Arsip Penulis: Redaktur Radarluwu

Serah Terima Jabatan, Muhammad Safaat DP Resmi Gantikan Alamsyah Perkesi di Dinas Kominfo-SP

Radarluwu com, Luwu Timur —Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, secara resmi menetapkan Muhammad Safaat DP sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo-SP) Kabupaten Luwu Timur melalui Surat Keputusan Nomor 800.1.11.1/12/BKPSDM. Keputusan yang ditandatangani pada 21 Februari 2025 tersebut mulai berlaku pada 24 Februari 2025, menggantikan Alamsyah Perkesi yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut.

Dalam acara serah terima jabatan yang berlangsung di Media Center pada Senin (24/02/2025), Alamsyah Perkesi, yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Setdakab Lutim, meminta seluruh pegawai di lingkungan Dinas Kominfo-SP untuk mendukung penuh kepemimpinan Muhammad Safaat DP. Ia juga menekankan pentingnya menyelesaikan berbagai persiapan terkait pengadaan barang dan jasa di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), mengingat kemungkinan percepatan pelaksanaan pada bulan Maret.

“Saya berharap teman-teman dapat membantu Pak Kadis dalam mempersiapkan segala hal yang diperlukan, terutama terkait spesifikasi pengadaan barang dan jasa di SiRUP, karena ada kemungkinan percepatan di bulan Maret,” ujar Alamsyah.

Selain itu, ia mengimbau para pegawai di setiap bidang untuk tetap menjalankan tugas dan menjaga komunikasi yang baik dengan Plt. Kepala Dinas yang baru. Ia menekankan bahwa meskipun dalam keseharian mereka berinteraksi sebagai rekan kerja, dalam hal administrasi harus tetap berkomunikasi secara terstruktur.

Di akhir sambutannya, Alamsyah mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai atas kerja sama yang telah terjalin selama masa kepemimpinannya. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika selama menjabat terdapat hal-hal yang kurang berkenan, serta mengingatkan agar segala urusan administrasi yang tertunda tetap dikomunikasikan demi kelancaran ke depan.

Sementara itu, Muhammad Safaat DP dalam sambutannya sebagai Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP yang baru menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan oleh Bupati Luwu Timur. Ia juga mengapresiasi bimbingan serta kepemimpinan Alamsyah Perkesi selama tujuh bulan terakhir.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Alamsyah yang telah membimbing kami. Jika di kemudian hari ada kendala, kami tetap akan meminta arahan dari beliau,” ujar Muhammad Safaat.

Ia juga mengajak seluruh pegawai Dinas Kominfo-SP untuk bekerja sama dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan di dinas tersebut. “Mari kita bersama-sama membawa Kominfo ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan Bupati Luwu Timur, Muhammad Safaat juga menginstruksikan pelaksanaan gotong royong untuk meningkatkan kebersamaan serta memperbaiki lingkungan kerja.

“Tadi ada arahan dari Bapak Bupati untuk melakukan gotong royong. Saya berharap kita bisa mulai kerja bakti sore ini dan melanjutkannya esok hari,” jelasnya.

Selain Dinas Kominfo-SP, terdapat lima dinas lain yang mulai hari ini juga dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.), yaitu:

1. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) – Abdul Wahid Rahim Sangka.

2. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) – Rapiuddin Tahir.

3. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) – Nursih Hariani.

4. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) – Masdin.

5. RSUD I Lagaligo Luwu Timur – dr. Irfan.

 

 

Mini Soccer ALR Cup 3: Mencetak Generasi Muda Berprestasi Lewat Sepak Bola

Radarluwu.com, Luwu Timur —Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti Desa Balantang saat pembukaan turnamen Mini Soccer ALR Cup 3 khusus anak-anak digelar dengan meriah, di Desa Balantang, Kecamatan Malili, Minggu (23/2/25).

Acara yang berlangsung di Lapangan Birawa Balantang ini diikuti oleh 8 Tim dari anak-anak berbagai dusun di desa balantang.

Dalam sambutannya, Muh Anjar selaku Sekertaris Desa mengungkapkan bahwa turnamen ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat olahraga sejak dini serta membangun karakter anak-anak melalui permainan sepak bola.

“Kami berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana bagi anak-anak untuk belajar sportivitas, kerja sama tim, dan disiplin, serta kami juga ucapkan terima kasih kepada sponsor telah membantu kami dalam menyukseskan kegiatan ini,,” ujarnya.

Turnamen ini akan berlangsung selama 10 Hari kedepan, dengan sistem pertandingan dibagi 2 Poll. Setiap tim akan berlaga dalam sejumlah pertandingan sebelum melaju ke babak eliminasi dan final yang dijadwalkan oleh Panitia.

 

Senada yang disampaikan oleh Andi Nasrum, S.An, Direktur PT Ale Luwu Raya menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah positif bagi anak-anak dalam menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang Olahraga.

” Dengan adanya turnamen ini, diharapkan anak-anak Desa Balantang semakin termotivasi untuk aktif dalam kegiatan olahraga serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan serta menjadi ajang silaturahmi dan kedepan kita bersama pemerintah dan Pihak perusahaan bisa melakukan pembinaan supaya anak-anak kita ini bisa lebih matang lagi”. Tutupnya.

Dugaan Penipuan Online, Nasabah CIMB Niaga Kecewa dengan Respons Bank

Radarluwu.com,MAKASSAR – Sakriani Astuti, seorang nasabah Bank CIMB Niaga di Makassar, kecewa atas respons bank terkait laporannya tentang dugaan penipuan online yang menyebabkan hilangnya dana lebih dari seratus juta rupiah dari rekeningnya. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Kamis, 21 Februari 2025.

Pada Sabtu, 22 Februari 2025, Astuti kembali mendatangi kantor cabang Bank CIMB Niaga di Jalan Boulevard, Makassar, untuk mencari kejelasan atas laporannya. Didampingi suaminya, Astuti mengaku belum puas dengan jawaban yang diberikan oleh pihak bank sehari sebelumnya.

Kronologi Kejadian Versi Nasabah

Astuti menjelaskan bahwa ia mencerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas BPJS Kesehatan. Oknum tersebut, menurut Astuti, memiliki data pribadinya yang akurat sehingga ia percaya bahwa penelepon adalah petugas resmi.

“Dia tahu semua data saya, jadi saya percaya saja,” ujar Astuti.

Lebih lanjut, Astuti menjelaskan bahwa penelepon mengarahkannya untuk mengunduh aplikasi JMO melalui WhatsApp dan melakukan panggilan video. Ia kemudian dipandu untuk membuat akun dan kata sandi baru. Sebagai bagian dari modus penipuan, Astuti diminta membayar biaya materai sebesar Rp10.000 dengan alasan BPJS Kesehatan miliknya dinonaktifkan dan membutuhkan verifikasi. Astuti mengaku tidak menyadari adanya transaksi perbankan yang terjadi saat berkomunikasi dengan oknum tersebut.

Respons Bank CIMB Niaga

Saat dikonfirmasi, pihak customer service Bank CIMB Niaga menyatakan bahwa laporan Astuti akan diteruskan ke pusat untuk investigasi lebih lanjut. Salah seorang petugas bank yang tidak disebutkan namanya mengatakan:

“Kami sudah melihat laporan polisinya, dan di sana ada keterangan bahwa Anda melakukan (transaksi) secara sadar. Ini akan kami teruskan dan laporkan ke pusat untuk diinvestigasi.”

Pihak bank juga mengingatkan nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap panggilan atau pesan dari pihak yang tidak dikenal, terutama yang mengatasnamakan instansi tertentu di luar jam kerja.

“Seharusnya nasabah berhati-hati, apalagi pelaku yang mengatasnamakan petugas BPJS Kesehatan menghubungi di luar jam kerja. Pelayanan hanya dilakukan saat jam kerja mulai jam 8 pagi sampai jam 5 sore,” jelas petugas bank tersebut.

Terkait potensi pengembalian dana, pihak bank menyatakan belum bisa memberikan kepastian karena kejadian tersebut di luar kendali mereka. Mereka juga menjelaskan bahwa pelaku kejahatan cyber saat ini semakin canggih dalam melakukan aksinya, seperti cloning dan phishing.

Astuti mempertanyakan sistem keamanan bank, terutama terkait limit transfer harian yang ia ketahui. Pihak bank menjelaskan bahwa saat ini nasabah dapat melakukan transfer dengan limit yang lebih tinggi melalui aplikasi mobile banking, dan hal ini dapat diatur oleh nasabah sendiri.

Secara terpisah, Dini Arista Mardiani, External PR & Communications Head CIMB Niaga, saat dihubungi melalui pesan singkat menyatakan:

“Ini saya harus cek dulu ya Mas, karena saya juga tidak punya informasi terkait hal ini.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak CIMB Niaga masih melakukan penelusuran terkait kasus yang dialami oleh Sakriani Astuti. (*)

PJs. Kades Parudongka Diduga Lakukan PAW BPD Tanpa Prosedur dan Langgar Aturan, Warga Menolak

Radarluwu.com,Konawe – Pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Parudongka mendapat penolakan dari masyarakat. Sejumlah tokoh masyarakat secara tegas menentang penunjukan yang dilakukan oleh PJs. Kepala Desa Parudongka karena dianggap tidak sesuai prosedur.

PJs. Kades Parudongka, yang baru menjabat setelah kepala desa terpilih sebelumnya tersandung kasus ijazah palsu, kembali menuai kontroversi. Kali ini, pemilihan PAW anggota BPD yang ia lakukan dinilai bertentangan dengan aturan yang berlaku.

Penolakan semakin kuat setelah warga menduga bahwa proses pemilihan PAW BPD dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan masyarakat atau melalui musyawarah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 110 Tahun 2016. Warga menilai tindakan tersebut cacat hukum dan penuh dengan kepentingan tertentu.

Sejumlah tokoh masyarakat telah mengajukan surat keberatan pada 20 Februari 2025 yang ditujukan kepada PJs. Kades Parudongka. Mereka meminta agar penunjukan langsung anggota BPD Parudongka dibatalkan serta dilakukan pemilihan ulang yang lebih terbuka dan transparan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PJs. Kades Parudongka belum memberikan tanggapan terkait persoalan ini.(*)

KOADS Sulsel Peringati Hari Down Syndrome Internasional, Bertajuk “End The Stereotypes”

Radarluwu.com,MAKASSAR – Komunitas Orangtua Dengan Anak Down Syndrom (KOADS) Sulawesi Selatan menggelar talkshow dalam rangka memperingati Hari Down Syndrome Internasional, bertajuk “End The Stereotypes”, Sabtu (22/02/2025) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel.

Kegiatan ini bertujuan mendobrak tembok kesalahpahaman dan stigma negatif yang selama ini mengekang potensi luar biasa para penyandang Down Syndrome.

Acara ini bukan sekadar talkshow biasa. Ini adalah panggung bagi harapan, inklusi, dan perayaan hak-hak individu dengan Down Syndrome.

Deretan narasumber ahli hadir untuk berbagi wawasan dan pengalaman, seperti, Novita Maulidya Jalal, Psikolog yang akan membuka pikiran kita tentang potensi tersembunyi.

Apt. Hj. Ainun Jariah, Ketua DPD IWAPI Sulsel, sosok inspiratif yang mendorong kemandirian. dr. Nilla Mayasari, Ketua Perdosri Cabang Sulawesi Papua, garda depan dalam dunia kesehatan dan dukungan medis.

Serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Selatan, yang siap memberikan dukungan penuh.

 

Potensi Anak Down Syndrome

Hj. Saptianah, Ketua Panitia, menegaskan bahwa acara ini adalah tentang mengubah cara pandang kita. “Kami ingin masyarakat lebih sadar tentang Down Syndrome, menghapus stigma yang salah, dan membuka pintu bagi inklusi sosial,” serunya.

Ia bahkan punya mimpi besar melihat anak-anak dengan Down Syndrome menjadi atlet renang yang berprestasi.

KOADS Sulsel, yang telah menjadi rumah bagi para orang tua hebat sejak 2018, membuktikan bahwa bersama, mereka bisa melakukan hal luar biasa. Talkshow ini adalah bukti nyata kolaborasi apik antara KOADS Sulsel dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebelum talkshow dimulai, panggung diisi dengan penampilan memukau dari anak-anak dengan Down Syndrome. Tarian yang penuh keceriaan adalah simbol dari semangat mereka yang tak terbatas.

Acara ini bukan hanya tentang informasi, tapi juga tentang inspirasi. KOADS Sulsel mengajak seluruh masyarakat untuk membuka hati dan pikiran, memberikan dukungan, dan menciptakan kesempatan yang setara bagi setiap individu dengan Down Syndrome.

“Mari kita hilangkan stigma negatif dan lihat potensi luar biasa yang ada dalam diri setiap penyandang sindrom Down,” ajak perwakilan KOADS Sulsel dengan penuh harap. “Mereka berhak untuk berkembang, berkontribusi, dan meraih mimpi-mimpi mereka!” (*)