Arsip Tag: Puspawati husler

Radarluwu.com. Luwu Timur — Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menyerahkan Bantuan Sarana Penangkapan Ikan kepada kelompok nelayan di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Kamis (18/12/2025).

Bantuan yang diserahkan kepada tiga kelompok Nelayan yakni Barakkuda, Samaturu, dan Batara Guru ini merupakan inisiasi dari Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur.

Dalam sambutannya, Wabup Puspawati menyampaikan bahwa sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah karena berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan, pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja. Ia menilai nelayan masih menghadapi kendala keterbatasan sarana produksi yang berdampak pada hasil tangkapan.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan, lanjutnya, terus menghadirkan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui pemberian bantuan sarana penangkapan ikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat mendorong peningkatan produktivitas sekaligus memperkuat kemandirian nelayan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur, Andi Wija Hasan, mengatakan bantuan ini bertujuan meningkatkan hasil dan pendapatan nelayan. Dinas Perikanan, kata dia, akan melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi agar pemanfaatan bantuan berjalan optimal.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi 23 unit mesin perahu, 24 unit as perahu, 23 unit jaring, 4 unit baling-baling, 10 buah life jacket, 10 senter, 10 lampu kilat, 18 jerigen oli mesin diesel, jaring katrol, serta gearbox mesin.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Bidang Perikanan Tangkap Padli, Kepala Bidang Perikanan Budidaya Muh. Syahri, Kepala Bidang Diversifikasi Perikanan Ilaikal Masir, Sekretaris Desa Baruga, penyuluh perikanan, serta ketua dan anggota kelompok nelayan.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Perikanan menggelar Sosialisasi Program Pengelolaan Perikanan Budidaya dan Pemberdayaan Petani Pembudidaya Ikan di Bangsal TPI Wotu, Senin (13/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, didampingi Kepala Dinas Perikanan Alimuddin Nasir. Turut hadir anggota DPRD Lutim, Camat Wotu, para kepala desa, penyuluh perikanan KKP RI, kelompok pembudidaya ikan, serta narasumber dari berbagai instansi, termasuk Dekan Fakultas Perikanan UNANDA Dr. Jurniati dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Malili, Muhlis.

Dalam sambutannya, Wabup Puspawati menegaskan bahwa sektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam meningkatkan pendapatan masyarakat dan ketahanan pangan. Ia menyebutkan bahwa pengelolaan dan pemberdayaan pembudidaya ikan menjadi fokus pemerintah daerah dalam mewujudkan visi “Luwu Timur Juara, Maju dan Sejahtera.”

Puspawati menjelaskan, sosialisasi ini bertujuan mengoptimalkan bantuan sarana prasarana bagi pembudidaya ikan, meningkatkan hasil produksi melalui pencegahan penyakit pada ikan dan rumput laut, serta memperpanjang daya tahan sarana produksi.

“Pastikan program ini sampai ke sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mari kita wujudkan Luwu Timur sebagai lumbung ikan budidaya yang unggul, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ujar Puspawati.

Kegiatan ini juga mencakup dua sub kegiatan utama, yaitu pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan budidaya di tingkat kabupaten/kota, serta pendampingan akses ilmu pengetahuan, teknologi, dan pelatihan bagi para pembudidaya ikan.

Radarluwu. COM — Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler mengikuti Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun 2025.

Acara yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Lutim, Rabu (30/07/2025) ini, dipimpin Wakil Ketua I, Jihadin Peruge didampingi Wakil Ketua II, Hj. Harisah Suharjo.

Turut hadir, segenap Anggota DPRD, para Asisten dan Staf Ahli, para Kepala OPD, Camat, Kepala Bagian, perwakilan unsur Forkopimda Lutim, dan tamu undangan lainnya.

Dalam paripurna ini, sebanyak lima (5) fraksi menyampaikan Pandangan Umumnya, diantaranya Fraksi Nasdem, Gerakan Persatuan Rakyat (GPR), Golkar, PDI Perjuangan, dan PAN.

Secara umum, pandangan umum para fraksi mendukung Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun 2025 untuk segera dibahas dan disahkan menjadi Perda.

Hj. Puspawati mengutarakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh fraksi DPRD yang telah menyampaikan pandangan umumnya terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun 2025.

Menurutnya, pandangan, masukan, dan saran yang disampaikan oleh masing-masing fraksi tentu menjadi perhatian kami untuk perbaikan bersama.

“Kami melihat dukungan dari semua fraksi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

“Kami berharap proses pembahasan nantinya dapat berjalan lancar sesuai mekanisme yang berlaku sehingga Ranperda ini segera dapat disahkan menjadi Peraturan Daerah,” jelas Hj. Puspawati. (humas/kominfo-sp)

Radar luwu, LUTIM –Ada momen haru dan inspiratif yang terjadi usai pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Pendidikan, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Senin pagi (02/06/2025).

Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, yang didampingi Wakil Bupati, Hj. Puspawati Husler, secara simbolis menyerahkan SK Pengangkatan CPNS dan PPPK Tahap I Tahun 2024.
Namun lebih dari sekadar penyerahan dokumen, momen ini menjadi panggung penghormatan bagi dedikasi luar biasa seorang aparatur negara bernama Evi Nurjanah.

Dalam arahannya, Bupati Irwan mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan Evi sebagai inspirasi dan teladan, terutama dalam hal semangat, kesabaran, dan tanggung jawab sebagai ASN.

“Saya ingin mengajak kita semua menjadikan sosok Bu Evi dan suaminya sebagai inspirasi. Mereka luar biasa. Tidak ada alasan bagi kita sebagai ASN untuk bermalas-malasan dalam bekerja, apalagi untuk kepentingan masyarakat Luwu Timur,” tegas Bupati.

Sebagai bentuk apresiasi dan empati, Bupati Luwu Timur menyerahkan bantuan berupa satu unit kursi roda untuk meringankan mobilitas Evi dalam bekerja, serta bantuan senilai Rp30 juta untuk penyelesaian renovasi rumah tinggalnya.

Sekedar informasi, Evi Nurjanah, warga Desa Solo, Kecamatan Angkona, telah mengabdi sebagai tenaga honorer selama 10 tahun. Ia akhirnya dinyatakan lulus sebagai PPPK Kementerian Agama pada formasi tahun 2024. Namun di balik pengabdiannya, Evi menyimpan kisah perjuangan yang luar biasa.

Beliau mengalami kelumpuhan setelah mengalami pendarahan hebat pasca melahirkan anak keduanya. Sejak itu, setiap hari ia mengandalkan bantuan sang suami, Fadly, yang setia mengantar dan menjemputnya ke kantor menggunakan sepeda motor, bahkan menggendong Evi dari kendaraan hingga ke ruang kerjanya.

Di Kantor Urusan Agama (KUA) Angkona, Evi bertugas mengelola dokumen dan mengetik berbagai kebutuhan administrasi. Dengan keterbatasan fisik, semangat dan dedikasinya tak pernah surut. Bahkan Evi kerap menjadi motivator bagi rekan-rekannya di tengah keterbatasan yang ia hadapi.

“Semangat Bu Evi membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mengabdi. Kita harus belajar dari beliau, bahwa pengabdian sejati lahir dari hati yang kuat dan tulus,” tutur Bupati Irwan.
Penyerahan bantuan ini pun disambut haru oleh Evi dan suaminya, yang mengaku tak menyangka perhatian dari pemerintah daerah begitu besar. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)