624 PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat, Haru Warnai Peringatan HGN 2025 di Luwu Timur

Luwu Timur — Suasana Lapangan Pendidikan Malili terasa lebih hangat dari biasanya pada peringatan Hari Guru Nasional dan HUT ke-80 PGRI, Kamis (27/11/2025). Di tengah rangkaian upacara, ratusan tenaga honorer akhirnya menghirup napas lega—sebanyak 624 PPPK Paruh Waktu resmi menerima SK pengangkatan dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler dan jajaran Forkopimda, secara langsung menyerahkan SK pengangkatan tersebut. Mereka yang diangkat terdiri dari 78 formasi guru, 249 tenaga kesehatan, dan 297 tenaga teknis.

Bagi banyak penerima SK, momen ini menjadi penantian panjang. Rasa haru terlihat dari wajah para PPPK Paruh Waktu yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar ASN Luwu Timur.

“Hari ini adalah momen penting dan bersejarah. Selamat bergabung dan selamat bertugas di instansi masing-masing,” ujar Bupati Irwan memberi semangat.

Para PPPK Paruh Waktu akan menjalani kontrak selama satu tahun, sebelum dievaluasi untuk kemungkinan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu. Harapan itulah yang kini menjadi doa bersama para penerima SK.

Salah satunya Ika Ayun, staf Kecamatan Malili yang mendapat kesempatan dalam formasi teknis. Dengan mata berbinar, Ika mengungkapkan rasa syukurnya.
“Terima kasih banyak kepada Bupati dan Wakil Bupati. Semoga tahun depan kami bisa diangkat penuh,” ucapnya.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, Taufan, yang menerima SK dari formasi guru, tak kalah bahagia. “Terima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah memberi kesempatan ini. Semoga ke depan kami kembali dipertimbangkan menjadi PPPK Penuh Waktu,” harapnya.

Selain pengangkatan PPPK, acara ini juga menjadi momen perpisahan bagi lima ASN yang memasuki masa purna tugas. Mereka adalah Abdul Rasyak Salim, Marthen Membala, Mas’ang, Kornelius Lante, dan Hj. Herlina Tajuddin—sosok-sosok yang telah lama mengabdi untuk kemajuan daerah.

Pagi itu, bukan hanya tentang upacara dan seremonial. Bagi ratusan PPPK Paruh Waktu, hari itu menjadi awal baru, langkah pertama menuju masa depan yang lebih pasti. Sebuah hadiah istimewa di Hari Guru Nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *