Arsip Kategori: Radar Politik

Majelis Adat Rampi Siap Kawal Kemenangan Danny-Azhar pada Pilgub Sulsel 27 November

RADARLUWU.COM, LUWU UTARA – Majelis Adat Rampi melalui Ketuanya, Karel S. Naray, menyatakan siap mendukung penuh pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 1, Danny Pomanto – Azhar Arsyad (DIA), dalam Pilgub yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

Melalui rekaman video, Karel menyampaikan bahwa Majelis Adat Rampi berkomitmen untuk mengawal kemenangan pasangan nomor urut 01 tersebut, yang diharapkan dapat memimpin Sulawesi Selatan pada periode 2024-2029.

Menurut Karel, dukungan ini didasarkan pada keyakinan masyarakat Rampi terhadap visi, misi dan program yang ditawarkan Danny-Azhar, terutama dalam aspek pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami siap mengawal kemenangan Danny-Azhar dan berharap besar bahwa mereka dapat membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat Sulawesi Selatan, termasuk di Rampi,” ujar Karel.

Meskipun beberapa waktu Lalu, Danny tidak sempat menginjakkan kakinya di Rampi karena kepadatan agenda, namun Karel yakin Danny Pomanto – Azhar Arsyad adalah sosok calon pemimpin masa depan untuk Sulawesi Selatan

Lebih lanjut, Karel menyampaikan harapan besar dari masyarakat Rampi agar kelak, jika terpilih, Danny Pomanto dan Azhar Arsyad dapat mengunjungi Rampi secara langsung.

Kunjungan tersebut dinilai penting untuk melihat secara dekat kondisi masyarakat dan berbagai kebutuhan infrastruktur di wilayah yang relatif terpencil ini.

“Kami ingin Gubernur dan Wakil Gubernur yang peduli terhadap seluruh wilayah, termasuk Rampi. Kami berharap suatu hari nanti, Danny-Azhar dapat menginjakkan kaki di sini dan menyaksikan langsung tantangan yang kami hadapi, terutama dalam aspek aksesibilitas dan pembangunan,” tambahnya.

Karel menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa dukungan dari masyarakat Rampi akan berperan penting dalam membawa pasangan Danny-Azhar menuju kemenangan pada Pilgub Sulsel mendatang. (*)

Diserang Fitnah Politik Uang di Toraja, Begini Respon Kubu Danny-Azhar

RADARLUWU.COM, PINRANG – Suasana politik di Toraja memanas setelah kubu Danny-Azhar (DiA) menjadi korban fitnah terkait dugaan praktik politik uang yang dilakukan atas nama timnya.

Juru Bicara Danny-Azhar, Asri Tadda, dengan tegas meminta agar lawan politik berhenti melakukan taktik licik yang disebutnya sebagai “playing victim”, dan kembali ke jalur politik yang bersih serta benar.

“Insaflah, kembalilah ke jalan yang benar,” ujar Asri saat lawatan kampanye DIA di Ajatappareng, Kamis (13/11/2024) petang.

Asri menyatakan bahwa Tim Hukum DiA tengah menyiapkan pelaporan dugaan fitnah dan praktik politik uang tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Langkah hukum ini diambil sebagai respons atas serangan yang berupaya merusak reputasi Danny-Azhar di mata masyarakat Toraja.

“Kami tidak akan tinggal diam. Tim hukum telah bergerak cepat untuk menangani fitnah ini. Ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menjaga integritas demokrasi,” ujar Asri.

Tuduhan tersebut diyakini datang dari kubu rival yang mencoba melemahkan dukungan bagi Danny-Azhar yang semakin menguat di daerah tersebut.

Meski begitu, tim Danny-Azhar tetap optimis bahwa masyarakat Toraja dapat membedakan mana yang benar dan mana yang merupakan fitnah dalam proses demokrasi ini.

Sebeluknya, Calon Gubernur Sulsel nomor urut 1, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengungkapkan bahwa ia baru saja mendapat kabar dari rekan-rekannya di Toraja tentang adanya kelompok yang mengatasnamakan timnya.

Kelompok tersebut diduga mendata warga dan menjanjikan sejumlah uang sebagai bagian dari praktik politik uang.

“Saya yakin ini bukan tim kami yang melakukan hal ini. Berhentilah melakukan ‘playing victim’ karena masyarakat, dengan kecerdasannya, pasti bisa memahami cara-cara curang seperti ini. Politik uang adalah bentuk pembodohan terhadap demokrasi,” ujar Danny dengan tegas.

Wali Kota Makassar dua periode itu juga menegaskan bahwa dirinya dan tim merasa sedang “dikerjai” oleh pihak-pihak yang ingin menggembosi dukungannya di Toraja. “Ini jelas bukan cara kami dalam berpolitik. Insya Allah ini adalah tanda-tanda kemenangan bagi kami,” tambahnya. (*)

Mengejar Target 42 Persen, Relawan Isrullah-Usman Mantapkan Langkah di 14 Hari Terakhir

RADARLUWU.COM —Luwu Timur – Menuju 14 hari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), ribuan relawan pemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, nomor Satu, Isrullah-Usman tuntas tebentuk, terstruktur dan masif bergerak memenangkan Isrullah-Usman menjadi Bupati dan wakil Bupati pada tanggal 27 November 2024.

Ribuan relawan Pemenangan Isrullah-Usman telah masif bergerak di sebelas kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.

“Ribuan relawan Isrullah-Usman telah terbentuk dan masif bergerak di sebelas kecamatan. Itulah sebabnya saat Isrullah-Usman hadir menyapa relawan dan simpatisan selalu dihadiri ribuan masyarakat yang siap menjadi relawan,” Papar sekertaris tim pemenangan Isrullah-Usman, Kabupaten Luwu Timur, Wahyuddin Al Kadry di Wotu, Rabu (13/11/2024).

Wahyu mengatakan ribuan relawan yang terbentuk untuk memenangkan Isrullah-Usman yakni, mulai dari kecamatan Burau, Wotu, Mangkutana, Tomoni, Tomoni Timur, Angkona, Kalaena, Malili, Wasuponda, Towuti dan Nuha.

Mantan Sekretaris Tim Pemenangan Kabupaten Husler-Budiman pada Pilkada 2020 ini juga mengatakan bahwa kerja tim dan persatuan simpatisan dan relawan menuju 14 hari pemilihan menghasilkan kerja yang maksimal.

“Sekarang Isrullah-Usman berada pada posisi 30 persen sekian. Waktu yang kurang 14 hari ini. Bisalah kalau dikali lurus dari 4 persen ke 30 persen. Kan lonjatannya tinggi sekali. Makanya kalau 14 hari kedepan ini. Insya Allah lompatannya juga akan finis di angka 42 persen. Kalau kita finis di angka 42 persen Hakkul yakin. Kita menjadi pemenang di tanggal 27 November 2024 ini.

“Olehnya itu dari hasil tersebut. Kami mengucapkan terimakasih kepada semua tim, simpatisan dan relawan Isrullah-Usman, Insya Allah mari kita sambut kemenangan hasil dari kerja-kerja politik kita semua, pada tanggal 27 November 2024. Insya Allah Mennang kita ini,” Ucap mantan komisiiner KPU Luwu Timur Tiga Periode 2003-2018, Wahyu Alkadry.

Isrullah Sampaikan Belasungkawa di Prosesi Penghormatan Terakhir Mama Sapan Tokoh Perempuan Toraja Bastem

RADARLUWU.COM,Luwu Timur – Masyarakat Toraja Bastem dan sekitarnya berduka atas kepergian seorang tokoh perempuan yang dihormati, akrab dipanggil Tante Mama Sapan. Sosok yang dikenal penuh kasih ini meninggalkan banyak kenangan bagi keluarga, kerabat, dan komunitas. Kepergiannya membawa kesedihan yang mendalam, terutama bagi mereka yang telah lama mengenalnya. Kamis (14/11/24).

Dalam prosesi penghormatan terakhir, hadir Isrullah, calon bupati Luwu Timur, yang juga merupakan keluarga dekat almarhumah. Isrullah, yang dikenal memiliki kedekatan emosional dengan Tante Sapan, menyampaikan rasa duka yang mendalam. Kehadirannya menjadi penghibur dan penyemangat bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus bentuk penghormatan bagi sosok yang berpengaruh dalam komunitas.

“Saya turut berbela sungkawa atas kepergian Tante Sapan, sosok inspiratif yang telah menjadi panutan bagi kita semua. Semoga almarhumah dilapangkan kuburnya dan diterima segala amal kebaikannya,” ungkap Isrullah dengan suara bergetar penuh haru.

Acara penghormatan pun ditutup dengan doa dan pembacaan surah Al-Fatihah untuk mengiringi kepergian Tante Mama Sapan. Sosoknya akan selalu dikenang, terutama dalam hati orang-orang yang telah tersentuh oleh kebaikan dan kebijaksanaannya.

Belajar dari Debat Pertama, Polres Luwu Timur Tingkatkan Pengamanan untuk Debat Kedua

RADARLUWU. COM, Luwu Timur – Menjelang pelaksanaan debat terbuka kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Polres Luwu Timur menyiapkan pengamanan ekstra ketat. Debat ini dijadwalkan akan digelar pada 17 November 2024 di Hotel Claro, Makassar. Langkah pengamanan ini diambil guna memastikan debat berjalan lancar dan aman.

Kepada wartawan, Kabag Ops Polres Luwu Timur AKP Andi Yusuf menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh dari debat pertama, dan akan menerapkan strategi pengamanan berlapis untuk debat kedua. Pengamanan ini akan melibatkan personel Polres Luwu Timur, tim Jibom (penjinak bom), dan tim escape dari Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan. Selain itu, personel Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar juga akan diperbantukan dalam menjaga jalannya debat nanti.

“Kekurangan-kekurangan pada pengamanan debat pertama telah dikoordinasikan dengan pihak KPU Luwu Timur dan menjadi acuan untuk memaksimalkan pengamanan pada debat kedua,” ujar Andi Yusuf.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi yang lebih intensif dengan pihak penyelenggara akan diupayakan, termasuk pengecekan lokasi dan pengawasan ketat di setiap titik strategis, guna meminimalkan potensi kerawanan. Pihak kepolisian berharap pelaksanaan debat kedua ini berjalan dengan aman dan tertib tanpa gangguan berarti.

Dengan pengamanan yang diperketat ini, masyarakat dan para pendukung calon dapat menyaksikan jalannya debat baik secara langsung maupun melalui kanal Youtube dengan aman dan tertib.