Akbar Andi Leluasa, Sosok Pekerja Yang Tidak Banyak Bicara

Opini :Ditulis oleh Ibriyansah Irawan, Jubir Tim Pemenangan Budiman Akbar, 1 Oktober 2024

Setelah di daulat memberikan orasi politik dalam acara pengukuhan tim pemenangan Budiman Akbar Kecamatan Nuha beberapa hari yang lalu, Calon Wakil Bupati, Akbar Andi Leluasa secara spontan melontarkan kalimat yang membuat hadirin terperangah sekaligus kagum. “Tugas saya sebagai wakilnya Pak Budiman adalah banyak bekerja bukan banyak bicara,”. Seperti itulah kira kira makna yang ingin diungkapkan Akbar didepan ribuan simpatisannya. Ungkapan ini bisa menggambarkan karakternya yang sederhana dan *tahu diri*.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, Bupati dan Wakil Bupati butuh keharmonisan di antara keduanya. Keharmonisan tersebut sering rusak karena salah satunya salah memposisikan diri, salah satunya bertindak melampaui kewajaran dan kepatutan. Sepertinya Akbar ingin meyampaikan bahwa pemahamannya tentang posisinya sebagai wakil bupati telah tuntas, pantang melampaui kepantasan dan kepatutan apalagi “melawan” pimpinannya.

Filsuf terkenal sekelas Aristoteles (384–322 SM) mengungkapkan bahwa Kesadaran diri adalah langkah pertama menuju kebijaksanaan.” Aristoteles menekankan pentingnya mengenal diri sendiri untuk mencapai kebijaksanaan dan kesederhanaan dalam hidup. Manusia Bugis pun mengenal Falsafah *Naisseng Alena, Taro Pasoro Gau’na* yang berarti manusia yang memiliki derajat tinggi adalah karena tahu diri dan bertanggung jawab penuh terhadap prilakunya.

Kesederhanaan, tanggung jawab, dan sikap tahu diri ini tentu tidak mudah diterapkan oleh seorang pemimpin. Ujian kekuasaan seperti candu yang selalu membuat tenggorokan kering kehausan. Tidak banyak yang lulus pada ujian ini. Hanya pemimpin yang memiliki “hati yang jernih” yang mampu melewatinya. Leluhur dan orang pintarnya Luwu, To Ciung MaccaE Ri Luwu mensyaratkan “Ati Macinnong” atau Hati Yang Jernih sebagai hal wajib yang dimiliki oleh pemimpin dan menjadi gambaran kualitas pemimpin yang akan membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi rakyatnya.

Akbar Andi Leluasa pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusan Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI) sampai tahun 2022. Salah satu organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia. Posisi sekretaris jenderal bukanlah jabatan sembarangan, bukan pula orang sembarangan yang bisa menempati posisi tersebut. Akbar juga pernah menjadi Direktur Eksekutif Badan Saksi Nasional DPP Partai Golkar (BSNPG) medio tahun 2019-2020. Saat itu PEMILU berlangsung, bisa dibayangkan betapa strategis posisi itu dengan cakupan tanggung jawabnya di 800 ribu lebih TPS di seluruh Indonesia.

Deretan pengalaman organisasi politik dan profesi pada tingkat nasional pernah dilakoni oleh Akbar sehingga diberbagai kesempatan, Bupati Budiman (sekarang sebagai calon Bupati) sering memuji wakilnya itu sebagai Pemain Timnas yang kompetitif tapi rendah hati, sopan santun, dan tidak melampaui batas.

Literasi Sekolah di Daerah Terpencil: Upaya Dinas Perpustakaan Luwu Timur melalui Layanan Perpustakaan Keliling

Radarluwu.com, TOWUTI – Sekolah sebagai salah satu sarana dalam peningkatan pengetahuan maupun kompetensi peserta didik, memiliki peran penting untuk mendukung Indeks Peningkatan Literasi Masyarakat (IPLM), khususnya pada peserta didik mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui perpustakaan sekolah yang telah ada,

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Luwu Timur melalui Bidang Perpustakaan melaksanakan Layanan Perpustakaan Keliling di sekolah sekolah, yang khususkan saat ini adalah di daerah terpencil/terjauh. Pada Layanan Perpustakaan Keliling ini dilakukan beberapa kegiatan yang diharapkan dapat membantu peningkatan minat baca peserta didik.

Dengan menggunakan mobil perpustakaan yang dilengkapi berbagai macam buku, tim perpustakaan keliling berkeliling ke sekolah-sekolah di pelosok. Hal ini diharapkan dapat memberikan akses bacaan berkualitas kepada siswa-siswa.

Kali ini Dinas perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur menyasar sekolah di daerah Kecamatan Towuti, Desa Tokalimbo, UPT SP SDN No 276, Rabu, 25 Sepetember 2024.

Jumlah siswa yang ada di UPT SP SDN No.276 Tokalimbo, Desa Tokalimbo Kecamatan Towuti, per September 2024 adalah sekitar 170 siswa yang terbagi di kelas 1 hingga kelas 6, sehingga peningkatan budaya baca disekolah dapat dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan perpustakaan sekolah yang ada. Apalagi UPT SP SDN No.276 Tokalimbo, Desa Tokalimbo Kecamatan Towuti juga telah mendapatkan bantuan bahan bacaan bermutu dari Kementerian Pendidikan sebanyak 200 judul / 600 eksampelar sehingga dapat sebagai refernsi bagi peserta didik berkunjung ke perpustakaan sekolah.

Pustakawan Perpustakaan dan Kearsipan Luwu Timur, Aristu mengatakan Mobil Perpustakaan Keliling ini untuk memberikan layanan kepada masyarakat dalam peningkatan literasi. Sekolah merupakan sarana siswa dalam menempuh pendidikan maka sangat diperlukan kegemaran membaca diantaranya melalui Layanan Mobil Perpustakaan Keliling.

“perlunya digalakkan kegiatan literasi sekolah dengan berbagai kegiatan, seperti lomba literasi, Melakukan inovasi CERIA (CERita Inspirasi untuk Anak), tanya isi buku, baca di tenpat yang dapat melibatkan stake holder dilluar sekolah, dimana hal ini dapat meningkatkan tingkat kegemaran membaca dari sekolah dasar dan menjadi budaya baca yang akan terus ditingkatkan oleh para peserta didik, “ujar Aristu.

Diharapkan kegiatan layanan mobil perpustakaan keliling ini dapat lebih intensif berkegiatan di daerah daerah terpencil/terjauh di Kabupaten Luwu Timur agar pemerataan Pendidikan dapat terwujud, Tutupnya.
(*)

 

Sukses Pimpin Makassar, Danny – Azhar Didukung Komunitas Indo Ambo Parepare Menangi Pilgub Sulsel

Radarluwu.com,PAREPARE – Komunitas Indo Ambo Pusat Parepare mendeklarasikan dukungan kepada pasangan nomor 1 Moh Ramdhan ‘Danny” Pomanto dan Azhar Arsyad (DiA) sebagai Gubernur dan wakil Gubernur sulsel, di Balai Ainun Habibie Kota Parepare yang dirangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu, (28/9/2024).

Ketua Umum Komunitas Indo Ambo, Kadar Hakim dalam sambutannya di hadapan ratusan pendukung Danny – Azhar mengatakan, deklarasi ini diadakan atas inisiatif mereka sendiri.

“Karena sosok pak Danny terbilang sukses memimpin Kota Makassar, dan diharapkan jika terpilih jadi Gubernur dapat membawa Sulsel lebih baik ke depan,” ucap Kadar.

Ia berharap agar Danny-Azhar terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel. Dengan begitu, upaya sosialisasi dari tim pemenangan hingga relawan harus serentak bekerja dengan maksimal.

“Kami harapkan agar seluruh relawan terus melakukan sosialisasi untuk memenangkan pasangan nomor 1 Danny – Azhar, khususnya di Kota Parepare ini,” harapnya.

Sekedar diketahui, Relawan Komunitas Indo Ambo sudah terbentuk di 22 Kelurahan di Kota Parepare. Mereka berkomitmen untuk memenangkan Danny – Azhar di kota kelahiran BJ Habibie itu pada Pilgub Sulsel 27 November mendatang.

Terpisah, juru bicara Danny – Azhar, Asri Tadda menyambut gembira dukungan yang terus mengalir kepada Paslon yang dikenal dengan akronim DiA tersebut.

“Alhamdulillah, dukungan masyarakat Sulsel seperti dari Komunitas Indo Ambo Parepare ini, terus mengalir untuk Danny – Azhar. Ini isyarat baik, bahwa rakyat ingin adanya perubahan dan perbaikan untuk masa depan mereka,” kata Asri di Makassar, Senin (30/09).

Asri berharap, masyarakat Sulsel bisa lebih cerdas dan selektif dalam melabuhkan dukungan kepada kandidat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilgub 27 November mendatang.

“Jangan sampai asal pilih atau malah salah pilih. Mari kita dukung Danny – Azhar agar Sulawesi Selatan bisa terselamatkan dari berbagai masalah serius yang ditinggalkan oleh Gubernur sebelumnya,” pungkas Asri. (*)

Isrullah Achmad-Usman Sadik: Pasangan Visioner untuk Kesejahteraan Petani Luwu Timur

Radarluwu.com, LUWU TIMUR –Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur nomor urut satu, Isrullah Achmad dan Usman Sadik, terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Dengan latar belakang Isrullah Achmad sebagai putra asli daerah yang berpendidikan tinggi di bidang pertanian serta pengalaman luas di dunia perbankan dan hubungan dengan investor besar, pasangan ini diyakini mampu membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan petani di Luwu Timur.

 

K.H. Suardi, Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menekankan bahwa Isrullah telah sukses menarik investasi di sektor pertambangan yang memberikan manfaat besar bagi masyarakat Luwu Timur. Bersama Usman Sadik, politisi senior dan mantan Wakil Ketua DPRD yang telah mengabdi selama 15 tahun, pasangan ini diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapi mayoritas masyarakat Luwu Timur, terutama petani rumput laut.

“Jangan maki ragu dengan pasangan Isrullah Achmad-Usman Sadik. Mereka adalah kolaborasi ideal antara pengusaha berpengalaman dan politisi yang mengerti kebutuhan rakyat. Keduanya berkomitmen untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan petani,” ujar Suardi.di Hotel Golden House saat Relawan Petani Rumput laut deklarasi dukungan kepada pasangan Isrullah Achmad-Usman Sadik, Kamis (26/9/2024).

 

Ketua Relawan Petani Rumput Laut, Pak Hikma, turut menyampaikan harapannya bahwa program-program yang akan diterapkan oleh pasangan ini akan mampu mengatasi kendala yang selama ini dihadapi petani. Ia yakin bahwa dukungan dari relawan dan masyarakat akan membawa kemenangan bagi pasangan Isrullah-Usman.

 

Dalam acara deklarasi tersebut, Isrullah Achmad menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan sektor pertanian secara luas, termasuk pertanian lada, rumput laut, padi, sawit, kakao, dan lainnya. Ia berjanji akan membawa inovasi di sektor ini dan membangun industri pertanian yang kuat jika diberi kepercayaan untuk memimpin Luwu Timur selama lima tahun ke depan.

 

“Isrullah-Usman siap mewujudkan Luwu Timur yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan. Dengan visi besar ini, kami siap bekerja keras demi kesejahteraan seluruh masyarakat Luwu Timur,” tegas juru bicara pasangan ini, Sinar Mentari.

 

Serukan Kampanye Damai tanpa HOAX, Fitnah, dan Bullying: Budiman Akbar dan Andalan Memiliki Cara Pandang Yang Sama

Radarluwu.com, LUWU TIMUR – Di setiap kesempatan, baik pada acara yang besar seperti pengukuhan tim pemenangan tingkat kecamatan dan desa, silaturahmi atau tatap muka dengan masyarakat atau hanya sekedar kunjungan posko, calon bupati Drs. H. Budiman, M.Pd selalu menganjurkan agar timnya atau simpatisannya jangan menyebar berita HOAX, Fitnah, ujaran kebencian dan mencari cari aib orang lain baik itu pribadi, tim pemenangan ataupun kandidat kompetitor.

Senada dengan Budiman, calon wakil bupati Akbar Andi Leluasa juga selalu menyerukan etika politik kepada pendukungnya disetiap momen pertemuan. Menurut Akbar, pesta demokrasi seyogyanya di lewati dengan riang gembira, segala bentuk provokasi hendaknya dihadapi dengan tenang, santai dan berpikir positif. “Kita mengusung tema kebaikan dan tidak perlu berlebihan dengan mengumbar kebencian kepada pihak lain karena sebagian besar masyarakat tidak suka hal seperti itu,” ujar Akbar pada salah satu moment silaturahmi dengan warga.

Pasangan calon gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi Masse pun memiliki cara pandang yang sama. Melalui poster dan flayer, pasangan ini menyerukan kepada masyarakat untuk melewati pilkada serentak tahun ini dengan riang gembira tanpa HOAX, fitnah dan ujaran kebencian. Poster dan flayer berlatar warna biru langit dari pasangan bertagline Andalan Hati SulSel ini banyak tersebar dan tayang di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, juru bicara pasangan Budiman Akbar, Ibryansyah Irawan membenarkan hal tersebut. “Kandidat Budiman Akbar selalu mewanti-wanti tim dan simpatisannya agar tidak menyebar berita hoax, fitnah dan ujaran kebencian karena menurut beliau berdua hal tersebut justru kontra produktif,” tutur pemuda yang sering disapa Ryan. (29/9)/24)

Ryan juga menambahkan bahwa bukan saja karena nomor urut yang sama antara pasangan calon bupati Budiman – Akbar dan Andi Sudirman Sulaiman – Fatmawati yaitu nomor urut dua, keduanya memiliki karakter politik beretika sebagai pertanda kedewasaan dan kematangan berpikir.