Arsip Kategori: Uncategorized

Radarluwu. Com. Makassar, 4 Agustus 2025 – Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha penangkapan ikan, Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Sulawesi Selatan bersama PT Blu Iq menyepakati kerja sama pemanfaatan teknologi Smart Fish Detector (SFD) sebagai perangkat inovatif tambahan pada rumpon.

Rumpon selama ini telah menjadi sarana andalan bagi nelayan untuk mengumpulkan ikan di laut. Namun, dengan integrasi teknologi SFD, fungsinya kini dapat ditingkatkan secara signifikan. Alat sederhana namun fungsional ini mampu memberikan tiga manfaat utama, yakni:

1. Menyediakan informasi jumlah populasi ikan yang berada di sekitar rumpon;

2. Memberikan data posisi rumpon secara akurat di tengah laut;

3. Membantu nelayan dalam menentukan jadwal optimal penangkapan ikan.

Ketiga fungsi tersebut dapat dipantau dari darat menggunakan perangkat komunikasi berbasis Android, sehingga memberikan kemudahan serta efisiensi dalam operasional penangkapan.

Dalam pertemuan resmi yang digelar di Kampung Popsa, Makassar, pada Senin (4/8), CEO PT Blu Iq, Mr. Yongwoo Lee, didampingi Emil Sumirat dan tim teknisi perusahaan, bertemu langsung dengan Ketua DPD HNSI Sulsel, Ir. H.A. Chairil Anwar, MM. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris DPD HNSI Sulsel, A. Baso Mappaewa, Bendahara Soemarsono, serta beberapa pengurus lainnya.

Hasil pertemuan menghasilkan beberapa kesepakatan penting, antara lain:

1. HNSI Sulsel melalui Koperasi Nelayan Celeber Sejahtera (NCS) akan menjadi satu-satunya distributor resmi alat Smart Fish Detector produksi PT Blu Iq;

2. Nota kesepahaman dan kerja sama pemasaran akan segera difinalisasi setelah dilakukan kalkulasi dan penetapan harga pasar oleh pihak perusahaan;

3. HNSI akan segera melakukan sosialisasi kepada pemilik armada penangkapan ikan di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan;

4. Informasi teknis terkait alat SFD akan disebarluaskan melalui brosur dan berbagai media informasi lainnya.

 

Dari hasil uji coba di Perairan Teluk Bone yang dilakukan beberapa waktu lalu, penerapan SFD terbukti mampu menurunkan konsumsi bahan bakar kapal nelayan hingga 28 persen serta meningkatkan produktivitas tangkapan hingga 58 persen. Inovasi ini menjadi solusi penting karena nelayan tidak lagi harus berkeliling mencari lokasi ikan, melainkan langsung menuju titik rumpon yang telah terdeteksi aktif.

Ketua DPD HNSI Sulsel, Ir. H.A. Chairil Anwar, MM, menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan audiensi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, para pemilik rumpon, serta para nelayan untuk mengajak mereka memanfaatkan alat SFD ini.

“Pemanfaatan teknologi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menunjang ketahanan pangan nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan. Hal ini sejalan dengan kebijakan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Chairil Anwar.

Menutup pernyataannya, beliau menegaskan, “Nelayan sejahtera, negara kuat.”

Radarluwu, Luwu Timur – Untuk mendukung percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP), Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop-UKM) Kabupaten Luwu Timur menggelar rapat koordinasi di Aula Disdagkop-UKM, Senin (14/07/2025).

Rapat dibuka langsung oleh Kepala Disdagkop-UKM, Senfry Oktovianus, dan turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan Alimuddin Nasir, Kepala Bidang Koperasi Syahrul Basir, Kepala Desa Lakawali Pantai Daryono, serta perwakilan pelaku UMKM Lutim.

Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan peluncuran resmi Koperasi Merah Putih yang dijadwalkan pada 19 Juli 2025. Launching ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi desa dan kelurahan melalui penguatan kelembagaan koperasi.

Dalam arahannya, Senfry menjelaskan bahwa Desa Lakawali Pantai telah ditetapkan sebagai lokasi utama peluncuran. Ia juga menyebutkan, terdapat 128 koperasi yang akan dibentuk, masing-masing dengan delapan pengurus dan pengawas, serta 24 koperasi yang akan dikukuhkan pada momentum tersebut.

“Kami sudah menentukan titik mock-up koperasi dan sedang mematangkan segala persiapan peluncuran,” jelas Senfry.

Kepala Desa Lakawali Pantai, Daryono, menyambut baik penunjukan wilayahnya sebagai lokasi utama. Ia menegaskan dukungan penuh dari Pemerintah Desa untuk menyukseskan agenda nasional ini.

“Pemerintah desa siap bekerja maksimal demi kelancaran kegiatan launching ini di Lakawali Pantai,” ujarnya.

Selain membahas teknis pelaksanaan acara, rapat juga menyoroti kesiapan administratif, penguatan struktur kelembagaan koperasi, serta strategi pendampingan berkelanjutan pasca launching.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, KDMP diharapkan menjadi tonggak baru bagi kebangkitan ekonomi desa dan kelurahan, serta memperkuat nilai gotong royong dalam pembangunan nasional dari akar rumput.

Radarluwu, MOROWALI — Dalam upaya menunjukkan tanggung jawab moral dan niat baik, pimpinan PT. Pratama Azkayra Jaya (PT. PAJ), Ibu Damayanti M., mengambil langkah penting dengan mengembalikan ijazah milik para calon karyawan tanpa memungut biaya. Walau perusahaan harus menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah, kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen profesional terhadap para pekerja dan masyarakat.

Kebijakan ini dikeluarkan menyusul munculnya polemik terkait praktik penitipan ijazah dalam proses perekrutan operator. Dalam proses tersebut, PT. PAJ juga menanggung seluruh biaya pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up) para calon operator.

“Kami menyadari bahwa persoalan ini bisa memicu ketidakstabilan di internal perusahaan dan berdampak pada masa depan ratusan karyawan kami. Oleh karena itu, kami memilih bersikap terbuka dan mengambil langkah strategis demi menyelesaikan masalah ini secepat mungkin,” ujar Direktur PT. PAJ, Ibu Damayanti M., dalam pernyataan resminya kepada media.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa terdampak oleh permasalahan ini.
“Sebagai pimpinan PT. PAJ, saya menyampaikan permohonan maaf kepada siapa pun yang merasa dirugikan. Kami mempekerjakan ratusan karyawan yang memiliki tanggung jawab terhadap keluarga mereka. Kami menyadari kekhilafan ini dan berkomitmen memperbaiki sistem perekrutan kami. Demi menjaga nama baik perusahaan dan menjamin kelangsungan pekerjaan para karyawan, saya ikhlas dengan kerugian ratusan juta yang ditanggung perusahaan. Insya Allah, kami yakin Allah SWT akan menggantinya dengan yang lebih baik. Allah bersama orang-orang yang sabar,” tutur Ibu Damayanti dengan penuh haru.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk keluarga karyawan dan masyarakat sekitar. Banyak yang menilai bahwa tindakan ini mencerminkan kepemimpinan yang bertanggung jawab dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Hingga berita ini dimuat, proses pengembalian ijazah masih terus dilakukan di kantor PT. PAJ, di bawah pengawasan langsung pihak manajemen. Proses ini berjalan secara tertib dan transparan. Langkah PT. PAJ ini diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk mengedepankan nilai kemanusiaan, keterbukaan, dan tanggung jawab sosial dalam menjalankan bisnis. Ke depannya, PT. PAJ juga berkomitmen untuk membenahi sistem perekrutan agar lebih transparan dan sesuai dengan prinsip ketenagakerjaan yang adil dan bermartabat.

Baru Isi Pertalite, Mobil Ini Hangus dalam Hitungan Menit—Pemicunya Bikin Geleng Kepala!

RADARLUWU, LUTIM –Sebuah mobil jenis Suzuki Karimun dengan nomor polisi DD 1383 GG berwarna merah marun dilaporkan terbakar pada Selasa (29/4/2025) sekitar pukul 14.00 WITA di dekat SPBU Ussu, Desa Ussu, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Mobil tersebut diketahui milik Abd. Rahman (61), seorang petani asal Dusun Wulasi, Desa Manurung, Kecamatan Malili. Berdasarkan keterangan dari pemilik, kebakaran bermula saat ia memarkir kendaraannya di samping SPBU dengan tujuan mencuci mobil. Saat hendak membuka gulungan selang yang diikat dengan tali rafia, Abd. Rahman membakar simpul tali tersebut menggunakan korek api. Tanpa disangka, api menyambar ke arah tutup tangki bahan bakar yang jaraknya sekitar satu meter dari sumber api, hingga akhirnya menyebabkan mobil terbakar.

Saksi mata, Rama (24), operator SPBU asal Desa Puncak Indah, menyebutkan bahwa sebelumnya kendaraan tersebut sempat mengisi bahan bakar jenis Pertalite. Tak lama setelah itu, pemilik memarkir mobil di area luar pagar SPBU. Rama kemudian melihat asap mengepul disertai teriakan kebakaran. Ia segera mengambil alat pemadam api ringan (APAR) dari area SPBU dan berusaha memadamkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, insiden tersebut menjadi peringatan penting mengenai bahaya penggunaan api terbuka di sekitar kendaraan, terutama usai pengisian bahan bakar.

Hollywood Secrets Exposed A-Listers Spill the Juiciest Dirt

Maiores delectus maiores provident molestiae sit quo odit. Consequuntur omnis debitis at unde. Et eius tempore temporibus dolore voluptates quasi molestiae. Qui voluptatem quos laborum.

Omnis exercitationem ut sed. Earum tempora aspernatur porro molestiae. Molestiae quo nulla adipisci officiis maxime exercitationem sit. Quo vitae nemo sit praesentium est.

Ut omnis id rerum itaque fugit. Magnam hic aliquam at ad enim eos. Debitis similique rerum adipisci quibusdam.Quibusdam voluptatem voluptas ipsam ea sint beatae. Eos eum iusto beatae incidunt est. Aut dolorem ut mollitia eius sunt doloremque. Aut nam fugiat natus et aut non autem. Voluptatem accusantium tempore voluptatem illo. Ea suscipit asperiores et velit voluptatibus. Molestias natus est non cum nulla aut. Et eum temporibus provident et id. Eos porro quis consequuntur ut nisi doloremque. Qui et eveniet numquam incidunt enim. Debitis suscipit voluptas in ex. Cum eos illum in hic architecto aut vel praesentium. Eaque beatae ab excepturi qui vero doloribus nemo. Explicabo et esse voluptatem voluptatibus placeat.