Arsip Tag: Dinas Pertanian

LUWU TIMUR — Komisi II DPRD Kabupaten Luwu Timur menunjukkan sikap tegas dalam membela kepentingan petani kelapa sawit. Hal itu terlihat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pertanian dan kelompok tani pengusul program Sarana dan Prasarana (Sarpras) Kelapa Sawit, Senin (6/10/2025).

RDP tersebut berujung pada penolakan upaya pengembalian berkas dan desakan agar Direktorat Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Kementerian Pertanian melanjutkan proses verifikasi lapangan.

Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dinilai tidak mampu memberikan penjelasan logis terkait dugaan pelanggaran aturan dalam proses verifikasi administrasi yang sebelumnya telah disetujui pemerintah pusat. Kondisi ini memicu reaksi keras dari sejumlah anggota Komisi II.

“Berarti tim verifikasi awal itu bodoh,” tegas Andi Surono dalam rapat.
Sementara itu, anggota Komisi II lainnya, Wahidin Wahid, turut menyindir penjelasan Kabid Perkebunan terkait perubahan tim verifikasi dan dimulainya kembali proses dari awal. “Kalau juknisnya tidak berubah, itu alasan yang mengada-ada. Itu namanya membodoh-bodohi petani!” ujarnya dengan nada tinggi.

Anggota Komisi II lainnya, Siddiq BM, juga menyoroti sikap pemerintah daerah yang dinilai tidak mendukung upaya kelompok tani. “Mereka cari sendiri anggarannya di pusat, lalu kenapa pemerintah daerah terkesan mau menghalangi itu? Harusnya dibantu supaya lancar,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Komisi II DPRD Luwu Timur menyepakati empat poin kesimpulan, termasuk langkah koordinasi dan konsultasi ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta kunjungan kerja (kunker) ke Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI.

Dengan demikian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur kini berada dalam pengawasan ketat Komisi II DPRD untuk memastikan program Sarpras Kelapa Sawit berjalan sesuai aturan dan berpihak kepada petani.

Radarluwu, Luwu Timur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menyalurkan bantuan pangan dalam bentuk beras melalui Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Penyaluran ini secara resmi dilepas oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, yang berlangsung di Gudang Bulog Divre Maleku, Kecamatan Mangkutana, Selasa (22/07/2025).

Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Irwan sebagai simbol dimulainya proses distribusi beras ke seluruh wilayah kecamatan.

Program yang digagas oleh pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan pangan masyarakat, menjaga stabilitas harga pasar, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan program ini, mulai dari pendataan, pengemasan, hingga distribusi bantuan ke masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Perum Bulog atas kolaborasi yang telah terjalin dalam menyukseskan program tersebut.

“Terima kasih atas sinergi semua pihak, khususnya Bulog. Program nasional ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kita,” ungkap Bupati Irwan.

Ia menambahkan bahwa bantuan beras sebanyak 10 kilogram per keluarga ini merupakan alokasi untuk dua bulan, yaitu Juni dan Juli 2025. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 16.040 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 11 kecamatan.

“Program ini akan terus berlanjut. Kuncinya adalah sinergi antara pemerintah daerah, pihak kecamatan, hingga Bulog agar ketahanan pangan tetap terjaga,” lanjutnya.

Bupati juga berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan, serta menjadi penopang sementara dalam memenuhi kebutuhan pokok harian. Ia menegaskan komitmen Pemkab Luwu Timur dalam membangun sistem ketahanan pangan yang kuat melalui penguatan produksi pertanian lokal, stabilisasi harga, serta pengelolaan cadangan pangan.

Di tempat yang sama, Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Palopo, Viona Cheria, menyampaikan pentingnya menjaga sinergitas semua pihak dalam pelaksanaan program ini.

“Sinergi yang sudah terbangun perlu terus dijaga agar tujuan program ini benar-benar tercapai dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Viona.

Ia juga menambahkan bahwa distribusi ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan di Luwu Timur.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan Masdin, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Alamsyah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lutim Amrullah Rasyid, pimpinan OPD, camat, perwakilan Perum Bulog, para kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, penyuluh pertanian, serta warga penerima bantuan.

Program ini diharapkan dapat terus berkesinambungan demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Batara Guru.