Arsip Kategori: Berita

Luwu Timur Raih Juara 1 Di South Sulawesi investment challange 2024

radarluwu com, Luwu Timur, 14 Agustus 2024 — Kabupaten Luwu Timur kembali mencetak prestasi gemilang dengan meraih juara pertama di ajang Investasi Challenge se-Sulawesi Selatan dengan tema Akselerasi Ekonomi Sulawesi Selatan Melalui Sinergi Investasi, Perdagangan dan Pariwisata, serta implementasi Green And Blue Economy. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan investasi di tingkat kabupaten/ Kota di seluruh Wilayah Provinsi.

pelaksanaan acara South Sulawesi Investment Challenge (SSCI)Tahun 2024 berlangsung di Hotel four point Makassar.

Dalam kesempatan tersebut Kabupaten Luwu Timur berhasil menyabet Juara I pada Inovasi Pembangunan Industri Rumput Laut Terpadu.

Bupati Luwu Timur melalui Kepala Dinas Perikanan, Alimuddin Nasir, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. “Penghargaan ini adalah bukti nyata dari kerja keras dan dedikasi seluruh pihak di Kabupaten Luwu Timur. Kami akan terus bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan, ” Ujarnya.

Keberhasilan ini diharapkan akan semakin meningkatkan kepercayaan investor terhadap Luwu Timur sebagai salah satu daerah tujuan investasi utama di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Dinas Parmudora Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak/(PCM) Lanjutan Pembangunan Gedung Pemuda TA 2024

radarluwu.com, Malili-Rapat persiapan pelaksanaan kontrak/ Pree Construction Meeting (PCM) lanjutan pembangunan gedung pemuda yang berlangsung di Pendopo Bulu Poloe, Dinas Parmudora.Malili (13/08/2024).

Rapat tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Pemda Luwu Yimur, Perwakilan Kejaksaan Luwu Timur, Kepala Desa Puncak Indah, Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa Puncak Indah (BPD) serta konsultan Perencana dan Kontraktor Utama dan tim (PCM). Pertemuan ini bertujuan untuk meninjau kembali persyaratan kontrak serta memastikan bahwa seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama mengenai tahapan lanjutan pembangunan gedung yang direncanakan akan rampung pada akhir tahun ini.

Kepala Dinas Parmudora, Andi Tabacina, dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat ini sangat penting untuk memastikan bahwa semua prosedur telah terpenuhi.

” Pembangunan lanjutan Gedung Pemuda ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan generasi muda. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa segala sesuatunya berjalan sesuai dengan rencana dan tanpa hambatan, “ujar Andi Tabacina.

Kemudian acara dilanjutkan dengan mendengarkan pemaparan terkait mekanisme pekerjaan, penggunaan bahan dan jadwal pelaksanaan pekerjaan serta peninjauan lahan pembangunan gedung yang disampaikan oleh masing-masing pihak.

Setelah sesi pemaparan, dilanjutkan dengan sesi diskusi yang cukup alot segala masukan telah disampaikan baik dari Staf Ahli Pemda Lutim dan pihak Kejaksaan Luwu Timur serta pihak lainnya agar pelaksanaan lanjutan pembagunan gedung pemuda ini diharapkan dikerjakan dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu.

Proyek lanjutan Gedung Pemuda ini merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi pemuda. Dengan fasilitas yang memadai, gedung ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan kreatif dan inovasi bagi generasi muda.

Disnakertrans Luwu Timur Belum melakukan Sidak Terhadap TKA Cina Yang Belum Melapor

radarluwu. Com, Malili-Hingga saat ini, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Luwu Timur belum melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) Cina yang belum melapor Keberadaannya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat terkait kepatuhan dan legalitas para TKA yang bekerja di Luwu Timur, Jumat (09/08/2024).

Menurut informasi yang diterima tim radarluwu ada beberapa TKA yang diduga belum melaporkan keberadaannya kepada pihak Disnaker, meskipun hal ini merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi. Laporan mengenai adanya TKA Cina yang bekerja tanpa izin atau dengan dokumen yang tidak lengkap semakin meningkat, namun hingga kini, tindakan dari Disnakertrans masih belum terlihat.

Dihimpun Dari PenaLutim .Com, Kepala Bidang (Kabid) Ketenaga kerjaan, Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans), Kabupaten Luwu Timur H.Umar saat dikonfirmasi Penalutim melalui WhatsApp, mengatakan, pihaknya belum menerima pemberitahuan atau informasi dari pihak perusahaan yang mempekerjakanya.

“Sampai saat ini, kami belum menerima pemberitahuan atau informasi, dari pihak perusahaan yang telah mempekerjakan TKA Cina tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Umar menuturkan, seharusnya pihak perusahaan melaporkan kepada pihak Disnakertran Lutim, sebelum melaksanakan aktifitasnya, apalagi dengan banyaknya calon tenaga kerja di kabupaten Luwu Timur yang belum mendapatkan pekerjaan.

Dia meminta kepada pihak perusahaan yang mempekerjakan TKA Cina tersebut, agar dapat melaporkan kepada Disnakertrans, untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Keterlambatan ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat, termasuk dugaan adanya kelalaian dalam pengawasan atau bahkan potensi praktik korupsi. Beberapa pihak mendesak agar Disnaker segera mengambil tindakan tegas untuk menertibkan TKA Cina yang belum melapor.

Pengawasan yang lemah terhadap TKA bisa berdampak buruk pada tenaga kerja lokal Luwu Timur, serta membuka celah bagi pelanggaran hukum. Kami berharap Disnakertrans Luwu Timur segera bertindak untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Ikbal Hamka, Ketua Forum Komunikasi Masyarakat BalambanoBalambano.

Perlu diketahui berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Rabu (7/8/2024) TKA Cina tersebut serta 2 orang tenaga kerja lokal dari Kolaka, menggunakan baju kerja warna putih agak kecoklatan, berhelem merah menggunakan mobil Hilux warnah putih, berstiker CT dan Satu orang menggunakan baju kerja PT Vale warnah hijau muda, satu orang pake rompi hijau dan satu orang berseragam hijau tua menggunakan mobil Hilux PT Vale.

Hingga Jumat pagi (9/8/2024) TKA Cina tersebut kembali beraktivitas dan dihentikan lagi oleh Salasatu tokoh masyarakat Balambano, Hamka Karim di depan pintu masuk PLTA 2 Balambano milik PT Vale.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada jadwal pasti kapan sidak akan dilaksanakan. Masyarakat pun menunggu tindakan nyata dari Disnakertrans Luwu Timur untuk memastikan bahwa keberadaan TKA Cina di Luwu Timur sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Puluhan Anak Antusias Mengikuti Khitanan Massal di Sorowako

Radarluwu.com, Soroako-Kegiatan sunatan/khitanan massal di sorowako kec. Nuha Kab. Luwu Timur ramai diikuti oleh warga masyarakat yang memiliki anak laki-laki yang sudah siap untuk di khitan.

Acara yang diprakarsai oleh Rufaidah Humanity Care (RHC) ini merupakan kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan diseluruh wilayah Indonesia.

Khitanan massal yang dilaksanakan di pelataran Mesjid Al-Ikhwan Sorowako pada tanggal 9 Agustus 2024 dimana peserta yang dikhitan/disunat ada 54 anak yang mayoritas berasal dari wilayah Sorowako.

Selain itu tim RHC yang berjumlah 5 orang, diantaranya 2 dokter umum yang menjadi tim screening, selain itu RHC juga melibatkan beberapa relawan kesehatan di Luwu Timur diantaranya PPNI Kab. Luwu Timur dan Puskesmas Nuha.

Berhasilnya acara khitanan massal ini juga didukung dan disponsori beberapa perusahaan lokal yang peduli terhadap kesehatan seperti: Yayasan Cahaya, Mesjid Al-Ikhwan, Sahabat Hidayah, Panorama molino dan CV. Rivano Arna Jaya.

Salah satu masyarakat yang juga anaknya ikut dikhitan mengatakan bahwa:

saya bersyukur sekali dengan adanya kegiatan ini karna saya bisa mengkhitan anak saya tanpa membayar bahkan anak saya juga diberi hadiah dari panitia, semoga amalan baik seperti ini semakin banyak dan berkembang, pungkas Ryang tidak mau disebutkan nama aslinya.

Tolak Tambang Di Blok Tanamalia, Ribuan Petani Lada Bersatu Akan Turun Demo PT Vale

radarluwu. Com. Luwu Timur- Asosiasi petani lada Loeha raya bersama dengan masyarakat secara serentak memasang baliho beberapa titik di 5 desa  yakni, Desa Ranteangin, Loeha, Bantilang, Tokalimbo, dan Masiku yang bertepapatan di hari ulan tahun PT Vale Indonesia TBK (PTVI) yang ke 56.

Ketua Asosiasi Petani Lada Loeha Raya, Yahya Muhtar, mengatakan Hal ini dilakukan, sebagai bentuk Penolakan Ekspansi Nikel di Blok Tanamalia, di mana Vale sudah hadir di Luwu Timur  56 tahun lamanya dan khususnya di wilayah kecamatan Towuti.  Namun, Petani Lada Loeha raya belum merasakan Dampak dari segi Ekonomi hadirnya Vale, sekalipun Loeha raya masuk wilayah pemberdayaan.

“Dengan hadirnya perluasan tambang PT Vale di blok tanamalia, kami merasa khawatir keberlanjutan Lada dan sumber kehidupan kami menjadi terancam,” Kata Yahya.

Menurutnya, PT Vale sudah melakukan kegiatan Eksplorasi di Tanamalia sudah berjalan 1 tahun lebih. Namun, belum pernah melakukan sosisalisasi terbuka kepada Petani terlebih dahulu. Sehingga, kami merasa resah dengan adanya kegiatan teraebut, sebagai salah satu perusahaan besar harusnya menjalankan progres sesuai SOP Perusahaan international.

Olehnya itu, lanjut Yahya, Kami meminta PT Vale segera hentikan Kegiatan Eksplorasi dan Eksploitasi di blok Tanamalia. Khususnya, wilayah kebun-kebun Lada Petani, dan hargai hak-hak petani. Karena, satu-satunya sumber kehidupan masyarakat Loeha raya melalui komoditi Lada.

“Dengan berdirinya baliho penolakan tambang sebagai bentuk Penolakan keras oleh petani Lada. Bahwa, Lada sudah terbukti mampu mensejahterakan masyarakat Loeha Raya yang sebelumnya jauh dari kata sejahterah. Sehingga, masyarakat petani lada “Mengatakan KEBUN KAU TAMBANG KAMI SIAP PERANG” Demi Mempertahankan Sumber Penghidupan Kami,” Tegas Yahya.

Menanggapi hal ini. Head of Corporate Communications PTVI, Vanda memberikan  tanggapannya melalui keterangan tertulis.

PT Vale Indonesia Tbk. (”Vale” atau ”PTVI”) menyadari terjadinya penolakan aktivitas tambang nikel di kawasan Luwu Timur oleh para petani dengan adanya baliho di lima wilayah desa. Perlu diketahui bersama, bahwa rencana penambangan operasional perusahaan berada di luar kawasan perkebenunan Luwu Timur.

Selain itu, praktik perkebunan lada yang telah berjalan sejak beberapa tahun ke belakang, sejatinya menggunakan Kawasan Hutan Lindung yang kepemilikannya diamanatkan oleh Pemerintah kepada perusahaan melalui pemberian izin PPKH melalui Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomer 235 tahun 2024.

Sebagai pemegang izin, PT Vale memiliki kewajiban untuk melakukan pengamanan kawasan hutan dalam lingkup izin yang diberikan.

Kami sangat berempati dengan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan yang turut memanfaatkan sumber daya alam untuk mata pencaharian sehari-hari. Hutan sebagai sumberdaya alam memang perlu kita jaga bersama agar manfaat yang diberikan bisa dirasakan juga oleh generasi mendatang. Fakta yang perlu diketahui bersama adalah aktivitas eksplorasi yang akan dikerjakan oleh PTVI, telah mendapatkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dari Kementerian Energy & Sumberdaya Mineral Republik Indonesia. Izin eksplorasi ini berlaku hingga tahun 2035.

Transparansi merupakan nilai yang selalu kami gaungkan, dan komunikasi dua-arah selalu dijalin dengan para masyarakat sekitar. Oleh sebab itu, kami terus memastikan adanya dialog terbuka antara Vale dengan masyarakat setempat yang berpotensi terdampak. Sementara itu, kolaborasi sangatlah penting untuk direaliasikan, dan kami telah berkoordinasi secara aktif oleh para Kepala Desa di Loeha Raya, kecamatan dan kabupaten, serta pemangku kepentingan terkait. Pada akhirnya, tujuan utama yang perlu dicapai adalah yang dapat memberikan manfaat kepada semua pihak.

Kami mendengar dan menerima segala bentuk saran dan kritik konstruktif agar kita bersama-sama dapat melestarikan hutan dan budaya yang selama ini telah dijaga. Kami berharap praktik nikel pertambangan berkelanjutan yang sudah terselenggara saat ini oleh PTVI di Sorowako dapat menjadi penyeimbang antara pertambangan yang lestari dengan praktik petani lada di Loeha Raya yang sudah terselenggara (*)