Gerakan Sosial Tim Isrullah-Usman: Berbagi Paket Makanan Gratis Dibagikan dalam Program Jumat Berkah

Radarluwu. Com, Malili–Tim pemenangan pasangan Isrullah Achmad dan Usman Sadik kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat melalui gerakan sosial. Salah satu inisiatif unggulan yang diadakan oleh tim ini adalah kegiatan “Jumat Berkah,” yang bertujuan membantu masyarakat dengan membagikan paket makanan gratis.

Pada Jumat,(13/09/2024), tim Relawan Srikandi Beriman membagikan sebanyak 150 paket makanan di depan posko utama Kabupaten. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Rini Krisnawati, yang menyampaikan bahwa program Jumat Berkah merupakan bagian dari aksi amal dan sosial yang akan terus dijalankan secara rutin setiap jumat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial dari tim pemenangan Isrullah-Usman. InsyaAllah, program ini akan terus kami laksanakan setiap Jumat,” kata Rini Krisnawati dalam keterangannya.

Darman, koordinator dari Kecamatan Malili, juga menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini diharapkan membawa keberkahan tidak hanya bagi penerima, tetapi juga bagi pasangan Isrullah-Usman. “Gerakan ini tentu diharapkan dapat mempermudah langkah pasangan Isrullah Achmad dan Usman Sadik menuju kemenangan pada pemilihan yang akan datang,” ujar Darman.

Dengan aksi sosial seperti ini, Tim Pemenangan Isrullah-Usman terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan yang bermanfaat. Jumat Berkah menjadi salah satu bentuk nyata dari kepedulian sosial mereka, sekaligus sebagai bagian dari strategi mereka dalam memperkuat dukungan di berbagai wilayah.

Budiman-Akbar Unggul 47,32% dalam Survei Pilkada Luwu Timur

Radarluwu. Com–Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Luwu Timur 2024 yang semakin dekat, pasangan calon bupati dan wakil bupati, Budiman dan Akbar, menunjukkan keunggulan signifikan dalam hasil survei terbaru. Berdasarkan survei yang dirilis oleh lembaga independen Script Survei Indonesia (SSI), pasangan ini memimpin dengan perolehan dukungan sebesar 47,32% dari total responden yang disurvei.Jumat (13/09/2024) di De Capitol Cafe Kota Makassar.

Pasangan Irwan Bahri Syam (Ibas) – Puspawati menyusul dengan perolehan 41,95 persen, sementara pasangan Isrullah – Usman Sadik berada di posisi ketiga dengan 2,93 persen. Sebanyak 7,80 persen responden menyatakan belum menentukan pilihan.

Survei ini dilakukan untuk mengukur dinamika politik masyarakat Luwu Timur jelang Pilbup 2024. Berdasarkan temuan survei, Budiman – Akbar unggul di tujuh kecamatan, yakni Malili, Angkona, Wotu, Burau, Tomoni, Tomoni Timur, dan Kalaena. Sementara Ibas – Puspawati mendominasi di empat kecamatan lainnya, yaitu Mangkutana, Nuha, Wasuponda, dan Towuti.

Dalam survei tersebut, alasan utama masyarakat dalam memilih calon bupati dan wakil bupati antara lain kesederhanaan, keramahan, prestasi dan kinerja yang terbukti, adanya hubungan keluarga, serta janji untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan membawa harapan baru.

Direktur Eksekutif SSI, Yuhardin, mengungkapkan bahwa survei ini dilakukan secara acak terhadap 410 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan di Luwu Timur. Metode survei yang digunakan adalah multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar 4,8 persen. Survei ini berlangsung dari 2 hingga 8 September 2024

Survei juga mencatat bahwa pasangan Budiman – Akbar memperoleh dukungan kuat dari kelompok pemilih kelas bawah (grassroot) dengan angka 52,65 persen, diikuti oleh Ibas – Puspawati dengan 36,33 persen. Pada kelompok pemilih milenial, Budiman – Akbar masih unggul dengan 47,72 persen, sementara Ibas – Puspawati meraih 42,13 persen.

Sebaliknya, pada kategori pemilih terpelajar, Ibas – Puspawati berada di posisi teratas dengan 51,61 persen, meninggalkan Budiman – Akbar yang memperoleh 32,26 persen. Pasangan Isrullah – Usman menduduki posisi ketiga di semua kategori, termasuk pada pemilih terpelajar dengan 6,45 persen.

Di kalangan pemilih emak-emak, Budiman – Akbar juga meraih suara terbanyak dengan 50,73 persen, diikuti Ibas – Puspawati yang mendapatkan 40,49 persen.

Pilkada Luwu Timur 2024 diprediksi akan menjadi salah satu yang paling kompetitif di Sulawesi Selatan. Namun, dengan tren positif ini, Budiman-Akbar dipandang memiliki peluang besar untuk memenangkan hati masyarakat Luwu Timur.

Lembaga survei juga mencatat bahwa elektabilitas Budiman-Akbar cenderung meningkat dalam beberapa bulan terakhir, terutama setelah mereka meluncurkan kampanye besar-besaran di wilayah pedesaan dan pesisir. Pendekatan langsung ke masyarakat dinilai berhasil meningkatkan popularitas pasangan ini.

Namun, Pilkada masih berjalan, dan pasangan-pasangan lain diperkirakan akan memperkuat strategi mereka untuk menyaingi keunggulan Budiman-Akbar. Hasil akhir tentu akan sangat bergantung pada dinamika kampanye ke depan serta partisipasi pemilih pada hari pemungutan suara nanti.

Radarluwu akan terus memantau perkembangan Pilkada Luwu Timur dan memberikan informasi terkini mengenai persaingan politik di daerah ini.

Bupati Budiman: Islamic Center Muhammad Siddiq Bakri Akan Jadi Icon Baru Luwu Timur

Radarluwu. Com, Malili–Sebelum memulai aktivitas perkantoran, Bupati Luwu Timur, H. Budiman menyempatkan berolahraga pagi dan sarapan bersama masyarakat di Bundaran Batara Guru dan Pasar Tradisional Malili.

Untuk hari ini, Kamis (12/09/2024), usai berolahraga dan sarapan bersama masyarakat, Bupati Budiman memantau perkembangan pembangunan Islami Center Luwu Timur.

Tidak hanya memantau, Budiman juga menyempatkan berbincang dan mengobrol bersama dengan para pekerja bangunan.

Islamic Center ini nantinya akan menjadi salah satu icon Kabupaten Luwu Timur yang diberi nama “Islamic Center Muhammad Siddiq Bakri”.

Dikonfirmasi di sela-sela peninjauannya, Bupati Budiman menyampaikan bahwa, pagi ini kita menyempatkan lagi hadir disini untuk melihat perkembangan islamic center yang menjadi dambaan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

“Proses bangunannya berjalan luar biasa, mudah-mudahan di akhir tahun 2024 ini semua sudah rampung sehingga bisa digunakan masyarakat untuk shalat,” ujarnya.

“Mari kita saling mendoakan, saling mendukung agar pembangunan islamic center ini dapat selesai sesuai target,” jelas H. Budiman.

Sekedar informasi, proyek pembangunan islamic center ini diprogramkan dengan multi years, dan dikerjakan oleh CV. Bintang Mahalona Perkasa. Adapun anggaran yang disediaka ialah Rp. 20 miliar lebih.

Pasangan Emas Isrullah-Usman,Silaturahmi ke Pasar Malili

Radarluwu. Com, Malili–Pasangan Isrullah dan Usman, yang dikenal sebagai Pasangan Emas, terus menunjukkan komitmen mereka dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, pasangan ini tetap konsisten dalam mendukung pelaku usaha kecil di berbagai tempat.

Isrullah dan Usman, yang telah berpengalaman dalam pengembangan ekonomi masyarakat, percaya bahwa sektor UMKM adalah salah satu pilar penting dalam memperkuat ekonomi lokal.

Kali ini, mereka kembali mendatangi Pasar Malili, Desa Baruga, Kecamatan Malili, untuk membeli sembako yang nantinya akan dibagikan melalui pasar murah, Kamis (12/09/2024).

Hadir mendampingi Isrullah dipasar Desa Baruga adalah salah satu mantan anggota DPRD sekaligus kader partai Golkar Luwu Timur ibu Herianty dan juga nampak mantan legislator partai keadilan sejahtera (PKS) KH. Suardi serta puluhan tim yang ikut dalam rombongan Isrullah.

salah satu Pedagang di pasar Malili, mengatakn saya baru melihat Pak Isrullah secara langsung biasanya hanya lihat di baliho saja.

“Selama ini saya hanya mendengar dari mulut teman-teman pedagang katanya pak Isrullah itu memiliki tujuan memberdayakan UMkM, kali ini pak isrullah benar memborong dagangan saya”ucap salah satu pedagang di pasar Malili.

Dengan kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Pasangan Emas ini, UMKM di daerah yang mereka jangkau semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal. (*)

KKLR Tegaskan Komitmen Wujudkan Provinsi Luwu Raya

Radarluwu. Com,MAKASSAR Organisasi paguyuban Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan Provinsi Luwu Raya.

Hal itu terungkap dalam pertemuan KKLR bersama sejumlah unsur pengurus organisasi mahasiswa daerah (Organda) se-Luwu Raya di Hometown KopiZone, Jalan Topaz Makassar, Selasa (10/09).

“Pertemuan ini sengaja kita lakukan selain untuk silaturahmi, juga sekaligus untuk kembali menguatkan komitmen kita untuk berjuang mewujudkan Provinsi Luwu Raya,” kata Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKLR Sulsel, Ir Hasbi Syamsu Ali membuka acara.

Dijelaskan Hasbi, perjuangan membentuk Provinsi Luwu Raya adalah bagian dari komitmen untuk menghadirkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi warga yang berdiam di Luwu Raya.

“Semangat kita untuk hal ini tidak boleh padam. Tentu akan banyak tantangan dan rintangan, termasuk mungkin masih minim dukungan dari pemerintah daerah di Luwu Raya. Tapi kita tak boleh berhenti. Harus digelorakan terus,” jelasnya.

Karena itu, Hasbi mengajak kepada seluruh elemen yang ada, terutama kalangan mahasiswa untuk terus menjaga kekompakan dalam mewujudkan tujuan mulia dan juga amanat Datu Luwu Andi Djemma.

“Dalam sejarahnya, Kedatuan Luwu ini pada saat Datu Andi Djemma, mengakui dan bergabung ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ada keistimewaan di sini, seperti juga Aceh dan Yogyakarta. Tiga kerajaan ini eksisting saat proklamasi kemerdekaan dan mengakui hal itu,” ungkap Hasbi.

Faktor kesejarahan tersebut, tambah Ketua Ikatan Alumni Teknik Sipil (IKATSI) Universitas Hasanuddin itu, menjadi penguat mengapa daerah di Luwu Raya layak mendapatkan keistimewaan.

“Setidaknya, kita bisa juga jadi daerah otonom baru, Provinsi Luwu Raya sebagaimana selama ini kita idam-idamkan, dengan tentunya meletakkan Kedatuan Luwu sebagai simbol pemersatu bagi kita semua,” ujar Hasbi disambut tepuk tangan yang hadir.

Selain kepada mahasiswa, Hasbi juga menyerukan kepada seluruh calon kepala daerah yang bakal maju pada Pilkada Serentak di Luwu Raya nanti, agar memberikan perhatian terhadap hal ini.

“Para Cakada di Luwu Raya perlu memberikan antensi terhadap eksistensi Kedatuan dan perjuangan kita mewujudkan Provinsi Luwu Raya. Kalau bisa, masuk dalam visi misi mereka,” harap Hasbi.

Pertemuan yang digelar santai itu turut dihadiri sejumlah pengurus KKLR Sulsel, diantaranya Wakil Ketua Bidang Pengembangan Organisasi Dan Kelembagaan Mustaghfir Sabri, Wakil Ketua Bidang Pengembangan SDM Hamzah Jalante, Sekbid POK Wawan Sahaba, dan Sekbid Lingkungan Hidup Nurliati S. Danga.

Hadir pula Sekretaris Umum BPW KKLR Sulsel Asri Tadda, Wasekjen BPP KKLR Syahruddin Hamun dan sejumlah pengurus Departemen.

Sementara dari kalangan mahasiswa terdapat Ketua PB IPMIL Raya Muh. Tawakkal, Ketua PP IPMALUTIM Haikun, Ketua PP IPMIL Luwu Yandi, dan perwakilan dari PP PEMILAR dan IPMIL Palopo. (*)