KPU Luwu Timur Gelar Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pilkada 2024

RADARLUWU.COM, LUWU TIMUR —KPU Luwu Timur (Lutim) gelar simulasi Pemungutan dan Penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan serentak 2024, yang dilaksanakan di Lapangan Tennis Indoor Malili, Sabtu (09/11/24).

Tujuan simulasi ini untuk mendapatkan gambaran terkait proses penghitungan dan pemungutan suara di setiap TPS.

Pj Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas saat memberikan sambutannya mengingatkan kepada seluruh jajaran KPU termasuk PPK dan PPS untuk tidak membuat gerakan tambahan saat menjalankan tugasnya.

“Saya ingatkan kepada kita semua jangan coba-coba melakukan gerakan tambahan karena itu merupakan salah satu tindakan yang dapat membuka cela untuk menyerang kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Luwu Timur, Hamdan juga mengingatkan agar pihaknya terus bekerja keras dan tetap menjaga etika serta tidak membuat gerakan tambahan.

“Saya tekankan selalu kepada anggota PPK dan kepada anggota PPS untuk menjaga kode etik karena sorotan pabrik sekarang ada pada kita semua sedikit saja kita mengambil gerakan tambahan maka akan sangat mencederai banyak pencurigaan kita bekerja secara lurus,” jelas Hamdan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pjs Bupati Luwu Timur, Jayadi Nas, Forkopimda Lutim, Komisioner KPU Luwu Timur serta PPK dan PPS se kabupaten Luwu Timur. (*)

Orasi Politik Isrullah Achmad: Janji Tingkatkan APBD Luwu Timur hingga 5 Triliun Rupiah

RADARLUWU COM,Pongkeru – Tinggal 18 hari lagi waktu pemilihan kepala daerah di Kabupaten Luwu Timur berlangsung. Tepatnya pada tanggal 27 November 2024.

Ribuan relawan dan simpatisan pemenangan Isrullah-Usman kian bertambah di sebelas kecamatan yang ada di Luwu Timur. Hal ini dibuktikan saat tim pemenangan Isrullah-Usman gelar acara silaturahmi di sebelas kecamatan dihadiri ribuan relawan dan simpatisan.

Berdasarkan pantauan Penalutim, saat acara silaturahmi BERIMAN (Bersama Isrullah-Usman) di Desa Pongkeru, Kecamatan Malili, nampak ribuan relawan dan simpatisan penuhi tenda.

Ribuan Relawan dan simpatisan tersebut menyambut Calon Bupati Luwu Timur, Isrullah Achmad saat tibah di lokasi pertemuan dengan sorakan kemenangan “Mennang Kita Ini” “Mennang Kita Ini” “Mennang Kita Ini”.

Isrullah Achmad dalam orasi politiknya mengatakan ketika dirinya diberi amanah jadi Bupati Luwu Timur. Isrullah-Usman akan meningkatkan APBD menjadi 4 bahkan 5 Teriliun.

“Kedepannya jika saya diberi amanah menjadi bupati, APBD kita saya akan tingkatkan menjadi 4 atau 5 triliun rupiah, Insya Allah. Karena saya sebagai putra daerah melihat daerah kita ini kaya dengan sumber daya alamnya yang luar biasa dan saya tau caranya,” Ucap Isrullah di Pongkeru, Jumat (9/11/2024).

Menurut Isrullah, Kabupaten Luwu Timur yang dikenal sebagai kabupaten penghasil Nikel dan penghasil Listrik  di Provinsi Sulawesi-Selatan serta APBD terbesar kedua di Sulawesi Selatan dalam kondisi kurang baik.

“Saya melihat Luwu Timur ini dalam kondisi kurang baik-baik saja, terutama masalah lapangan kerja, untuk itu jika saya diberi amanah, saya akan membuka lapangan kerja untuk masyarakat luwu timur dan saya betul-betul akan memperjuangkan rakyat kita ini untuk menjadi Mandiri dan Sejahtera,” Papar Isrullah.

Sementara itu, Wakil ketua partai Demokrat Provinsi Sulawesi-Selatan, Zulkarnain Paturuni memparkan kontribusi nyata Isrullah dalam pembangunan dan memberantas angka kemiskinan di Luwu Timur.

“Banyak orang yang menjanjikan, tapi itu baru janji. Tapi pak Isrullah telah terbukti mengentaskan sebagian kemiskinan yang ada di Luwu Timur ini. Olehnya pada tanggal 27 November 2024 coblos nomor satu, Isrullah-Usman,” kata Zulkarnain.

Pesan Penuh Makna Bawaslu Luwu Timur di Pelantikan PAW Panwascam Tomoni

RADARLUWU.COM,Malili – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur melantik Pengganti Antar Waktu (PAW) Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan Tomoni, Kamis (7/11/2024). Dalam pelantikan tersebut, Anggota Bawaslu Luwu Timur Sukmawati Suaib dan Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari memberikan sejumlah pesan penting terkait tanggung jawab, profesionalisme, dan etika dalam menjalankan tugas pengawasan.

Sukmawati Suaib menekankan pentingnya bekerja secara profesional dan memaksimalkan kemampuan dalam menjalankan tugas pengawasan. Ia juga meminta anggota Panwascam yang baru dilantik agar segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan bekerja sama dengan anggota Panwascam yang sudah lebih dulu bertugas.

“Tingkatkan pengetahuan terkait literasi pengawasan. Harapan saya, jangan hanya menjadi pelengkap, apalagi menjadi racun,”ujar Sukmawati, mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan peran pengawas pemilu.

Sukmawati juga berpesan agar anggota Panwascam mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tantangan pengawasan di setiap tahapan Pilkada.

Selain itu, Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari menekankan pentingnya menjaga kode etik penyelenggara pemilu, serta memberikan solusi dan energi positif dalam menjalankan tugas.

Pawennari mengingatkan bahwa tugas sebagai pengawas pemilu penuh tantangan dan resiko, sehingga anggota Panwascam diminta untuk tidak banyak mengeluh dan tidak terlibat dalam perselisihan yang tidak perlu.

“Jangan buat konflik yang meredupkan kinerja kelembagaan,” pesan Pawennari, sembari mengajak anggota Panwascam untuk selalu melakukan konsolidasi kelembagaan dengan pengawas tingkat kelurahan, desa, dan tempat pemungutan suara (TPS).

Pesan-pesan ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi anggota Panwascam yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan menjaga nama baik lembaga dalam menjalankan tugas.(rls/*)

Sentra Gakkumdu Serahkan Tersangka Penyuluh Perikanan ke Kejaksaan Negeri Luwu Timur

RADARLUWU.COM,Malili — Penyidik Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Polres Luwu Timur bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyerahkan tersangka dugaan tindak pidana pemilihan yakni seorang penyuluh perikanan yang bekerja di dinas perikanan dan kelautan Kabupaten Luwu Timur beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Kamis (7/11/2024).

Penyerahan tersangka tersebut dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejaksaan. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Luwu Timur, Sukmawati Suaib menjelaskan bahwa tersangka diduga kuat melanggar aturan netralitas ASN dalam pemilihan kepala daerah.

“Setelah berkas dinyatakan lengkap atau P21 oleh Jaksa maka yang bersangkutan beserta barang bukti diserahkan ke pihak Kejaksaan Negeri Luwu Timur untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,”ungkap Sukmawati.

Kasus ini bermula dari tersebarnya sebuah foto di media sosial yang menunjukkan oknum ASN tersebut sedang berada di posko pemenangan salah satu pasangan calon. Dalam foto tersebut, tersangka terlihat mengacungkan simbol jari yang menunjukkan nomor urut pasangan calon tertentu. Tindakan ini dinilai bertentangan dengan Pasal 71 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, yang melarang pejabat, kepala desa atau sebutan lain atau lurah melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon selama tahapan Pilkada.

“Setelah ini, penuntut umum akan menyiapkan berkas dakwaan untuk dilimpahkan ke pengadilan dan akan disidangkan,” lanjut Sukmawati.(rls/*)

Bawaslu Tingkatkan Langkah Pencegahan Pelanggaran Pilkada Bersama Multi Stakeholder

RADARLUWU.COM,Malili —  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menginisiasi pembentukan kelompok kerja dengan melibatkan pemerintah daerah dan instansi lainnya sebagai langkah pencegahan pelanggaran terhadap pengawasan isu-isu negatif, pengawasan netralitas ASN/TNI/POLRI serta pengawasan kampanye dan alat peraga kampanye pada tahapan Pemilihan Kepala Daerah serentak 2024.

Selain Bawaslu, kelompok kerja ini juga beranggotakan Polri, TNI, BKPSDM, Inspektorat, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.

Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari menjelaskan kelompok kerja ini bertujuan untuk menjadi ruang komunikasi, konsolidasi dan kolaborasi bagi Bawaslu dalam melaksanakan tugas pengawasan, pencegahan dan penindakan pada tahapan Pilkada 2024.

“Kelompok kerja ini hadir untuk mempertegas elaborasi Bawaslu dengan pemerintah daerah dan stakeholder. Kita semua mempunyai andil menyukseskan Pilkada, paling tidak menyampaikan informasi pencegahan pelanggaran kepada masyarakat,”ujar Pawennari.

Lebih lanjut, Koordinator Divisi SDMO, Diklat, Datin itu menjelaskan jajaran Bawaslu dari tingkat Kecamatan hingga Kelurahan Desa senantiasa melakukan pengawasan penuh waktu di lapangan dalam rangka mengefektifkan langkah pencegahan pelanggaran.

“Pemerintah Daerah, Stakeholder dan Penyelenggara Pemilu adalah satu kesatuan fungsi untuk menyukseskan Pilkada 2024,” tambahnya.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Luwu Timur Sukmawati Suaib, menyoroti pentingnya intensitas komunikasi antar instansi untuk menyampaikan informasi kepada Bawaslu jika menemukan peristiwa dugaan pelanggaran selama tahapan Pilkada.

Dengan adanya kelompok kerja ini, diharapkan kolaborasi antar instansi dapat memperkuat langkah pencegahan pelanggaran di Pilkada 2024.