Arsip Kategori: PT VALE

Wujudkan Senyum Ceria Penerus Masa Depan, PT VaIe dan PDGI Lutim Gelar Operasi CBL bagi Anak-anak

Radarluwu.com,SOROWAKO– Mengembalikan senyum ceria anak-anak sebagai penerus masa depan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Lutim, Primaya Hospital, Yayasan Smile Train, dan Yayasan Celebes Cleft Center, menggelar operasi Celah Bibir Langit-langit (CBL) gratis untuk anak-anak di Kabupaten Luwu Timur (Lutim).

Acara yang dilaksanakan pada 7-8 Februari 2025 ini bertempat di dua rumah sakit setempat, RSUD Lagaligo dan RS Inco (PT Vale). Inisiatif ini tidak hanya memberikan perawatan medis, tetapi juga memberikan anak-anak kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih cerah, penuh kepercayaan diri, tanpa hambatan sosial karena perbedaan fisik.

Kepedulian dilakukan PT Vale untuk mengembalikan kepercayaan diri anak-anak penderita Celah bibir dan langit-langit, sehingga dalam berinteraksi sosial tidak merasakan minder atau malu.

Melalui kolaborasi ini, Perseroan memberikan kesempatan bagi anak-anak yang membutuhkan perawatan medis tersebut. Dari 25 anak yang mendaftar, 20 anak terpilih untuk menjalani operasi setelah memenuhi syarat kesehatan yang ketat.

Seleksi dilakukan dengan memperhatikan beberapa faktor penting, seperti berat badan yang sesuai, kondisi tubuh yang bebas infeksi, serta kesehatan yang memadai untuk menjalani operasi.

“Kami ingin memberikan anak-anak yang tidak mampu biaya operasi kesempatan untuk mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan. Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat menghapuskan hambatan fisik yang dapat menghalangi mereka dalam mengembangkan potensi mereka,” ujar Direktur External Relations PT Vale, Endra Kusuma.

Edukasi Pencegahan CBL dan Stunting Sejak Dini

Selain melakukan operasi, PT VaIe juga berfokus pada pendekatan preventif melalui kegiatan edukasi kepada ibu hamil dan bidan di desa-desa sekitar tentang pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan. Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat menyebabkan kelainan bawaan seperti CBL, serta masalah gizi lainnya seperti stunting yang mempengaruhi tumbuh kembang anak.

“Kami tidak hanya ingin membantu anak-anak yang sudah terlahir dengan kondisi CBL, tetapi juga berkomitmen untuk mencegah kelainan ini terjadi di masa depan. Edukasi yang kami berikan kepada ibu hamil tentang pola makan yang sehat sangat penting untuk mencegah CBL dan masalah stunting,” jelas Endra Kusuma. Dengan pendekatan preventif ini, PT VaIe berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Tanggapan Positif dari Pemerintah dan Masyarakat Lutim

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat. Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. Adnan D. Kasim, mewakili Bupati Luwu Timur, Budiman, mengungkapkan rasa terima kasih atas kolaborasi yang terjalin.

“Kami sangat mengapresiasi PT VaIe dan PDGI Lutim yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Luwu Timur, khususnya bagi mereka yang tidak mampu membayar biaya operasi. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas untuk masyarakat kami,” ujar dr. Adnan.

Dia menambahkan, bahwa inisiatif ini sangat bermanfaat untuk mempercepat pembangunan sektor kesehatan di Luwu Timur. “Kami berharap kerjasama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat kami,” lanjutnya.

Menciptakan Perubahan Nyata

Ketua Panitia kegiatan ini, drg. Arwiny W. Hipi, Sp. B.M.M, berharap agar kegiatan sosial ini dapat berlangsung setiap tahun dengan semakin banyak pihak yang terlibat. “Kami berharap program ini bisa memberikan perubahan yang nyata bagi kehidupan anak-anak. Melalui operasi dan edukasi ini, kami ingin mereka tumbuh dengan sehat, percaya diri, dan tanpa rasa takut akan perbedaan fisik mereka,” ungkapnya.

Inisiatif ini bukan hanya sekadar memberikan tindakan medis, tetapi juga memberi kesempatan anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih cerah dan bebas dari hambatan sosial. PT Vale menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah Luwu Timur, dengan membuktikan bahwa kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan.

Melalui langkah preventif dan pengobatan medis yang efektif, PT Vale tidak hanya membantu anak-anak yang membutuhkan, tetapi juga berinvestasi pada masa depan yang lebih baik. Inisiatif ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang solid, kita dapat membuka jalan bagi masyarakat untuk tumbuh lebih sehat, lebih kuat, dan lebih percaya diri. Dengan itu, perseroan tidak hanya berperan dalam meningkatkan taraf hidup, tetapi juga memberikan harapan baru bagi anak-anak di Luwu Timur untuk meraih masa depan yang lebih gemilang.(*/rls)

Jaga Lingkungan, PT CLM Tanam Mangrove dan Gaungkan Kesadaran K3

Radarluwu.com, Luwu Timur —PT Citra Lampia Mandiri (CLM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga lingkungan dengan kegiatan penanaman mangrove. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2025 serta upaya PT. CLM dalam mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir.

Acara ini dihadiri oleh manajemen, karyawan, serta mitra kerja PT CLM yang turut serta dalam penanaman bibit mangrove. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan ini juga sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional tahun 2025, yaitu “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Perwujudan Budaya K3 yang Unggul untuk Meningkatkan Produktivitas”.

Menurut Amran, Head of Dept. Health and Safety PT CLM, peringatan Bulan K3 Nasional menjadi momen strategis untuk memperkuat implementasi budaya keselamatan di perusahaan, rabu (12/02/25).

“Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh karyawan, kontraktor, dan subkontraktor PT CLM akan pentingnya prinsip K3 dalam setiap aktivitas kerja, ” Ungkapnya.

Para peserta terlihat antusias dalam kegiatan ini, meskipun medan yang berlumpur tidak mengurangi semangat mereka dalam menanam bibit mangrove.

Dengan adanya kegiatan ini, PT CLM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3 di dunia kerja.

Selain penanaman mangrove, serangkaian kegiatan digelar yaitu upacara peringatan Hari K3, bakti sosial, donor darah, turnamen futsal dan badminton, sosialisasi pencegahan serta penanganan kebakaran.

“Semoga semangat K3 terus kita jaga dan terapkan dalam setiap aspek pekerjaan demi keselamatan dan kesejahteraan bersama,” tutup Amran.

PT Vale Perkuat SDM Unggul Lewat Program Co-Ops Bersama Unhas

Radarluwu.com,MAKASSAR, Selasa 11 Februari 2025 – sebagai bagian dari pertambangan nikel berkelanjutan di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari Group Mining Industry (MIND ID) menunjukkan komitmennya dalam menciptakan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global melalui program Co-ops (Cooperative Education) bagi mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas). Program ini bukan sekadar magang, tetapi sebuah ekosistem pembelajaran berbasis pengalaman yang menyiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan di industri pertambangan berkelanjutan.

Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan pilar pembangunan sumber daya manusia yang dicanangkan dalam Astha Cita Presiden Prabowo, PT Vale membuka kesempatan bagi mahasiswa semester akhir Unhas untuk mengasah keterampilan dan memahami secara langsung praktik Good Mining Practices (GMP) di area operasional Blok Sorowako. Dengan keterlibatan langsung dalam dunia industri, program ini membekali mahasiswa dengan pengalaman yang tidak hanya teknis tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan dan tanggung jawab sosial.

Adriansyah Chaniago, Chief Human Capital (CHCO) PT Vale, menegaskan bahwa keberlanjutan industri pertambangan tidak hanya bergantung pada teknologi dan kelembagaan, tetapi juga pada kesiapan talenta yang memahami tantangan industri di masa depan.

“Kami di PT Vale percaya bahwa investasi terbesar adalah investasi pada manusia. Melalui Program Co-ops ini, kami mengharapkan adik-adik mahasiswa tidak hanya siap memasuki dunia kerja tetapi juga menjadi bagian dari perubahan menuju industri tambang yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kami ingin mencetak generasi pemimpin yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki visi keberlanjutan yang kuat,” ujar Adriansyah.

Seleksi Ketat untuk Membangun Talenta Berkualitas

Program Co-ops tahun ini memasuki Batch III dengan proses seleksi yang ketat. Dari total 161 pendaftar, 45 mahasiswa terbaik berhasil lolos seleksi tahap awal yang dilakukan oleh Unhas, termasuk sembilan di antaranya berasal dari Luwu Timur, wilayah yang juga menjadi bagian dari ekosistem operasi PT Vale.

Setelah melalui seleksi administrasi dan wawancara di Gedung LPPM Unhas Tamalanrea, sebanyak 15 mahasiswa terbaik akan mendapatkan kesempatan bergabung langsung dengan berbagai departemen di PT Vale selama enam bulan. Dengan pendampingan dari karyawan senior, mereka akan mendapatkan wawasan mendalam tentang praktik industri, teknologi terbaru, serta implementasi keberlanjutan di sektor pertambangan.

“Kami melihat potensi yang besar dari adik-adik mahasiswa Unhas. Mereka tidak hanya memiliki keterampilan akademik, tetapi juga pemikiran kritis dan inovatif yang dapat memberikan perspektif baru bagi perusahaan. Mereka datang dengan ide-ide segar dan berani mengkritisi, yang bagi kami sangat berharga dalam terus meningkatkan standar operasional dan keberlanjutan PT Vale,” tambah Adriansyah.

Membuka Jalan Menuju Masa Depan

Keberhasilan program Co-ops juga tercermin dari banyaknya alumni yang kini telah bergabung sebagai karyawan tetap di PT Vale. Program ini bukan hanya tentang pelatihan, tetapi juga tentang membangun koneksi antara dunia akademik dan industri, serta menciptakan peluang kerja bagi talenta muda Indonesia.

Ilham Alimuddin, Wakil Ketua Tim Co-Ops Unhas, menekankan bahwa inisiatif ini sangat penting dalam membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.

“Sejak program ini berjalan, banyak alumni yang telah direkrut oleh PT Vale, membuktikan bahwa program ini benar-benar memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Harapan kami, Co-Ops tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga menjadi gerbang bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata dalam industri pertambangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Tahun ini, Co-Ops semakin inklusif dengan membuka kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, termasuk Ilmu Kehutanan dan Ilmu Manajemen, menunjukkan bahwa industri tambang membutuhkan perspektif yang beragam untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Bagi Jeremy Christover Paelongan, mahasiswa Fakultas Teknik Elektro asal Sorowako, program ini adalah kesempatan emas untuk memahami industri secara lebih mendalam.

“Saya ingin membangun pengalaman nyata di dunia industri, khususnya di pertambangan. Melalui Co-Ops, saya bisa belajar langsung dan merasakan tantangan dunia kerja, yang tentunya akan menjadi bekal berharga bagi masa depan saya,” ujarnya.

Diva Zulfaedah Salsabila, mahasiswa Teknik Elektro lainnya, juga menyoroti pentingnya program ini dalam membuka jalan bagi perempuan di dunia teknik dan pertambangan.

“Jumlah perempuan di sektor teknik dan pertambangan masih sangat sedikit. Co-Ops memberi saya kesempatan untuk membuktikan bahwa perempuan juga bisa bersaing dan berkontribusi dalam industri ini. Saya berharap PT Vale dan Unhas terus menjalankan program ini untuk mencetak lebih banyak talenta muda yang siap bersaing di era globalisasi,” paparnya.

Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan

PT Vale memahami bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang lingkungan, tetapi juga tentang membangun generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif bagi industri dan masyarakat. Melalui program Co-Ops, PT Vale menegaskan perannya dalam mencetak sumber daya manusia unggul, yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menjadi agen perubahan dalam menciptakan industri tambang yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.(*/rls)

Kapolda Sulsel Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan PT Vale untuk Keamanan dan Ketahanan Pangan

Rafarluwu.com, Sorowako, 10 Februari 2025 – _Dalam upaya memperkuat sinergi antara sektor industri dan penegak hukum demi terciptanya lingkungan yang kondusif dan berkelanjutan, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Yudhiawan melakukan kunjungan kerja ke area operasional PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) di Sorowako pada 5-6 Februari 2025. Kunjungan ini menegaskan dukungan kepolisian terhadap keberlanjutan industri tambang yang selaras dengan agenda pembangunan nasional, termasuk ketahanan pangan yang kini menjadi salah satu program strategis pemerintah.

Sebagai bagian dari MIND ID, PT Vale terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan operasi tambang yang aman, ramah lingkungan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale, Bernardus Irmanto, menyampaikan bahwa kunjungan Kapolda Sulsel menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan industri tambang yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

“Kehadiran Kapolda Sulsel beserta jajaran merupakan kehormatan bagi kami. Ini membuktikan bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan penegak hukum memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung pencapaian target nasional, termasuk keberlanjutan dan ketahanan pangan. PT Vale berkomitmen untuk terus beroperasi dengan mengedepankan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) yang menjadi fondasi utama bisnis kami,” ujar Bernardus.

Sebagai bagian dari kunjungan kerja, rombongan Kapolda Sulsel meninjau beberapa inisiatif keberlanjutan PT Vale, termasuk PLTA Balambano, Danau Matano, Nursery, dan Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea. Dalam kesempatan tersebut, PT Vale juga menyalurkan 500 kilogram bibit jagung kepada Polsek Malili untuk mendukung program ketahanan pangan di wilayah pemberdayaan perusahaan.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan, menegaskan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan dunia usaha seperti yang dilakukan PT Vale memiliki dampak strategis bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengapresiasi PT Vale yang telah mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat. Kemandirian dalam produksi pangan lokal harus terus diperkuat, dan inisiatif yang dilakukan PT Vale melalui pemberian bantuan bibit jagung ini adalah langkah konkret yang sejalan dengan agenda nasional. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus ditingkatkan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat dan memperkuat perekonomian daerah,” ungkap Yudhiawan.

Dukungan Nyata PT Vale untuk Kemandirian Pangan dan Keberlanjutan

Dalam rangka mendukung ketahanan pangan, PT Vale memastikan bahwa setiap inisiatif yang dijalankan sejalan dengan Asta Cita, yakni delapan visi besar Indonesia untuk menciptakan kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal. Bantuan bibit jagung ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen PT Vale dalam mendukung peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Head of External Relations for Sorowako, Endra Kusuma, menambahkan bahwa program ini tidak hanya selaras dengan nilai keberlanjutan PT Vale tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi berbasis komunitas.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang operasional perusahaan, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat berkontribusi bagi masyarakat. Dengan adanya sinergi antara PT Vale, kepolisian, dan masyarakat, kami optimistis program ketahanan pangan nasional dapat berjalan lebih baik dan memberikan dampak jangka panjang,” ujar Endra.

Dengan kolaborasi yang erat antara dunia usaha dan aparat keamanan, PT Vale terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, mendukung ketahanan pangan, serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.(*/rls)

Komitmen PT Vale Indonesia Dorong Agenda Rendah Karbon: Transformasi Inovatif Truk 100T untuk Masa Depan Berkelanjutan

Radarluwu.com

SOROWAKO, 21 Januari 2025 – Dalam upaya mendukung agenda nasional karbon rendah, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) sebagai bagian dari Group MIND ID menorehkan langkah besar dengan meluncurkan program Zero Hour Refurbished Truck, hari ini di area Mobile Equipment Maintenance (MEM).

Program ini adalah inovasi pertama PT Vale dalam merekondisi dua unit truk 100T, yaitu CAT 777 dan Komatsu HD 785, yang sebelumnya rusak berat, menjadi seperti baru dan siap operasional. Bekerja sama dengan PT Trakindo Utama dan PT United Tractors, inisiatif ini memperlihatkan komitmen PT Vale terhadap efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan. Dua unit truk ini telah menjalani proses rebuild di Balikpapan selama sekitar satu bulan setelah dikirim dari Sorowako melalui Balantang pada September 2024.

Melalui proses rebuild menyeluruh, kedua truk yang sebelumnya telah mencapai batas maksimal durasi kerja 150.000 jam kini kembali ke kondisi seperti baru dengan usia kerja nol jam. Proses ini tidak hanya memastikan performa maksimal tetapi juga mengurangi dampak lingkungan, dengan penghematan emisi karbon hingga 30% atau setara 174 ton karbon per unit.

Mengurangi Jejak Karbon dan Mendukung TKDN
Keberhasilan program ini menandai langkah strategis dalam mendukung agenda rendah karbon sekaligus memperkuat tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), yang mencapai peningkatan 20% pada proyek ini. TKDN mencerminkan komitmen perusahaan terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong penggunaan produk dalam negeri dan memperkuat industri lokal.

Tak hanya itu saja, semakin menegaskan inisiatif keberlanjutan melalui replikasi rebuild truk ini diharapkan dapat diikuti pelaku industri lainnya.

“Kami berharap upaya keberlanjutan melalui rebuild truk ini semakin dikenal luas, apalagi PT Vale selakuk Pemegang IUPK termasuk yang pertama khususnya Mining yang menerapkan inisiatif ini mengingat dampaknya sangat besar terhadap People, Plante and Profit (3P),” ujar Sadewo, Head of Supply Chain Management PT Vale Indonesia.

Dia menambahkan, Rebuild truck adalah langkah dan solusi supply chain strategis yang tidak hanya efisien secara biaya tetapi juga memberikan dampak nyata dalam mengurangi emisi karbon. Ini sejalan dengan visi PT Vale untuk menciptakan pertambangan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Inovasi Efisien dan Berkelanjutan
Program ini menjadi jawaban atas tantangan penggantian alat berat baru yang menghabiskan biaya besar dan waktu panjang untuk pengadaan serta pengiriman. Dengan solusi rebuild, truk yang sebelumnya rusak kini dapat digunakan kembali tanpa perlu membeli unit baru, mendukung efisiensi biaya perusahaan.

“Inisiatif ini ada banyak manfaatnya tidak saja dari sisi cost karena adanya efisiensi, tapi juga dari sisi pemanfaatan barang bekas namun masih bernilai sehingga sangat sayang jika dibuang. Tentunya ada kebanggaan, jika sebelumnya barang lama biasanya di scrap kini tidak lagi. Untuk itu, saya harapkan terobosan ini dapat dilanjutkan,” ungkap Abu Ashar, Chief Operation and Infrastructure Officer PT Vale.

Abu Ashar menuturkan, memperbaiki truk yang rusak hingga seperti baru adalah langkah cerdas untuk menjawab kebutuhan operasional dan keberlanjutan. Dengan memperpanjang umur alat berat, kita tidak hanya mengurangi jejak karbon tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan efisiensi sumber daya.

PT Trakindo Utama turut andil dalam program keberlanjutan, Manager PT Trakindo Muhammad Hisyam menyampaikan rasa senang berpartisipasi dan bangga bisa andil dalam rebuild truk, hal tersebut juga sebagai aksi nyata bersama kolaborasi dalam menjalankan ESG,

“Rebuild ini sejalan dengan tujuan Trakindo mewujudkan zero waste dan mengurangi karbon emisi, harapannya PT Vale dapat erus berkembang dan maju bersama mewujudkan komitmen keberlanjutan,” tuturnya.

Operator Sambut Positif
Tidak hanya memberikan dampak positif pada operasional dan keberlanjutan, program ini juga disambut antusias oleh para operator truk. Akbar Ali dan Yulianus Tira Tangaran, dua operator yang telah mencoba truk hasil rebuild, mengungkapkan kegembiraannya.
“Setelah diremajakan, rasanya seperti membawa alat baru. Saya berharap semua truk yang sudah tua dapat diremajakan seperti ini. Terima kasih kepada PT Vale dan PT Trakindo yang telah memberikan kenyamanan lebih bagi operator,” ujar Yulianus.

Komitmen untuk Masa Depan
Zero Hour Refurbished Truck adalah bukti nyata dari komitmen PT Vale dalam memaksimalkan sumber daya yang ada, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung keberlanjutan lingkungan. Dengan inisiatif ini, PT Vale tidak hanya mengurangi dampak lingkungan dari produksi alat berat baru tetapi juga membuka peluang untuk mengimplementasikan program serupa di unit lain di masa depan.

“Mengoptimalkan sumber daya yang ada bukan hanya pilihan, tetapi tanggung jawab. Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi contoh praktik terbaik dalam mendukung agenda karbon rendah Indonesia,” tutup Abu.

Dengan keberhasilan program ini, PT Vale menunjukkan bahwa inovasi dan keberlanjutan dapat berjalan seiring, sekaligus berkontribusi pada pencapaian target nasional menuju Indonesia Emas 2045.(*/rls)