Arsip Kategori: Polri

Luwu Timur — Polres Luwu Timur resmi memindahkan seluruh pusat pelayanan kepolisian dari kantor lama yang beralamat di Jalan Andi Djemma, Kelurahan Malili, ke gedung kantor baru yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, terhitung mulai Senin, 22 Desember 2025.

Kantor baru Polres Luwu Timur tersebut berada di lokasi strategis, tepat di samping Kantor Pengadilan Negeri Malili, dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan fasilitas yang lebih representatif dan nyaman.

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A. Muh. Taufik, menjelaskan bahwa dengan berpindahnya kantor pelayanan ini, masyarakat dapat langsung mengakses berbagai layanan kepolisian di gedung yang baru.

“Mulai tanggal 22 Desember 2025, seluruh pelayanan Polres Luwu Timur telah terpusat di kantor baru di Jalan Soekarno Hatta. Namun untuk pelayanan penerbitan SIM masih tetap dilaksanakan di kantor lama karena proses pemindahan perangkat membutuhkan waktu dan penanganan tenaga ahli,” ujar Bripka A. Muh. Taufik.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar memperhatikan lokasi pelayanan yang dituju agar tidak terjadi kekeliruan selama masa transisi pemindahan kantor.

RadarLuwu.com. Luwu Timur — Polres Luwu Timur menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 di Lapangan Apel Kantor Polres Luwu Timur yang baru, Jumat (19/12/2025). Apel ini menjadi penanda dimulainya operasi kepolisian dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Apel dipimpin oleh Perwira Apel Kasat Samapta Polres Luwu Timur AKP Djemi Ramos, dengan Komandan Apel Kanit PPA Sat Reskrim Polres Luwu Timur Ipda Dikstra Andika. Bertindak selaku Inspektur Apel yakni Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto bersama Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Luwu Timur, Ketua Pengadilan Agama Malili, Pabung Kodim Palopo, perwakilan Kejaksaan Negeri Luwu Timur, jajaran OPD Kabupaten Luwu Timur, serta Pejabat Utama Polres Luwu Timur. Pasukan apel terdiri dari personel gabungan TNI, Polres Luwu Timur, Damkar, Satpol PP, BPBD, SAR, tenaga kesehatan, Dishub, hingga Senkom.

Apel diawali dengan doa bersama untuk para korban bencana alam di Aceh dan Sumatra, sebagai bentuk empati dan kepedulian. Selanjutnya, Kapolres Luwu Timur membacakan amanat serentak Kapolri yang menekankan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan momentum meningkatnya mobilitas masyarakat secara signifikan.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang atau meningkat 7,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, cuaca ekstrem akibat sistem siklonik dan puncak musim hujan berpotensi meningkatkan risiko bencana alam, sehingga diperlukan kesiapsiagaan ekstra dari seluruh pihak.

Sebagai langkah antisipasi, Polri bersama TNI dan instansi terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat “Operasi Lilin 2025” dengan melibatkan 146.701 personel gabungan. Operasi ini didukung oleh 2.903 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu untuk mengamankan lebih dari 44 ribu objek vital, mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga lokasi wisata.

Kapolri juga menekankan pentingnya pengelolaan lalu lintas dan transportasi secara terpadu, penerapan rekayasa lalu lintas yang tepat, pemanfaatan teknologi pemantauan arus, serta pengendalian angkutan barang sesuai ketentuan lintas kementerian. Selain itu, pengamanan kawasan wisata, terminal, dan pusat keramaian harus dilakukan secara optimal guna mencegah kemacetan dan gangguan kamtibmas.

Dalam aspek keamanan, Polri diinstruksikan untuk melakukan pengamanan ketat di tempat ibadah, meningkatkan deteksi dini dan pencegahan terorisme, melaksanakan patroli rutin guna menekan kejahatan konvensional, serta siaga menghadapi potensi bencana alam seperti banjir dan longsor. Stabilitas ketersediaan pangan dan BBM juga menjadi perhatian, termasuk optimalisasi layanan darurat Kepolisian 110 sebagai sarana respons cepat bagi masyarakat.

Mengakhiri amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dan mitra kamtibmas atas dedikasi serta sinergi yang telah terjalin. Keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru, ditegaskan Kapolri, merupakan tanggung jawab bersama dan diharapkan dapat menjadi ladang pengabdian serta ibadah bagi seluruh personel yang terlibat.

Luwu Timur — Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Natal 2025 serta malam pergantian Tahun Baru 2026, Polres Luwu Timur menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Operasi Lilin 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Aula Tribrata Polres Luwu Timur.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Kabag Ops Polres Luwu Timur AKP Andi Yusuf dan dihadiri oleh PJU Polres Luwu Timur, Koramil Malili, serta unsur Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan instansi terkait. Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Luwu Timur Aini Endis Anrika, Kepala BPBD dr. April, Kepala Dinas Kesehatan dr. Adnan, Kepala Dinas Damkar Guntur Hafid, Kepala Satpol PP Baharuddin, Sekretaris Dinas Perhubungan Amran Akmal, perwakilan Senkom Polri, dan Jasa Raharja.

AKP Andi Yusuf dalam paparannya menyampaikan bahwa Polres Luwu Timur akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Operasi Lilin 2025” selama 14 hari, terhitung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan sebanyak 74 personel Polri serta 100 personel gabungan instansi terkait dan difokuskan pada pengamanan orang maupun tempat yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

“Sasaran pengamanan meliputi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah dan perayaan Natal 2025, serta masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun 2025–2026. Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada gereja, objek wisata, dan fasilitas umum,” jelas AKP Andi Yusuf. Diketahui, jumlah gereja yang akan mendapatkan pengamanan di wilayah Kabupaten Luwu Timur sebanyak 298 gereja.

Dalam Operasi Lilin 2025, Polres Luwu Timur akan mendirikan empat pos pengamanan, yakni Pos Pam Pantai Ujung Suso Kecamatan Burau, Pos Pam Tomoni Kecanatan Tomoni, Pos Pelayanan Dermaga Soroako Kecamatan Nuha, serta Pos Terpadu di Pos 700 Satlantas Kecamatan Malili. Keempat pos tersebut diharapkan menjadi pusat pelayanan, pengawasan, dan respon cepat terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Asisten Pemerintahan dan Kesra Aini Endis Anrika menegaskan bahwa Pemkab Luwu Timur siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Lilin 2025 demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Senada dengan itu, Kepala BPBD dr. April menyatakan kesiapan BPBD untuk menempatkan personel di Pos Terpadu serta di sejumlah objek wisata guna mengantisipasi potensi bencana.

Melalui sinergi antara Polres Luwu Timur, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta mitra kamtibmas lainnya, Operasi Lilin 2025 dilaksanakan sebagai operasi pemeliharaan kamtibmas dengan mengedepankan kegiatan preventif yang didukung upaya preemtif, penegakan hukum, serta kehumasan. Diharapkan, seluruh rangkaian pengamanan ini mampu mewujudkan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, lancar, dan kondusif di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Luwu Timur — Dalam rangka mendukung Program Ketahanan dan Swasembada Pangan Tahun 2025, Polres Luwu Timur melalui Polsek Wotu menggelar kegiatan Panen Jagung di Dusun Kunyi-kunyi, Desa Kalaena, Kecamatan Wotu, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan panen ini dihadiri oleh unsur Forkopimcam Wotu, perwakilan Dinas Pertanian, Bulog, BPS, serta para penyuluh pertanian lapangan. Momen ini menjadi wujud nyata sinergitas antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam memperkuat sektor pertanian di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Lahan yang dipanen seluas 1 hektare merupakan milik warga setempat, dengan jenis jagung Herbisida BISI 18 yang menghasilkan panen sekitar 3,5 ton.

Kabag SDM Polres Luwu Timur AKP Martinus Wemben yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan seperti ini, Polres Luwu Timur berupaya hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan melalui sektor pertanian,” ujar AKP Martinus Wemben.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama lintas sektor sangat penting untuk menjaga stabilitas pangan di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi yang terjadi saat ini.

Dengan adanya kegiatan panen jagung ini, Polres Luwu Timur berharap semangat kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat terus terjaga demi terwujudnya Luwu Timur yang tangguh dan mandiri dalam pangan.

Radarluwu com, Luwu Timur — Menyikapi meningkatnya potensi bencana akibat perubahan cuaca ekstrem dan datangnya musim hujan, Polres Luwu Timur menggelar Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi ancaman bencana di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Waka Polres Luwu Timur, Kompol Hajriadi dan diikuti oleh seluruh unsur Forkopimda, TNI, instansi terkait, serta stakeholder kebencanaan di Kabupaten Luwu Timur.

Turut hadir Wakil Bupati Luwu Timur, Pabung Kodim 1403 Palopo, perwakilan Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri Malili, Pengadilan Agama Malili, anggota DPRD, serta sejumlah instansi seperti BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Damkar, PSC 119, dan Satpol PP.

Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan oleh Waka Polres Luwu Timur, disampaikan bahwa apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana dalam menghadapi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Penanganan bencana membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen agar respons yang diberikan dapat berlangsung sigap, cepat, dan tepat,” tegas Kapolri dalam amanatnya.

Kapolri juga mengingatkan bahwa puncak musim hujan disertai potensi La Niña dapat meningkatkan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Luwu Timur, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan.

Berdasarkan data pada Posko Bag Ops Polres Luwu Timur, sejumlah wilayah di kabupaten Luwu Timur berpotensi mengalami gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Menyikapi hal tersebut, Polres bersama instansi terkait akan menyiagakan personel gabungan, kendaraan evakuasi, hingga posko tanggap darurat di titik-titik rawan bencana.

Apel kesiapan ini adalah bentuk Polres Luwu Timur bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam menjaga keselamatan masyarakat. Melalui koordinasi yang solid maka Luwu Timur akan mampu menghadapi berbagai potensi bencana dengan kesiapsiagaan penuh serta semangat kebersamaan.