Arsip Kategori: Berita

Gerakan Rakyat Kini Jadi Ormas, Asri Tadda Pimpin DPW GR Sulsel

RADARLUWU, MAKASSAR – Masih ingat dengan Gerakan Rakyat (GR) yang dulu populer jelang Pilpres? Ya, Gerakan Rakyat ini adalah salah satu bagian dari kelompok pemenangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) saat itu.

Gerakan Rakyat melingkupi organisasi relawan maupun komunitas pendukung AMIN di seluruh Indonesia. Dengan struktur yang relatif lengkap membuat GR memegang peran yang cukup strategis saat Pilpres lalu.

Nah, pasca Pilpres, kini kelompok tersebut menjelma sebagai perkumpulan organisasi kemasyarakatan.

Hal tersebut diungkapkan Asri Tadda, eks Juru Bicara TPD AMIN Sulsel yang baru-baru saja dimandat sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sulsel.

“Benar, Gerakan Rakyat yang dulu memperjuangkan AMIN di Pilpres, kini berubah sebagai perkumpulan atau organisasi kemasyarakatan. Kebetulan saya dipercayakan usebagai Ketua DPW GR Sulsel,” ungkap Asri Tadda di Makassar (20/12/2024).

Dalam salinan Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP GR Sahrin Hamid dan Sekretaris Jenderal Muhammad Ridwan, Asri didampingi oleh Suwardi sebagai Sekretaris dan Irma Efendi sebagai Bendahara.

“Tugas dari DPP agar kami segera merampungkan komposisi kepengurusan DPW Sulsel, juga membentuk struktur DPD di setiap Kabupaten dan Kota di Sulsel,” beber Asri.

Dengan basis anggota yang cukup besar saat Pilpres lalu, Sekjen Mileanies ini yakin ormas GR dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.

“Jadi untuk saat ini GR tidak lagi fokus di politik, tetapi lebih pada aktivitas sosial kemasyarakatan dan hal-hal lain yang bersifat produktif, merubah nasib bagi banyak orang,” ujar Asri.

Dia mengajak kepada seluruh relawan AMIN di daerah ini untuk bergabung ke dalam organisasi GR dan menjadi penggerak perubahan di wilayah masing-masing.

“Transformasi GR jadi ormas adalah sebuah konsistensi perjuangan untuk merubah nasib rakyat. Jadi, mari kita dukung dan kita besarkan organisasi ini,” ajak Asri yang juga Ketua Mileanies Sulsel.

Asri tak menampik jika Ormas GR ini ada kaitannya dengan sosok Anies Baswedan. Menurutnya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu bakal didaulat sebagai Ketua Majelis Tinggi.

“Insya Allah, Mas Anies adalah Ketua Majelis Tinggi DPP Gerakan Rakyat,” pungkasnya. (*)

Sabtu Nanti, KKLT Bakal Gelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Jender Berbasis Online

RADARLUWU, MAKASSAR – Organisasi paguyuban warga Luwu Timur di Makassar, Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) bakal menggelar kegiatan diskusi bertema ‘Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Jender Berbasis Online’ di Makassar, Sabtu (21/12/2024).

Ketua Panitia Pelaksana, Ir. Hj. Helmy Yulianti Kasim mengatakan, kegiatan itu merupakan program kerja KKLT khususnya Bidang Pemberdayaan Perempuan.

“Ini program kerja kami. Memang sudah direncanakan saat raker, dan Alhamdulillah akan segera kita realisasikan,” kata Helmy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/12).

Praktek kekerasan jender yang terjadi secara online saat ini kerap terjadi dan menimbulkan banyak korban. Karena itu perlu dilakukan tindakan pencegahan dan antisipasi terutama dari kalangan perempuan itu sendiri.

“Nah, upaya kami ini setidaknya bisa membantu mensosialisasikan kekerasan jender terutama kepada kaum perempuan. Target kami adalah 100 orang peserta dan mayoritas memang adalah perempuan,” jelas Helmy.

Terpisah, Sekretaris Umum KKLT, Muhammad Nur Muin mengatakan, peserta yang akan mengikuti kegiatan ini adalah kalangan perempuan utusan dari organisasi paguyuban warga Luwu Raya yang ada di Makassar dan sekitarnya.

“Jadi kami undang setiap kerukunan Kabupaten/Kota se-Luwu Raya, mulai dari KKLR Luwu, KKLR Palopo, dan KKLR Lutra. Juga utusan dari BPW KKLR Sulsel. Mudah-mudahan bisa maksimal yang hadir,” ungkap Nur Muin.

Kegiatan yang mengambil tempat di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota Makassar itu akan menghadirkan dua orang narasumber, yakni A. Fauziah Erwin Baharuddin Solongi.

Rencananya, Wali Kota Makassar Ir. Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto akan membuka acara tersebut secara resmi. (*)

Viral! Perkelahian Pelajar SMP di Luwu Timur Terekam di Jembatan Tarengge

RADARLUWU, Luwu Timur – Beredar video di media sosial yang memperlihatkan perkelahian yang melibatkan tiga pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), video ini viral dengan berbagai tanggapan dari masyarakat.

Kepada wartawan, Kasubsi Humas Polres Luwu Timur Bripka A.Muh. Taufik membenarkan kejadian tersebut. “Benar kejadian tersebut terjadi di Jembatan Tarengge, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur Rabu kemarin. Ketiga pelajar tersebut hanya mengalami luka gores ringan akibat insiden tersebut. Pelajar yang terlibat adalah inisial NR (14), RF (12), dan NC (12),” kata Bripka Taufik, Kamis (19/12/2024).

Dua siswi yang terlibat berasal dari SMP 1 Wotu, sementara satu siswi lainnya dari MTs Pergis Wotu. Taufik menjelaskan bahwa kejadian ini dipicu oleh perselisihan kecil yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Pada Senin (16/12/2024), NC (12) meneriaki NR (14) dan RF (12) yang sedang duduk di depan rumahnya.

“NC meneriaki mereka dengan mengatakan, ‘Apa lihat-lihat, ada utang ka,’ sekitar pukul 08.00 Wita. Kemudian, sore harinya, saat RF melewati rumah NC dalam perjalanan menuju pabrik kelapa, NC kembali mengulang teriakan yang sama,” jelas Taufik.

Pada Rabu (18/12/2024), NC kembali bertemu dengan NR dan RF saat mereka sedang makan di suatu tempat. Kali ini, NC memprovokasi dengan memainkan gas motornya. Tidak terima dengan tindakan tersebut, NR dan RF mendatangi NC. Perdebatan pun terjadi hingga berujung pada perkelahian. “NR dan RF saling bantu memukul NC, sehingga terjadilah perkelahian 2 lawan 1,” tambah Taufik.

Video perkelahian yang beredar menunjukkan ketiganya bertarung di atas jembatan. Salah satu siswi terlihat memakai seragam batik sekolah, sementara dua lainnya mengenakan seragam olahraga. Mereka saling menarik rambut dan menjatuhkan satu sama lain, sementara sejumlah orang di lokasi terlihat merekam dan tertawa menyaksikan kejadian tersebut.

Setelah insiden itu, Polsek Wotu memanggil ketiga pelajar beserta beberapa temannya yang ada di lokasi kejadian untuk mediasi. Proses mediasi juga melibatkan orang tua, kepala sekolah, dan perwakilan UPTD PPA.

“Dari hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Mereka juga menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut,” tutup Taufik.

Papan Nama SDN 259 Balambano Jadi Sorotan, Kapan Akan Diganti?

RADARLUWUPapan nama UPTD SDN 259 Balambano menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, identitas sekolah tersebut nampak suda tidak layak.

“Suda lama sekali saya lihat ini papan nama sekolah rusak begini. Tapi tidak diganti. Entah kenapa pihak sekolah tidak mengganti dengan baru. Papan ini nama inikan identitas sekolah dan yang paling pertama kita lihat,” Ungkap salahsatu masyarakat yang enggan disebutkan namanya, Rabu (18/12/2024).

“Papan nama ini tebuat dari bahan baliho, bukan terbuat dari kayu. Apakah ini suda sesuai prosedur atau tidak. Kami sarankan agar papan nama ini segera diganti yang baru dan tentu sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan,” katanya lagi.

Menanggapi hal ini, Kepala sekolah SDN 259 Balambano mengatakan terkait papan nama tersebut pihaknya telah merencanakan akan diganti.

“Kami sudah bermohon ke Kepala desa Balambano, agar dibantu membuat papan nama sekolah yang baru terbuat dari kayu. Kabarnya dari Kepala Desa Balambano, Papan nama tersebut suda jadi hanya saja belum dipasang karena Kepala Desa Masi di Makassar,” Ucap Kepala Sekolah SDN 259 Balambano, Adelheit Hode. (*)

Kajari Samarinda Lantik Bara Mantio Irsahara Sebagai Kasi Intelijen Baru

RADARLUWU, Samarinda, 18 Desember 2024 – Kejaksaan Negeri (Kejari) Samarinda telah melaksanakan Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan untuk Kepala Seksi Intelijen baru pada Rabu pagi pukul 10.00 WITA. Prosesi berlangsung khidmat di Ruang Lamin, Lantai 2 Kantor Kejari Samarinda, yang berlokasi di Jl. M. Yamin No.04, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Dalam upacara tersebut, Bara Mantio Irsahara, S.H., M.H. resmi dilantik sebagai Kepala Seksi Intelijen Kejari Samarinda, menggantikan pejabat sebelumnya, Erfandy Rusdy Quiliem, S.H., M.H., yang kini menduduki jabatan baru sebagai Pemeriksa Pegawai dan Tugas Umum (PEGASUM) di Kejaksaan Tinggi Banten.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Samarinda, Firmansyah Subhan, S.H., M.H., didampingi oleh seorang rohaniwan. Acara ini juga dihadiri oleh para pejabat struktural dan staf Kejari Samarinda, di antaranya Faisol, S.H., M.H. (Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus), Muhammad Israq, S.H. (Kepala Sub Bagian Pembinaan), Muhammad Idham Syam, S.H., M.H. (Kepala Seksi Tindak Pidana Umum), Apriady Miradian, S.H., M.H. (Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara), Para Kepala Sub Seksi (Kasubsi), para Kepala Urusan (Kaur), dan staf Tata Usaha.

Dalam sambutannya, Firmansyah Subhan menyampaikan selamat bergabung kepada kasi intelijen yang baru Bara Mantio Irsahara di Kejaksaan Negeri Samarinda dan berpesan untuk dapat melanjutkan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, dan semangat pengabdian di kota samarinda yang merupakan daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sebelum dipercaya menjabat di Kejari Samarinda, Bara Mantio Irsahara, S.H., M.H. bertugas sebagai Kepala Seksi Intelijen di Kejari Luwu Timur. Sosok Bara dikenal luas sebagai figur yang tegas, disiplin, dan humanis selama masa tugasnya.

Selain itu Bara Mantio Irsahara selama tiga tahun berturut-turut aktif dalam pelaksanaan Pengamanan Pembangunan Strategis Daerah Kabupaten Luwu Timur dimana program tersebut merupakan bagian dari pengawalan dan pengamanan proyek strategis daerah, sejumlah pekerjaan yang sebelumnya diprediksi akan mangkrak sukses diselesaikan melalui Program PPSD yang ditanganinya, selain itu selama menjabat Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Bara Mantio Irsahara juga aktif dalam melaksanakan Program Jaksa Garda Desa (Jaksa Desa) dimana sebelumnya ia mendirikan Posko Jaga Desa sebagai wadah Penerangan , Penyuluhan Pengawasan dalam Pengelolaan Keuanga Desa, selain itu melalui Program Jaga Desa ia turut dalam pembinaan Kampung Pangan Adhyaksa di 14 Desa percontohan sebagai Pilot Project Desa Percontohan Kemandirian dan Swasembada Pangan yang melibatkan langsung masyarkat desa dalam pengelolaannya.