Arsip Tag: Pangan

Radarluwu.cpm — Sebanyak 20 hektare lahan kurang produktif di lima desa Kecamatan Malili kini mulai disulap menjadi sentra jagung produktif. PT Citra Lampia Mandiri (PT CLM) resmi memulai Program Pangan Berkelanjutan dengan target produksi hingga 6 ton per hektare.

Penanaman jagung perdana dilaksanakan di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini disaksikan langsung oleh Manager Eksternal PT CLM, Fauzi, didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian, Darlan.

Suasana gotong royong terlihat jelas saat anggota Kelompok Tani yang dipimpin Ibu Muliani bersama keluarga dan warga sekitar bahu-membahu menanam bibit jagung di lahan yang telah dipersiapkan. Program ini menjadi bagian dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pangan Berkelanjutan PT CLM yang menyasar lima desa di Kecamatan Malili.

Fauzi menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

“Kami ingin memastikan lahan-lahan yang sebelumnya kurang produktif bisa dimanfaatkan secara maksimal. Harapannya, program ini mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, para petani tidak hanya mendapatkan pendampingan teknis dari PPL Dinas Pertanian, tetapi juga dukungan sarana produksi. Bantuan tersebut meliputi herbisida, insektisida, fungisida, bibit jagung varietas Bisi 18, pupuk kandang, pupuk Urea non-subsidi, pupuk NPK, hingga bantuan mesin pemipil jagung yang akan diserahkan saat panen nanti.

Darlan selaku penyuluh pertanian menjelaskan bahwa target produksi 6 ton per hektare dinilai realistis dengan dukungan sarana produksi yang memadai dan pendampingan intensif kepada petani.

“Dengan pola tanam yang tepat dan pengendalian hama yang optimal, hasil 6 ton per hektare sangat memungkinkan dicapai,” jelasnya.

Sementara itu, Ibu Muliani menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan. Ia berharap program ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga mampu memperkuat kemandirian petani di Desa Puncak Indah dan desa-desa lainnya di Kecamatan Malili.

Melalui Program Pangan Berkelanjutan ini, PT CLM berharap tercipta sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian di Kabupaten Luwu Timur.

Radarluwu, com. Burau — Polsek Burau bersama Bhayangkari menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Mako Polsek Burau, Rabu pagi (6/8/2025), dalam upaya menekan lonjakan harga sembako dan meringankan beban warga.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Burau IPTU Ahmar Wijaya, didukung penuh oleh jajaran Polsek dan Bhayangkari. Program ini merupakan sinergi antara Polri dan Perum Bulog, yang bertujuan menjaga stabilitas pangan dan mempercepat penyerapan jagung, distribusi beras SPHP, serta penyaluran bantuan pangan (Banpang).

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga pelayan masyarakat. Gerakan pangan murah ini adalah bentuk nyata kepedulian kami atas kebutuhan pokok warga,” tegas IPTU Ahmar Wijaya di sela kegiatan.

Sebanyak 2 ton beras premium SPHP disalurkan oleh Bulog kepada polsek burau dan dijual dengan harga Rp12.000/kg atau Rp60.000 per 5 kg, jauh lebih murah dari harga pasar yang tembus Rp80.000. Warga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua paket (10 kg) per orang.

Antusiasme masyarakat luar biasa. Sebanyak 400 paket beras ludes hanya dalam hitungan jam. Kegiatan selesai pukul 11.00 WITA dengan situasi yang aman, tertib, dan lancar.

Warga menyambut inisiatif ini dengan penuh apresiasi. Banyak yang berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, terutama di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.

Radarluwu, Luwu Timur — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menyalurkan bantuan pangan dalam bentuk beras melalui Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Penyaluran ini secara resmi dilepas oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, yang berlangsung di Gudang Bulog Divre Maleku, Kecamatan Mangkutana, Selasa (22/07/2025).

Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Bupati Irwan sebagai simbol dimulainya proses distribusi beras ke seluruh wilayah kecamatan.

Program yang digagas oleh pemerintah pusat melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ini bertujuan untuk memperkuat ketersediaan pangan masyarakat, menjaga stabilitas harga pasar, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan program ini, mulai dari pendataan, pengemasan, hingga distribusi bantuan ke masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Perum Bulog atas kolaborasi yang telah terjalin dalam menyukseskan program tersebut.

“Terima kasih atas sinergi semua pihak, khususnya Bulog. Program nasional ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kita,” ungkap Bupati Irwan.

Ia menambahkan bahwa bantuan beras sebanyak 10 kilogram per keluarga ini merupakan alokasi untuk dua bulan, yaitu Juni dan Juli 2025. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada 16.040 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 11 kecamatan.

“Program ini akan terus berlanjut. Kuncinya adalah sinergi antara pemerintah daerah, pihak kecamatan, hingga Bulog agar ketahanan pangan tetap terjaga,” lanjutnya.

Bupati juga berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan, serta menjadi penopang sementara dalam memenuhi kebutuhan pokok harian. Ia menegaskan komitmen Pemkab Luwu Timur dalam membangun sistem ketahanan pangan yang kuat melalui penguatan produksi pertanian lokal, stabilisasi harga, serta pengelolaan cadangan pangan.

Di tempat yang sama, Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Palopo, Viona Cheria, menyampaikan pentingnya menjaga sinergitas semua pihak dalam pelaksanaan program ini.

“Sinergi yang sudah terbangun perlu terus dijaga agar tujuan program ini benar-benar tercapai dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujar Viona.

Ia juga menambahkan bahwa distribusi ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan di Luwu Timur.

Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan Masdin, Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Alamsyah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lutim Amrullah Rasyid, pimpinan OPD, camat, perwakilan Perum Bulog, para kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, penyuluh pertanian, serta warga penerima bantuan.

Program ini diharapkan dapat terus berkesinambungan demi mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Batara Guru.