Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali diguncang gempa bumi susulan berkekuatan magnitudo 5 pada Rabu (26/8/2026) malam. Getaran yang terasa cukup kuat sempat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.
Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pukul 21.15.33 WIB. Dalam parameter yang telah diperbarui, kekuatan getaran tercatat magnitudo 5 dengan kedalaman pusat gempa 10 kilometer.
Menurut data BMKG, episenter gempa berada di titik koordinat 8,41 derajat Lintang Selatan dan 121,61 derajat Bujur Timur. Titik pusat gempa terletak di perairan laut dengan jarak sekitar 44 kilometer dari Mbay, Nagekeo, ke arah timur laut.
Marlin Daba (33), warga Maumere, Kabupaten Sikka, menuturkan bahwa “seng rumah bergetar semua” saat gempa melanda, sehingga ia dan keluarganya diliputi kepanikan yang luar biasa. Awalnya, ia mengira getaran tersebut berasal dari truk yang melintas di dekat rumahnya. Ia baru menyadari bahwa itu adalah gempa bumi setelah perabot rumah, seng, jendela, dan kursi ikut bergetar. Marlin pun langsung berlari keluar rumah karena khawatir bangunan tempat tinggalnya roboh.
Warga lain, Monika (38), mengaku turut merasakan getaran gempa. Menurutnya, guncangan kali ini cukup kuat walaupun hanya berlangsung beberapa detik saja. Meski singkat, ia mengakui getaran itu tetap membuatnya panik. Ia juga masih merasa trauma dengan gempa magnitudo 7,7 yang menerjang Flores pada Sabtu (15/8/2026).
Saat gempa terasa, sejumlah warga berteriak dan berhamburan keluar rumah demi menyelamatkan diri.
Sumber: Kompas.com
