Arsip Tag: DIA

Jubir DIA Sebut Nomor 1 Diidamkan Semua Orang

Radarluwu.com, MAKASSAR – Pasangan Moh Ramadan Danny Pomanto dan Azhar Arsyad (DiA) mendapat 1 dalam penetapan nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Juru Bicara Danny-Azhar, Asri Tadda menyampaikan rasa syukurnya karena nomor urut 1 selalu diidamkan oleh banyak orang. Bahkan, nyaris tidak ada yang menolak menjadi yang pertama.

“Alhamdulillah pasangan DIA mendapatkan nomor urut 1. Jadi 1 itu nomor urut yang diidamkan hampir oleh semua orang, siapa yang tidak mau jadi nomor satu?” ucap Asri usai di Hotel Claro usai Penetapan Nomor Urut Calon Gubernur.

“Angka 1 juga istimewa bagi kaum perempuan, karena tidak pernah ada dalam kamus perempuan mau diduakan. Semuanya ingin tetap satu saja, sehidup semati,” tambahnya sembari tersenyum.

Asri mengatakan, nomor urut pasangan Danny-Azhar pada Pilgub Sulsel merupakan bagian dari takdir Tuhan. Tinggal upaya untuk menyatukan warga Sulsel memenangkan nomor urut 1 di Pilgub nanti.

“Jadi kita bersyukur dapat nomor umur 1, Tuhan sudah takdirkan inshaallah dengan nomor urut satu kita akan mengajak seluruh warga Sulsel bersatu bersama dengan DIA kita akan majukan daerah ini lebih baik untuk semuanya,” jelasnya.

Sementara Ketua KPU Sulsel Hasbullah mengatakan, pada hari Senin tanggal 23 bulan September tahun 2024 bertempat di Makassar KPU Provinsi Sulawesi Selatan telah melakukan pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

“Mohammad Ramadhan Danny Pomanto dan Azhar Arsyad mendapatkan nomor urut 1, Pasangan Andi Sudirman Sulaiman -Fatmawati Rusdi mendapatkan nomor 2,” ucapnya. (*)

Jika Nakhodai Sulsel, Begini Cara Danny – Azhar Membangun Desa

Radarluwu.com, MAKASSAR-Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Azhar Arsyad (DiA) benar-benar siap menahkodai Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal tersebut tergambar dari sejumlah program strategis yang telah mereka siapkan untuk memastikan Sulsel bisa lebih baik dari sebelumnya. Salah satunya adalah pada upayanya membangun desa yang berdaya saing.

Juru Bicara Danny – Azhar, Asri Tadda dalam keterangannya mengatakan, pasangan DiA berkomitmen untuk tidak akan membiarkan desa berjuang sendiri.

“Danny – Azhar ingin membangun desa dengan pendekatan yang lebih prospektif berbasis pada kekayaan dan kearifan lokal, dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan inovasi program,” kata Asri di Makassar, Selasa (17/09/2024).

Dijelaskannya, Danny – Azhar bakal membangun desa yang ‘Sombere dan Smart’. Konsep ini terinspirasi dari ‘Sombere and Smart City’ yang telah diterapkan oleh Danny Pomanto sebagai Wali Kota Makassar dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan menggabungkan konsep Sombere dan Smart, kata Asri, pasangan Danny – Azhar membangun desa yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga tetap menjaga nilai-nilai budaya dan sosial masyarakatnya.

“Tentu dengan pemanfaatan teknologi dan internet. Karena itu, DiA bakal menyediakan jaringan internet gratis di desa-desa dan daerah pulau menggunakan layanan Starlink,” jelas Asri.

Dengan penguasaan teknologi informasi, desa bisa mengambil peran yang lebih aktif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang pasar yang lebih kompetitif.

“Untuk mendukung program Sombere dan Smart Desa, Danny – Azhar bakal menggelontorkan bantuan keuangan minimal 200 juta per tahun untuk tiap desa,” beber Asri.

Selain itu, Danny – Azhar juga ingin mewujudkan program di mana pada satu desa minimal ada satu komoditi unggulan dan satu produk yang bisa dipasarkan ke luar.

“Ini jelas akan membangkitkan perekonomian lokal. Danny – Azhar juga akan menciptakan dan memperkuat ekosistem ketahanan ekonomi dengan menjadikan pemerintah sebagai pembeli pertama untuk semua produk petani dan nelayan di desa,” ujar Asri.

Komitmen Danny – Azhar yang akan lebih fokus pada sektor pertanian dan maritim sesuai dengan visi besar yang hendak diusungnya, yakni menjadikan Sulsel sebagai lumbung pangan dunia (Global Food Hub).

“Potensi luar biasa pada sektor pertanian dan maritim di Sulsel menjadi modal sangat memadai mewujudkan visi besar tersebut. Dan pada gilirannya semua itu akan lebih banyak bertumpu pada desa, pesisir dan daerah pulau,” Asri memaparkan.

Lain lagi pada bidang pendidikan. Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di desa-desa, pasangan Danny – Azhar akan mengalokasikan sebanyak 2.200 bantuan biaya pendidikan bagi anak desa berprestasi.

“Insya Allah setiap tahun, akan ada beasiswa yang diberikan kepada 2.200 anak-anak berprestasi dari desa di Sulawesi Selatan. Dengan cara ini, kita bisa menggenjot peningkatan kualitas SDM dari desa sehingga pada akhirnya bisa lebih siap bekerja atau malah menciptakan lapangan kerja sendiri,” terang Asri.

Sementara di bidang kesehatan, Danny – Azhar akan menyediakan stasiun pelayanan kesehatan mobile untuk mendukung terwujudnya desa sehat di Sulawesi Selatan.

“Danny – Azhar akan siapkan 303 stasiun pelayanan kesehatan yang sifatnya mobile, menjangkau setiap desa yang ada di Sulsel, memberi pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan,” ujar Asri.

Komitmen pasangan Danny Pomanto – Azhar Arsyad untuk membawa Sulawesi Selatan menjadi lebih baik bukanlah isapan jempol semata.

Figur Danny sebagai Wali Kota Makassar dua periode, telah terbukti mampu mewujudkan sejumlah program unggulan khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik dan peningkatan perekonomian warga.

Aneka prestasi Danny selama menahkodai Kota Makassar pun telah diganjar dengan ratusan penghargaan dan apresiasi dari tingkat nasional hingga dunia internasional.

“Jadi dengan dukungan kita semua, Danny – Azhar akan membawa Sulsel jadi lebih baik. Kinerja dan pengalaman Danny yang visioner, dipadu dengan figur Azhar Arsyad yang sangat matang secara sosio-politik dan kultural, jadi kombinasi matang untuk Sulsel,” terang Asri.

“Jika pasangan Danny – Azhar yang memimpin Sulsel, maka yakin saja, Insya Allah desa bisa tumbuh dan berkembang jauh lebih baik dari saat ini. Selain itu masih banyak program-program unggulan lain yang juga tak kalah menarik. Karena itu, mari kita bantu menangkan pasangan ini di Pilgub mendatang,” ajak Asri. (*)

Totalitas Dukung Danny – Azhar, Relawan Nurdin Abdullah Mulai Konsolidasikan Kekuatan

Radarluwu.com, MAKASSAR – Dukungan masyarakat kepada pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Danny Pomanto – Azhar Arsyad (DiA), terus mengalir.

Termasuk dari para relawan mantan Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah (NA) yang belakangan santer dikabarkan merapat ke DiA.

Pada Sabtu (14/09), mereka secara resmi mendeklarasikan dukungan kepada DiA dan membentuk organisasi bernama ‘Sahabat Prof NA untuk Danny Pomanto’, disingkat SPDP.

Diketuai oleh Iwan Rosady, SPDP kini mulai bergerak mengkonsolidasikan kekuatan di seluruh Sulsel untuk memenangkan DiA pada Pilgub mendatang.

“Jadi secara resmi kami sudah menyampaikan dukungan langsung ke Pak Cagub Danny Pomanto pada Sabtu (14/09). Insya Allah SPDP akan bergerak maksimal membantu pemenangan DiA di Pilgub nanti,” kata Iwan Rosady di Makassar, Senin (16/09/2024).

Dijelaskannya, para relawan mantan Gubernur Prof Nurdin Abdullah memandang, pasangan Danny – Azhar dipercaya dapat meneruskan kembali program-program strategis dari NA yang mandek di era Andi Sudirman Sulaiman.

“Saat bertemu Pak Danny, kami sudah sampaikan hal tersebut dan memang, beliau sangat respek dengan agenda-agenda Prof NA sebelumnya. Komunikasi Pak Danny juga ternyata sangat bagus dengan Prof NA,” ungkap Iwan.

Diungkapkan Iwan, relawan Prof NA tersebar merata di seluruh Kabupaten dan Kota se-Sulawesi Selatan. Militansi mereka pun masih sangat tinggi untuk memperjuangkan agenda perubahan dan perbaikan di Sulsel.

“(Relawan) Prof NA ada di setiap daerah di Sulsel, dengan komitmen yang besar untuk memperjuangkan perubahan dan perbaikan bersama Danny – Azhar. Sekarang kami mulai konsolidasikan kekuatan, berjuang dan menang bersama, seperti dulu bersama Prof NA,” beber Iwan.

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Danny – Azhar, Asri Tadda menyambut gembira bergabungnya relawan Nurdin Abdullah ke barisan pemenangan DiA.

“Alhamdulillah. Ini tentu tanda-tanda baik bagi pasangan Danny – Azhar. Kami percaya, relawan NA sangat militan dan tersebar merata di seluruh Sulsel,” kata Asri, Senin (16/09).

Dijelaskan Asri, dukungan relawan NA dengan nama SPDP menjadi bukti bahwa masyarakat kini bisa melihat dengan jelas siapa yang bisa diharapkan membawa perubahan dan perbaikan di Sulsel.

“Dukungan relawan NA ini juga jadi bukti bahwa pasangan DiA adalah representasi perubahan dan perbaikan di Sulsel. Kalau mau Sulsel lebih baik, mari kita bersama-sama memenangkan Danny – Azhar di Pilgub nanti,” jelas Asri.

Karena itu, Asri mengajak kepada seluruh masyarakat di Sulawesi Selatan untuk saatnya cerdas menilai dan memilah calon pemimpin di daerah ini.

“Lihat rekam jejak, termasuk jejak digital Palson yang ada. Pelajari visi misinya, termasuk prestasi yang sudah diperoleh sebelumnya. Lihat pengalamannya di birokrasi. Saya kira akan kelihatan, DiA lebih baik untuk memimpin Sulsel,” tukas Asri yang juga Ketua Relawan Perubahan Sulsel (RPS). (*)