Arsip Tag: Digital

Luwu Timur — Inovasi di dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh SMP Negeri 2 Malili. Sekolah ini menjadi yang pertama di Kabupaten Luwu Timur yang menghadirkan fasilitas ruang podcast untuk kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ruang podcast tersebut dirancang sebagai sarana kreatif bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, literasi digital, serta keterampilan berbicara di depan publik. Dengan dukungan peralatan seperti mikrofon, mixer audio, dan perangkat rekaman, siswa kini dapat memproduksi konten edukatif maupun inspiratif secara mandiri.

Hj. Darmawati,S.Pd.,M.Pd Selaku Kepala sekolah SMP Negeri 2 Malili menyampaikan bahwa kehadiran ruang podcast ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.

“Kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan ide, gagasan, dan kreativitas mereka melalui media yang dekat dengan generasi saat ini,” ujarnya.

Program ini juga mendapat sambutan positif dari para siswa. Mereka mengaku antusias karena dapat belajar hal baru seperti teknik berbicara, penyusunan naskah, hingga proses editing audio. Selain itu, podcast yang dihasilkan rencananya akan dipublikasikan melalui berbagai platform digital sebagai media informasi sekolah.

Dengan hadirnya fasilitas ini, SMP Negeri 2 Malili diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Luwu Timur untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi peserta didik di era digital.

Radarluwu, Malili, Bawaslu Kabupaten Luwu Timur meluncurkan Podcast “Bawaslu Mangkalinga” sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan pendidikan pengawasan partisipatif di era digital.

“Podcast ini adalah salah satu strategi Bawaslu untuk memperkuat dan memperluas pendidikan pengawasan partisipatif. Dimasa non tahapan, kami ingin memastikan penguatan pengawasan partisipatif tetap berjalan dan bisa dijangkau oleh seluruh segmen masyarakat,”jelas Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari.

“Diberi nama Mangkalinga dalam bahasa lokal yang berarti mendengarkan, podcast ini akan dijadikan ruang untuk memberikan masukan kepada Bawaslu,” lanjutnya.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Sulkifli menambahkan bahwa Bawaslu Luwu Timur terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Bawaslu kedepan akan lebih banyak mendengar dan podcast ini akan dikolaborasikan dengan seluruh stakeholder. Kami ingin Bawaslu menjadi ruang informasi, ruang pengetahuan, ruang pendidikan, dan ruang konten yang bisa diakses masyarakat luas,” ujarnya.

Di tengah masa non tahapan sambung Sulkifli, Bawaslu tetap dituntut menjaga kepercayaan publik. Melalui podcast ini, berbagai informasi dan kegiatan Bawaslu bisa tersampaikan dengan lebih terbuka.

Acara launching yang digelar di kantor Bawaslu Luwu Timur pada Rabu (22/10/2025) ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari, disaksikan oleh anggota Bawaslu Sulkifli dan Sukmawati Suaib, Kepala Sekretariat Lenny Thalib, Kasubbag Administrasi Dedi Sutaryo, Anggota KPU Indrawanto Paningaran, Kasubbag KPU Ismail serta insan pers.

Usai launching, Anggota KPU Luwu Timur Indrawanto Paningaran berkesempatan menjadi narasumber pertama dalam episode perdana Podcast Bawaslu Mangkalinga.

MAKASSAR — Mapparenta Media Group terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan dan kemandirian media lokal di Indonesia. Melalui semangat “Dari Lokal untuk Lokal,” grup media yang digagas oleh Iwan Mapparenta, seorang penggiat media dengan pengalaman lebih dari dua dekade kini menjadi wadah kolaborasi bagi puluhan media daerah untuk berkembang bersama di era digital.

Program ini dirancang untuk memberikan dukungan menyeluruh, mulai dari penyediaan hosting dan domain gratis, maintenance situs, hingga optimasi SEO yang membuat media lokal mampu bersaing di halaman utama mesin pencarian.

Beberapa media yang telah bergabung menjadi bagian dari Mapparenta Media Group di antaranya: fobiz.id, bonepos.com, jurnalpost.com, kabarta.id, suaratimur.com, teraskota.info, matasulsel.id, zonainspirasi.id, infodaengappa.id, radarluwu.com, bangsaku.co, serta beberapa media lokal lainnya yang tersebar di berbagai daerah.

“Kami ingin membangun kekuatan media dari akar rumput. Karena suara media lokal adalah denyut kehidupan masyarakat yang sering kali luput dari sorotan nasional,” ujar Iwan Mapparenta, pendiri Mapparenta Media Group, di ruang redaksi fobiz.id, Rabu (15/10).

Bantuan Nyata untuk Media Lokal

Adapun bentuk dukungan yang diberikan Mapparenta Media Group sangat beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pemilik media.
Untuk media yang baru ingin memulai bisnis digital, Mapparenta Media Group menyediakan dan memberikan secara gratis hosting serta domain agar mereka bisa langsung memiliki situs profesional tanpa beban biaya awal.

Sementara bagi media yang sudah berjalan namun menghadapi kendala dalam pembayaran hosting, Mapparenta Media Group menawarkan dua pilihan solusi:

1. Dibantu pembayaran hosting oleh pihak Mapparenta Media Group, atau

2. Memindahkan hosting ke server milik Mapparenta Media Group dengan kapasitas tak terbatas — tanpa pungutan biaya sepeserpun.

“Kami paham tidak semua media punya kemampuan finansial yang sama. Tapi semangatnya sama: ingin tetap hidup dan memberi informasi. Karena itu kami hadir bukan untuk mengambil, tapi memberi ruang dan dukungan,” tambah Iwan Mapparenta.

Tidak Campur Tangan dalam Manajemen dan Keredaksian

Terkait manajemen perusahaan dan keredaksian, Iwan Mapparenta menegaskan bahwa Mapparenta Media Group tidak akan ikut campur atau terlibat langsung dalam pengelolaan internal setiap media.
Ia menilai, setiap media memiliki identitas, karakter, dan arah redaksi masing-masing yang harus tetap dijaga secara independen.

Namun, Iwan tidak menutup kemungkinan bahwa ke depan akan dilakukan kolaborasi strategis dan berbagi ide dalam pengembangan bisnis, termasuk peningkatan profesionalisme dan keberlanjutan usaha media lokal di era digital.

“Kami menghormati kemandirian setiap media. Tapi bisnis harus tetap dimaksimalkan agar bisa terus berkembang,” tegasnya.

Ajak Media Lain Bergabung

Iwan Mapparenta juga mengatakan, bagi pemilik media lainnya yang ingin menjadi bagian dari Mapparenta Media Group, dapat berkonsultasi langsung dengan pemilik media yang menerbitkan berita ini.
Langkah ini dimaksudkan agar setiap calon mitra mendapatkan pemahaman utuh tentang pola kerja sama, manfaat, serta sistem pendampingan yang diberikan oleh Mapparenta Media Group.

“Kami terbuka untuk siapa saja. Silakan hubungi langsung media ini untuk berdiskusi. Kami ingin tumbuh bersama, bukan bersaing,” ujarnya.

Perkuat Ekosistem Digital Media Lokal

Hingga kini, program kolaborasi ini telah membantu berbagai media daerah bertahan dan bahkan berkembang di tengah arus digitalisasi. Melalui pelatihan rutin, pendampingan teknis, serta dukungan infrastruktur, Mapparenta Media Group berharap lahir generasi baru media lokal yang kuat, profesional, dan berintegritas.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa di tengah dominasi media besar, semangat kolaborasi, kebersamaan, dan gotong royong masih menjadi fondasi utama kemajuan pers daerah. (*)
[16/10, 08.38] IWAN MAPPARENTA: *Bolehlah dibantu promosi supaya cepat berkembang*