Arsip Kategori: Trending

Radarluwu. Com — Kebakaran pemukiman didesa sorowako jalan.tambeha buat warga panik rabu,27/8/2025 pukul.14.00

Warga sorowako dibuat panik atas kobaran api yang cukup besar dan asap hitam setinggi 50 meter diatas pemukiman dijalan.tambeha desa.sorowako Rabu,27/8/2025 pukul.14.00 siang

Kepanikan warga dilokasi kebakaran dijalan tambeha membuat semua takut dikarenakan titik api yang melalap rumah diketahui salah satu pemukiman yang padat penduduk

Atas kejadian ini melalui By telepon Whatsap Kapolsek Nuha Akp.nyoman sutarja dihubungi wartawan namun sedang didalam perjalanan menuju Malili guna memenuhi panggilan undangan bapak Kapolres harus putar balik ke Nuha sorowako setelah mendapat laporan adanya kebakaran diwilayah kerjanya di Polsek Nuha

hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab dan informasi lengkapnya dari dinas terkait dan aparat yang bertugas dari polsek Nuha saat ini di ( TKP ) tempat kejadian perkara

Radarluwu. Com — Bau menyengat yang diduga berasal dari limbah pabrik kelapa sawit PT Teguh Wira Pratama di Desa Watangpanua, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, memicu kemarahan warga. Pada Senin (28/7/2025), puluhan warga turun ke jalan dan menggelar aksi protes dengan menutup akses jalan menuju pabrik serta membakar ban sebagai simbol kekecewaan.

Aksi ini dipicu oleh bau limbah yang semakin meresahkan karena sudah mencapai wilayah pemukiman warga. Selain masalah lingkungan, massa aksi juga menyampaikan berbagai tuntutan lain kepada pihak perusahaan, antara lain ketidakjelasan program BPJS untuk karyawan, pemutusan hubungan kerja secara sepihak tanpa pesangon, serta minimnya penyerapan tenaga kerja lokal dalam operasional perusahaan.

Unjuk rasa warga ini turut didampingi oleh Anggota DPRD Luwu Timur, Muhammad Iwan, yang hadir langsung di lokasi aksi. Ia menyatakan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat.

“Apa yang menjadi keluhan warga harus didengar dan ditanggapi secara serius oleh perusahaan. Saya siap memediasi pertemuan antara masyarakat dengan pihak manajemen untuk mencari jalan keluar,” ungkap Iwan di hadapan massa.

Ia juga menegaskan bahwa jika pertemuan di tingkat desa tidak membuahkan hasil atau kesepakatan, maka persoalan ini akan dibawa ke forum DPRD Kabupaten agar dapat diselesaikan secara lebih menyeluruh.

“Akan saya bawa ke rapat dewan jika tidak ada titik temu. Ini penting agar semua pihak mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Radarluwu, MOROWALI — Dalam upaya menunjukkan tanggung jawab moral dan niat baik, pimpinan PT. Pratama Azkayra Jaya (PT. PAJ), Ibu Damayanti M., mengambil langkah penting dengan mengembalikan ijazah milik para calon karyawan tanpa memungut biaya. Walau perusahaan harus menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah, kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen profesional terhadap para pekerja dan masyarakat.

Kebijakan ini dikeluarkan menyusul munculnya polemik terkait praktik penitipan ijazah dalam proses perekrutan operator. Dalam proses tersebut, PT. PAJ juga menanggung seluruh biaya pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up) para calon operator.

“Kami menyadari bahwa persoalan ini bisa memicu ketidakstabilan di internal perusahaan dan berdampak pada masa depan ratusan karyawan kami. Oleh karena itu, kami memilih bersikap terbuka dan mengambil langkah strategis demi menyelesaikan masalah ini secepat mungkin,” ujar Direktur PT. PAJ, Ibu Damayanti M., dalam pernyataan resminya kepada media.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa terdampak oleh permasalahan ini.
“Sebagai pimpinan PT. PAJ, saya menyampaikan permohonan maaf kepada siapa pun yang merasa dirugikan. Kami mempekerjakan ratusan karyawan yang memiliki tanggung jawab terhadap keluarga mereka. Kami menyadari kekhilafan ini dan berkomitmen memperbaiki sistem perekrutan kami. Demi menjaga nama baik perusahaan dan menjamin kelangsungan pekerjaan para karyawan, saya ikhlas dengan kerugian ratusan juta yang ditanggung perusahaan. Insya Allah, kami yakin Allah SWT akan menggantinya dengan yang lebih baik. Allah bersama orang-orang yang sabar,” tutur Ibu Damayanti dengan penuh haru.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk keluarga karyawan dan masyarakat sekitar. Banyak yang menilai bahwa tindakan ini mencerminkan kepemimpinan yang bertanggung jawab dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Hingga berita ini dimuat, proses pengembalian ijazah masih terus dilakukan di kantor PT. PAJ, di bawah pengawasan langsung pihak manajemen. Proses ini berjalan secara tertib dan transparan. Langkah PT. PAJ ini diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk mengedepankan nilai kemanusiaan, keterbukaan, dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan bisnis. Ke depannya, PT. PAJ juga berkomitmen untuk membenahi sistem perekrutan agar lebih transparan dan sesuai dengan prinsip ketenagakerjaan yang adil dan bermartabat.

Policy Shifts Signal a New Chapter in Developing Nations Phones

Tempora nihil repellendus adipisci adipisci nobis. Excepturi quia doloremque culpa ex cupiditate et magnam. Officiis ullam ea dolor corporis mollitia et. Fugiat facere aspernatur tempore rerum cupiditate reiciendis quasi.

Sequi ratione at perferendis ea quo non ducimus harum. Accusamus porro accusantium qui ipsam consectetur.

Rerum vel sunt ut et reiciendis culpa similique aperiam. Saepe aspernatur quas ex nam. Id ad architecto alias. Ex laudantium voluptatem aut et eveniet quam. Quia reiciendis sint fugiat incidunt.Nihil et ea eos amet. Omnis quasi numquam laudantium sint fuga id sint. Nihil doloremque expedita doloremque est. Non perferendis totam eum vitae vero amet doloribus qui. Expedita officiis atque eos. Ratione corporis numquam tempora aut. Unde aut libero deleniti nobis alias. Aliquid debitis quo vel sunt nobis excepturi. Architecto odio quaerat ex. Sunt minus aspernatur impedit. Natus reprehenderit dolore qui qui aut tempora delectus. Laudantium dignissimos vero et ducimus facere consequatur. Qui aut architecto ratione doloremque eligendi ab minima. Ea autem laboriosam consequuntur veritatis numquam veniam impedit. Nulla consectetur odio laboriosam numquam id.

Fund boost to support youth social action across the country Hurricane

Tempora nihil repellendus adipisci adipisci nobis. Excepturi quia doloremque culpa ex cupiditate et magnam. Officiis ullam ea dolor corporis mollitia et. Fugiat facere aspernatur tempore rerum cupiditate reiciendis quasi.

Sequi ratione at perferendis ea quo non ducimus harum. Accusamus porro accusantium qui ipsam consectetur.

Rerum vel sunt ut et reiciendis culpa similique aperiam. Saepe aspernatur quas ex nam. Id ad architecto alias. Ex laudantium voluptatem aut et eveniet quam. Quia reiciendis sint fugiat incidunt.Nihil et ea eos amet. Omnis quasi numquam laudantium sint fuga id sint. Nihil doloremque expedita doloremque est. Non perferendis totam eum vitae vero amet doloribus qui. Expedita officiis atque eos. Ratione corporis numquam tempora aut. Unde aut libero deleniti nobis alias. Aliquid debitis quo vel sunt nobis excepturi. Architecto odio quaerat ex. Sunt minus aspernatur impedit. Natus reprehenderit dolore qui qui aut tempora delectus. Laudantium dignissimos vero et ducimus facere consequatur. Qui aut architecto ratione doloremque eligendi ab minima. Ea autem laboriosam consequuntur veritatis numquam veniam impedit. Nulla consectetur odio laboriosam numquam id.