Arsip Tag: Lutim

WOTU – Keberhasilan budidaya rumput laut kini tidak lagi diukur dari banyaknya hasil panen. Di tengah tantangan perubahan lingkungan dan meningkatnya tuntutan pasar terhadap produk berkualitas, pembudidaya didorong menerapkan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) sebagai standar untuk menjaga produktivitas sekaligus memastikan usaha budidaya tetap berkelanjutan.

Komitmen tersebut menjadi fokus Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur melalui sosialisasi bertajuk “Penerapan CBIB Rumput Laut Katonik untuk Keberlanjutan Usaha Budidaya” yang digelar di Aula Kantor Camat Wotu, Selasa (23/6).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Balai Budidaya Perikanan Air Payau zkementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Takalar, Ilham, dan diikuti para pembudidaya rumput laut, Asisten III Setdakab Luwu Timur Askar, penyuluh perikanan, Kabid budidaya Syahrir, kepala desa, serta jajaran Dinas Perikanan.

Mewakili Bupati Luwu Timur, Asisten III Askar saat membuka kegiatan mengajak seluruh pembudidaya menjadikan CBIB sebagai budaya dalam menjalankan usaha budidaya rumput laut.

“Mari kita jadikan penerapan CBIB sebagai budaya dalam budidaya rumput laut, bukan sekadar memenuhi standar, tetapi sebagai langkah nyata menjaga kualitas produk, melestarikan lingkungan pesisir, dan meningkatkan kesejahteraan pembudidaya. Dengan sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan masyarakat, saya yakin sektor budidaya rumput laut di Luwu Timur akan semakin maju, berdaya saing, dan menjadi penopang terwujudnya Luwu Timur Maju dan Sejahtera,” ujarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai penerapan CBIB secara menyeluruh, mulai dari pemilihan lokasi budidaya, penggunaan bibit unggul, teknik pemeliharaan,
pengendalian hama dan penyakit, hingga penanganan pascapanen. Penerapan standar tersebut diyakini mampu meningkatkan mutu hasil panen sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pesisir.

Selain meningkatkan produktivitas, penerapan CBIB juga diharapkan mampu memperkuat daya saing rumput laut asal Luwu Timur di pasar yang semakin menuntut produk berkualitas, aman, dan memiliki sistem ketertelusuran (traceability).

Setelah penyampaian materi di aula, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi budidaya rumput laut di lapangan. Pada sesi ini, para peserta tidak hanya melihat langsung penerapan prinsip-prinsip CBIB, tetapi juga mengikuti praktik budidaya yang benar, mulai dari pemeriksaan kondisi lokasi, teknik penanaman, pemeliharaan, hingga identifikasi potensi hama dan penyakit.

Pendekatan praktik lapangan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman pembudidaya sehingga materi yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kegiatan budidaya sehari-hari

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap para pembudidaya tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga membangun sistem budidaya yang ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan, sehingga sektor rumput laut tetap menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat pesisir.

CPPPK dan CPNS Luwu Timur Akan Mulai Terima Gaji pada Juli 2025

RADARLUWU, Lutim,17 APRIL 2025 –Kabar baik datang bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 dan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) tahap 1 di Kabupaten Luwu Timur. Melalui rapat dengar pendapat yang digelar di ruang rapat Komisi I DPRD Luwu Timur, dipastikan bahwa para CPNS dan CPPPK akan mulai menerima gaji pada bulan Juli 2025.

Ketua Komisi I DPRD Luwu Timur, Sukman Saddike bilang jika anggaran memang ada dan telah siap, maka proses pengangkatan sebaiknya dipercepat.

“Kalau anggarannya ada dan siap, tidak ada alasan untuk menunda. Lebih baik proses ini segera dilaksanakan agar hak para CPNS dan CPPPK terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu perwakilan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), iksan, kabar gembira pun datang. Ia menyampaikan bahwa dana untuk membayar gaji CPNS dan PPPK sudah siap, dan cukup untuk 6 bulan ke depan, terhitung mulai Juli sampai Desember 2025.

Menanggapi hal diatas pihak BKPSDM, andi Irfan menjelaskan bahwa percepatan pengangkatan CPNS dan CPPPK memang sangat bergantung pada kesiapan anggaran. Namun, apabila dana sudah siap dan tidak ada kendala teknis yang disampaikan oelh BKAD, maka kami siap mempercepat seluruh proses administrasi.

“Kami hanya menunggu kepastian dari sisi keuangan. Kalau dana sudah siap, kami akan segera menindaklanjuti,” ujar perwakilan BKPSDM.

RDP tersebut dihadiri oleh perwakilan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Keuangan, serta perwakilan Aliansi CPNS dan PPPK.

Heboh! Plasenta Ditemukan Terkubur di Perumahan Pontada, Sudah Dipenuhi Belatung!

RADARLUWU,Luwu Timur, 09 April 2025 – Warga Perumahan Pontada, Kelurahan Magani, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, digegerkan oleh penemuan plasenta (ari-ari) tanpa janin pada Rabu sore (9/4), sekitar pukul 16.00 WITA.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Sdr. MUHLIS, salah satu warga setempat, yang melihat adanya galian kecil dan bungkusan mencurigakan di samping rumahnya, yang juga berdekatan dengan tempat tinggal seorang dokter, dr. Randy. Keduanya kemudian membuka bungkusan tersebut dan mendapati isinya diduga kuat merupakan plasenta.

Pihak Unit Reskrim Polsek Nuha yang menerima laporan dari security HSU langsung mendatangi lokasi dan mengamankan barang bukti tersebut untuk diperiksa lebih lanjut di RS. Primaya PT. Vale Indonesia Tbk.

Dokter RS Primaya, dr. Novad Arianto, bersama tim medis, mengonfirmasi bahwa isi bungkusan tersebut adalah plasenta lengkap dengan tali pusar. Namun, kondisi plasenta telah membusuk dan dipenuhi ulat belatung, menandakan sudah lama terurai di lokasi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pemilik plasenta tersebut.