Luwu Timur — Inovasi di dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh SMP Negeri 2 Malili. Sekolah ini menjadi yang pertama di Kabupaten Luwu Timur yang menghadirkan fasilitas ruang podcast untuk kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ruang podcast tersebut dirancang sebagai sarana kreatif bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, literasi digital, serta keterampilan berbicara di depan publik. Dengan dukungan peralatan seperti mikrofon, mixer audio, dan perangkat rekaman, siswa kini dapat memproduksi konten edukatif maupun inspiratif secara mandiri.

Hj. Darmawati,S.Pd.,M.Pd Selaku Kepala sekolah SMP Negeri 2 Malili menyampaikan bahwa kehadiran ruang podcast ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran abad ke-21.

“Kami ingin memberikan ruang bagi siswa untuk menyalurkan ide, gagasan, dan kreativitas mereka melalui media yang dekat dengan generasi saat ini,” ujarnya.

Program ini juga mendapat sambutan positif dari para siswa. Mereka mengaku antusias karena dapat belajar hal baru seperti teknik berbicara, penyusunan naskah, hingga proses editing audio. Selain itu, podcast yang dihasilkan rencananya akan dipublikasikan melalui berbagai platform digital sebagai media informasi sekolah.

Dengan hadirnya fasilitas ini, SMP Negeri 2 Malili diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Luwu Timur untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi peserta didik di era digital.

Luwu Timur — Suasana berbeda tampak di area pertambangan PT Citra Lampia Mandiri (CLM), Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kamis (16/04/2026). Sebanyak 87 murid Kelas V SDIT Insan Rabbani bersama 8 guru turun langsung ke lapangan dalam kegiatan kunjungan edukasi (outing class) untuk mengenal proses pertambangan secara nyata.

Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar di luar kelas yang dirancang untuk memperluas wawasan siswa terkait pengelolaan sumber daya mineral, khususnya nikel yang menjadi komoditas utama di Luwu Timur.

Plt Kepala Sekolah SDIT Insan Rabbani, Andi Kastiar Latif, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengintegrasikan pembelajaran teori dengan praktik di lapangan.

“Alhamdulillah, hari ini para murid berkesempatan melihat langsung aktivitas salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di Luwu Timur. Ini penting untuk menambah pemahaman mereka,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengenalan sektor pertambangan sejak dini dinilai strategis, mengingat daerah Luwu Timur dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil nikel di Indonesia.

“Kami ingin anak-anak memiliki wawasan sejak awal tentang bagaimana sumber daya alam dikelola secara bertanggung jawab,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dian Ekaviyanti Rusydi, menjelaskan bahwa kegiatan outing class ini merupakan program baru yang akan dijadikan agenda rutin tahunan.

“Ini program perdana kami. Ke depan, kami juga akan mengenalkan siswa pada ekosistem lain seperti hutan mangrove, yang juga menjadi bagian dari program PT CLM,” jelasnya.

Pihak sekolah turut mengapresiasi dukungan manajemen PT CLM yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Di sisi lain, Supervisor Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT CLM, Herly, menyampaikan bahwa perusahaan membuka ruang bagi masyarakat, termasuk pelajar, untuk mengenal lebih dekat operasional pertambangan.

“Kami terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar tentang kegiatan pertambangan. Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung sektor pendidikan melalui program pemberdayaan masyarakat,” tutupnya.

Sorowako — Dominasi pelaku usaha di sektor tambang kembali mendapat tantangan. Melalui Musyawarah Besar (MUBES) I Himpunan Pengusaha Masyarakat Tambang Luwu Timur (HIPMATA LUTIM), suara pengusaha lokal menggema lantang: mereka tak ingin lagi sekadar jadi penonton di tanah sendiri.

Musyawarah Besar (MUBES) I HIPMATA LUTIM sukses digelar di Sorowako, Kamis (16/4/2026), dengan menghasilkan Fadel Ansar sebagai ketua terpilih untuk periode 2026–2029.

Dalam sambutannya, Fadel menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan keterlibatan nyata pengusaha lokal dalam aktivitas industri tambang di Bumi Batara Guru, Kabupaten Luwu Timur.

“Sebagai ketua terpilih, saya ingin sampaikan bahwa pengusaha lokal harus benar-benar dilibatkan di aktivitas tambang, bukan cuma jadi penonton,” tegas Fadel.
Ia menilai, keterlibatan pengusaha lokal bukan sekadar soal keadilan, tetapi juga berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, ketika pelaku usaha lokal diberi ruang, maka perputaran ekonomi akan terjadi di dalam daerah itu sendiri.

“Kalau pengusaha lokal diberi kesempatan, otomatis usaha mereka jalan, ekonomi daerah ikut naik, dan lapangan kerja terbuka untuk masyarakat sekitar tambang,” ujarnya.
Fadel juga menekankan pentingnya keberpihakan dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun perusahaan tambang, agar pengusaha lokal dapat tumbuh dan bersaing secara sehat.

“Ini sederhana saja, kalau yang di daerah diberdayakan, maka perputaran uang juga tetap di daerah. Dampaknya jelas, ekonomi tumbuh dan masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” tuturnya.

Ia berharap, ke depan akan ada kebijakan dan langkah konkret yang benar-benar mendukung keberadaan dan perkembangan pengusaha lokal di Luwu Timur.

“Harapan kami, ada keberpihakan yang nyata supaya pengusaha lokal bisa berkembang dan berdiri kuat di daerahnya sendiri,” pungkasnya.

MUBES I HIPMATA LUTIM ini menjadi momentum awal konsolidasi pengusaha lokal untuk memperkuat posisi mereka di tengah pesatnya industri tambang di Luwu Timur.

Palu, 13 April 2026 — Komitmen terhadap tata kelola yang baik serta kontribusi nyata bagi pembangunan daerah kembali mendapatkan pengakuan. PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID, menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas kepatuhan dan konsistensinya sebagai wajib pajak yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah di Palu.

Momentum penghargaan ini sejalan dengan arah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang menekankan bahwa peringatan HUT bukan sekadar seremoni, melainkan katalisator pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor. “Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat,” tegas Gubernur Anwar Hafid.

Sejalan dengan itu, PT Vale dinilai sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah melalui kepatuhan fiskal yang konsisten, termasuk pembayaran pajak alat berat secara tepat waktu dan berkelanjutan.

Head of External Regional & Growth PT Vale, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi pemerintah, masyarakat, dan pemegang saham. “Alhamdulillah. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus berkontribusi kepada pemerintah, tidak hanya di Sulawesi Tengah, tetapi juga di wilayah lain tempat kami beroperasi. Pembayaran pajak yang tepat waktu dan berkelanjutan merupakan kontribusi nyata kami dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional,” ujar Endra.

Lebih lanjut, Endra menekankan bahwa sinergi multipihak menjadi fondasi utama dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. “Harapan kami, Sulawesi Tengah terus maju dan semakin sejahtera. Sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat harus terus diperkuat untuk bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus melestarikan nilai budaya, sejalan dengan semangat ‘Sulteng Nambaso’,” tambahnya.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda Pemerintah Daerah dalam menggerakkan ekonomi rakyat, PT Vale juga turut berpartisipasi dalam Sulteng Expo 2026 dengan menghadirkan booth UMKM binaan dari Morowali.

Inisiatif ini mencerminkan pendekatan holistik perusahaan, tidak hanya berkontribusi melalui pajak, tetapi juga melalui pemberdayaan ekonomi lokal yang berdampak langsung pada masyarakat. “Kami menghadirkan produk UMKM binaan, khususnya dari Morowali, sebagai bentuk komitmen kami dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional, sehingga sudah menjadi tanggung jawab kami untuk ikut memperkuat daya saing mereka,” jelas Endra.

Selain itu, PT Vale juga memanfaatkan momentum ini untuk mensosialisasikan berbagai program sosial yang telah dijalankan, termasuk pengembangan padi organik serta program CSR lainnya di wilayah IGP Morowali.

Dengan menampilkan produk-produk unggulan yang telah siap secara kualitas dan keberlanjutan pasokan, PT Vale menegaskan komitmennya dalam menciptakan dampak jangka panjang yang terukur bagi masyarakat sekitar.

Penghargaan ini semakin memperkuat posisi PT Vale sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah, sekaligus mencerminkan disiplin operasional dan tata kelola perusahaan yang solid, sebagai fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Malili – Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Luwu Timur Sulkifli menyebut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bawaslu ke-18 sebagai momentum untuk merefleksikan perjalanan kelembagaan sekaligus mengonsolidasikan demokrasi.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan peringatan HUT Bawaslu yang digelar di Kantor Bawaslu Luwu Timur, Kamis (9/4).

Menurut Sulkifli, perjalanan Bawaslu selama hampir dua dekade telah diwarnai berbagai catatan penting, khususnya yang berkaitan dengan tugas pengawasan pemilu.

“Kegiatan ini merupakan momentum untuk mengonsolidasikan demokrasi. Kita memaknai bahwa perjalanan Bawaslu dari tahun ke tahun memiliki catatan peristiwa penting, terutama yang berkaitan dengan pengawasan,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa peringatan HUT Bawaslu juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh jajaran Bawaslu untuk melihat kembali perjalanan lembaga hingga memasuki usia ke-18 tahun.

Menurutnya, dalam perjalanannya Bawaslu menghadapi berbagai dinamika kelembagaan, baik secara internal maupun eksternal.

Ke depan, Sulkifli menilai Bawaslu akan menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan energi, pemikiran, serta komitmen kuat dari seluruh jajaran lembaga.

“Bawaslu ke depan akan menghadapi berbagai tantangan yang tentu menguras energi dan pikiran,” katanya.

Meski demikian, ia optimistis Bawaslu tetap mampu menjalankan peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi.