Arsip Kategori: Radar Politik

Relawan GMPT Siap “Mengguncang” Pilkada Luwu Timur: Target Swing Voters Demi Kemenangan Isrullah-Usman!

Radarluwu.com, Luwu Timur –Relawan Gerakan Muda Poros Tengah (GMPT) telah menyatakan dukungan penuh untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur nomor urut 1, Isrullah-Usman.

Sekretaris GMPT, Iskaruddin, menyampaikan bahwa keputusan politik sudah diambil. GMPT berkomitmen untuk mendukung dan memenangkan pasangan Isrullah-Usman dalam Pilkada 2024.

GMPT bergerak dengan terstruktur dan terorganisir untuk meningkatkan suara bagi Isrullah-Usman, dengan fokus utama pada pemilih yang belum menentukan pilihan (swing voters).

Iskar, sapaan akrab Iskaruddin, menjelaskan bahwa tiga koordinator Kabupaten GMPT dan tiga koordinator wilayah di 11 Kecamatan telah siap untuk mengamankan kemenangan Isrullah-Usman.

“Relawan GMPT berupaya meraih suara masyarakat yang belum menentukan pilihan, agar bersama-sama memilih dan mengantarkan pasangan nomor urut 1 sebagai Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur,” kata Iskar setelah Penandatanganan Pernyataan Sikap dan Pengukuhan Pengurus Korkab dan Korwil GMPT Luwu Timur di Posko Induk Isrullah-Usman, Kamis (26/09/24).

Iskar menambahkan bahwa sikap politik GMPT muncul sebagai respons terhadap dinamika politik yang memunculkan sentimen negatif, yang berdampak pada penurunan nilai-nilai moral dan sosial di masyarakat.

Menurut Iskar, pergerakan politik seharusnya menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan pikiran dan kreativitasnya, dengan semangat membangun daerah, bukan menanamkan kebencian.

“Nilai-nilai seperti saling menghormati, mengingatkan, dan menghargai harus dijunjung tinggi. Oleh karena itu, GMPT hadir dengan menawarkan politik santun tanpa kebencian,” tambah Iskar.

Calon Bupati Luwu Timur nomor urut 1, Isrullah Ahmad, menyampaikan terima kasih kepada relawan GMPT atas dukungan mereka. Sikap tegas dan militansi anak-anak muda ini menjadi semangat untuk mewujudkan Luwu Timur yang Mandiri dan Sejahtera.

“Saya berterima kasih kepada teman-teman muda GMPT. Keberanian dan militansi mereka menjadi motivasi bagi kami untuk mewujudkan Luwu Timur yang Mandiri dan Sejahtera,” kata Isrullah. (*)

 

Star Kampanye, Cagub Sulsel Danny Pomanto Berkunjung ke Masjid Bersejarah di Sanrobone Takalar 

Radarluwu.com,MAKASSAR – Calon Gubernur Sulsel Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto secara simbolis memulai kampanye perdana dengan berkunjung ke Masjid Tua Baitul Muqaddis, Sanrobone, Kabupaten Takalar, Jumat (27/9/2024).

Kunjungan ini sekaligus menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid kuno nan bersejarah. Sebelumnya, Danny melakukan ziarah ke sejumlah makam raja-raja yang berada di kompleks masjid.

Yang menarik, kehadiran Wali Kota Makassar dua periode di Sanrobone itu disambut dengan hujan tepat saat Danny berada di dalam Masjid. Saat akan meninggalkan Masjid usai acara, hujan reda dan cuaca menjadi cerah kembali.

Sejumlah warga menyebut bahwa ini merupakan kali pertama terjadinya hujan dalam 7 bulan terakhir. Sebelumya, seperti juga di banyak daerah lain, wilayah Sanrobone mengalami kemarau panjang berbulan-bulan.

“Alhamdulillah turun hujan. Insya Allah, ini isyarat baik keberkahan. Semoga kehadiran Pak Danny menjadi pertanda perjuangan ini diberkahi oleh Allah dan kita diberikan kemenangan untuk menyelamatkan Sulsel,” kata Abdullah Hasan, salah seorang tokoh pemuda setempat.

Usai kegiatan di Masjid Tua Baitul Muqaddis, Danny dan rombongan kemudian dijamu santap siang di kediaman salah seorang tokoh masyarakat. Usai santap siang, rombongan bertolak kembali ke Makassar.

Juru Bicara Danny-Azhar, Asri Tadda mengatakan, pada setiap kunjungan Danny ke daerah-daerah, ia selalu menyempatkan diri berziarah ke makam-makan tokoh bersejarah yang ada di daerah itu.

“Danny juga selalu antusias menyambangi bangunan bersejarah yang menjadi peninggalan leluhur, seperti masjid, petilasan ataupun makam-makam kuno para leluhur yang dihormati masyarakat setempat,” jelasnya.

Hal tersebut kata Asri, sebagai wujud perhatian dan kepedulian Danny Pomanto terhadap kekayaan budaya dan kearifan lokal yang ada di daerah ini.

Bagi Danny, lanjut dia, kebudayaan adalah kekayaan daerah yang harus terus dilestarikan, juga perlu dimajukan mengikuti perkembangan zaman.

“Dan hal ini termasuk dalam program strategis yang diusung DiA untuk Sulsel yang lebih baik,” pungkasnya.(*)

Kebangkitan Milenial LUTIM Dimulai! Isrullah-Usman Siap Ciptakan Ribuan Lapangan Kerja Dan Janji Gelontorkan Modal Tanpa Batas

Radarluwu.com, WOTU –Kyon Kafe Wotu kembali menjadi pusat pertemuan milenial dalam sebuah talkshow inspiratif yang menghadirkan Isrullah Achmad, calon pemimpin Luwu Timur, sebagai pembicara utama, Sabtu (21/9). Acara yang dipandu oleh Sinar Mentari, juru bicara pasangan Isrullah-Usman, ini membahas visi misi kepemudaan pasangan tersebut, terutama dalam upaya pemberdayaan pemuda dan pengembangan sektor UMKM di Luwu Timur.

Acara berjalan interaktif, dengan salah satu peserta yang bertanya, “Bagaimana cara membuka usaha tanpa modal besar?” Menanggapi hal ini, Isrullah menawarkan solusi yang langsung memotivasi para pemuda yang hadir. “Saya siap memberikan modal, namun usaha yang diajukan harus memiliki rencana yang jelas tentang bagaimana usaha itu akan berkembang. Jika Anda mampu memaparkan rancangan usaha yang konkret serta langkah-langkah realisasinya, saya akan bantu,” ujar Isrullah.

Selain fokus pada pengembangan UMKM, Isrullah Achmad dan pasangannya, Usman Sadik, juga berkomitmen membuka lebih banyak lapangan kerja bagi warga lokal, dengan perhatian khusus kepada pemuda yang ingin berwirausaha. Visi mereka sejalan dengan dorongan untuk memanfaatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah, guna mendorong kemandirian ekonomi di Luwu Timur.

Ketua Tim Milenial BERIMAN Kecamatan Wotu, Safrillah Praditiah, menyambut baik talkshow ini. Ia berharap acara seperti ini dapat terus berlanjut di kecamatan-kecamatan lain agar semakin banyak milenial yang terinspirasi dan mendapat gambaran nyata tentang visi misi pro kepemudaan dari pasangan Isrullah-Usman. “Talkshow ini sangat penting untuk menarik minat pemilih milenial, sekaligus memberikan wawasan mengenai program-program yang mendukung pengembangan anak muda,” ujar Safrillah.

Dengan tagline “Beriman untuk Luwu Timur Mandiri dan Sejahtera”, pasangan Isrullah-Usman terus berkomitmen untuk mendorong UMKM dan menciptakan lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda. Talkshow ini tidak hanya memberikan inspirasi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkenalkan program pro kepemudaan yang ditawarkan kepada masyarakat.(*)

Ini Alasan Anak Dari Andi Baso Makmur jadi Ketua Tim Milenial Isrullah – Usman

Radarluwu.com, LUWU TIMUR –Pengusaha muda berpengaruh dari Luwu Timur, Muh. Buya Adzan Baso, yang merupakan putra dari Andi Baso Makmur, salah satu tokoh masyarakat dari Soroako, telah resmi ditunjuk sebagai Ketua Tim Milenial generasi BERIMAN untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Isrullah Achmad dan Usman Sadik. Penunjukan ini menegaskan peran strategis kalangan milenial dalam mendukung pasangan tersebut untuk Pilkada 2024.

Muh. Buya Adzan Baso, mengungkapkan bahwa pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lutim, Isrullah Achmad dan Usman Sadik, memiliki peluang besar untuk menarik investasi serta menciptakan lapangan kerja yang luas di wilayah tersebut.

Menurut Buya Adzan, latar belakang Isrullah sebagai pengusaha berskala nasional memberikan keuntungan karena jaringan luas yang dimilikinya dapat menarik investor masuk ke Luwu Timur. “Pak Isrullah memiliki relasi yang sangat luas, yang tentu bisa dioptimalkan untuk mendatangkan investasi besar ke Luwu Timur,” ungkap Buya Adzan (19/9).

Lebih lanjut, Buya Adzan juga menilai bahwa Usman Sadik, yang pernah duduk di kursi DPRD Luwu Timur selama 15 tahun, memiliki kemampuan dalam memperbaiki birokrasi pemerintahan. “Kolaborasi antara pengusaha seperti Isrullah dan birokrat berpengalaman seperti Usman merupakan kombinasi ideal untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pasangan ini diyakini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuka lebih banyak peluang kerja melalui pengelolaan yang tepat atas kekayaan alam Luwu Timur. “Lutim yang kaya akan sumber daya alam harus dikelola oleh orang-orang yang tepat agar memberikan efek domino pada pertumbuhan ekonomi, termasuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” katanya.

Buya Adzan juga berharap Isrullah dan Usman tidak hanya terfokus pada sektor pertambangan, tetapi juga mengembangkan sektor lain seperti pertanian, peternakan, dan pariwisata. “Setiap sektor memiliki potensinya masing-masing, sehingga penting untuk mengembangkan semua sektor secara bersamaan agar perekonomian daerah dapat tumbuh lebih signifikan,” jelasnya.

Jika terpilih, ia berharap pasangan Isrullah-Usman dapat menarik investasi untuk membangun industri pengolahan, khususnya di bidang pertanian, mengingat banyaknya masyarakat Lutim yang menggantungkan hidup dari sektor ini. “Meskipun pertambangan masih dominan, sektor pertanian juga punya potensi besar. Saya berharap, jika Isrullah dan Usman menang, akan ada pembangunan pabrik pengolahan hasil pertanian yang dapat langsung berdampak bagi masyarakat,” tegasnya.

Buya Adzan mengakhiri pernyataannya dengan mengatakan bahwa dari semua kandidat yang bersaing di Pilkada Lutim 2024, pasangan Isrullah-Usman menawarkan gagasan yang paling konkret untuk kesejahteraan masyarakat. “Sektor pertanian dan pertambangan keduanya memiliki potensi besar, dan saya yakin di bawah kepemimpinan mereka, lapangan kerja akan terbuka lebih luas,” tutupnya. (*)

Di Tengah Panasnya Pilkada, Momen Haru Ibu dan Anak di KPU Luwu Timur Curi Perhatian

Radarluwu com, LUWU TIMUR —Momen haru yang tak terduga terjadi di Kantor KPU Luwu Timur pada Senin (23/9/2024), ketika Bangkit Revormansyah Pratama Husler, anggota DPRD Luwu Timur dari Partai Golkar, mencium dan memeluk ibunya, Puspawati Husler, usai acara pengambilan nomor urut pasangan calon Pilkada Luwu Timur 2024.

Puspawati, yang maju sebagai Calon Wakil Bupati mendampingi Irwan Bachri Syam (IBAS) dengan nomor urut 3, tampil percaya diri di tengah persaingan politik yang panas. Pasangan ini diusung oleh koalisi partai Nasdem, Hanura, PBB, Partai Buruh, PSI, dan Gelora.

Namun, di balik hiruk pikuk politik, momen keluarga mencuri perhatian. Setelah proses pengambilan nomor urut, Bangkit, yang akrab disapa Angki, berdiri di dekat pagar pintu keluar, mengenakan kemeja putih-kuning khas Partai Golkar. Saat melihat ibunya, ia berjalan mendekat, memeluknya hangat, dan disambut sapaan lembut, “Eh, anaknya mama,” ujar Puspawati.

Meskipun berada di kubu politik yang berbeda—Bangkit berada di pihak petahana Budiman Akbar yang didukung Golkar—hubungan keluarga mereka tak terpengaruh. Kedewasaan politik Bangkit bahkan mendapat pujian dari Bendahara DPD II Golkar Luwu Timur, Alfred, yang mengatakan, “Bangkit tahu menempatkan diri, menunjukkan kedewasaan luar biasa meski masih muda.”