Arsip Tag: Dinas Perikanan

Luwu Timur – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan sosial dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat sekaligus melaksanakan buka puasa bersama pada Jumat (13/03/2026).

Kegiatan berbagi sembako tersebut dilaksanakan di Desa Wewangriu, Kecamatan Malili. Puluhan paket sembako dibagikan kepada para lansia serta masyarakat kurang mampu yang berada di sekitar wilayah tersebut.

 

Ketua DWP Dinas Perikanan Luwu Timur, Andi Indrawati Adnan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara pengurus DWP dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, pembagian sembako kami fokuskan di sekitar perkantoran Dinas Perikanan dengan menyasar para lansia dan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan oleh DWP Dinas Perikanan untuk memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.

“Ini juga menjadi momentum bagi kami untuk menjalin silaturahmi, baik dengan masyarakat maupun sesama anggota DWP Dinas Perikanan,” tambahnya.

Setelah kegiatan berbagi sembako, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang berlangsung di Aula Dinas Perikanan Luwu Timur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perikanan, para pengurus DWP, pejabat lingkup Dinas Perikanan, serta seluruh staf yang ikut meramaikan suasana kebersamaan di bulan Ramadan.

Radarluwu.com. Luwu Timur — Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menyerahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan kepada kelompok nelayan di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Kamis (18/12/2025).

Bantuan yang diserahkan kepada tiga kelompok Nelayan yakni Barakkuda, Samaturu, dan Batara Guru ini merupakan inisiasi dari Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Wabup Puspawati menyampaikan bahwa sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja. Ia menilai nelayan masih menghadapi kendala keterbatasan sarana produksi yang berdampak pada hasil tangkapan.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan, lanjutnya, terus menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui pemberian bantuan sarana penangkapan ikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian nelayan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur, Andi Wija Hasan, mengatakan bantuan ini bertujuan meningkatkan hasil dan pendapatan nelayan. Dinas Perikanan, kata dia, akan melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi agar pemanfaatan bantuan berjalan optimal.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 23 unit mesin perahu, 24 unit as perahu, 23 unit jaring, 4 unit baling-baling, 10 buah life jacket, 10 senter, 10 lampu kilat, 18 jerigen oli mesin diesel, jaring katrol, serta gearbox mesin.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bidang Perikanan Tangkap Padli, Kepala Bidang Perikanan Budidaya Muh. Syahri, Kepala Bidang Diversifikasi Perikanan Ilaikal Masir, Sekretaris Desa Baruga, penyuluh perikanan, serta ketua dan anggota kelompok nelayan.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan menggelar Sosialisasi Program Pengelolaan Perikanan Budidaya dan Pemberdayaan Petani Pembudidaya Ikan di Bangsal TPI Wotu, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, didampingi Kepala Dinas Perikanan Alimuddin Nasir. Turut hadir anggota DPRD Lutim, Camat Wotu, para kepala desa, penyuluh perikanan KKP RI, kelompok pembudidaya ikan, serta narasumber dari berbagai instansi, termasuk Dekan Fakultas Perikanan UNANDA Dr. Jurniati dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Malili, Muhlis.

Dalam sambutannya, Wabup Puspawati menegaskan bahwa sektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan ketahanan pangan. Ia menyebutkan bahwa pengelolaan dan pemberdayaan pembudidaya ikan menjadi fokus pemerintah daerah dalam mewujudkan visi “Luwu Timur Juara, Maju dan Sejahtera.”

Puspawati menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan mengoptimalkan bantuan sarana prasarana bagi pembudidaya ikan, meningkatkan hasil produksi melalui pencegahan penyakit pada ikan dan rumput laut, serta memperpanjang daya tahan sarana produksi.

“Pastikan program ini sampai ke sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mari kita wujudkan Luwu Timur sebagai lumbung ikan budidaya yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Puspawati.

Kegiatan ini juga mencakup dua sub kegiatan utama, yaitu pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan budidaya di tingkat kabupaten/kota, serta pendampingan akses ilmu pengetahuan, teknologi, dan pelatihan bagi para pembudidaya ikan.

RadarluwuCom, Wotu, Luwu Timur – Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur melalui Bidang Perikanan Tangkap melaksanakan kegiatan pendataan sekaligus penandaan jerigen milik nelayan di Kecamatan Wotu, Jumat (15/8/2025).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran serta mempermudah proses pengawasan di lapangan.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Padli, bersama tim turun langsung melakukan pencatatan, verifikasi, dan pemberian tanda khusus pada jerigen yang digunakan nelayan sebagai wadah BBM. Menurutnya, upaya tersebut merupakan langkah preventif guna mencegah potensi penyalahgunaan subsidi.

“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak. Melalui penandaan jerigen, pihak SPBU dapat lebih mudah melakukan verifikasi ketika nelayan mengajukan pengisian,” jelas Padli.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para nelayan. Mereka datang membawa jerigen masing-masing untuk dicatat dan diberi tanda resmi. Sejumlah nelayan menyampaikan bahwa program ini memberi kepastian dan rasa aman karena hak mereka dalam memperoleh BBM bersubsidi lebih terjamin.

Dukungan juga datang dari pihak pengelola SPBU Wotu. Manajer SPBU, Fahlevi Syam, menilai mekanisme penandaan jerigen sangat membantu pihaknya dalam memberikan pelayanan yang lebih akurat.

“Ini merupakan langkah yang sangat baik. Kami akan melayani nelayan yang telah mengantongi rekomendasi resmi dari Dinas Perikanan serta jerigen yang sudah ditandai. Dengan demikian, distribusi BBM bersubsidi menjadi lebih teratur dan tidak menimbulkan kerancuan,” ujarnya.

RadarLuwu, LUTIM –Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menghadiri secara langsung kegiatan penebaran bibit rumput laut Gracilaria yang dilaksanakan di Desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, Senin (2/6).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan kampung perikanan budidaya yang digagas oleh Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran 2025.

Penebaran bibit ini merupakan kegiatan percontohan dan pendampingan demplot budidaya polikultur, yaitu budidaya kombinasi antara rumput laut Gracilaria dan ikan bandeng, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat pesisir.

Wabup Puspawati menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini serta mendorong keberlanjutan usaha perikanan berbasis masyarakat. Ia juga mengapresiasi peran aktif Koperasi Merah Putih yang turut serta dalam pengembangan sektor perikanan di wilayah tersebut.

“Budidaya rumput laut ini merupakan salah satu potensi besar yang bisa terus dikembangkan di Luwu Timur. Kami sangat mendukung upaya pemberdayaan masyarakat melalui koperasi, khususnya di bidang perikanan,” ujar Wabup Puspawati.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas Perikanan, penyuluh perikanan, aparat desa, kelompok pembudidaya, serta masyarakat sekitar yang antusias menyambut inisiatif ini sebagai langkah maju dalam pembangunan ekonomi lokal.

Dengan adanya program ini, diharapkan Desa Lakawali Pantai dapat menjadi percontohan kampung perikanan budidaya yang maju dan sejahtera di Kabupaten Luwu Timur.