Arsip Penulis: Redaktur Radarluwu

Polri Berbagi: Personil Polres Luwu Timur dan Bhayangkari Tebar Kebaikan di Bulan Suci

Radarluwu.com —Personil Polres Luwu Timur bersama Bhayangkari melaksanakan kegiatan pembagian takjil dalam rangka Program Polri Berbagi di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Intelkam IPTU M. Aswan Saharuddin, didampingi IPDA Abdul Rahmat selaku KBO Sat Intelkam Polres Luwu Timur. Pelaksana kegiatan terdiri dari personil Sat Intelkam, personil Siewas Polres Luwu Timur, serta Bhayangkari Cabang Polres Luwu Timur.

Pembagian takjil dilaksanakan pada hari Jumat, 07 Maret 2025, mulai pukul 16.30 Wita hingga 17.00 Wita.

Kegiatan berlangsung di Jalan Poros Malili – Sorowako, tepatnya di pertigaan Pos Lantas 700 Malili, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Pembagian takjil ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa dengan menyediakan makanan berbuka, sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam bulan suci Ramadhan.

Personil Polres Luwu Timur dan Bhayangkari membagikan paket nasi kotak dan takjil kepada masyarakat yang melintas di lokasi kegiatan. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif hingga selesai pada pukul 17.00 Wita.

Polres Luwu Timur Ungkap 7 Kasus Dugaan Penyalahgunaan Pengangkutan dan Niaga LPG 3 Kg

Radarluwu.com–Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Luwu Timur tengah melakukan penyidikan terhadap tujuh kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar gas (LPG 3 kg).

Penyidik Polres Luwu Timur menyita total 1.691 tabung LPG 3 kg berisi gas, 270 tabung kosong, 1 unit truk, serta 7 unit mobil Grand Max dalam penyidikan kasus ini.

Tujuh orang tersangka yang diamankan dalam kasus ini adalah:

IR dengan barang bukti 296 tabung gas yang akan dijual ke Morowali.

HB dengan barang bukti 30 tabung berisi gas dan 270 tabung kosong.

AD dengan barang bukti 270 tabung gas di Kota Palopo.

AG dan WS dengan barang bukti masing-masing 250 tabung gas di Kabupaten Wajo.

AR dengan barang bukti 144 tabung gas di Kabupaten Bulukumba.

MC dengan barang bukti 126 tabung gas di Kabupaten Soppeng.

RH dengan barang bukti 325 tabung gas di Kabupaten Pinrang.

Kasus ini terbagi dalam dua periode penyidikan:
4 laporan polisi mulai disidik pada 17 Februari 2025, dengan gelar perkara pada 16 Februari 2025.

3 laporan polisi mulai disidik pada 7 Maret 2025, dengan gelar perkara pada 6 Maret 2025.

Gas LPG yang disita berasal dari berbagai daerah, yakni Kabupaten Luwu Timur, Kota Palopo, Kabupaten Wajo, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Bulukumba, dan Kabupaten Pinrang. Gas tersebut rencananya akan dijual ke Kabupaten Morowali dan Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Kasus ini diduga merupakan tindak pidana penyalahgunaan distribusi LPG 3 kg bersubsidi, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu tetapi malah diperjualbelikan secara ilegal ke luar daerah.(*)

TTPOM Temukan Banyak Produk Kadaluwarsa di Pasar Wasuponda

Radarluwu.com–Tim Terpadu Pengawasan Obat dan Makanan (TTPOM) menemukan banyak produk yang sudah melewati masa kedaluwarsa saat melakukan inspeksi di Pasar Wasuponda pada Kamis (06/03/2025). Tak hanya di pasar, tim juga menyisir sejumlah kios dan ritel di wilayah Kecamatan Wasuponda.

Koordinator Tim Terpadu, Andi Polejiwa Matandung, menyampaikan bahwa masih banyak pedagang yang mencampurkan produk yang sudah tidak layak konsumsi dengan barang dagangan lainnya.

“Kami masih menemukan pedagang yang menjual produk expired dan kemasan rusak. Oleh karena itu, kami terus melakukan koordinasi agar mereka tidak lagi menjual barang seperti itu,” ujar Andi Polejiwa.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa setelah diberikan pemahaman secara mendalam, para pedagang bersedia untuk memusnahkan produk yang tidak layak konsumsi di tempat.

“Setelah kami jelaskan secara rinci, para pedagang dengan sukarela melakukan pemusnahan produk agar tidak sampai dibeli oleh konsumen yang tidak teliti,” tambahnya.

Andi Polejiwa juga mengimbau masyarakat agar lebih cermat saat berbelanja, mengingat masih ada kemungkinan pedagang lalai dalam memilah produk yang layak dan tidak layak konsumsi.

Tim Terpadu yang terlibat dalam inspeksi ini terdiri dari BPOM Palopo, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), DPMPTSP, Dinas Perikanan, Diskominfo-SP, Bapelitbangda, Diskoperindag, Staf Kecamatan Wasuponda, serta Satpol PP. (res/ikp-humas/kominfo-sp)

 

Bupati Luwu Timur Sampaikan Pidato Perdana dalam Rapat Paripurna DPRD

Radarluwu.com–Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, didampingi Wakil Bupati, Hj. Puspawati Husler, menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur pada Kamis (06/03/2025). Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPRD, Ober Datte, serta didampingi Wakil Ketua I, HM. Siddiq BM., dan Wakil Ketua II, Hj. Harisah Suharjo.

Acara tersebut juga dihadiri oleh istri Bupati, dr. Ani Nurbani, yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, serta unsur Forkopimda, Ketua Bawaslu, seluruh Anggota DPRD, Sekda Lutim, para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, dan tamu undangan lainnya.

Dalam pidatonya, Bupati menyampaikan bahwa pelantikan dirinya bersama Wakil Bupati pada 20 Februari 2025 di Jakarta menjadi awal dari perjalanan mereka dalam menjalankan amanah rakyat Luwu Timur. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin daerah selama periode 2025-2030.

Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi kepada Drs. H. Budiman, M.Pd., serta Moch. Akbar Andi Leluasa, S.Sos., beserta jajaran DPRD dan Forkopimda, atas sinergi yang telah terjalin dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Menurutnya, kerja sama yang baik selama ini perlu terus diperkuat demi kemajuan Luwu Timur.

Lebih lanjut, Bupati Irwan memaparkan empat pilar utama sebagai landasan dalam mewujudkan visi Luwu Timur Maju dan Sejahtera dengan Inovasi dan Gotong Royong, yakni:

1. Kelembagaan pemerintahan yang berkualitas dan transformasi pelayanan publik.

2. Peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan.

3. Struktur ekonomi yang terus tumbuh dan maju.

4. Kelestarian lingkungan, ketahanan bencana, serta mitigasi perubahan iklim.

 

Untuk merealisasikan visi tersebut, terdapat lima misi utama yang akan dijalankan, yaitu:

1. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berbudaya dan berdaya saing.

2. Memperkuat daya saing ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas.

3. Mempercepat pertumbuhan dan pengembangan wilayah secara merata dan berkeadilan.

4. Mengelola sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berbasis digital.

 

Bupati Irwan menutup pidatonya dengan keyakinan bahwa, dengan dukungan dan doa seluruh masyarakat, pembangunan di Luwu Timur akan berjalan dengan baik sehingga kesejahteraan dapat dirasakan oleh semua warganya.

Sebagai informasi, sebelum rapat paripurna ini, Bupati Irwan telah menerima memori jabatan dari Sekda Lutim, H. Bahri Suli, yang mewakili pemerintahan sebelumnya dalam prosesi serah terima jabatan yang ditandai dengan penandatanganan berita acara.(*)

 

Hj. Puspa Sidak DPK Lutim, Pastikan Layanan dan Fasilitas Terjaga

Radarluwu.com —Pada hari kedua berkantor, Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) pertamanya di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Lutim pada Rabu (5/3/2025).

Dalam kunjungannya, Hj. Puspa disambut oleh Plt. Kepala DPK Lutim, Masdin, bersama jajaran pegawai di gedung perpustakaan. Ia juga meninjau beberapa ruangan serta memantau proses perbaikan di area membaca perpustakaan umum.

“Sesuai instruksi Bapak Bupati, sidak ini dilakukan untuk melihat langsung kinerja pegawai DPK Lutim selama bulan Ramadhan,” ujar Hj. Puspa.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pengecekan berbagai fasilitas perpustakaan, khususnya memastikan progres perbaikan atap plafon di ruang baca.

Hj. Puspa juga berharap DPK Lutim semakin aktif dalam menyosialisasikan budaya membaca di kalangan sekolah dan masyarakat. Ia menargetkan peningkatan minat baca agar Luwu Timur bisa mencapai nol persen angka buta aksara.

Menutup kunjungannya, Hj. Puspa mengapresiasi kinerja DPK Lutim dan turut mendaftarkan diri sebagai anggota perpustakaan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk teladan bagi masyarakat.

“Tidak ada batasan usia untuk menjadi anggota perpustakaan. Justru kita yang lebih tua harus memberi contoh kepada generasi muda agar mereka semakin terdorong untuk bergabung dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan,” pungkasnya.