Arsip Kategori: Berita

Begitu Antusiasnya Masyarakat di Kecamatan Wotu Bikin Isrullah Terharu

RADARLUWU.COM,Luwu Timur — Masyarakat di Kecamatan Wotu begitu antusias menyambut kehadiran Isrullah Achmad. Kebahagiaan ini, membuat Calon Bupati Nomor Urut 1 itu terharu.

Isrullah Achmad memulai agenda dengan berdialog langsung dengan beberapa perwakilan warga. Ia mendengar langsung keinginan masyarakat agar meningkatkan pembangunan infrastruktur, lapangan kerja dan pendidikan. Harapan masyarakat, Isrullah-Usman dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Luwu Timur.

“Saya merasa terhormat dan terharu dengan sambutan ini. Wotu selalu memiliki tempat istimewa di hati saya,” kata Isrullah Achmad saat mulai menyampaikan sambutannya di kediaman tokoh masyarakat di Kecamatan Wotu, Minggu, (03/11/24).

Sambutan hangat dan rasa bahagia masyarakat ini ungkap Isrullah membuatnya semakin yakin. Jika masyarakat mengingkan daerah berjulukan Bumi Batara Guru menjadi sejahtera dan mandiri.

“Kami (Isrullah-Usman) berkomitmen atas semua program yang kami janjikan ke masyarakat akan dipenuhi. Semua ini, demi Luwu Timur Mandiri dan Sejahtera,” ungkap Isrullah didampingi pengurus Partai pengusung, PAN, PKS, PKB dan Demokrat, serta rombongan tim pemenangan BERIMAN.

Isrullah tak ingin mengecewakan seluruh masyarakat di Bumi Batara Guru. Baginya, Luwu Timur Mandiri dan Sejahtera harus diwujudkan.

“Kenapa saya harus maju menjadi Bupati Luwu Timur karena ini panggilan hati. Saya merasa gelisah melihat daerah saya,” ungkap Isrullah sedih. Air matanya menetes. Tak mampu melanjutkan lagi sambutannya.

Masyarakat ikut terharu melihat ketulusan hati Isrullah. Ia dinilai sosok yang jujur dan bisa menjadi tauladan. “Menang kita ini,” teriak masyarakat menyemangati Isrullah.

Acara diakhiri dengan suasana keakraban dan warga berharap kunjungan ini dapat membawa dampak baik dan mempererat hubungan antara Isrullah-Usman dan masyarakat. (*)

Ketua MABAR Towuti Hadirkan FunMatch Minisoccer, Olahraga yang Pererat Generasi Muda

RADARLUWU COM, Towuti, 3 November 2024 – MABAR (Milenial Budiman Akbar) Kecamatan Towuti mengadakan kegiatan Minisoccer FunMatch yang diikuti oleh delapan klub peserta. Acara ini digelar pada hari Minggu, 3 November 2024, dengan tujuan mempererat silaturahmi dan persatuan antara generasi milenial dan Gen Z.

Ketua MABAR Towuti, M. Ibnu Rusi Jaisman, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wadah bagi generasi muda untuk berinteraksi dan membangun hubungan yang lebih baik. “Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan persatuan generasi milenial dan Gen Z melalui kegiatan minisoccer,” ungkap Ibnu.

MABAR sendiri merupakan salah satu organisasi relawan yang mendukung pasangan calon (paslon) Budiman Akbar dalam Pilkada 2024 di Kabupaten Luwu Timur. Organisasi ini dibentuk untuk menggalang dukungan dari kalangan milenial dan Gen Z, dengan tujuan menciptakan kesadaran politik serta meningkatkan partisipasi pemilih muda dalam proses demokrasi. Dengan semangat yang tinggi, MABAR berkomitmen untuk mengedukasi dan memberdayakan generasi muda agar lebih aktif dalam menentukan masa depan daerah mereka.

Acara Minisoccer FunMatch ini diorganisir oleh ketua panitia, Hardianto, yang berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran kegiatan. Dengan delapan tim yang berpartisipasi, kompetisi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga meningkatkan rasa kebersamaan di antara para peserta.

Minisoccer FunMatch ini diadakan di lapangan futsal Towuti yang telah disiapkan untuk menyambut para pemain dan penonton.

Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, acara ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi generasi milenial dan Gen Z untuk saling mendukung dan bekerja sama dalam berbagai aspek kehidupan. Harapan panitia adalah agar kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat ikatan sosial di Kecamatan Towuti, sekaligus mendukung visi dan misi Budiman Akbar dalam membangun Kabupaten Luwu Timur yang lebih baik. (Zzz)

Jelang Pilkada, Kapolres Luwu Timur Serukan Tolak Politik Uang dan Jaga Situasi Kondusif

RADARLUWU.COM,Luwu Timur – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang semakin dekat, Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, mengajak masyarakat untuk menjaga integritas dan menolak segala bentuk politik uang. Himbauan ini disampaikan oleh Kapolres dalam upayanya untuk menciptakan Pilkada yang aman, damai, dan sejuk, serta menghindari potensi konflik di tengah masyarakat.

“Kami berharap seluruh masyarakat Luwu Timur bisa bersama-sama menciptakan kondisi yang kondusif. Tolak politik uang dan mari kita semua menjaga integritas dalam memilih calon pemimpin,” ujar AKBP Zulkarnain kepada wartawan.

Seruan ini disampaikan oleh Kapolres Luwu Timur saat menghadiri kegiatan bersih-bersih pantai di Pantai Ujung Suso, Kecamatan Burau, pada Jumat (3/11/2024). Acara yang dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Polairud ke-74 tersebut tidak hanya menjadi momen untuk merawat lingkungan, tetapi juga sebagai sarana sosialisasi terkait pentingnya menjaga suasana kondusif menjelang Pilkada.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Zulkarnain juga menyampaikan harapan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dapat memecah belah, khususnya di masa pemilihan. “Mari bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian agar Pilkada bisa berjalan dengan aman, damai dan sejuk,” tambahnya.

Selain menghimbau masyarakat, Kapolres Luwu Timur mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah bersiaga untuk memantau potensi kerawanan yang mungkin muncul menjelang Pilkada Luwu Timur.

Bukan Janji Kosong! Ketua PBPK: Pasangan Nomor 1 Beri Solusi Inovatif untuk Masa Depan Luwu Timur!

RADARLUWU.COMPasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur nomor urut 1, Isrullah Achmad dan Usman Sadik, dinilai berhasil menunjukkan performa unggul dalam debat publik yang digelar oleh KPU Luwu Timur pada 26 Oktober 2024 di Makassar.

Walaupun harus bersaing dengan dua petahana, pasangan ini dinilai mampu menampilkan ide dan solusi inovatif untuk berbagai permasalahan di Luwu Timur.

Risal Mujur, seorang aktivis dan Ketua Ormas Pemuda Balambano Peduli Kampung (PBPK), menyatakan bahwa Isrullah-Usman lebih menguasai isu-isu lokal dibandingkan pasangan calon lainnya. Menurutnya, pasangan ini tampil gemilang dalam penyampaian ide dan gagasan yang menyeluruh, terutama pada topik yang dibahas dalam debat perdana tersebut.

Sebagai lulusan Ilmu Politik dan Magister Ilmu Komunikasi UMJ, Risal menambahkan bahwa Isrullah-Usman tidak hanya memahami data dan persoalan masyarakat, tetapi juga menawarkan solusi inovatif yang dipercaya akan membawa perubahan positif bagi Luwu Timur. Program mereka fokus pada pembukaan lapangan kerja, sektor pertanian, dan peningkatan pelayanan, yang semuanya disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Risal menyebut pasangan ini saling melengkapi, dengan Isrullah Achmad berlatar belakang pengusaha yang berpengalaman membuka lapangan kerja dan menarik investor, serta Usman Sadik yang memiliki pengalaman politik selama 15 tahun di legislatif. Menurutnya, kombinasi ini menjadikan mereka pasangan yang ideal untuk memimpin Luwu Timur, terutama dalam menghadapi masalah mendesak seperti pengangguran, krisis air bersih, biaya PDAM yang tinggi, serta mahalnya biaya listrik.

Pasangan Isrullah-Usman dianggap mampu menawarkan visi dan solusi konkret yang dibutuhkan oleh Luwu Timur. Dengan tagline “beriman,” mereka berharap dapat memperoleh kepercayaan masyarakat untuk merealisasikan program-program yang telah direncanakan.

Isrullah Achmad menyampaikan bahwa program kerja mereka mencakup peningkatan kemandirian masyarakat dan pembangunan sektor pertanian, termasuk mengembangkan industri berbasis pertanian sesuai dengan potensi wilayah masing-masing. Misalnya, membangun industri rumput laut di Kecamatan Burau dan Malili, industri pertanian padi di Mangkutana, dan industri lada di Towuti.

Selain itu, Isrullah sebagai pengusaha berkomitmen untuk menarik investasi yang dapat menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pelatihan kerja. Sementara itu, Usman Sadik berjanji untuk meningkatkan taraf pendidikan masyarakat melalui beasiswa S1 hingga S3 dan menerapkan program layanan listrik, air PDAM, dan pupuk gratis bagi masyarakat Luwu Timur.

Usman juga menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki infrastruktur jalan yang masih menjadi keluhan masyarakat. Dengan janji program-program tersebut, pasangan ini mengajak masyarakat untuk memilih mereka pada nomor urut 1 demi perubahan Luwu Timur ke arah yang lebih sejahtera.

Dorong Kesejahteraan Nelayan, Dinas Perikanan Luwu Timur Gelar Sosialisasi Kelompok Perikanan

RADARLUWU. COM, LUWU TIMUR Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur gelar sosialisasi Regulasi Perikanan Tentang Tata Cara Pembentukan Kelompok Perikanan. Acara ini dilaksanakan di Aula Dinas Perikanan Luwu Timur, Kamis (31/10/24).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk para kepala Desa se- Kecamatan Malili, penyuluh Perikanan,serta Perwakilan Camat Malili.

Kepala Dinas Perikanan, Alimuddin Nasir,saat membuka acara menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat organisasi perikanan, sehingga dapat menciptakan kelompok perikanan yang lebih baik.

“Pembentukan kelompok perikanan sangat penting agar para pelaku usaha perikanan bisa lebih mudah mendapat akses terhadap program bantuan pemerintah” Ujar Alimuddin Nasir.

Sementara itu, Reformer Ilaikal Masir optimis dengan terimplementasi nya dengan baik sosialisasi ini di lapangan, mampu mewujudkan kesejahteraan sosial masyarakat perikanan di Luwu Timur.

Dalam sosialisasi ini, para peserta dibekali informasi mengenai langkah-langkah pembentukan kelompok perikanan, seperti persyaratan keanggotaan, penentuan struktur organisasi, pengelolaan administrasi, regulasi pembentukan kelompom, serta peran dan fungsi tiap anggota. Selain itu, Dinas Perikanan juga memberikan panduan tentang cara mengelola kelompok perikanan secara efektif dan berkelanjutan.

Dinas Perikanan berharap, melalui pembentukan kelompok perikanan, para pelaku usaha bisa lebih mandiri dan mampu meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan ekonomi masyarakat pesisir. Kelompok-kelompok perikanan ini juga diharapkan bisa membantu pemerintah dalam mengelola sumber daya perikanan dengan lebih baik.

Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dan para pembicara.