Belajar dari Debat Pertama, Polres Luwu Timur Tingkatkan Pengamanan untuk Debat Kedua

RADARLUWU. COM, Luwu Timur – Menjelang pelaksanaan debat terbuka kedua calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Polres Luwu Timur menyiapkan pengamanan ekstra ketat. Debat ini dijadwalkan akan digelar pada 17 November 2024 di Hotel Claro, Makassar. Langkah pengamanan ini diambil guna memastikan debat berjalan lancar dan aman.

Kepada wartawan, Kabag Ops Polres Luwu Timur AKP Andi Yusuf menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi menyeluruh dari debat pertama, dan akan menerapkan strategi pengamanan berlapis untuk debat kedua. Pengamanan ini akan melibatkan personel Polres Luwu Timur, tim Jibom (penjinak bom), dan tim escape dari Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan. Selain itu, personel Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar juga akan diperbantukan dalam menjaga jalannya debat nanti.

“Kekurangan-kekurangan pada pengamanan debat pertama telah dikoordinasikan dengan pihak KPU Luwu Timur dan menjadi acuan untuk memaksimalkan pengamanan pada debat kedua,” ujar Andi Yusuf.

Ia juga menambahkan bahwa koordinasi yang lebih intensif dengan pihak penyelenggara akan diupayakan, termasuk pengecekan lokasi dan pengawasan ketat di setiap titik strategis, guna meminimalkan potensi kerawanan. Pihak kepolisian berharap pelaksanaan debat kedua ini berjalan dengan aman dan tertib tanpa gangguan berarti.

Dengan pengamanan yang diperketat ini, masyarakat dan para pendukung calon dapat menyaksikan jalannya debat baik secara langsung maupun melalui kanal Youtube dengan aman dan tertib.

Demi Luwu Timur yang Lebih Baik, 5 Ribu Pejuang Kebaikan Bersatu di Bawah Komando Arfa BM

RADARLUWU. COM, Malili –Pejuang kebaikan Budiman-Akbar berkumpul dalam sebuah Dialog Tatap Muka Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Budiman – Akbar, Rabu Malam (13/11/24).

Dipimpin langsung oleh tokoh karismatik Arfa BM, acara ini menjadi momen yang penuh semangat perjuangan.

Para pejuang kebaikan yang hadir memadati halaman kantor gunung Verbeek Karebbe yang diperkirakan mencapai 5 ribu orang,

Arfa BM, yang dikenal sebagai sosok berpengaruh di masyarakat Luwu Timur, menegaskan dalam orasinya yang berapi – api nyatakan sikap untuk mendukung pasangan Budiman – Akbar.

” Kita butuh pemimpin yang tidak hanya sekedar berjanji namun juga bisa membuktikan apa yang diucapkannya. Sosok itu ada di Budiman – Akbar. Saya kenal baik dengan Pak Budiman ini. Beliau sosok yang berdedikasi tinggi untuk membangun daerah ini,” Ujarnya.

Arfa BM berpesan kepada warga malili, Hati – hati ki memilih pemimpin yang suka berjanji.

“Ini 3 janji GVK commonity jika Budiman – Akbar menang dan Insya allah kami tepati bukan janji bohong, yang pertama GVK commonity berangkatkan 10 orang untuk ibadah umroh, yang kedua GVK commonity menghibahkan alat berat, seperti excavator, dozer, dan dump truck, yang akan dimanfaatkan untuk pelatihan kompetensi alat berat bagi warga setempat, yang ketiga,  GVK commonity memberikan sepeda motor balap untuk millenial Budiman – Akbar untuk digunakan di ajang balap baik lokal, regional maupun nasional, ” Pintanya.

Soal Banjir di Makassar, Jubir DIA: Tak Sekalipun Danny Menyebut Nama atau Menyalahkan Pendahulunya

RADARLUWU. COM,MAKASSAR – Penampilan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 1, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Azhar Arsyad (DIA) pada Debat Kedua Pilgub Sulsel, Minggu (10/11/2024), terlihat mendominasi hampir semua segmen.

Tak terkecuali ketika Danny menjawab pertanyaan mengenai masalah banjir yang kerap terjadi di kota Makassar.

Pada sesi itu, Danny yang menjabat Wali Kota Makassar dua periode menegaskan bahwa banjir yang selalu terjadi di Kota Makassar saat musim hujan selama 10 tahun, bukan merupakan bencana hidrometeorologi. Melainkan kesalahan tata ruang yang dilakukan oleh pendahulunya.

“Itu bukan bencana hidrometeorologi, tapi itu kesalahan tata ruang yang diterapkan oleh para pendahulu saya,” kata Danny Pomanto, saat menjawab pertanyaan Cagub 02, Andi Sudirman.

Menurut Danny, saat awal menjabat dia terkejut karena ada areal yang seharusnya dipergunakan untuk menampung air menjadi lokasi perumahan.

“Makanya pada awal menjabat saya kampanye, jangan beli rumah di tempat air menetap. Makanya banjir di Makassar ini bukan bencana hidrometeorologi karena justru orang (yang) datangi tempat air,” katanya.

Jawaban Danny ini ternyata memancing respon dari sejumlah pihak, termasuk dari mantan Wali Kota Makassar sebelum Danny, yakni Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Juru Bicara Tim Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim (MRR).

Baik IAS maupun MRR melontarkan pernyataan di sejumlah media yang menyebut Danny Pomanto telah menyalahkan Wali Kota sebelumnya, sekaligus tidak punya solusi mengatasi hal tersebut.

Atas hal ini, Juru Bicara Danny – Azhar, Asri Tadda terpaksa angkat bicara. Dirinya mengaku heran mengapa ada pihak yang merasa kebakaran jenggot atas pernyataan Danny dalam forum debat publik itu.

“Sepanjang debat berlangsung, tak sekalipun Pak Danny menuduh ataupun menyebutkan nama. Ini aneh, kenapa Pak IAS dan Jubir Andalan Hati baperan lalu menyimpulkan demikian, seperti kehilangan bahan (pemberitaan) saja,” kata Asri, Rabu (13/11) petang.

Dijelaskannya, persoalan banjir yang kerap terjadi di Kota Makassar memang cukup kompleks.

“Secara logika, kita memang tidak bisa menghalangi air berkumpul di daerah paling rendah. Karena sudah terlanjur jadi permukiman, maka mau tak mau, yang bisa dilakukan adalah mitigasi dan adaptasi terhadap terjadinya banjir,” jelas Asri mengulangi ulasan Danny saat debat.

Asri bilang, Danny tidak pernah menyalahkan siapapun atas masalah itu, tetapi hanya merujuk pada kesalahan tata ruang sebagai penyebabnya.

“Sebagai produk kebijakan pemerintah, (tata ruang) ini harus bisa diterima bersama tanpa harus menyalahkan siapapun, sembari terus dicarikan solusi terbaik selain mitigasi dan adaptasi bencana di lokasi yang dimaksud,” terang Asri.

Karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh pihak untuk kembali berkepala dingin dan tidak terbawa emosi menyikapi semua hal yang telah terjadi dalam forum debat yang telah usai.

“Kita ingin jaga Pilkada yang damai. Janganlah memancing-mancing masalah yang tak perlu, menuding hal yang tidak benar. Ini kalau diseriusi bisa jadi masalah baru, yakni pencemaran nama baik,” beber Asri.

Selain itu, Asri juga menyarankan kepada awak media untuk selektif menerbitkan rilis berita terutama jika menyangkut hal-hal yang sensitif seperti tudingan terhadap seseorang tanpa bukti yang valid.

“Hati-hati, ini sudah masuk pemberitaan yang subjektif, menuding yang tidak benar kepada seseorang. Kalau terus dilakukan, tim hukum DIA tentu akan mengambil langkah yang perlu dilakukan sesuai aturan yang ada,” tegas Asri. (*)

Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan di Jalan Trans Sulawesi

RADARLUWU.COM,Luwu Timur, 13 November 2024 – Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan oleh warga di Jalan Trans Sulawesi Pongcancalili, Dusun Sampuraga, Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WITA.

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A. Muh. Taufik, mengonfirmasi penemuan mayat ini kepada wartawan. “Benar, pagi tadi sesosok mayat wanita ditemukan warga di Desa Kasintuwu dengan ciri-ciri fisik kulit putih, berbadan gemuk, tinggi sekitar 162 cm, rambut lurus pirang. Korban mengenakan kaos hitam bertuliskan ‘Buefruy’, celana kain hitam, dan sandal warna cokelat,” jelasnya.

Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit I Lagaligo, Wotu, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak penyidik, bersama Tim Inafis, sedang melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.

Bripka Taufik juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau kerabat dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke pihak kepolisian.

 

Persiapan Keamanan Pilkada Luwu Timur 2024, Polres Luwu Timur Gelar Rapat Koordinasi

RADARLUWU.COM,Luwu Timur – Dalam rangka mempersiapkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur 2024, Polres Luwu Timur mengadakan rapat koordinasi lintas sektoral di Aula Tribrata, Selasa (12/11/2024). Rapat ini dipimpin oleh Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Pabung Kodim 1403 Palopo, PJU Polres Luwu Timur, Ketua dan Staf KPU, Bawaslu, serta beberapa OPD dan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Kapolres Luwu Timur menekankan pentingnya koordinasi dan persamaan persepsi dalam menjaga keamanan Pilkada. “Saya mengajak kita semua untuk menyamakan persepsi demi kelancaran Pilkada Luwu Timur 2024 agar berjalan aman dan tertib. Fokus kita adalah memastikan setiap tahapan pilkada, mulai dari kampanye hingga pemungutan suara, berjalan lancar,” tegas Zulkarnain.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya kesiapan pada beberapa tahap krusial, seperti kampanye rapat umum, debat terbuka kedua, dan hari pemilihan. “Kita semua harus siap siaga. Saya meminta setiap instansi untuk memaparkan kesiapannya dan menyampaikan kendala yang dihadapi. Hasil dari rapat ini akan kita tindak lanjuti bersama,” tambahnya.

Rapat ini merupakan bagian dari persiapan jelang Debat Terbuka Kedua yang akan berlangsung pada 17 November 2024 di Kota Makassar, serta Kampanye Rapat Umum seluruh pasangan calon pada 21-23 November 2024 yang akan digelar di Lapangan Wonorejo, Kecamatan Mangkutana.

Rapat koordinasi ini bertujuan agar seluruh pihak terkait dapat lebih siap dalam menyambut dan mengamankan tahapan-tahapan penting Pilkada Luwu Timur demi terciptanya suasana kondusif dan demokratis di tengah masyarakat.