Arsip Kategori: Luwu Raya

Radarluwu. Com, Luwu Timur, 13 Agustus 2025 – Sejumlah organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat di Kabupaten Luwu Timur, yang meliputi Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Persatuan Santri dan Alumni Pesantren Luwu Timur (Persamil), serta Yayasan Pembina Rohani Islam (YPRI), menyatakan penolakan tegas terhadap rencana keikutsertaan waria dalam lomba gerak jalan peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Ketua FUIB Luwu Timur, Muhammad Yusuf, menilai keterlibatan waria dalam kegiatan tersebut sama saja dengan mempromosikan perilaku LGBT yang dianggap bertentangan dengan ajaran agama.
“Acara semacam ini dapat mengundang bala dan murka Allah SWT. Menghadirkan waria sama saja dengan mengkampanyekan perilaku yang jelas-jelas dilarang agama,” ujarnya.

Senada, pengajar agama sekaligus pengurus YPRI Luwu Timur, Ustadz Yusnar, mengingatkan bahwa peringatan kemerdekaan seharusnya diisi dengan kegiatan positif seperti donor darah, santunan anak yatim, atau aksi sosial lainnya.
“Menampilkan gerak-gerik waria di ruang publik jelas dilarang Allah SWT. Ini bukan bentuk rasa syukur, melainkan kemunduran moral,” tegasnya.

Ia juga mengutip hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Rasulullah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Bukhari, no. 5885)
“Sungguh dilaknat orang yang melakukan perbuatan seperti kaum Luth.” (HR. Ahmad 1/309).

Ketua Persamil Luwu Timur, Ustadz Amal Hamzah, menambahkan bahwa kehadiran waria di ruang publik kerap dijadikan upaya untuk menormalisasi perilaku yang dilarang agama.
“Pelaku maksiat sengaja tampil agar terlihat wajar di masyarakat. Padahal, di sisi Allah, status terlaknatnya tetap sama. Ini peringatan keras akan turunnya azab,” katanya.

Para tokoh tersebut menegaskan penolakan ini tidak hanya berlandaskan ajaran agama, tetapi juga demi menjaga norma budaya timur dan adat ketimuran di Bumi Batara Guru. Mereka mengingatkan bahwa pelibatan waria dalam kegiatan umum melanggar norma kesusilaan, adat, serta peraturan terkait ketertiban umum, termasuk nilai sila pertama Pancasila dan UUD 1945.

Mereka meminta pemerintah daerah dan panitia lomba untuk tidak memfasilitasi ataupun membiarkan partisipasi waria dalam lomba gerak jalan tersebut.

Radarluwu. Com, MALILI – Suasana meriah mewarnai peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Kecamatan Malili dengan digelarnya karnaval anak TK/PAUD pada Senin (11/8/2025). Sebanyak 27 lembaga TK dan PAUD se-Kecamatan Malili ikut ambil bagian dalam kegiatan yang dilepas langsung oleh Camat Malili, H. Hasimning.

Karnaval ini menjadi ajang kreativitas sekaligus sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal beragam budaya dan profesi sejak dini. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta membentuk generasi yang hebat dan siap menempuh jenjang pendidikan berikutnya.

Rute karnaval dimulai dari Syahbandar Desa Baruga, dipenuhi keceriaan anak-anak, orang tua pendamping, dan guru. Meski terik matahari terasa menyengat, semangat para peserta tidak surut sedikit pun. Kostum berwarna-warni, sorak-sorai penonton, dan senyum riang anak-anak menambah semarak perayaan.

Radarluwu. Com, Palopo – Prestasi yang sangat membanggakan Atlet Karate asal Kota Palopo Sulawesi Selatan (Sulsel), yang turut mewakili Indonesia di ajang The 8th Karate-Do Gojukai Global Championship Japan 2025 mampu meraih medali emas.

Muhammad Fikry Atlet Karate Asal Palopo yang sukses Raih Medali Emas di Global Championship Japan 2025 ini, tidak hanya membuat bangga kedua orang tuangnya, namun juga mengharumkan daerah asalnya Kota Palopo Sulawesi Selatan dan negaranya Indonesia.

Arsil Saat, SE, SH, salah satu ASN di Pengadilan Negeri (PN) Luwu Timur Sulawesi Selatan, ayah dari Muhammad Fikry Atlet Karate asal Kota Palopo yang saat ini bertanding di kancah internasional, berpesan pada putranya agar tetap rendah hati atas segala prestasi yang telah diraih, dan terus mengembangkan potensi diri secara optimal.

” Sebagai orang tua tentu kita merasa bangga atas prestasi yang di raih oleh anaknya, terkhusus pada putra saya, ayah titip pesan, agar tetap rendah hati, atas segala prestasi yang telah diraih, terus berlatih, mengembangkan potensi diri secara optimal, untuk bisa lebih baik lagi, yang nantinya bisa banggakan orang tua, harumkan nama daerah, bangsa dan negara,” tutur Arsil Saat, SE, SH saat di hubungi via WhatsApp. Minggu, 10 Agustus 2025.

Informasi yang dihimpun, atlet asal Kota Palopo Sulawesi Selatan Muhammad Fikry saat ini masih mengikuti rangkaian kegiatan pada ajang The 8th Karate-Do Gojukai Global Championship Japan 2025. (***)

Luwu Timur – Suasana hangat terasa saat Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, mengunjungi lokasi pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Selasa (5/8/2025). Di balik hiruk-pikuk alat berat dan pekerja yang sibuk, tersimpan harapan besar bagi peningkatan layanan kesehatan masyarakat.

Berdiri di belakang Gedung Olahraga (GOR) Malili, bangunan Labkesmas ini dibangun dengan dana Rp13,42 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025. Proyek yang dikerjakan CV. Rama dan diawasi CV. R31 Konsultan ini ditargetkan rampung dalam 154 hari.

“Alhamdulillah, titik nol sudah ditetapkan dan pekerjaan mulai berjalan. Kita berharap semuanya lancar dan selesai tepat waktu,” ujar Bupati Irwan yang turut didampingi jajaran kepala dinas dan pejabat daerah.

Tak hanya Labkesmas, Bupati juga membeberkan rencana pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) dan Rumah Sakit Tipe B di Malili. “Tahun ini kita tuntaskan perencanaannya, insyaAllah tahun depan mulai fisiknya,” katanya.

Dengan adanya Labkesmas, UTD, dan RS Tipe B, masyarakat Luwu Timur akan memiliki akses layanan kesehatan yang lebih dekat, lengkap, dan berkualitas. Bagi warga, ini bukan sekadar bangunan, tapi wujud nyata komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan setiap warganya.

Radarluwu. Com, Malili – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan melalui peluncuran Program Beasiswa Kartu Pintar, yang diumumkan langsung oleh Bupati H. Irwan Bachri Syam dalam konferensi pers di Ruang Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab, Rabu (6/8/2025).

Program ini menjadi bagian dari implementasi visi-misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda Luwu Timur. Program Beasiswa Kartu Pintar akan segera dilaksanakan,” ujar Bupati Irwan di hadapan awak media dan jajaran pejabat terkait.

Berdasarkan Perbup Luwu Timur Nomor 25 Tahun 2025 dan SK Panitia Seleksi Beasiswa Nomor 247/A-06/VIII/2025, terdapat empat skema bantuan pendidikan yang ditawarkan, meliputi: beasiswa untuk jenjang Diploma dan Sarjana (D3/D4/S1), Program Keahlian Profesi, Pasca Sarjana (S2 dan S3), serta Program Khusus.

Bantuan dana pendidikan disalurkan per semester dengan rincian: Rp3 juta untuk mahasiswa D3/D4/S1, Rp7,5 juta bagi mahasiswa S2, dan Rp10 juta untuk jenjang S3. Selain itu, disiapkan pula Beasiswa Khusus senilai Rp7,75 juta per semester, salah satunya ditujukan untuk mahasiswa baru Teknik Metalurgi dan Material di Universitas Hasanuddin (Unhas).

Untuk mahasiswa baru, beasiswa diberikan dalam dua tahap yakni pada semester pertama (September) dan kedua (Desember) masing-masing sebesar Rp3 juta, sehingga total bantuan mencapai Rp6 juta per tahun.

“Untuk jenjang pascasarjana, bantuan tidak lagi bersifat satu kali, melainkan disalurkan setiap semester agar progres akademik penerima tetap terpantau,” jelas Irwan.

Pemkab Lutim juga akan membuka sistem pendaftaran secara daring mulai Jumat, 8 Agustus 2025. Persyaratan lengkap bisa diakses melalui situs resmi Dinas Kominfo atau melalui pamflet yang telah didistribusikan ke seluruh kecamatan dan desa.

Guna memastikan kelancaran proses seleksi, telah disiapkan 15 petugas verifikasi di 11 kecamatan, dua operator aplikasi data, serta satu petugas khusus pengolahan data kependudukan.

Batas usia pendaftar ditentukan sebagai berikut: maksimal 24 tahun untuk D3, 25 tahun untuk D4/S1, 30 tahun untuk Profesi dan S2, serta 35 tahun untuk S3.

Bupati Irwan berharap program ini dapat mendorong semangat generasi muda Luwu Timur dalam menempuh pendidikan tinggi tanpa beban biaya.

“Ini adalah investasi jangka panjang. Kita ingin memastikan bahwa masa depan Luwu Timur ditopang oleh SDM yang unggul dan siap bersaing,” tutupnya.