Arsip Tag: BKPSDM LUTIM

BKPSDM Luwu Timur: Proses Verifikasi CPNS Alami Penundaan Akibat Kendala Teknis

Radarluwu.com, LUWU TIMUR – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur, melalui pesan whatsapp Rosmiati Alwy, menyampaikan bahwa proses verifikasi administrasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Luwu Timur mengalami penundaan. Hal ini disebabkan oleh kendala teknis berupa gangguan jaringan yang menghambat proses verifikasi.

“Kami bermohon ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memperpanjang waktu verifikasi karena masih ada sekitar 1.000 lebih berkas yang belum terverifikasi akibat jaringan yang tidak bersahabat,” terang Rosmiati, Rabu (20/9/2024).

Namun, ia juga menambahkan bahwa proses verifikasi kini telah rampung. “Alhamdulillah, sudah selesai, semoga dalam satu atau dua hari ini bisa diumumkan,” lanjutnya.

Selain itu, Rosmiati juga mengungkapkan bahwa jika tidak ada kendala pada sistem “Srikandi” terkait Tanda Tangan Elektronik (TTE), pengumuman verifikasi administrasi diharapkan bisa dilakukan malam ini.

“In syaa Allah, jika Srikandi tidak macet terkait TTE, pengumuman verifikasi bisa dilakukan sebentar malam,, jika tidak besok akan diumumkan,” tutup Rosmiati.

Para peserta seleksi CPNS diharapkan untuk tetap bersabar dan terus memantau informasi resmi dari BKPSDM Luwu Timur terkait pengumuman lebih lanjut

Begini Penjelasan Kepala BKPSDM Luwu Timur Terkait Penerimaan CPNS dan PPPK

Radarluwu.com-Kepala BKPSDM Luwu Timur, Rosmiati Alwy, meluruskan kabar hoaks terkait penerimaan PPPK di Kabupaten Luwu Timur. Ia menegaskan bahwa informasi dalam selebaran tersebut tidak benar dan menyesatkan.

“Penerimaan tenaga honorer di Luwu Timur tetap melalui prosedur resmi, yaitu tes berbasis Computer Assisted Test (CAT), sama seperti seleksi CPNS. Saya sudah berkonsultasi dengan Bupati dan Wakil Bupati, dan mereka menegaskan bahwa selebaran itu dibuat oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” jelas Rosmiati pada Minggu (15/09/2024).

Ia menambahkan bahwa rekrutmen CPNS dan PPPK tahun 2024 di Luwu Timur mengikuti aturan Permenpan RB Nomor 6 Tahun 2024 tentang Pengadaan ASN dan Keputusan Menteri PAN-RB Nomor 347 Tahun 2024 tentang Mekanisme Seleksi PPPK.

Total formasi PPPK Luwu Timur sebanyak 2.293 orang, terdiri dari 521 guru, 429 tenaga kesehatan, dan 1.343 tenaga teknis.

Rosmiati juga menekankan bahwa seleksi CPNS terbuka untuk seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi syarat, tanpa memandang daerah asal. “Isu bahwa tenaga honorer atau keluarganya merasa tidak dilibatkan adalah salah. Semua tenaga honorer, termasuk guru, tenaga kesehatan, dan teknis di Luwu Timur, masih memiliki kesempatan untuk mendaftar sebagai PPPK pada tahun 2024,” ujarnya.

Ia mengimbau tenaga honorer dan keluarga mereka agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak valid, dan mengajak masyarakat untuk berkomunikasi langsung dengan BKPSDM jika ada pertanyaan terkait pengangkatan CPNS dan PPPK.

“Kami berharap semua pihak tetap tenang dan menunggu informasi resmi. Jangan sampai termakan oleh berita palsu yang disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.

Oleh karena itu, selebaran yang menyebut adanya penerimaan tanpa tes dinyatakan sebagai hoaks, dan seluruh proses rekrutmen ASN di Luwu Timur akan tetap mengikuti aturan pemerintah pusat.