Arsip Kategori: Berita

Iwan Barnas: Dari Kubu Lain ke Dukungan untuk Budiman Akbar di Pilkada 2024

Radarluwu.com, LUWU TIMUR- Iwan Barnas, sosok yang tak asing bagi masyarakat Malili dan Angkona, menggelar acara silaturahmi bersama Calon Bupati Budiman Akbar. Acara yang dihadiri sekitar 300 orang, termasuk sahabat, keluarga, dan kolega Iwan yang berlangsung di kediamannya Desa Manurung, Minggu (6/10). Bagi beberapa warga, keputusan ini menjadi kejutan karena sebelumnya Iwan, yang dikenal dengan panggilan Bapak Ani, berada di kubu kandidat lain.

Iwan, mantan anggota legislatif Luwu Timur dari Partai Barisan Nasional (Barnas), mengungkapkan alasannya beralih mendukung Budiman Akbar dalam Pilkada tahun ini. “Saya tidak punya kepentingan pribadi kecuali kebaikan untuk daerah ini. Semua calon bupati kita kenal baik, tapi ada yang lebih baik. Budiman tidak sempurna, tapi dia berpengalaman dalam birokrasi dan selama tiga tahun ini telah bekerja dengan baik,” jelasnya dengan penuh semangat, seraya memberikan salam dua jari, simbol nomor urut pasangan Budiman Akbar.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Hj Sufiati istri Budiman, Hj. Arbianti Febthavia istri kandidat Wakil Bupati Akbar Andi Leluasa, serta dua anggota legislatif dari PDIP, Mahading, S.Sos dan Andi Ahmad.

Dalam orasinya, Budiman Akbar memaparkan program-program pro-rakyat yang menjadi visi misinya untuk Luwu Timur. Dengan gaya yang santai dan penuh kegembiraan, Budiman menyampaikan pidato yang membangkitkan suasana akrab di antara para hadirin. Dia menekankan pentingnya melanjutkan program yang berpihak kepada masyarakat serta membangun Luwu Timur dengan pendekatan yang rasional dan berkelanjutan.

Dukungan dari Iwan Barnas ini menambah kekuatan Budiman menjelang Pilkada 2024. Keputusan Iwan diharapkan memberikan pengaruh signifikan, terutama mengingat rekam jejaknya sebagai tokoh yang dihormati di daerah tersebut. (Zzz)

Tidak Main-main, 80 Titik Kampanye Dikunjungi Danny-Azhar dalam Sepekan

RADARLUWU.COM,MAKASSAR – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 1, Danny Pomanto – Azhar Arsyad telah mengunjungi total 80 titik kampanye dalam sepekan terakhir.

Danny telah melakukan kampanye di 4 Kabupaten, yakni Gowa, Takalar, Maros dan Pangkep. Sedangkan Azhar di Pinrang, Enrekang, Sidrap dan Parepare.

“Alhamdulillah, hingga Jumat (04/10), sudah ada 80 titik yang telah dikunjungi Danny-Azhar. Rinciannya, Pak Danny 46 titik sedangkan Pak Azhar 34 titik,” kata Juru Bicara Danny – Azhar, Asri Tadda di Makassar, Minggu (06/10).

Diketahui, pasangan berakronim DIA ini mengawali secara simbolis kampanye Pilgub pada Jumat, 27 September 2024 lalu. Danny memulainya di Sanrobone Takalar, sedangkan Azhar mengawalinya di tanah kelahirannya di Pinrang.

Asri mengatakan, jumlah titik yang telah dikunjungi oleh Cagub dan Cawagub usungan PDI-P, PKB dan PPP itu, merupakan gambaran ikhtiar sungguh-sungguh dari keduanya untuk memenangkan hati rakyat Sulsel.

“Danny – Azhar menyadari bahwa rakyat harus diberitahu dengan jelas bahwa Sulsel ini perlu diselamatkan. Nasib mereka dipertaruhkan pada momen Pilkada nanti, apakah akan lebih baik atau malah tambah buruk. Nah, DiA datang dengan visi perubahan dan perbaikan nasib rakyat,” ujar Asri.

Dikatakannya, antusiasme masyarakat begitu tergambar pada setiap kunjungan Danny – Azhar. Pasalnya, yang dijelaskan kepada mereka adalah bagaimana merubah nasib dengan cara memimpin Gubernur dan Wakil Gubernur yang terbaik.

“Sambutan masyarakat begitu baik sejauh ini. Ada kerinduan melihat kehidupan yang lebih baik dimana perekonomian bisa tumbuh, kemiskinan berkurang dan pengangguran juga teratasi dengan lapangan kerja,” jelas Asri.

Pada setiap kunjungan ke daerah, baik Danny maupun Azhar selalu mengawalinya dengan melakukan blusukan pagi hari ke pasar-pasar dan tempat pelelangan ikan.

“Itu adalah spot yang sangat strategis dan begitu natural melihat denyut nadi perekonomian rakyat. Dari sini sudah terasa bahwa ada masalah ekonomi serius, daya beli turun, omzet pedagang anjlok dan masih banyak lagi,” beber Asri.

Karena itulah, Danny – Azhar semakin mantap mendorong program prioritas menjadikan pemerintah sebagai off-taker atau pembeli langsung produk petani dan nelayan di Sulsel.

“Tentu ini salah satu program prioritas DiA, menyelamatkan nasib petani dan nelayan yang setiap kali panen selalu menderita rugi karena harga jual yang turun, padahal mereka sudah bekerja dan keluarkan banyak modal,” terang Asri.

Selain itu, yang tak kalah penting sambung Asri adalah, Danny – Azhar juga akan berusaha melunasi utang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang jumlahnya masih sangat besar, yakni sekitar 1,5 triliun.

“Beban utang Pemprov Sulsel ini jadi masalah sangat serius akibat kinerja Gubernur sebelumnya yang tidak apik. Dampaknya terhadap perekonomian cukup terasa. Karena itu harus jadi prioritas untuk segera dilunasi agar program-program strategis Danny – Azhar bisa terlaksana tanpa hambatan,” beber Ketua Relawan Perubahan Sulsel itu.(*)

Polres Luwu Timur Berikan Ucapan Selamat Hari Jadi TNI ke-79 di Koramil 1403-15 Malili

Radarluwu.com,MALILI – Kapolres Luwu Timur melalui jajaran pejabat utama Polres Luwu Timur memberikan ucapan selamat Hari Jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-79 tahun yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2024 dalam sebuah kunjungan ke Koramil 1403-15 Malili. Pejabat utama yang hadir dalam kegiatan ini di antaranya Kapolsek Malili, Kasat Pol Air, Kasat Samapta, dan Kasubbag Strajemen Polres Luwu Timur. Mereka turut didampingi oleh beberapa personel Polres Luwu Timur.

Rombongan dari Polres Luwu Timur disambut dengan hangat oleh personel Koramil 1403-15 Malili. Sebagai bentuk apresiasi dan rasa syukur atas usia TNI yang ke-79, rombongan Polres membawa nasi tumpeng yang diserahkan kepada personel Koramil, Sabtu (5/10).

Hari Jadi TNI ke-79 kali ini mengangkat tema “Modern Bersama Rakyat, Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonesia Maju.” Dalam momen penuh kebersamaan ini, Kapolsek Malili memberikan ucapan selamat kepada TNI.

“Selamat Hari Jadi TNI ke-79. Semoga TNI-Polri semakin bersinergi dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. TNI Prima,” ucap Kapolsek Malili dalam sambutannya, yang diikuti dengan momen menyerahkan nasi tumpeng dan menyuapi personel Koramil Malili.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi dan keharmonisan antara TNI dan Polri di wilayah Luwu Timur, sebagai wujud nyata dari komitmen untuk terus bersatu dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mempertahankan keutuhan NKRI.

Sinergitas Bawaslu dan Pemda Luwu Timur Perkuat Pengawasan Pilkada 2024

Radarluwu.com,Malili – Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur Sukmawati Suaib didampingi Kepala Sekretariat Lenny Thalib menerima kunjungan Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas, di Kantor Bawaslu Luwu Timur, Sabtu (5/10/2024). Dalam kunjungan ini, Jayadi Nas menyampaikan beberapa hal penting yang berkaitan dengan kegiatan daerah dan persiapan Pilkada 2024.

Salah satu topik yang dibahas adalah rencana pelaksanaan kegiatan jalan santai yang akan dilaksanakan pada 13 Oktober 2024 dalam rangka memperingati hari jadi Sulawesi Selatan. Jayadi meminta agar Bawaslu dan jajarannya yaitu Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pengawas pemilu.

Selain itu, Jayadi Nas yang didampingi Kepala Badan Kesbangpol Guntur Hafid juga melakukan monitoring terhadap kondisi kantor Bawaslu Luwu Timur dan menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung kebutuhan Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan Pilkada 2024. “Kami siap memberikan dukungan kepada Bawaslu untuk memastikan proses Pilkada berjalan dengan baik dan lancar,” ungkapnya.

Dalam kunjungan tersebut, Jayadi juga menegaskan pentingnya netralitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Kepala Desa dalam menghadapi Pilkada. Ia mengingatkan agar para ASN dan Kepala Desa bersikap netral dan fokus pada pelayanan Masyarakat. “Beda pilihan itu biasa tapi kepentingan Luwu Timur harus lebih kita kedepankan,”tegas Jayadi.

Pada kesempatan itu Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Sukmawati Suaib memaparkan kesiapan Bawaslu Luwu Timur dalam mengawasi Pilkada 2024.

Bawaslu Luwu Timur kata Sukmawati hingga saat ini telah menerima 15 laporan dugaan pelanggaran netralitas ASN dan Kepala Desa. “Semua laporan tersebut sudah kami teruskan ke instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan perundang-undangan,”ujarnya.

Kunjungan ini menandai komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan Bawaslu Luwu Timur untuk memastikan jalannya Pilkada 2024 berjalan sejuk, aman, dan damai.

Ingin Masyakarat Nilai Kualitas Pemimpinnya, Tim Danny-Azhar Soroti Jadwal Debat Dibatasi

Radarluwu.com,MAKASSAR – Tim Pemenangan Danny-Azhar menyoroti jadwal debat Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang dirilis KPU Sulsel hanya sebanyak dua kali (28/10) dan (10/11) yang dianggap sangat merugikan masyarakat Sulsel.

Juru bicara Danny-Azhar Asri Tadda mengatakan, debat idealnya bukan hanya dibatasi paling banyak 3 kali saja sesuai dengan PKPU yang berlaku, tetapi lebih banyak akan lebih baik.

“Sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk menilai kualitas Paslon,” ucap Asri, Kamis (3/10/2024).

Dia mengatakan, KPU justru mengurangi jumlah tahapan debat Pilkada yang hanya dilakukan dua kali. Tentu ini tidak baik bagi proses demokrasi yang diharapkan masyakarat.

“Nah, KPU Sulsel justru menguranginya menjadi hanya 2 kali saja. Ini tentu tidak baik bagi proses demokrasi di daerah ini,” bebernya.

Masyarakat kata Asri, ingin mengetahui gagasan masing-masing kandidat untuk membangun Sulawesi Selatan. Sehingga dengan panggung seperti itu mereka dapat menilainya secara terbuka.

“Padahal esensi demokrasi adalah membuka ruang seluas-luasnya bagi rakyat untuk lebih mengenal “isi kepala” kandidat sebelum memilihnya. Salah satu caranya adalah melalui momentum debat,” terangnya.

Asri mengatakan bahwa bagi Danny – Azhar, debat idealnya dilakukan di sekurang-kurangnya 6 wilayah yang ada di Sulsel.

“Minimal di wilayah Maminasata, Ajatappareng, Bosowa, Luwu Raya, Enrekang dan Toraja Raya, serta wilayah Jenewa (Jeneponto hingga Sinjai),” kata Asri.

Olehnya itu, ia menegaskan bahwa Danny – Azhar merasa keberatan dengan keputusan KPU Sulsel yang hanya akan mengadakan dua kali debat Pilgub, disaat debat Pilbup/Pilwalkot dilakukan tiga kali.

“Ini sangat patut dipertanyakan. KPU Sulsel harus meninjau kembali keputusan ini demi menjaga kualitas demokrasi kita,” pungkasnya.(*)