Luwu Timur – Usai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, seluruh personel Polres Luwu Timur kembali melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat secara normal.

Momentum kebersamaan pasca-Lebaran tersebut ditandai dengan pelaksanaan halalbihalal yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Ario Putranto didampingi para Pejabat Utama serta diikuti seluruh personel Polres Luwu Timur, Kamis (26/3/2026).

Sebelum kegiatan saling bersalaman dan bermaaf-maafan dimulai, Kapolres Luwu Timur memberikan arahan kepada seluruh personel agar menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana mempererat kebersamaan, memperkuat soliditas, serta kembali menjalankan tugas dengan semangat baru.

Dalam arahannya, AKBP Ario Putranto menekankan pentingnya menjaga nilai kebersamaan dan kembali fitrah setelah menjalani ibadah Ramadan.

“Melalui momentum halalbihalal ini, saya mengajak seluruh personel untuk saling memaafkan, mempererat kebersamaan, dan kembali fitrah agar pelaksanaan tugas ke depan semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 yang berjalan aman dan lancar selama masa arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Menurutnya, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Luwu Timur tetap dalam kondisi kondusif selama rangkaian pengamanan Hari Raya Idulfitri.

“Terima kasih kepada seluruh personel atas dedikasi dan tanggung jawab dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Secara umum situasi kamtibmas di wilayah Luwu Timur selama arus mudik dan arus balik berlangsung kondusif. Setelah libur Lebaran ini, kita harus kembali siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan halalbihalal berlangsung penuh keakraban, di mana seluruh personel saling berjabat tangan sebagai simbol mempererat silaturahmi dan memperkuat semangat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas ke depan

Malili – Akses utama Jalan Trans Sulawesi Selatan di Kabupaten Luwu Timur lumpuh selama kurang lebih tiga jam akibat aksi demonstrasi yang digelar aliansi mahasiswa dan pemuda, Kamis (26/3/2026) pagi.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA itu diwarnai dengan pemblokiran penuh badan jalan oleh massa. Seluruh kendaraan dari dua arah terpaksa berhenti dan tidak diizinkan melintas.

Massa aksi tampak memadati jalan hingga pukul 12.00 WITA. Mereka secara bergantian melakukan orasi di tengah jalan sebagai bentuk tekanan langsung kepada pemerintah agar segera merespons tuntutan yang disampaikan.

‎Dengan membawa sejumlah tuntutan krusial yang dinilai menyangkut kepentingan publik dan transparansi pembangunan daerah.

Aksi tersebut dipusatkan di simpang tiga poros Trans menuju pelabuhan PT Vale, jalur Balantang. Dalam aksinya, mahasiswa menyoroti tiga isu utama, yakni permintaan audit pembangunan Masjid Islamic Center Luwu Timur, transparansi dokumen AMDAL PT IHIP, serta desakan kepada pemerintah untuk meminimalisir angka pengangguran di Luwu Timur.

Koordinator Jenderal Lapangan, Yolan, menegaskan bahwa pembangunan Islamic Center yang menjadi ikon daerah perlu diaudit secara menyeluruh guna memastikan penggunaan anggaran berjalan transparan dan akuntabel.

“Ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Kami ingin ada kejelasan, baik soal pembangunan Islamic Center maupun dampak lingkungan dari aktivitas perusahaan,” tegas Yolan dalam orasinya.

Selain itu, massa juga menyoroti pentingnya keterbukaan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) PT IHIP, khususnya bagi masyarakat yang terdampak langsung oleh aktivitas industri.

Tak hanya itu, mahasiswa mendesak pemerintah daerah agar lebih serius dalam mengurangi angka pengangguran dengan menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada tenaga kerja lokal.

Namun, aksi tersebut diwarnai kekecewaan massa karena tidak hadirnya perwakilan pemerintah daerah, DPRD, maupun pihak kejaksaan yang diharapkan dapat menemui dan mendengarkan langsung aspirasi mereka.

Yolan menyampaikan bahwa aliansi mahasiswa dan pemuda Luwu Timur akan kembali menggelar aksi lanjutan dan membawa tuntutan tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dijadwalkan pada 2 April 2026 mendatang.

Selama aksi berlangsung, aparat penegak hukum melakukan pengamanan ketat. Personel dari berbagai satuan Polres Luwu Timur dikerahkan untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif. Situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali.

Luwu Timur – Memasuki puncak arus mudik Lebaran 2026, Ario Putranto meninjau langsung Posko Pelayanan Terpadu Operasi Ketupat 2026 di Malili, guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal di tengah meningkatnya mobilitas pemudik, Selasa (17/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan bersama Wakapolres dan jajaran Pejabat Utama Polres Luwu Timur. Kapolres memeriksa berbagai kesiapan di pos pelayanan, mulai dari kelengkapan fasilitas, kesiapan personel, hingga pemantauan arus lalu lintas pada jalur yang menjadi pusat aktivitas perjalanan masyarakat.

Di tengah pengecekan, Kapolres memberikan arahan kepada personel agar tetap menjaga kondisi fisik selama bertugas, meningkatkan kewaspadaan, dan memberikan pelayanan yang ramah kepada setiap pemudik yang singgah maupun membutuhkan bantuan. Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan rasa tenang bagi masyarakat yang sedang menempuh perjalanan jauh.

“Kami ingin memastikan seluruh personel yang bertugas di pos pelayanan benar-benar siap memberikan bantuan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran posko ini diharapkan dapat menjadi tempat yang memberi rasa aman dan nyaman bagi para pemudik selama perjalanan,” ujar Ario Putranto.

Selain memastikan kesiapan operasional, Kapolres juga menyerahkan bingkisan kepada petugas posko sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril. Suasana penuh keakraban terlihat saat bingkisan diserahkan langsung kepada personel yang berjaga.

Melalui kesiapsiagaan personel di lapangan, diharapkan perjalanan mudik di wilayah Luwu Timur berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat tiba di kampung halaman dengan nyaman untuk berkumpul bersama keluarga

RadarLuwu.com — PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mengumumkan hasil keuangan yang telah diaudit untuk tahun yang berakhir pada 2025 dengan kinerja operasional yang tetap solid di tengah dinamika pasar komoditas global.

Sepanjang tahun 2025, PT Vale mencatat produksi nikel dalam matte sebesar 72.027 metrik ton, meningkat dibandingkan produksi tahun 2024 yang mencapai 71.311 ton. Capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan operasional serta efisiensi produksi.

Secara triwulanan, produksi pada triwulan keempat 2025 tercatat 17.052 ton, atau sekitar 12 persen lebih rendah dibandingkan triwulan ketiga yang mencapai 19.391 ton.

Penurunan ini terutama disebabkan oleh kegiatan pembangunan kembali Furnace 3 yang dimulai pada November 2025 dan ditargetkan selesai pada Mei 2026.
Selain produksi utama nikel matte, PT Vale juga mencatat kemajuan dalam memperluas portofolio komersial melalui penjualan bijih nikel saprolit dari blok Bahodopi dan Pomalaa.

Sepanjang 2025, penjualan bijih saprolit mencapai 2.316.023 wet metric tons (wmt), dengan kontribusi terbesar berasal dari Blok Bahodopi.

Dari sisi pengiriman, PT Vale mencatat pengiriman nikel matte sebesar 73.093 ton pada 2025, meningkat dibandingkan 72.625 ton pada 2024. Peningkatan ini turut mendukung capaian EBITDA sebesar 228,2 juta dolar AS sepanjang tahun.

Pendapatan perusahaan tercatat 990,2 juta dolar AS, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 950,4 juta dolar AS. Sementara itu, laba bersih PT Vale mencapai 76,1 juta dolar AS, meningkat 32 persen dibandingkan tahun 2024.

Kinerja tersebut dicapai meskipun harga realisasi rata-rata nikel matte pada 2025 turun menjadi 12.157 dolar AS per ton, dibandingkan 13.086 dolar AS per ton pada tahun sebelumnya.

Dari sisi biaya operasional, PT Vale berhasil mempertahankan unit biaya kas penjualan sebesar 9.339 dolar AS per ton, sedikit lebih rendah dibandingkan 9.374 dolar AS per ton pada 2024, sekaligus menjadi tingkat biaya kas tahunan terendah dalam empat tahun terakhir.

Sepanjang tahun 2025, perusahaan juga mengalokasikan sekitar 485,9 juta dolar AS untuk belanja modal, meningkat 46 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Investasi ini difokuskan pada pengembangan proyek-proyek strategis serta kebutuhan modal keberlanjutan operasional.

Memasuki 2026, PT Vale terus memperkuat fokus strategis melalui pengembangan proyek pertambangan dan fasilitas pengolahan hilir bersama mitra usaha patungan. Proyek pertambangan di Pomalaa telah mencapai sekitar 60 persen progres pembangunan, sementara proyek High Pressure Acid Leach (HPAL) telah mencapai sekitar 50 persen tahap konstruksi dan ditargetkan mencapai penyelesaian mekanis pertama pada triwulan ketiga 2026.

PT Vale menegaskan seluruh inisiatif strategis tersebut dijalankan dengan disiplin keuangan yang pruden, tata kelola yang kuat, serta komitmen terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Luwu Timur — Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan PT Citra Lampia Mandiri (CLM) untuk mempererat tali silaturahmi dengan menggelar kegiatan buka puasa bersama di Office Malili, Kamis (12/3/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan berbagai pihak.

Acara buka puasa bersama tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan yang penuh berkah. Selain menjadi momen berbagi kebahagiaan, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat ukhuwah serta menjalin komunikasi yang lebih erat dalam suasana penuh kekeluargaan.

Melalui kegiatan ini, PT Citra Lampia Mandiri mengundang sejumlah tamu undangan untuk hadir dan merasakan kebersamaan dalam suasana Ramadan. Kegiatan dimulai pada pukul 17.00 WITA hingga selesai, yang diisi dengan silaturahmi, tausiah Ramadan, serta dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Manajemen PT CLM melalui Fauzi Lukman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menjaga hubungan baik dengan berbagai pihak, sekaligus mempererat kebersamaan di bulan yang penuh berkah.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari jajaran direksi PT CLM yang belum dapat menghadiri kegiatan tersebut karena agenda yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Salah satu tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa buka puasa bersama ini menjadi ruang kebersamaan antara masyarakat dan perusahaan di bulan Ramadan.

“Ini ajang silaturahmi yang indah di bulan Ramadan. PT CLM dan masyarakat, para tokoh dan sekaligus insan pers, agar memiliki tanggung jawab bersama untuk terus menjaga hubungan yang baik,” ujarnya.

Para tokoh yang hadir berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan saat Ramadan, tetapi juga dapat dilakukan pada kesempatan lain agar komunikasi antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah tetap terjalin dengan baik. (*)