Arsip Kategori: Radar Pendidikan

MALILI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Luwu Timur. Guru Matematika UPT SMP Negeri 2 Malili, Ilmal, S.Pd, dinobatkan sebagai Tenaga Pendidik Berprestasi Tingkat SMP se-Kabupaten Luwu Timur pada ajang Bupati Award 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur pada malam penganugerahan Bupati Award 2026 yang digelar di Lapangan Pendidikan Malili, Senin (8/6/2026).

Penghargaan diberikan kepada tenaga pendidik yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, inovatif dalam proses pembelajaran, serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Ilmal dikenal sebagai guru yang aktif mengembangkan pembelajaran Matematika berbasis numerasi dan STEM. Berbagai capaian akademik juga berhasil diraihnya, mulai dari beasiswa Microcredential Numeracy di Monash University Australia, beasiswa AFS Global STEM for Educators, hingga meraih medali emas pada Lomba Literasi Numerasi Nasional Antar Guru.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Malili, Hj. Darmawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan yang diterima salah satu guru di sekolah yang dipimpinnya.

“Pak Ilmal bukan hanya mengajar di kelas, tetapi juga menjadi agen perubahan. Semangat belajarnya hingga ke tingkat internasional menjadi motivasi bagi seluruh guru dan siswa SMPN 2 Malili. Prestasi ini merupakan kebanggaan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ilmal mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dukungan siswa, rekan guru, dan pihak sekolah.

“Penghargaan ini saya persembahkan untuk siswa, rekan guru, dan sekolah. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas apresiasi yang diberikan. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berinovasi, dan mempersiapkan generasi Luwu Timur agar mampu bersaing secara global,” katanya.

Melalui Bupati Award 2026, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan apresiasi kepada guru-guru berprestasi yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

WOTU — Langkah kecil itu berjalan perlahan menuju barisan guru. Beberapa siswa menunduk, sebagian lainnya mencoba tersenyum meski mata mulai berkaca-kaca. Di halaman UPT SDN 127 Buanipa, Senin (2/6/2026), suasana haru tak dapat disembunyikan saat puluhan siswa Kelas VI resmi dilepas menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Pagi itu, halaman sekolah yang selama enam tahun menjadi tempat belajar, bermain, dan tumbuh bersama berubah menjadi ruang penuh kenangan. Tangis siswa, pelukan orang tua, dan doa guru menyatu dalam prosesi perpisahan yang berlangsung sederhana namun sarat makna.

Acara pelepasan dihadiri Kepala Sekolah Nur Ilmi Muhiddin Laittu, S.Pd., Pengawas Sekolah Hidayat Manggesa, S.Pd., Wali Kelas VI Mismar M, S.Pd., M.Pd., Gr, Pemerintah Desa Arolipu, serta orang tua dan wali murid yang memenuhi area sekolah sejak pagi.

Bagi para guru, pelepasan bukan sekadar seremoni tahunan. Ada perjalanan panjang yang ikut dilepas bersama langkah anak-anak didik mereka.

“Lulus dari sini bukan akhir, tetapi awal perjalanan baru. Tetap rendah hati, hormati orang tua dan guru, serta terus belajar mengejar cita-cita,” pesan Kepala Sekolah, Nur Ilmi Muhiddin Laittu, di hadapan siswa dan orang tua.

Momen paling emosional hadir saat prosesi salam perpisahan dimulai. Satu per satu siswa menyalami guru mereka. Tangis pecah ketika beberapa siswa memeluk wali kelas yang selama enam tahun menjadi sosok pendamping di ruang belajar.

Dengan suara yang beberapa kali tertahan, Wali Kelas VI, Mismar M, menyampaikan pesan sederhana namun membekas.

“Guru mungkin melepas kalian hari ini, tetapi doa tidak akan pernah berhenti menyertai langkah kalian,” ucapnya.

Di sudut lain, sejumlah orang tua tampak menyeka air mata. Bagi mereka, hari itu bukan hanya tentang kelulusan anak-anak, tetapi tentang menyaksikan tumbuhnya generasi baru yang siap melangkah lebih jauh.

Pengawas Sekolah Hidayat Manggesa menilai keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan dasar merupakan hasil kerja bersama antara sekolah, keluarga, dan lingkungan.

Prosesi pelepasan kemudian ditutup dengan persembahan puisi, paduan suara, dan foto bersama. Tawa dan tangis silih berganti mengiringi akhir dari sebuah perjalanan enam tahun.

Hari itu, SDN 127 Buanipa tidak sekadar melepas siswa-siswinya. Sekolah itu sedang mengantar mimpi-mimpi kecil menuju masa depan yang lebih besar.

Radarluwu.com — SMKN 1 Luwu Timur kembali menorehkan prestasi di bidang olahraga. Tidak hanya sukses di tingkat kabupaten, sekolah tersebut juga mampu bersaing di level provinsi.

Tim sepak bola SMKN 1 Luwu Timur berhasil meraih Juara 1 Liga Pelajar U-17 tingkat Kabupaten Luwu Timur. Prestasi itu kemudian disusul capaian membanggakan dari cabang olahraga bola voli dengan meraih Juara 3 tingkat SMU/SMK se-Sulawesi Selatan.

Kejuaraan voli tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan di Gowa pada 1–3 Mei 2026 dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Kompetisi ini diikuti sebanyak 18 tim dari berbagai sekolah SMA dan SMK se-Sulawesi Selatan. Meski menghadapi persaingan ketat, tim voli SMKN 1 Luwu Timur mampu tampil impresif hingga berhasil membawa pulang posisi ketiga.

Kepala SMKN 1 Luwu Timur, Andy Camat, menyampaikan apresiasi atas pencapaian para siswa tersebut saat menjadi pembina upacara di sekolah.

Menurutnya, keberhasilan meraih juara di tingkat provinsi merupakan pencapaian yang sangat membanggakan dan harus menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi.

“Pencapaian ini sangat luar biasa karena kita bisa meraih juara 3 di tingkat Sulawesi Selatan. Semoga prestasi ini menjadi semangat bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan kemampuan, khususnya di bidang olahraga,” ujarnya.

Prestasi tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen SMKN 1 Luwu Timur dalam mendukung pengembangan bakat dan potensi siswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

  • Wotu, 4 Mei 2026 – UPT SMP Negeri 2 Malili berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih peringkat Terbaik 1 pada Rapor Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Tahun 2026 se-Kabupaten Luwu Timur.

Capaian ini berdasarkan hasil Rapor Pendidikan yang dirilis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Rapor Pendidikan merupakan potret capaian mutu satuan pendidikan yang diukur melalui hasil Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang diikuti seluruh murid, mencakup literasi, numerasi, karakter, dan iklim keamanan serta kebinekaan sekolah.

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Luwu Timur kepada Kepala UPT SMP Negeri 2 Malili, Hj. Darmawati, S.Pd.,M.Pd., pada Upacara Peringatan Hari Pendidikan yang digelar Senin, 4 Mei 2026 di Lapangan Wotu.

Dalam keterangannya, Hj. Darmawati menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas capaian sekolah.

*”Alhamdulillah, prestasi ini adalah buah kerja keras kita bersama. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Bapak dan Ibu Guru UPT SMPN 2 Malili yang telah membimbing, mendampingi, dan menanamkan semangat belajar kepada anak-anak kita tanpa lelah. Terima kasih juga kepada para siswa yang telah berjuang maksimal saat ANBK, serta orang tua dan komite sekolah atas dukungannya. Semoga capaian ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran,”* ujar Hj. Darmawati.

Bupati Luwu Timur dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh sekolah yang terus berbenah meningkatkan kualitas pendidikan. Pencapaian UPT SMPN 2 Malili diharapkan menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain di Luwu Timur untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Rapor Pendidikan 2026 menjadi dasar perencanaan berbasis data bagi sekolah untuk perbaikan mutu berkelanjutan. UPT SMPN 2 Malili berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan capaian ini melalui program pembelajaran yang inovatif dan berpihak pada murid.

Wotu – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur terus melanjutkan konsolidasi demokrasi dengan menyasar para pelajar di sekolah sebagai ruang strategis pendidikan kepemiluan bagi pemilih pemula. Setelah sebelumnya berlangsung di SMAN 7 Luwu Timur, kali ini kegiatan serupa kembali dilaksanakan di SMAN 2 Luwu Timur, Kecamatan Wotu, Selasa (28/4).

Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari menekankan bahwa generasi Z memiliki posisi strategis dalam pemilu. Karena itu, Bawaslu berharap pemilih pemula tidak hanya menolak politik uang, tetapi juga memahami prinsip-prinsip dasar demokrasi yang sehat.

Melalui kegiatan ini lanjutnya, sekolah dipandang bukan sekadar tempat belajar formal, tetapi juga menjadi episentrum penguatan nilai-nilai demokrasi, pengawasan partisipatif, dan pendidikan politik sejak dini bagi pemilih pemula menuju Pemilu 2029.

“Kehadiran Bawaslu hari ini dalam rangka mengajak kepada kita semua agar pada Pemilu 2029 nanti generasi muda tidak terlibat dalam praktik politik uang, termasuk tidak mudah menerima iming-iming dalam bentuk apa pun,” ujarnya di hadapan puluhan siswa-siswi.

Dalam sosialisasi tersebut, Pawennari juga menyampaikan beberapa prinsip dasar yang penting dipahami oleh pemilih pemula, diantaranya menolak politik uang, tidak menghalangi orang lain menggunakan hak pilih, serta menghormati kebebasan setiap orang dalam menentukan pilihan.

Menurut pria kelahiran Wotu itu, perbedaan pilihan dalam pemilu adalah hal yang wajar dan tidak seharusnya menimbulkan permusuhan.

“Dalam pemilu, tidak dibenarkan juga orang bermusuhan hanya karena berbeda pilihan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa peran pelajar tidak berhenti pada diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi penyambung pesan demokrasi di lingkungan keluarga.

“Adik-adik bukan hanya belajar untuk diri sendiri, tetapi juga bisa menjadi penyambung pesan di lingkungan keluarga. Sampaikan kepada orang tua, saudara, dan orang-orang terdekat bahwa politik uang jangan pernah dianggap biasa, karena praktik tersebut dapat berdampak buruk terhadap kualitas kepemimpinan yang lahir dari proses demokrasi,”tutupnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sekretariat Bawaslu Luwu Timur, Lenny Thalib, beserta jajaran dan diterima langsung oleh Kepala SMAN 2 Luwu Timur, Rahmat Ilahi. Puluhan pelajar mengikuti kegiatan dengan antusias dan terlibat aktif dalam kegiatan ini.