Radarluwu.com, Luwu Timur – Anggota DPRD Luwu Timur dari Fraksi NasDem, Iwan Lamaeto, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan salah satu media online yang menyebut dirinya disiram kopi saat rapat Badan Anggaran (Banggar) pada Selasa, 19 Agustus 2025.

Iwan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Ia menjelaskan, kejadian sebenarnya adalah ketika dirinya masih menyampaikan pandangan terkait pembahasan Puskesmas, salah seorang anggota dewan melempar gelas kopi ke lantai ruang rapat, bukan ke arahnya. “Tidak ada setetes pun kopi yang mengenai pakaian saya,” tegasnya.

Menurut Iwan, memang sempat terjadi sedikit perdebatan dalam rapat, namun hal itu adalah dinamika yang lumrah dalam forum DPRD. “Jadi tidak benar ada penyiraman kopi ke saya seperti yang diberitakan. Yang terjadi hanyalah seorang anggota dewan melampiaskan emosinya dengan membanting gelas kopi ke lantai,” jelasnya.

Ia pun berharap klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman di tengah masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman bahwa dinamika dalam rapat internal DPRD merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dibesar-besarkan.

RadarluwuCom — Suasana semarak perayaan HUT kemerdekaan RI ke-80 sore tadi di Desa Balantang, senin (18/8/2025), benar-benar berbeda. Seluruh sisi lapangan sepak bola dipadati ribuan pasang mata yang tak ingin melewatkan laga final paling bergengsi: tim tuan rumah Desa Balantang berhadapan dengan tim tangguh dari Desa Lakawali Pantai.

Sorak sorai penonton terdengar sejak wasit meniup peluit awal pertandingan. Dari pinggir lapangan, orang tua, remaja, hingga anak-anak duduk berjejal di rerumputan, sementara sebagian lainnya memilih berdiri sambil sesekali bersorak memberi dukungan.

Pertandingan berjalan sengit. Dari babak pertama hingga menit terakhir babak kedua, kedua tim sama-sama tampil ngotot. Pertahanan kokoh Balantang berhasil menahan gempuran Lakawali Pantai, sementara barisan depan Balantang juga belum mampu menembus rapatnya lini belakang lawan. Skor tetap 0-0 hingga waktu normal berakhir.

Tensi pertandingan semakin meninggi ketika laga harus ditentukan melalui adu penalti. Degup jantung penonton semakin cepat tiap kali eksekutor melangkah ke titik putih. Hingga akhirnya, tim Lakawali Pantai berhasil menutup pertandingan dengan skor tipis 5-4.

Meski kalah di hadapan pendukungnya sendiri, para pemain Balantang tetap mendapat sambutan meriah. “Ramai sekali penonton, antusias masyarakat Balantang luar biasa. Meski kalah di adu penalti, kami tetap bangga dengan perjuangan tim desa balantang” tutur Andi Hilal, pemuda asal Desa Balantang yang hadir langsung menyaksikan laga.

Bagi masyarakat Balantang, pertandingan ini lebih dari sekadar adu keterampilan di lapangan. Laga tersebut menjadi momen kebersamaan, di mana warga bisa merasakan atmosfer sportivitas dan semangat juang yang membara.

RadarluwuCom, Burau – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya kegiatan sabung ayam, personel gabungan dari Polsek Burau dan Polsek Wotu bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, pada Minggu (17/8/2025) sekitar pukul 16.30 Wita, petugas menemukan sebuah arena sabung ayam yang berada di kebun sawit milik warga di Dusun Saile, Desa Asana. Namun saat personel tiba di lokasi, aktivitas sabung ayam tersebut sudah tidak berlangsung.

Untuk mencegah agar tidak digunakan kembali, polisi kemudian melakukan tindakan tegas dengan memusnahkan arena sabung ayam tersebut melalui pembakaran.

Kapolsek Burau, Iptu Ahmar Wijaya, membenarkan kegiatan penindakan tersebut. “Benar, kami bersama personel Polsek Wotu menemukan arena sabung ayam di Desa Asana. Meski saat tiba di lokasi kegiatan sudah tidak ada, namun arena langsung kami musnahkan agar tidak dipakai lagi,” jelasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas perjudian dalam bentuk apapun, termasuk sabung ayam, karena selain melanggar hukum juga dapat meresahkan masyarakat, serta segera melaporkan kepada Kepolisian jika mengetahui ada aktivitas perjudian disekitarnya.

RadarluwuCom, Malili – Anggota Bawaslu Luwu Timur Sukmawati Suaib tampil anggun mengenakan pakaian tradisional Songket Palembang saat menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Pendidikan Puncak Indah Malili, Minggu (17/8/2025).

Usai menghadiri upacara, Sukmawati mengatakan, momentum hari kemerdekaan harus dimaknai dengan kontribusi nyata sesuai peran masing-masing, terutama dalam menjaga demokrasi.

“Seperti songket yang dirajut dengan penuh kesabaran hingga menjadi indah, begitu pula perjuangan kita menjaga marwah lembaga dan berkontribusi bagi bangsa,”ungkapnya.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaiaan Sengketa (P3S) itu menegaskan perjuangan kemerdekaan belum selesai. Menurutnya, semangat pahlawan harus diteruskan dengan kontribusi nyata dari setiap elemen bangsa.

“Menjaga integritas, menjaga marwah lembaga, serta berkontribusi sesuai peran masing-masing adalah bagian dari perjuangan hari ini. Dengan itu, kita bisa mewujudkan rakyat yang sejahtera sesuai tema HUT ke-80 RI, Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju,” ujarnya.

Upacara ini dihadiri oleh para undangan yang terdiri dari Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, Ketua TP PKK Lutim dr. Ani Nurbani Irwan, tokoh masyarakat Malili Andi Hatta Marakarma, serta jajaran TNI-Polri, ASN, kepala desa, pimpinan OPD, organisasi wanita, dan ratusan pelajar dari SD, SMP, hingga SMA se-Kecamatan Malili.

RadarluwuCom, Malili, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur melaksanakan upacara bendera di halaman kantor, Minggu (17/8/2025).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh anggota Bawaslu Sulkifli, Kepala Sekretariat Lenny Thalib, serta seluruh jajaran staf Bawaslu Luwu Timur. Bertindak sebagai pembina upacara, anggota Bawaslu Sukmawati Suaib yang memimpin jalannya upacara yang mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

Rangkaian upacara dimulai dengan, Pengibaran Bendera Merah Putih, Pembacaan naskah Pancasila, pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 hingga pembacaan teks Proklamasi.

Usai upacara, Anggota Bawaslu Luwu Timur Sukmawati Suaib mengingatkan pentingnya mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa.

Menurutnya pengorbanan para pahlawan harus menjadi teladan untuk terus menjaga marwah lembaga, berinovasi, dan menjaga integritas.

“Menjaga integritas adalah bagian dari perjuangan kita hari ini. Jika para pahlawan berkorban dengan jiwa dan raga, maka kita berjuang dengan kejujuran, tanggung jawab, dan menjaga marwah Lembaga,”ucapnya.