Arsip Kategori: Berita

BKPSDM Luwu Timur: Proses Verifikasi CPNS Alami Penundaan Akibat Kendala Teknis

Radarluwu.com, LUWU TIMUR – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur, melalui pesan whatsapp Rosmiati Alwy, menyampaikan bahwa proses verifikasi administrasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Luwu Timur mengalami penundaan. Hal ini disebabkan oleh kendala teknis berupa gangguan jaringan yang menghambat proses verifikasi.

“Kami bermohon ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperpanjang waktu verifikasi karena masih ada sekitar 1.000 lebih berkas yang belum terverifikasi akibat jaringan yang tidak bersahabat,” terang Rosmiati, Rabu (20/9/2024).

Namun, ia juga menambahkan bahwa proses verifikasi kini telah rampung. “Alhamdulillah, sudah selesai, semoga dalam satu atau dua hari ini bisa diumumkan,” lanjutnya.

Selain itu, Rosmiati juga mengungkapkan bahwa jika tidak ada kendala pada sistem “Srikandi” terkait Tanda Tangan Elektronik (TTE), pengumuman verifikasi administrasi diharapkan bisa dilakukan malam ini.

“In syaa Allah, jika Srikandi tidak macet terkait TTE, pengumuman verifikasi bisa dilakukan sebentar malam,, jika tidak besok akan diumumkan,” tutup Rosmiati.

Para peserta seleksi CPNS diharapkan untuk tetap bersabar dan terus memantau informasi resmi dari BKPSDM Luwu Timur terkait pengumuman lebih lanjut

Antusiasme Massa yang Membludak Selaras Dengan Survei,Budiman-Akbar di Puncak

Radarluwu.com –Massa yang membludak selalu hadir dalam setiap acara pengukuhan Tim Kecamatan yang digelar oleh Tim Budiman-Akbar. Seperti pada pengukuhan Tim Pemenangan Kecamatan Kalaena, ribuan warga ikut mengiringi pasangan Budiman-Akbar dari Desa Sumber Agung menuju lapangan Kecamatan Kalaena, jumat (20/09/24).

Juru Bicara Budiman-Akbar, Ibriansyah Irawan, menjelaskan bahwa besarnya jumlah massa yang hadir di setiap pengukuhan tim sejalan dengan hasil survei Budiman-Akbar yang menempatkan mereka di puncak, mengungguli kandidat lain dengan angka 47,32%.

“Setiap kali pengukuhan tim, selalu ada lonjakan massa yang mencerminkan posisi survei kami yang tertinggi,” ujar Rian.

Rian juga menekankan tingginya antusiasme masyarakat terhadap pasangan Budiman-Akbar. “Kehadiran massa di setiap kegiatan merupakan inisiatif mereka sendiri, karena mereka telah merasakan kepemimpinan Budiman-Akbar di Luwu Timur,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rian mengungkapkan bahwa survei yang menunjukkan angka 47,32% untuk Budiman-Akbar membuktikan keunggulan mereka di antara calon lainnya, dan hasil ini sesuai dengan realitas di lapangan.

“Kerumunan besar di setiap acara juga dipicu oleh dukungan dari berbagai tokoh dan elit politik yang menyatakan komitmen penuh untuk Budiman-Akbar dalam Pilkada 2024,” tutupnya.

 

Perkuat Sektor Pertanian, Wabup Luwu Timur Serahkan Mesin Panen kepada Petani

Radarluwu.com, Luwu Timur –Wakil Bupati Luwu Timur, Mochammad Akbar Andi Leluasa, menyerahkan dua unit mesin panen jenis Combine Harvester kepada Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian (UPJA) di Desa Sumber Makmur, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa Nonblok, Kecamatan Kalaena, pada Jumat, 20 September 2024.

Penyerahan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mendorong pengembangan sektor pertanian.

Dalam sambutannya, Akbar menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Bupati Budiman, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya memperkuat sektor pertanian yang menjadi salah satu pilar perekonomian daerah.

“Komitmen Bupati Budiman terhadap pengembangan pertanian tidak diragukan lagi. Beliau bertemu langsung dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dan Alhamdulillah, Menteri berjanji untuk memberikan dana sebesar 25 miliar rupiah untuk pengembangan pertanian di Luwu Timur tahun ini,” ujar Akbar.

Menurut Akbar, bantuan mesin panen ini bukan sekadar dukungan material, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi para petani.

Mesin Combine Harvester yang diserahkan diharapkan dapat mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil, serta menekan biaya operasional para petani.

Selain bantuan mesin, pemerintah juga telah mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung pengembangan pertanian di berbagai sektor, seperti penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit unggul, serta infrastruktur pertanian lainnya.

“Inn Shaa Allah, tahun depan kami akan mulai menganggarkan pupuk gratis bagi petani, sebagai langkah lanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan dan hasil pertanian,” tambah Akbar.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat, terutama para petani yang merasa terbantu oleh dukungan nyata dari pemerintah daerah. Program-program seperti ini diharapkan mampu mendorong kemajuan Luwu Timur sebagai daerah agraris yang kompetitif baik di tingkat regional maupun nasional.

 

Survei SSI: Mayoritas Masyarakat Apresiasi Kepemimpinan Bupati Budiman

Radarluwu.com-Mayoritas warga Kabupaten Luwu Timur merasa puas dengan kinerja Bupati H. Budiman, berdasarkan survei Script Survei Indonesia (SSI) yang menunjukkan 77,32% responden menyatakan kepuasan. Sebaliknya, 17,80% masyarakat menyatakan tidak puas, sementara sisanya tidak memberikan komentar.

Kepuasan tersebut didorong oleh sejumlah faktor. Menurut survei, 50% responden menganggap Budiman efektif dalam memimpin daerah, terutama menjaga stabilitas di tengah tantangan politik. Sebanyak 26,29% menilai perbaikan infrastruktur, khususnya jalan, sebagai alasan utama kepuasan, dan 10,34% mengapresiasi distribusi bantuan sosial yang merata.

Direktur SSI, Yurhardin, menyebutkan bahwa faktor-faktor lain yang mendukung kepuasan warga termasuk peningkatan infrastruktur, pemerataan bantuan, pelayanan publik yang baik, dukungan terhadap sektor pertanian, serta perhatian terhadap pendidikan. Namun, Yurhardin menekankan masih ada pekerjaan yang perlu diselesaikan, terutama terkait pemerataan infrastruktur.

Survei SSI, yang dilakukan pada 2-8 September 2024 dengan 410 responden menggunakan metode Multistage Random Sampling, memiliki margin of error sebesar ±4,8% dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil survei ini memberikan gambaran representatif mengenai pandangan masyarakat Luwu Timur terhadap kinerja Bupati Budiman.

 

KKLR: Hentikan Operasional PT Masmindo

Radarluwu.com,MAKASSAR – Organisasi paguyuban Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) merespon polemik yang melibatkan PT Masmindo Dwi Area (MDA) dengan masyarakat pemilik lahan di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Dalam rapat khusus yang digelar di Makassar, Kamis (19/09/2024), Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKLR Sulawesi Selatan, Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM menegaskan bahwa operasional PT Masmindo harus dihentikan dulu.

“Dalam beberapa tahun terakhir, banyak sekali masalah yang terjadi yang sampai hari ini belum tuntas, menimbulkan pro kontra berkepanjangan. Karena itu, kami minta agar operasional PT Masmindo dihentikan dulu sampai semuanya clear,” kata Hasbi.

Dikatakan Hasbi, persoalan tambang memang kerap menyisakan banyak masalah, terutama yang terkait dengan penguasaan lahan yang masih diakui sebagai milik rakyat.

“Soal lahan di Latimojong, memang banyak yang sampai hari ini belum kelar. Sementara di satu pihak, perusahaan dengan semua kapasitas yang dipunyai, tidak bisa diimbangi oleh rakyat yang berada pada posisi paling lemah,” tambah Hasbi.

Karena itu, sengkarut yang melibatkan PT Masmindo dengan rakyat setempat harus diselesaikan secara tuntas terlebih dahulu sebelum perusahaan melanjutkan operasionalnya.

“Kita tidak ingin kasus seperti ini terus terjadi. Kasihan rakyat yang jadi korban, padahal mereka sudah bermukim di situ sejak dahulu kala. Semua pihak harus menahan diri dulu, jangan sampai jadi konflik yang berkepanjangan,” tambah Hasbi.

Dirinya menambahkan, polemik kepemilikan lahan di wilayah yang disebut sebagai Kontrak Karya (KK) PT Masmindo, seharusnya diselesaikan secara terbuka menurut aturan yang berlaku.

“Soal ganti rugi lahan, saya kira semua ada regulasinya. Apalagi di wilayah pertambangan. Jangan sampai hal-hal seperti ini menjurus pada tindak pidana maupun perdata yang pada akhirnya akan merugikan semua pihak,” tambah Hasbi.

Karena itu, Hasbi menyerukan agar semua pihak menahan diri sembari menunggu proses hukum yang tengah berlangsung.

Selain itu, ia juga meminta kepada Pemerintah Kabupaten Luwu agar mengambil posisi yang proporsional terkait dengan perlindungan terhadap hak rakyatnya sendiri.

“Pemkab Luwu seharusnya tidak berat sebelah. Benar bahwa investasi perlu ada, tetapi hak rakyat seharusnya yang jadi prioritas utama. Pemerintah kan hadir untuk melindungi mereka,” tukas Hasbi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Dewan Pertimbangan BPP KKLR Buhari Kahar Muzakar, Wakil Ketua BPP KKLR Abdul Talib Mustafa, Sekretaris Umum BPW KKLR Sulsel Asri Tadda, dan Wakil Ketua BPW KKLR Sulsel Bidang Lingkungan Hidup A. Erni Rumanga.

Selain itu juga hadir Ketua Kerukunan Keluarga Rante Balla (KKRB) Ayu Kanna, Wakil Ketua Bidang Tani dan Nelayan BPW KKLR Sulsel Husba Pada, pengurus KKLR Sulsel yang membidangi masalah hukum diantaranya Asdar Tosibo, Jodi Pama’tan, Agung Kanna dan Edmond Siahaan, serta Biro Kesekretariatan KKLR Sulsel Adil Mubarak dan pengurus organisasi mahasiswa asal Luwu Raya. (*)