Arsip Kategori: Polri

Polres Luwu Timur Serahkan Dua Tersangka Kasus BBM Ilegal ke Kejaksaan

RADARLUWU, LUWU TIMUR – Polres Luwu Timur melalui Unit II TIPIDTER Reskrim Polres Luwu Timur menyerahkan dua tersangka beserta barang bukti kepada Kejaksaan Luwu Timur kasus penyalahgunaan BBM di Luwu Timur setelah melengkapi berkas perkara melalui serangkaian penyidikan (P21).

Proses penyerahan dilakukan di Kantor Kejaksaan Negeri Luwu Timur, dan diterima langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Panji Patriatama, Rabu, 18/12/2024.

Adapun tersangka yang diserahkan adalah RS dan AS. Sementara barang bukti yang diserahkan dalam proses ini adalah satu unit mobil truck dengan nomor polisi DP 8985 HB, beserta STNK, dan uang hasil lelang BBM jenis Solar (9.760 liter) senilai Rp71.178.900,00 yang menjadi pengganti barang bukti.

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Andi Muh Taufik, mengatakan kasus ini berawal saat ditemukan adanya kegiatan pengangkutan BBM yang tidak sesuai aturan yang berlangsung di Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Luwu Timur beberapa waktu lalu.

“Berdasarkan bukti yang ditemukan dalam proses pengungkapan kasus ini, kegiatan tersebut tercatat sebagai pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta KUHPidana” Jelas Taufik.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Luwu Timur berkomitmen menindak tegas setiap pelaku yang terlibat dalam penyalahgunaan BBM maupun LPG Subsidi yang merugikan negara dan masyarakat.(rls/*)

Polres Luwu Timur Gelar Operasi Lilin 2024: Pengamanan Nataru Dimulai

RADARLUWU, Luwu Timur – Polres Luwu Timur menggelar pasukan untuk menandai dimulainya Operasi Lilin 2024 dalam rangka pengamanan perayaan Nataru (Natal 2024 dan Tahun Baru 2025). Apel gelar pasukan tersebut berlangsung di Lapangan Mapolres Luwu Timur pada Sabtu (21/12/2024) dengan Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, dan Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim, bertindak sebagai inspektur apel.

Hadir dalam apel ini Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Ketua Pengadilan Negeri Malili, Pabung Kodim 1403 Palopo, serta pasukan upacara dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Basarnas, BPBD, Dinas Kesehatan, dan Senkom. Apel dipimpin oleh Ipda Halmayuddin, yang juga dihadiri oleh personel gabungan dari berbagai instansi. Selain kesiapan pengamanan nataru, apel ini juga dirangkaikan penggelaran kesiapan penanggulangan bencana.

Dalam amanatnya, Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, membacakan pesan serentak dari Kapolri yang menekankan pentingnya kesiapan dalam pengamanan Nataru (Natal dan Tahun Baru). “Sebagaimana penekanan Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam apel Kasatwil Polri bahwa Nataru sudah di depan mata. Saudara akan sibuk, saudara akan capek, jadi laksanakan tugas pengamanan dengan baik,” ucapnya. AKBP Zulkarnain juga mengingatkan bahwa pengamanan Nataru kali ini bersamaan dengan tahapan Pilkada serentak, sehingga potensi gangguan keamanan perlu diantisipasi secara maksimal.

Operasi Lilin 2024 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. Dalam operasi ini, lima pos utama akan didirikan untuk mendukung pengamanan dan memberikan layanan kepada masyarakat. Berikut daftar pos yang akan beroperasi:

1. Pos Pengamanan:
– Pantai Ujung Suso, Kecamatan Burau
– Lapangan Kecamatan Tomoni
2. Pos Pelayanan:
– Pertigaan Tarengge, Kecamatan Wotu
– Pos 700 Sat Lantas, Kecamatan Malili
3. Pos Terpadu:
– Dermaga Sorowako, Kecamatan Nuha

Pos-pos tersebut akan dilengkapi oleh petugas gabungan dari berbagai instansi untuk memberikan pelayanan, informasi, serta tempat istirahat bagi masyarakat yang membutuhkan selama perjalanan.

Operasi Lilin 2024 bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru. Dengan kerja sama yang solid dari seluruh instansi, pengamanan ini akan mampu mengantisipasi segala potensi gangguan kamtibmas.

Mutasi Jabatan di Polres Luwu Timur: Waka Polres dan Kasat Reskrim

RADARLUWU,Luwu Timur – Berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sulawesi Selatan nomor 790 tanggal 20 Desember 2024, terjadi mutasi jabatan di lingkungan Polda Sulawesi Selatan. Dalam surat tersebut, beberapa pejabat, termasuk Waka Polres dan Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, resmi berganti posisi.

Kompol Syamsul P., yang telah menjabat sebagai Waka Polres Luwu Timur sejak tahun 2022, kini dipindahtugaskan menjadi Wakasat Res Narkoba Polrestabes Makassar. Posisinya digantikan oleh Kompol Hajriadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Logistik Polres Pangkep.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, IPTU Achmad Alfian Nurrochim, juga mengalami rotasi. Ia kini menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Parepare. Posisi yang ditinggalkannya diisi oleh IPTU A. Fadly Yusuf, yang sebelumnya bertugas sebagai Panit 2 Unit 4 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sulsel.

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A. Muh. Taufik, membenarkan adanya mutasi tersebut. “Benar, ada dua pejabat utama Polres Luwu Timur yang berganti, yaitu Bapak Waka Polres dan Kasat Reskrim,” jelas Bripka Taufik kepada wartawan.

Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Polri, sekaligus untuk meningkatkan kinerja dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Polres Luwu Timur Gelar Rapat Koordinasi Ops Lilin 2024 untuk Amankan Natal dan Tahun Baru

RADARLUWU, Luwu Timur – Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Polres Luwu Timur mengadakan rapat koordinasi terkait persiapan pengamanan melalui operasi dengansansi Ops Lilin 2024. Rapat tersebut berlangsung di Aula Tribrata Polres Luwu Timur pada Kamis (19/12/2024).

Dipimpin oleh Wakapolres Luwu Timur, Kompol Syamsul, rapat ini dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi terkait, seperti TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Damkar, Jasa Raharja, PLN Malili, dan Senkom. Dalam sambutannya, Kompol Syamsul menyampaikan pentingnya menyelaraskan pemahaman semua pihak untuk memastikan pengamanan dua perayaan besar tersebut berjalan lancar. “Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi kita semua demi kelancaran pelaksanaan pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,” ujarnya.

Bag Ops Polres Luwu Timur menjelaskan bahwa Ops Lilin 2024 akan berlangsung selama 13 hari, dimulai pada 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. Dalam operasi ini, akan didirikan lima pos utama, yaitu:

1. Pos Pengamanan di Pantai Ujung Suso, Kecamatan Burau, dan Lapangan Kecamatan Tomoni.

2. Pos Pelayanan di Pertigaan Tarengge, Kecamatan Wotu, serta Pos 700 Sat Lantas, Kecamatan Malili.

3. Pos Terpadu di Dermaga Sorowako, Kecamatan Nuha.

 

Pos-pos tersebut akan dilengkapi dengan petugas gabungan dari berbagai instansi untuk memberikan pelayanan serta informasi terkait pengamanan Natal dan Tahun Baru. Selain itu, pos ini juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat bagi masyarakat.

Polres Luwu Timur juga akan mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan berbagai kegiatan, seperti ibadah Natal di gereja-gereja dan perayaan Tahun Baru di berbagai lokasi. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman dan kondusif, baik di tempat ibadah, objek wisata, maupun area publik lainnya.

 

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan JS di Luwu Timur: 52 Adegan Perjalanan Tragis di Balik Penangkapan Pelaku

RADARLUWU — Polres Luwu Timur menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap seorang wanita muda berinisial JS, yang jasadnya ditemukan pada Rabu (13/11). Rekonstruksi berlangsung di halaman Polres Luwu Timur, Jalan Andi Djemma, Kelurahan Malili, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, pada Senin (9/12/2024).

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka berinisial A alias AG bersama tujuh saksi dihadirkan. Rekonstruksi juga dihadiri oleh pihak Kejaksaan Negeri Luwu Timur serta masyarakat setempat. Sebanyak 52 adegan diperagakan oleh pelaku, dengan korban diwakili pemeran pengganti. Proses rekonstruksi ini dijaga ketat oleh aparat kepolisian.

Sebelumnya, pelaku ditangkap oleh tim Resmob Polda Sulsel dan Polres Luwu Timur setelah buron selama sepekan. Penangkapan dilakukan di Kampung Timor, Kelurahan Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Selasa (19/11) pukul 03.30 WITA.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika korban JS melakukan perjalanan dari Palopo menuju tempat kerjanya di Morowali, Sulawesi Tengah, pada Senin (11/11/2024). Korban dijemput oleh sopir travel berinisial A bersama dua pria lainnya, S dan E. Setelah sempat mampir ke rumah S, perjalanan dilanjutkan hanya oleh korban dan pelaku.

Saat perjalanan memasuki wilayah Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, pada Selasa (12/11/2024) dini hari, pelaku berniat melakukan tindakan asusila terhadap korban. Setelah korban menolak ajakan pelaku, tersangka akhirnya mencekik korban hingga tak berdaya, memperkosanya, dan kemudian menghabisi nyawa korban. Jasad korban dibuang ke jurang di Jalan Trans Sulawesi.

Mayat korban ditemukan oleh warga yang sedang bekerja di proyek pelebaran jalan pada Rabu (13/11/2024) pagi. Jenazah ditemukan dalam kondisi terluka dan terdapat ceceran darah di lokasi. Setelah dilakukan autopsi oleh tim forensik Polda Sulsel, jenazah korban dimakamkan di Kabupaten Toraja, Sulsel, pada Senin (18/11/2024).

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 338 KUHP, pasal 365 ayat 3 KUHP pasal 6 huruf B juncto pasal 15 UU Nomor 13 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, serta pasal 351 ayat 3 KUHP