupsi kepada Perangkat Desa se-Kecamatan Nuha yang dilaksanakan di Hotel Mireya Desa Sorowako.

Adapun kegiatan diikuti oleh Perwakilan masing-masing Desa di Kecamatan Nuha seperti Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur dan Kasi serta BPD pada masing-masing Desa. Sorowako, (08/11/2024)

Kegiatan Kampanye Anti Korupsi Tahun Ini terlebih dahulu menyasar kepada Perangkat Desa sebelum nantinya akan berkembang kepada masyarakat serta Perangkat Daerah. Sejumlah rangkaian Kampanye Anti Korupsi dimulai dengan memberikan penyuluhan hukum kepada perangkat Desa se-Kecamatan Nuha. Dalam penyuluhan hukum yang dinarasumberi Oleh Kasubsi I Intelijen Fajriansyah Wirautama Nur, S.H serta Jaksa Fungsional pada Bidang Intelijen Vanny Ritasari, Penkum Kejari Luwu Timur memberikan materi dengan Tema “ Membangun Kesadaran Hukum Di Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa”.

Dengan menyasar Perangkat Desa Kami berharap meningkatkannya kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan tindakan korupsi dalam pelaksanaan tugas dan pengelolaan anggaran desa, khususnya desa merupakan salah satu pondasi suksesnya penyelenggaraan Pembangunan Nasional sehingga pentingnya peran desa dalam kemajuan suatu daerah” Pungkas Kepala Seksi Intelijen Bara Mantio Irsahara, S.H, M.H dalam keterangannya.

Bara menyampaikan, bahwa penting bagi Kejaksaan khususnya Kejaksaan Negeri Luwu Timur dalam memberikan Penerangan dan Penyuluhan Hukum bagi perangkat desa. “Kita sebagai Aparatur Penegak Hukum sudah sepatutnya tidak hanya melakukan Tindakan represif berupa penindakan pelanggaran hukum, tapi bagaimana kita mampu melakukan Tindakan preventif atau pencegahan dengan mengedukasi perangkat desa kita” ujar Bara. Menurutnya hal tersebut sejalan dengan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia sebagaimana disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah yang berlangsung di Sentul 07 November Lalu. Jaksa Agung menyampaikan agar setelah adanya penindakan terhadap pelaku tindak pidana korupsi, Kejaksaan juga harus hadir memperbaiki system yang ada sehingga tidak terulangnya tindak pidana korupsi yang melibatkan perangkat desa ataupun perangkat daerah.

Kejaksaan Negeri Luwu Timur mengemas kegiatan tersebut dalam komunikasi dua arah sehingga setelah dipaparkan materi mengenai peraturan pengelolaan keuangan serta potensi penyelewengan dalam pengelolaan keuangan desa, Jaksa Pemateri juga membuka sesi tanya jawab bagi peserta. Antusias peserta begitu terlihat pada saat dibuka sesi tanya jawab tersebut dilihat dengan banyaknya pertanyaan yang ditanyakan kepada pemateri.

Dalam kesempatan tersebut Kejaksaan Negeri Luwu Timur juga menyampaikan berubahnya Institusi ini sebagai Lembaga Penegakan Hukum yang Humanis namun tetap tegas dalam penyelenggaraan pemberantasan tindak pidana korupsi yang merupakan Extra Ordinary Crime atau kejahatan luar biasa. Kejaksaan Negeri Luwu Timur melalui program Jaksa Garda Desa menjadi wadah untuk melakukan pendampingan, konsultasi, pengawasan bagi pengelolaan keuangan di desa dan sekaligus penindakan terhadap pelanggaran yang ada.  Selain dilaksanakan penyuluhan hukum Kejaksaan Negeri Luwu Timur juga membagikan sejumlah Pamflet, Stiker dan Banner untuk di bagikan masing-masing desa Kepada masyarakat agar masyarakat dapat turut serta dalam pengawasan tindak pidana korupsi di sekitarnya.

Pada akhir acara, Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Luwu Timur juga melakukan Soft Launching Program “Jamil Jaga Desa” atau Jaksa Malili Garda Desa. Program tersebut merupakan optimalisasi dari Program Jaga Desa yang merupakan Instruksi Jaksa Agung Republik Indonesia. Program tersebut merupakan salah satu inisiasi peserta Latihan Dasar CPNS Andi Nanda Rahmi, S.H yang merupakan Calon Jaksa di bidang Intelijen  Kejaksaan Negeri Luwu Timur. Nantinya Jamil Jaga Desa dapat menjadi wadah digital pelaksanaan Program Jaga Des, program ini nantinya akan tayang pada website Kejaksaan Negeri Luwu Timur dan diharapkan dapat menjadikan sarana yang baik bagi desa untuk bertanya, konsultasi maupun mengenal peraturan mengenai desa serta pengelolaan desa. “Ada fitur pendaftaran kunjungan, Kumpulan peraturan dan publikasi potensi desa binaan “ Ucap Andi Nanda Rahmi selaku pelaksana program Jamil Jaga Desa.

Salah satu peserta, Hardiana yang merupakan Sekretaris Desa, mengungkapkan apresiasinya atas kegiatan ini. “Acara ini sangat bermanfaat bagi kami, karena menambah wawasan dan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjalankan tugas dengan integritas,” katanya.

Kejaksaan Negeri Luwu Timur berharap melalui kegiatan ini, perangkat desa semakin teredukasi untuk mengelola anggaran secara transparan dan efisien, demi tercapainya pemerintahan desa yang bersih dan melayani.

Menuju 27 November, Ribuan Relawan dan Simpatisan Bersatu Dukung Isrullah-Usman di GOR Malili

RADARLUWU.COM, LUWU TIMUR —Ribuan Relawan dan simpatisan Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, No 1, Isrullah Achmad-Usman Sadik, padati Gedung Olahraga (GOR), Rabu (6/11/2024).

Ribuan Relawan tersebut hadiri acara silaturahmi BERIMAN (Bersama Isrullah-Usman).

Calon Wakil Bupati Luwu Timur mengatakan. Acara silaturahmi bersama relawan dan simpatisan ini adalah salah satu bentuk penyemangat tim bahwa kami pasangan Isrullah-Usman sadar dan paham betul harapan para sahabat perjuangan Isrullah Achmad-Usman Sadik ingin disapa langsung oleh kami selaku Kandidat.

 

“Alhamdulillah, mennang kita ini. Ya kita menang insya Allah, pada tanggal 27 November 2024, Isrullah-Usman terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati. Itu berkat kerja-kerja politik kita semua tim, relawan dan simpatisan serta seluruh  masyarakat yang memilih Isrullah Achmad-Usman Sadik. Tanpa kita semua, kami bukan siapa-siapa,” Kata Usman Sadik di hadapan ribuan relawan dan simpatisannya.

Usman Sadik membeberkan kekuatan politik Isrulah-Usman hingga saat ini kian bertambah. Ia mengatakan kekuatan politik Isrulah-Usman adalah ribuan tim dan ribuan relawan serta ribuan simpatisan yang terbentuk terstruktur rapih dan masif bergerak di setiap TPS yang ada di Kabupaten hingga di Plosok dusun pedesaan.

 

“Mennang Kita ini, ya karena Isrullah-Usman ingin memenangkan Pilkada Luwu Timur kali ini. Saudara-saudara seperjuangan. Saya tahu cara untuk menang. Itulah sebabnya, empat kali saya memenangkan Pemilihan legislatif dan terpilih empat kali jadi anggota DPRD Luwu Timur. Bahkan, semua Calon Bupati dan wakil Bupati yang pernah saya dampingi, mulai dari Pilkada Lutim pertama hingga di masa Alm.Husler dan pak Budiman semuanya menang dan menjadi Bupati. Kali ini, giliran saya yang maju tentu saya juga akan menang. Insya Allah, dengan doa dan perjuangan kita bersama. Mennang Kita ini, Isrullah-Usman jadi Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur periode 2024-2029,” Ucap Usman Sadik.

Usman Sadik mengungkapkan tanda-tanda kemenangan kepada ribuan relawan dan simpatisannya yang padati GOR.

“Beberapa hari yang lalu, kami telah melakukan pertemuan di sejumlah kecamatan. Dan setiap pertemuan tersebut di hadiri ribuan relawan dan simpatisan. Mulai dari kecamatan Burau, Wotu, Mangkutana, Tomoni, Kalaena, Angkona, Nuha, Towuti, dan hari ini di Malili. Ya saksikan Miki saja. GOR ini dipadati kita semua Relawan dan Simpatisan,” papar Usman Sadik.

Menurut Usman Sadik, pemilihan semakin dekat. Mungkin tinggal 25 hari lagi kita semua akan memilih Isrullah-Usman di TPS tepatnya pada tanggal 27 November 2024. Semakin dekat pemilihan, relawan dan simpatisan kita semakin bertambah. Ribuan Masyarakat yang telah menyatakan sikap akan memilih Isrullah-Usman pun juga bertambah.

“Saya percaya bahwa apa yang telah kita lakukan di seluruh kecamatan saat ini untuk Menang nantinya. Dan ini bagaimana kerja tim yang harus memastikan semua DPT di desanya harus datang dengan harapan mencoblos Paslon No.1 isrullah – Usman di TPS yang di wilayah desanya masig-masing,” Tutur Usman Sadik

Anak Bangsa Ngegass Dukung Budiman – Akbar

RADARLUWU.COM,Malili, 6 November 2024 — Beberapa waktu Komunitas Anak Bangsa telah resmi menyatakan dukungan kepada pasangan calon Budiman-Akbar dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Dalam upayanya untuk meningkatkan dukungan, ormas ini melakukan konsolidasi baik di tingkat internal maupun eksternal, dengan fokus pada penggalangan suara di kecamatan dan desa.

Pengurus Komunitas Anak Bangsa Kecamatan Malili mengadakan pertemuan akrab dengan calon wakil bupati Akbar Andi Leluasa di Warkop Tanah Abang Puncak Indah Malili. Dalam acara ngopi bareng tersebut, Koordinator Anak Bangsa Malili, Yuda Prawira Wemben, menegaskan komitmen mereka untuk mendukung Budiman-Akbar, khususnya di wilayah Malili yang memiliki anggota sekitar 50 orang.

“Kami sudah mulai bergerak di internal pengurus dan anggota bersama keluarga kami. Sekarang, kami juga mulai menjangkau masyarakat. Kami yakin akan menang karena Budiman-Akbar lebih baik dan telah terbukti kinerjanya,” ungkap Yuda dengan penuh semangat.

Komunitas Anak Bangsa didirikan oleh almarhum H. Amran Syam, mantan Ketua DPRD Luwu Timur yang menjabat dari tahun 2014 hingga 2020. Sejak didirikan, komunitas ini telah berkembang pesat dan semakin solid dalam mendukung berbagai inisiatif masyarakat.

Dengan semakin banyaknya dukungan yang diperoleh, Komunitas Anak Bangsa bertekad untuk terus melakukan pendekatan kepada masyarakat, memperkuat jaringan, dan meyakinkan pemilih tentang visi dan misi pasangan Budiman-Akbar.

Dukungan ini menunjukkan komitmen Komunitas Anak Bangsa untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan mendukung dan memilih pemimpin yang dinilai lebih berkualitas dan berpengalaman, Budiman-Akbar. (Zzz)