The Best Gadgets to Make Your Life Easier and Fun

Maiores delectus maiores provident molestiae sit quo odit. Consequuntur omnis debitis at unde. Et eius tempore temporibus dolore voluptates quasi molestiae. Qui voluptatem quos laborum.

Omnis exercitationem ut sed. Earum tempora aspernatur porro molestiae. Molestiae quo nulla adipisci officiis maxime exercitationem sit. Quo vitae nemo sit praesentium est.

Ut omnis id rerum itaque fugit. Magnam hic aliquam at ad enim eos. Debitis similique rerum adipisci quibusdam.Quibusdam voluptatem voluptas ipsam ea sint beatae. Eos eum iusto beatae incidunt est. Aut dolorem ut mollitia eius sunt doloremque. Aut nam fugiat natus et aut non autem. Voluptatem accusantium tempore voluptatem illo. Ea suscipit asperiores et velit voluptatibus. Molestias natus est non cum nulla aut. Et eum temporibus provident et id. Eos porro quis consequuntur ut nisi doloremque. Qui et eveniet numquam incidunt enim. Debitis suscipit voluptas in ex. Cum eos illum in hic architecto aut vel praesentium. Eaque beatae ab excepturi qui vero doloribus nemo. Explicabo et esse voluptatem voluptatibus placeat.

How Emerging Innovations Are Shaping the Future

Dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Odio ac neque fermentum morbi. Aenean lectus eu, arcu, turpis. In massa eget sagittis, aliquet maecenas ac. Sed leo interdum aenean cras gravida vitae vel blandit. Venenatis, magna feugiat rhoncus est. Tincidunt lectus felis ut semper lacus augue platea arcu.

Sapien ante nisi, pellentesque magna aliquet imperdiet donec in eros. Fermentum, lacus ullamcorper at magna placerat dolor.

Suspendisse malesuada nunc pretium id faucibus a. Lobortis pellentesque facilisis risus habitant. Mollis adipiscing iaculis quam mi pellentesque consectetur. Sit diam eleifend risus eget commodo adipiscing. Amet, nibh morbi ut sed interdum pharetra tincidunt quisque. Viverra hac imperdiet diam posuere ac. Justo, sit tincidunt laoreet a placerat.

Image caption goes here

Rem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Odio ac neque fermentum morbi. Aenean lectus eu, arcu, turpis. In massa eget sagittis, aliquet maecenas ac. Sed leo interdum aenean cras gravida vitae vel blandit. Venenatis, magna feugiat rhoncus est.

Vel nisl, elementum viverra sodales euismod convallis nullam porttitor. Ligula enim nisi varius ultrices nunc aenean lorem eget. Feugiat orci risus sed consectetur sit purus aliquam. Urna, bibendum aliquet mi et, proin etiam vulputate.

Ursus commodo eget faucibus tellus. Eget netus nec magnis fermentum. Diam quam quam suspendisse vitae consequat phasellus non odio morbi bibendum odio libero.

Vel nisl, elementum viverra sodales euismod convallis nullam porttitor. Ligula enim nisi varius ultrices nunc aenean lorem eget. Feugiat orci risus sed consectetur sit purus aliquam. Urna, bibendum aliquet mi et, proin etiam vulputate.

Eget faucibus tellus. Eget netus nec magnis fermentum. Diam quam quam suspendisse vitae consequat phasellus non odio morbi bibendum odio libero.

Wearable Tech is reshaping personal fitness tracking

Eveniet qui distinctio et nobis. Aut dolores odio quo odit animi vero. Asperiores iusto beatae rem. Sint rem dolor neque nesciunt quisquam rerum.

Accusantium a id corrupti dolorem facere veniam. Temporibus blanditiis ut eveniet aut. Ut et accusantium vitae aspernatur pariatur ut a consequatur.

Laboriosam dignissimos minus ex provident ad laudantium mollitia. Et asperiores est laborum repellat minus pariatur accusantium. Ipsa doloribus aut deleniti et qui dolor sunt. Dicta dolores et dolores.Et deserunt voluptatum voluptatem repellendus. Ducimus et laudantium eos. Quis aut possimus aut rerum. Ipsa est aut quod alias. Praesentium numquam amet culpa quidem delectus eligendi et. Expedita quasi aut veniam nostrum. Accusamus provident placeat necessitatibus aut. Sed qui quaerat dolore non aut et. Enim vel distinctio asperiores. Dolorem nesciunt debitis quia aut dolores facere. Enim maiores aut ut quia. Dolor culpa neque qui ea. Et et repellendus nobis est repellat iure. Rerum dolore ratione officia porro explicabo. Ullam ut consequatur ut quas quia voluptatibus. Libero ex accusamus voluptatem quasi. Qui id nostrum a unde. Et aut quia nesciunt dolorum.

Hasbi Syamsu Ali Ajak KKSS Wujudkan Semangat “Sirui Menre Tessirui No’”

RADARLUWU,MAKASSAR – Koordinator Expo PSBM XXV dan Musyawarah Besar (Mubes) XII Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Ir. Hasbi Syamsu Ali, MM, mengajak seluruh anggota KKSS untuk menghidupkan kembali semangat “Sirui Menre Tessirui No’”, sebuah falsafah Bugis-Makassar yang bermakna “jika satu naik, yang lain tidak ditinggal”.

Ajakan tersebut disampaikan Hasbi menjelang pelaksanaan dua agenda besar KKSS, yakni Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) ke-25 dan Mubes KKSS XII, yang akan digelar pada 9–11 April 2025 di Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut Hasbi, nilai luhur ini harus menjadi prinsip kolektif dalam membangun solidaritas dan kemajuan bersama di tengah tantangan global saat ini.

“Prinsip ini bukan hanya soal empati, tapi komitmen aktif untuk memajukan sesama. Keberhasilan satu anggota harus membuka jalan bagi yang lain,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (7/4/2025).

Ia menekankan perlunya transformasi KKSS dari sekadar wadah silaturahmi menjadi organisasi sosial yang aktif mendorong pemberdayaan warga perantauan. Di antaranya melalui sistem pendataan, pemetaan sumber daya, hingga program peningkatan kapasitas (capacity building) bagi anggotanya.

“Setiap anggota adalah akar dari pohon besar yang sama. Jika satu akar menemukan air—yakni ilmu, pengalaman, atau peluang—maka air itu harus disalurkan agar seluruh pohon dapat tumbuh bersama,” tambahnya.

Hasbi juga menyoroti pentingnya aktualisasi nilai budaya Bugis-Makassar seperti siri’ na pesse, sumangeq, dan ininnawa dalam kehidupan nyata. Ia mendorong agar nilai-nilai tersebut tidak hanya dijadikan simbol budaya, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang mendukung kesejahteraan bersama.

Ajakan tersebut sekaligus menjadi refleksi menjelang Mubes KKSS ke-12. Hasbi berharap semangat “Sirui Menre Tessirui No’” bisa menjadi gerakan kolektif lintas generasi dan lintas wilayah dalam tubuh KKSS, terutama untuk mendorong pengembangan usaha, akses pendidikan, dan jejaring profesi.

“Kalau satu dari kita naik, maka semua ikut naik. Inilah makna tumbuh bersama yang ingin kita wujudkan lewat KKSS,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KKSS, Muchlis Patahna, mengungkapkan bahwa PSBM tahun ini akan kembali dibuka oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, M. Jusuf Kalla, yang dikenal sebagai mentor saudagar Bugis-Makassar.

“Lewat PSBM, kami ingin menggugah semangat wirausaha dan memperkuat kontribusi saudagar Bugis-Makassar untuk Sulawesi Selatan dan Indonesia,” jelas Muchlis.

Berdasarkan data panitia per Jumat (4/4/2025), lebih dari 1.600 peserta telah mendaftar. Jumlah tersebut diperkirakan akan menembus angka 2.000 peserta, yang terdiri dari saudagar, pengurus wilayah, kabupaten/kota, hingga ketua-ketua pilar KKSS dari berbagai daerah dan luar negeri.

PSBM yang rutin digelar pasca-Lebaran ini dikenal sebagai ajang silaturahmi dan kolaborasi strategis bagi para saudagar Bugis-Makassar. Selain membangun jejaring bisnis, agenda ini juga menjadi sarana kontribusi sosial terhadap daerah asal. (*)

Desak Utang, Pria Ini Nekat Rampok Toko Emas di Siang Bolong

RADARLUWU–Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur menggelar konferensi pers guna memaparkan perkembangan terbaru dalam penyelidikan kasus perampokan bersenjata yang terjadi di sebuah toko emas yang terletak di Dusun Ulasi, Desa Manurung, Kecamatan Malili. Kejadian ini menyedot perhatian publik karena pelaku berhasil membawa lari emas dalam jumlah besar.

Konferensi pers tersebut digelar di Aula Tribrata Polres Luwu Timur pada Senin, 7 April 2025. Acara ini dipimpin langsung oleh Wakapolres, Kompol Hajriadi, dengan didampingi Kepala Satuan Reserse Kriminal, IPTU A Fadhly Yusuf.

Dalam penjelasannya kepada awak media, IPTU Fadhly mengungkapkan bahwa aksi perampokan ini didasari oleh masalah ekonomi yang menjerat pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku diketahui memiliki utang yang harus dibayar setiap minggu dengan total mencapai sekitar Rp 20 juta.

“Pelaku terdesak oleh kondisi ekonomi. Dari pengakuannya, ia memiliki utang yang harus dicicil mingguan, dan jika dikalkulasikan, jumlahnya sekitar 20 juta rupiah,” ujar IPTU Fadhly.

Dalam aksinya, pelaku berhasil membawa kabur perhiasan emas berupa gelang dan cincin dengan berat total sekitar 162,8 gram. Kini, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian disertai kekerasan, atau sebagai alternatif dapat dikenai Pasal 363 ke-5 KUHP terkait pencurian dengan pemberatan.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 6 April 2025 sekitar pukul 14.02 WITA. Pelaku, yang berinisial NT alias AD (36), warga Desa Bangun Karya, Kecamatan Tomoni, tiba-tiba masuk ke dalam toko emas dan menghancurkan kaca etalase menggunakan palu.

Korban yang berada di dalam toko segera berteriak “PERAMPOK! PERAMPOK!” untuk menarik perhatian warga sekitar setelah mendengar suara kaca pecah. Pelaku sempat mencoba melarikan diri menggunakan sepeda motor, namun terjatuh saat berusaha menyalakan kendaraannya. Ia kemudian melarikan diri menuju arah Pasar Lakawali, namun kembali lagi untuk mengambil senjata dari dalam tas yang ditinggalkan di motornya.

Dengan senjata di tangan, pelaku mengancam korban dan seorang warga yang mencoba mendekat, sehingga keduanya mundur karena takut. Setelah itu, pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor menuju jalan poros Trans Malili-Wotu. Korban sempat melempar batu ke arah pelaku untuk menghentikan pelariannya, namun tidak mengenai sasaran.

Selama aksinya berlangsung, pelaku sempat membuka kaca helm yang dikenakannya, membuat wajahnya terlihat jelas oleh korban. Setelah kejadian, warga menemukan sebuah telepon genggam dan palu yang diyakini milik pelaku di lokasi kejadian. Melalui penyelidikan intensif, aparat kepolisian berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku, yang saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.