Program Jaga Desa Kejaksaan Negeri Luwu Timur Tingkatkan Kesadaran Hukum Aparat Desa Dalam Pengeloalaan Dana Desa

RADARLUWU.COMPenerangan dan Penyuluhan Hukum Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Luwu Timur melaksanakan Kampanye Anti Korupsi kepada Perangkat Desa se-Kecamatan Nuha yang dilaksanakan di Hotel Mireya Desa Sorowako.

Adapun kegiatan diikuti oleh Perwakilan masing-masing Desa di Kecamatan Nuha seperti Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur dan Kasi serta BPD pada masing-masing Desa. Sorowako, (08/11/2024)

Kegiatan Kampanye Anti Korupsi Tahun Ini terlebih dahulu menyasar kepada Perangkat Desa sebelum nantinya akan berkembang kepada masyarakat serta Perangkat Daerah. Sejumlah rangkaian Kampanye Anti Korupsi dimulai dengan memberikan penyuluhan hukum kepada perangkat Desa se-Kecamatan Nuha. Dalam penyuluhan hukum yang dinarasumberi Oleh Kasubsi I Intelijen Fajriansyah Wirautama Nur, S.H serta Jaksa Fungsional pada Bidang Intelijen Vanny Ritasari, Penkum Kejari Luwu Timur memberikan materi dengan Tema “ Membangun Kesadaran Hukum Di Desa Dalam Pengelolaan Dana Desa”.

Dengan menyasar Perangkat Desa Kami berharap meningkatkannya kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan tindakan korupsi dalam pelaksanaan tugas dan pengelolaan anggaran desa, khususnya desa merupakan salah satu pondasi suksesnya penyelenggaraan Pembangunan Nasional sehingga pentingnya peran desa dalam kemajuan suatu daerah” Pungkas Kepala Seksi Intelijen Bara Mantio Irsahara, S.H, M.H dalam keterangannya.

Bara menyampaikan, bahwa penting bagi Kejaksaan khususnya Kejaksaan Negeri Luwu Timur dalam memberikan Penerangan dan Penyuluhan Hukum bagi perangkat desa. “Kita sebagai Aparatur Penegak Hukum sudah sepatutnya tidak hanya melakukan Tindakan represif berupa penindakan pelanggaran hukum, tapi bagaimana kita mampu melakukan Tindakan preventif atau pencegahan dengan mengedukasi perangkat desa kita” ujar Bara. Menurutnya hal tersebut sejalan dengan amanat Jaksa Agung Republik Indonesia sebagaimana disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah yang berlangsung di Sentul 07 November Lalu. Jaksa Agung menyampaikan agar setelah adanya penindakan terhadap pelaku tindak pidana korupsi, Kejaksaan juga harus hadir memperbaiki system yang ada sehingga tidak terulangnya tindak pidana korupsi yang melibatkan perangkat desa ataupun perangkat daerah.

Kejaksaan Negeri Luwu Timur mengemas kegiatan tersebut dalam komunikasi dua arah sehingga setelah dipaparkan materi mengenai peraturan pengelolaan keuangan serta potensi penyelewengan dalam pengelolaan keuangan desa, Jaksa Pemateri juga membuka sesi tanya jawab bagi peserta. Antusias peserta begitu terlihat pada saat dibuka sesi tanya jawab tersebut dilihat dengan banyaknya pertanyaan yang ditanyakan kepada pemateri.

Dalam kesempatan tersebut Kejaksaan Negeri Luwu Timur juga menyampaikan berubahnya Institusi ini sebagai Lembaga Penegakan Hukum yang Humanis namun tetap tegas dalam penyelenggaraan pemberantasan tindak pidana korupsi yang merupakan Extra Ordinary Crime atau kejahatan luar biasa. Kejaksaan Negeri Luwu Timur melalui program Jaksa Garda Desa menjadi wadah untuk melakukan pendampingan, konsultasi, pengawasan bagi pengelolaan keuangan di desa dan sekaligus penindakan terhadap pelanggaran yang ada.  Selain dilaksanakan penyuluhan hukum Kejaksaan Negeri Luwu Timur juga membagikan sejumlah Pamflet, Stiker dan Banner untuk di bagikan masing-masing desa Kepada masyarakat agar masyarakat dapat turut serta dalam pengawasan tindak pidana korupsi di sekitarnya.

Pada akhir acara, Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Luwu Timur juga melakukan Soft Launching Program “Jamil Jaga Desa” atau Jaksa Malili Garda Desa. Program tersebut merupakan optimalisasi dari Program Jaga Desa yang merupakan Instruksi Jaksa Agung Republik Indonesia. Program tersebut merupakan salah satu inisiasi peserta Latihan Dasar CPNS Andi Nanda Rahmi, S.H yang merupakan Calon Jaksa di bidang Intelijen  Kejaksaan Negeri Luwu Timur. Nantinya Jamil Jaga Desa dapat menjadi wadah digital pelaksanaan Program Jaga Des, program ini nantinya akan tayang pada website Kejaksaan Negeri Luwu Timur dan diharapkan dapat menjadikan sarana yang baik bagi desa untuk bertanya, konsultasi maupun mengenal peraturan mengenai desa serta pengelolaan desa. “Ada fitur pendaftaran kunjungan, Kumpulan peraturan dan publikasi potensi desa binaan “ Ucap Andi Nanda Rahmi selaku pelaksana program Jamil Jaga Desa.

Salah satu peserta, Hardiana yang merupakan Sekretaris Desa, mengungkapkan apresiasinya atas kegiatan ini. “Acara ini sangat bermanfaat bagi kami, karena menambah wawasan dan memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjalankan tugas dengan integritas,” katanya.

Kejaksaan Negeri Luwu Timur berharap melalui kegiatan ini, perangkat desa semakin teredukasi untuk mengelola anggaran secara transparan dan efisien, demi tercapainya pemerintahan desa yang bersih dan melayani.

Menuju 27 November, Ribuan Relawan dan Simpatisan Bersatu Dukung Isrullah-Usman di GOR Malili

RADARLUWU.COM, LUWU TIMUR —Ribuan Relawan dan simpatisan Calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, No 1, Isrullah Achmad-Usman Sadik, padati Gedung Olahraga (GOR), Rabu (6/11/2024).

Ribuan Relawan tersebut hadiri acara silaturahmi BERIMAN (Bersama Isrullah-Usman).

Calon Wakil Bupati Luwu Timur mengatakan. Acara silaturahmi bersama relawan dan simpatisan ini adalah salah satu bentuk penyemangat tim bahwa kami pasangan Isrullah-Usman sadar dan paham betul harapan para sahabat perjuangan Isrullah Achmad-Usman Sadik ingin disapa langsung oleh kami selaku Kandidat.

 

“Alhamdulillah, mennang kita ini. Ya kita menang insya Allah, pada tanggal 27 November 2024, Isrullah-Usman terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati. Itu berkat kerja-kerja politik kita semua tim, relawan dan simpatisan serta seluruh  masyarakat yang memilih Isrullah Achmad-Usman Sadik. Tanpa kita semua, kami bukan siapa-siapa,” Kata Usman Sadik di hadapan ribuan relawan dan simpatisannya.

Usman Sadik membeberkan kekuatan politik Isrulah-Usman hingga saat ini kian bertambah. Ia mengatakan kekuatan politik Isrulah-Usman adalah ribuan tim dan ribuan relawan serta ribuan simpatisan yang terbentuk terstruktur rapih dan masif bergerak di setiap TPS yang ada di Kabupaten hingga di Plosok dusun pedesaan.

 

“Mennang Kita ini, ya karena Isrullah-Usman ingin memenangkan Pilkada Luwu Timur kali ini. Saudara-saudara seperjuangan. Saya tahu cara untuk menang. Itulah sebabnya, empat kali saya memenangkan Pemilihan legislatif dan terpilih empat kali jadi anggota DPRD Luwu Timur. Bahkan, semua Calon Bupati dan wakil Bupati yang pernah saya dampingi, mulai dari Pilkada Lutim pertama hingga di masa Alm.Husler dan pak Budiman semuanya menang dan menjadi Bupati. Kali ini, giliran saya yang maju tentu saya juga akan menang. Insya Allah, dengan doa dan perjuangan kita bersama. Mennang Kita ini, Isrullah-Usman jadi Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur periode 2024-2029,” Ucap Usman Sadik.

Usman Sadik mengungkapkan tanda-tanda kemenangan kepada ribuan relawan dan simpatisannya yang padati GOR.

“Beberapa hari yang lalu, kami telah melakukan pertemuan di sejumlah kecamatan. Dan setiap pertemuan tersebut di hadiri ribuan relawan dan simpatisan. Mulai dari kecamatan Burau, Wotu, Mangkutana, Tomoni, Kalaena, Angkona, Nuha, Towuti, dan hari ini di Malili. Ya saksikan Miki saja. GOR ini dipadati kita semua Relawan dan Simpatisan,” papar Usman Sadik.

Menurut Usman Sadik, pemilihan semakin dekat. Mungkin tinggal 25 hari lagi kita semua akan memilih Isrullah-Usman di TPS tepatnya pada tanggal 27 November 2024. Semakin dekat pemilihan, relawan dan simpatisan kita semakin bertambah. Ribuan Masyarakat yang telah menyatakan sikap akan memilih Isrullah-Usman pun juga bertambah.

“Saya percaya bahwa apa yang telah kita lakukan di seluruh kecamatan saat ini untuk Menang nantinya. Dan ini bagaimana kerja tim yang harus memastikan semua DPT di desanya harus datang dengan harapan mencoblos Paslon No.1 isrullah – Usman di TPS yang di wilayah desanya masig-masing,” Tutur Usman Sadik

Anak Bangsa Ngegass Dukung Budiman – Akbar

RADARLUWU.COM,Malili, 6 November 2024 — Beberapa waktu Komunitas Anak Bangsa telah resmi menyatakan dukungan kepada pasangan calon Budiman-Akbar dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Dalam upayanya untuk meningkatkan dukungan, ormas ini melakukan konsolidasi baik di tingkat internal maupun eksternal, dengan fokus pada penggalangan suara di kecamatan dan desa.

Pengurus Komunitas Anak Bangsa Kecamatan Malili mengadakan pertemuan akrab dengan calon wakil bupati Akbar Andi Leluasa di Warkop Tanah Abang Puncak Indah Malili. Dalam acara ngopi bareng tersebut, Koordinator Anak Bangsa Malili, Yuda Prawira Wemben, menegaskan komitmen mereka untuk mendukung Budiman-Akbar, khususnya di wilayah Malili yang memiliki anggota sekitar 50 orang.

“Kami sudah mulai bergerak di internal pengurus dan anggota bersama keluarga kami. Sekarang, kami juga mulai menjangkau masyarakat. Kami yakin akan menang karena Budiman-Akbar lebih baik dan telah terbukti kinerjanya,” ungkap Yuda dengan penuh semangat.

Komunitas Anak Bangsa didirikan oleh almarhum H. Amran Syam, mantan Ketua DPRD Luwu Timur yang menjabat dari tahun 2014 hingga 2020. Sejak didirikan, komunitas ini telah berkembang pesat dan semakin solid dalam mendukung berbagai inisiatif masyarakat.

Dengan semakin banyaknya dukungan yang diperoleh, Komunitas Anak Bangsa bertekad untuk terus melakukan pendekatan kepada masyarakat, memperkuat jaringan, dan meyakinkan pemilih tentang visi dan misi pasangan Budiman-Akbar.

Dukungan ini menunjukkan komitmen Komunitas Anak Bangsa untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan mendukung dan memilih pemimpin yang dinilai lebih berkualitas dan berpengalaman, Budiman-Akbar. (Zzz)

Jaga Kepercayaan Publik, Sulkifli Harap Pengawas TPS Tingkatkan Pengetahuan, Keterampilan, dan Sikap

RADARLUWU.COM,Luwu Timur – Dalam rangka mempersiapkan pengawasan pemungutan suara, Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se Kabupaten Luwu Timur resmi dilantik pada 3-4 November 2024 di seluruh wilayah Kecamatan se Kabupaten Luwu Timur.

Pelantikan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Luwu Timur Sulkifli, yang memberikan arahan penting terkait tugas dan tanggung jawab pengawas TPS dalam menjaga kemurnian suara rakyat pada pelaksanaan Pilkada 2024.

Sulkifli menekankan, Bawaslu sebagai lembaga yang diberi amanah untuk mengawasi setiap tahapan pemilu dan pemilihan harus memastikan suara rakyat tetap murni dan bebas dari intervensi. “Kemurnian suara rakyat mengandung kepercayaan publik. Olehnya itu, saya meminta seluruh jajaran PTPS agar benar-benar mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab,” ungkap Sulkifli. Ia menyebut bahwa peran PTPS adalah tugas yang mulia, karena pengawas TPS akan menjadi penentu kualitas pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

Dalam kesempatan tersebut, Sulkifli juga menekankan pentingnya makna dari sumpah janji dan pakta integritas yang telah diucapkan oleh para pengawas. Menurutnya, janji dan pakta integritas yang berisi pesan sakral seperti integritas dan netralitas harus dimaknai dengan sungguh-sungguh. “Jangan sekali-kali ada pengawas TPS yang mencoba bermain mata dengan pasangan calon atau tim sukses, karena hal tersebut berpotensi melanggar kode etik hingga tindak pidana,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Sulkifli berpesan agar para pengawas TPS selalu menjaga tiga aspek penting dalam menjalankan tugasnya, yaitu Knowledge, Skill, dan Attitude. Dengan menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang baik, diharapkan para pengawas TPS dapat menjalankan tugas dengan profesional dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Pelantikan ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Camat, Danramil, Polsek, dan Panitia Pemilihan Kecamatan.(rls/*)

Ratusan Pengawas TPS Luwu Timur Dilantik, Ketua Bawaslu Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pada Pilkada 2024

RADARLUWU.COM —Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se Kabupaten Luwu Timur resmi dilantik untuk mengawasi pelaksanaan pemungutan suara pada Pilkada 2024. Pelantikan ini berlangsung pada 3-4 November 2024 di seluruh wilayah Kecamatan se Kabupaten Luwu Timur.

Pada pelantikan tersebut, Ketua Bawaslu Luwu Timur Pawennari memberikan arahan untuk menjadi perhatian penting bagi para pengawas TPS yang akan bertugas pada hari pemungutan suara.

Dalam sambutannya, Pawennari menekankan pentingnya menjaga profesionalitas bagi setiap pengawas Pemilu. “Pengawas Pemilu diukur dari sikap profesionalitasnya. Setiap pengawas harus melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan, sekaligus tidak bersikap acuh terhadap pelanggaran yang mungkin terjadi,”ungkapnya.

Ia menekankan bahwa pengawas TPS memiliki tugas utama mengawasi jalannya pemungutan suara, dan seluruh peraturan yang mengatur pelaksanaan tersebut harus dikuasai sepenuhnya, karena itu PTPS diharapkan menguasai regulasi yang terkait dengan pelaksanaan tugas, wewenang dan kewajibannya.

Selain itu, Pawennari mengingatkan akan pentingnya memahami regulasi agar tidak terjadi pemungutan suara ulang. “Tantangan kita adalah memastikan pemilihan tahun ini tidak terjadi pemungutan suara ulang, dan pelaksanaan pemungutan suara di TPS berjalan secara tertib.

Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pengawas TPS. “Pengawas harus mampu mengawasi secara detail setiap prosedur di TPS dan memahami peristiwa-peristiwa yang berpotensi menyebabkan pemungutan suara ulang,” tambahnya.

Pawennari juga menekankan agar para pengawas TPS dapat melakukan pencegahan pelanggaran sejak awal sebelum hari pelaksanaan pemungutan suara.

Hal yang tak kalah pentingnya kata pria kelahiran Wotu itu adalah pentingnya menjaga netralitas. “Pengawas TPS harus menjaga kepercayaan masyarakat dan tidak terlibat dalam praktik kecurangan,”tegasnya.

Ia berharap agar tidak ada pengawas TPS yang melanggar netralitas atau bahkan menjadi operator kecurangan, menyusup sebagai pengawas TPS.

Pelantikan pengawas TPS ini turut dihadiri oleh Camat, Kapolsek, Danramil, dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Dengan pesan ini, Pawennari berharap para pengawas TPS dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga profesionalitas. (rls/*)