Arsip Kategori: Polri

Radarluwu.com, Luwu Timur – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Luwu Timur akan menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Ketupat-2026” yang akan berlangsung selama 13 hari. Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama momentum mudik dan perayaan Idul Fitri.

Sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan operasi tersebut, Polres Luwu Timur menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Aula Polres Luwu Timur, Senin (9/3/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Luwu Timur Kompol Andi Yusuf, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Luwu Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama, serta Danramil Malili.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Luwu Timur, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, serta berbagai instansi terkait yang akan terlibat dalam pelaksanaan operasi pengamanan Idul Fitri.

Dalam pemaparannya, Kompol Andi Yusuf menjelaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) yang mengedepankan langkah-langkah preventif, didukung kegiatan preemtif, kehumasan, penegakan hukum, serta bantuan operasi.

“Operasi ini mengharapkan sinergi seluruh komponen petugas operasi sehingga masyarakat dapat melaksanakan rangkaian perayaan Idul Fitri dengan aman, nyaman, lancar dan selamat,” ujar Kompol Andi Yusuf.

Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, Polres Luwu Timur akan menyiapkan lima posko operasi yang tersebar di sejumlah titik strategis. Posko tersebut terdiri dari dua pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang akan menjadi pusat koordinasi berbagai unsur pengamanan selama masa operasi berlangsung.

RadarLuwu.com — Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan menggelar press release terkait penanganan korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Kegiatan tersebut berlangsung di Biddokkes Polda Sulsel, Senin (19/01/2026).

Press release dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., bersama Kabiddokkes Polda Sulsel, perwakilan Pusdokkes Polri selaku Kabid DVI, serta Bareskrim Polri melalui Kabiddaktikkrim Pusident.

Kabid Humas Polda Sulsel menyampaikan bahwa Polda Sulsel telah mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dalam penanganan korban kecelakaan pesawat tersebut, yang diperkuat oleh Tim DVI Pusdokkes Polri dan Tim Pusident Bareskrim Polri.

“Sampai dengan saat ini, kami telah melaksanakan pengumpulan data awal atau antemortem terhadap keluarga korban. Sebanyak delapan keluarga korban telah dilakukan pemeriksaan,” jelas Kabid Humas.

Pengumpulan data antemortem meliputi data DNA, data medis, serta data administrasi milik korban. Sementara itu, dua keluarga korban lainnya masih dalam proses pengumpulan data. Berdasarkan data manifes dari pihak maskapai penerbangan dan keterangan Kementerian Perhubungan Udara, total korban berjumlah 10 orang, terdiri dari tujuh kru pesawat dan tiga penumpang.

Kabid Humas menjelaskan, setelah seluruh data antemortem terkumpul, Tim DVI akan melaksanakan tahapan postmortem. Proses tersebut dilakukan setelah adanya penyerahan korban atau temuan lainnya dari tim pencarian yang dipimpin oleh Basarnas.

“Data antemortem dan postmortem nantinya akan dicocokkan untuk memastikan identitas korban. Setelah proses pencocokan selesai, barulah dapat disimpulkan kesesuaian antara korban yang ditemukan dengan data manifes yang disampaikan oleh pihak maskapai maupun Kementerian Perhubungan Udara,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses identifikasi dilakukan secara profesional, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun keilmuan.

“Hasil identifikasi ini juga dapat dimanfaatkan oleh pihak keluarga korban untuk kepentingan lanjutan, seperti pengurusan asuransi dan administrasi lainnya,” tutup Kabid Humas Polda Sulsel.

Radarluwu.com, LUWU TIMUR — Polres Luwu Timur menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat di Masjid Al Ukhuwah, Rumah Ibadah Bhineka Tunggal Ika Polres Luwu Timur, Jumat (16/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto T.M., Ketua Bhayangkari Cabang Luwu Timur Ny. Dinda Ario Putranto, para pejabat utama Polres Luwu Timur, personel Polres Luwu Timur, Bhayangkari, serta masyarakat sekitar.

Peringatan Isra Mi’raj ini diisi dengan tausiyah keagamaan oleh Ustadz Rahman, dan Ustadz Zulkifli. Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan doa yang menambah suasana religius dan penuh kekhusyukan.

Dalam sambutannya, Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto T.M. menyampaikan harapannya agar peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum refleksi bagi seluruh personel dan jamaah yang hadir.
“Semoga peristiwa agung ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa memperkuat iman, meningkatkan kualitas ibadah, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Rahman menyampaikan makna mendalam dari peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan suci Nabi Muhammad SAW yang sarat dengan pesan ilahi. Ditekankan pula pentingnya shalat sebagai kewajiban utama dan tiang agama yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh keikhlasan.

Pada peringatan isra Mi’raj ini menjadi penguat rohani dan keimanan, sehingga membentuk karakter dan integritas personel Polres Luwu Timur sebagai landasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Luwu Timur — Polres Luwu Timur resmi memindahkan seluruh pusat pelayanan kepolisian dari kantor lama yang beralamat di Jalan Andi Djemma, Kelurahan Malili, ke gedung kantor baru yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, terhitung mulai Senin, 22 Desember 2025.

Kantor baru Polres Luwu Timur tersebut berada di lokasi strategis, tepat di samping Kantor Pengadilan Negeri Malili, dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan fasilitas yang lebih representatif dan nyaman.

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A. Muh. Taufik, menjelaskan bahwa dengan berpindahnya kantor pelayanan ini, masyarakat dapat langsung mengakses berbagai layanan kepolisian di gedung yang baru.

“Mulai tanggal 22 Desember 2025, seluruh pelayanan Polres Luwu Timur telah terpusat di kantor baru di Jalan Soekarno Hatta. Namun untuk pelayanan penerbitan SIM masih tetap dilaksanakan di kantor lama karena proses pemindahan perangkat membutuhkan waktu dan penanganan tenaga ahli,” ujar Bripka A. Muh. Taufik.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan lokasi pelayanan yang dituju agar tidak terjadi kekeliruan selama masa transisi pemindahan kantor.

RadarLuwu.com. Luwu Timur — Polres Luwu Timur menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 di Lapangan Apel Kantor Polres Luwu Timur yang baru, Jumat (19/12/2025). Apel ini menjadi penanda dimulainya operasi kepolisian dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Apel dipimpin oleh Perwira Apel Kasat Samapta Polres Luwu Timur AKP Djemi Ramos, dengan Komandan Apel Kanit PPA Sat Reskrim Polres Luwu Timur Ipda Dikstra Andika. Bertindak selaku Inspektur Apel yakni Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto bersama Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Luwu Timur, Ketua Pengadilan Agama Malili, Pabung Kodim Palopo, perwakilan Kejaksaan Negeri Luwu Timur, jajaran OPD Kabupaten Luwu Timur, serta Pejabat Utama Polres Luwu Timur. Pasukan apel terdiri dari personel gabungan TNI, Polres Luwu Timur, Damkar, Satpol PP, BPBD, SAR, tenaga kesehatan, Dishub, hingga Senkom.

Apel diawali dengan doa bersama untuk para korban bencana alam di Aceh dan Sumatra, sebagai bentuk empati dan kepedulian. Selanjutnya, Kapolres Luwu Timur membacakan amanat serentak Kapolri yang menekankan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan momentum meningkatnya mobilitas masyarakat secara signifikan.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang atau meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, cuaca ekstrem akibat sistem siklonik dan puncak musim hujan berpotensi meningkatkan risiko bencana alam, sehingga diperlukan kesiapsiagaan ekstra dari seluruh pihak.

Sebagai langkah antisipasi, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat “Operasi Lilin 2025” dengan melibatkan 146.701 personel gabungan. Operasi ini didukung oleh 2.903 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu untuk mengamankan lebih dari 44 ribu objek vital, mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga lokasi wisata.

Kapolri juga menekankan pentingnya pengelolaan lalu lintas dan transportasi secara terpadu, penerapan rekayasa lalu lintas yang tepat, pemanfaatan teknologi pemantauan arus, serta pengendalian angkutan barang sesuai ketentuan lintas kementerian. Selain itu, pengamanan kawasan wisata, terminal, dan pusat keramaian harus dilakukan secara optimal guna mencegah kemacetan dan gangguan kamtibmas.

Dalam aspek keamanan, Polri diinstruksikan untuk melakukan pengamanan ketat di tempat ibadah, meningkatkan deteksi dini dan pencegahan terorisme, melaksanakan patroli rutin guna menekan kejahatan konvensional, serta siaga menghadapi potensi bencana alam seperti banjir dan longsor. Stabilitas ketersediaan pangan dan BBM juga menjadi perhatian, termasuk optimalisasi layanan darurat Kepolisian 110 sebagai sarana respons cepat bagi masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan mitra kamtibmas atas dedikasi serta sinergi yang telah terjalin. Keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru, ditegaskan Kapolri, merupakan tanggung jawab bersama dan diharapkan dapat menjadi ladang pengabdian serta ibadah bagi seluruh personel yang terlibat.