Berapa pun Biayanya! Komitmen Isrullah Achmad Bantu Warga yang Kehilangan Penglihatan 10 Tahun di Malili

RADARLUWU.COM, MALILI —Dalam kunjungan yang mengharukan, Calon Bupati Luwu Timur, Isrullah Achmad, beranjangsana ke rumah Arpai Jemma, seorang warga Desa Wewangriu di Kecamatan Malili yang sudah 10 tahun hidup dalam kegelapan akibat kebutaan, Sabtu (12/10/24).

Kunjungan ini semakin menonjolkan citra Isrullah sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyat dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakatnya.

Arpai Jemma, ayah dua anak, kehilangan penglihatannya 10 tahun yang lalu. Meski sempat menjalani perawatan di RSUD Makassar, operasi yang diharapkan tidak bisa dilanjutkan karena kendala biaya.

“Biaya operasi mencapai puluhan juta rupiah, dan kami benar-benar tidak tahu harus mencari bantuan kemana lagi,” ungkap istri Arpai dengan sedih.

Harapan kembali muncul saat Isrullah menyatakan komitmennya untuk membantu penuh.

“Berapa pun biayanya, tolong informasikan kepada saya. Saya akan menghubungi dokter Nasar untuk memastikan operasi bisa segera dilakukan,” tutur Isrullah.

Menurut dokter, peluang kesembuhan Arpai masih sangat tinggi jika operasi segera dilakukan. Setelah satu dekade dalam kegelapan, harapan Arpai untuk melihat kembali kini berada di ujung tindakan cepat Isrullah, yang menunjukkan rasa empati dan kepedulian besar bagi warga yang membutuhkan.

 

 

Jubir Danny – Azhar: Selisih dengan Lawan Sisa 6%, Jangan Terpengaruh Framing Survey!

RADARLUWU.COM, MAKASSAR – Tim pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto – Azhar Arsyad (DiA) kembali mewanti-wanti warga Sulsel untuk tidak mudah terpengaruh dengan framing hasil survey yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.

Juru Bicara Danny – Azhar, Asri Tadda mengatakan, hasil survey internal Danny – Azhar justru menunjukkan progress yang sangat meyakinkan untuk memenangkan Pilgub Sulsel mendatang.

“Alhamdulillah, pekan lalu survey kita sudah 35%, selisih 6% dengan lawan yang terus menurun dari 46% jadi 41% di beberapa pekan terakhir,” kata Asri di Makassar, Sabtu (12/10), petang.

Dikatakan Asri, angka 35% didapatkan Danny – Azhar justru sebelum Cagub Danny Pomanto melakukan tur kampanye ke Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Sidrap dan Pinrang baru-baru ini.

Karena itu, Asri menyerukan kepada seluruh masyarakat Sulsel untuk tidak terpengaruh dengan rilis hasil survey yang bertujuan melakukan framing kemenangan pada Paslon tertentu.

“Saya kira masyarakat sudah paham, bahwa survey-survey ini hal biasa dalam politik. Hasilnya bisa sesuai pesanan dan bayaran. Karena itu dianggap biasa saja, karena memang tidak relevan dengan fakta sebenarnya,” ujar Asri.

Kepada khalayak, Asri mengungkapkan beberapa ciri dari survey yang sifatnya framing yang mengarahkan psikologis masyarakat untuk mendukung Paslon tertentu karena sudah diasumsikan akan menang.

“Jadi jika ada rilis survey yang tiba-tiba disebarkan secara masif, waspadai. Biasanya, itu cenderung manipulatif dan framing. Jangan mudah percaya atau terkecoh, itu bagian strategis lawan,” ungkapnya.

“Kedua, perhatikan total akumulasi prosentase angka-angkanya. Harus 100%, jadi kalau ada rilis survey yang lebih atau kurang dari 100%, jelas itu manipulatif,” pungkas Asri. (*)

 

Antusiasme Masyarakat Luwu Timur Melonjak, 684 Orang Daftar sebagai Pengawas TPS Pilkada 2024

RADARLUWU.COM, LUWU TIMUR —Proses pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Luwu Timur mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Luwu Timur, Pawennari, menyampaikan bahwa hingga batas akhir pendaftaran yang diperpanjang hingga 10 Oktober 2024, sebanyak 684 orang telah tercatat sebagai calon Pengawas TPS.

Pawennari menegaskan bahwa jumlah tersebut mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya partisipasi dalam pengawasan Pilkada. Saat ini, proses seleksi administrasi bagi para pendaftar sedang berlangsung. Masyarakat juga diberi kesempatan untuk memberikan tanggapan terhadap calon-calon yang lolos seleksi administrasi, yang akan berlangsung mulai 12 Oktober hingga 2 November 2024.

Tahap wawancara bagi calon Pengawas TPS dijadwalkan pada 12 hingga 22 Oktober 2024, sementara hasil seleksi akan diumumkan pada 23 hingga 25 Oktober 2024. Para Pengawas TPS yang terpilih dijadwalkan untuk dilantik pada 3 hingga 4 November 2024.

Pilkada 2024, Luwu Timur membutuhkan total 457 Pengawas TPS yang tersebar di 11 kecamatan dengan rincian sebagai berikut:

Burau: 58 PTPS
Wotu: 50 PTPS
Tomoni: 42 PTPS
Mangkutana: 38 PTPS
Tomoni Timur: 21 PTPS
Kalaena: 18 PTPS
Angkona: 36 PTPS
Malili: 63 PTPS
Wasuponda: 32 PTPS
Nuha: 33 PTPS
Towuti: 66 PTPS

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Sekretariat Panwaslu Kecamatan masing-masing.

Ketua Bawaslu Luwu Timur Awasi Langsung Pencetakan Surat Suara Pilkada 2024 di Gresik

RADARLUWU.COM —Ketua Bawaslu Kabupaten Luwu Timur melakukan pemantauan langsung terhadap proses pencetakan surat suara Pilkada 2024 yang dilakukan oleh PT Temprina Media Grafika di Gresik, Jawa Timur.

Pengawasan ini penting untuk memastikan bahwa pencetakan surat suara sesuai dengan ketentuan dalam KPT 1139 Tahun 2024 dan PKPU Nomor 12 Tahun 2024, yang mengatur spesifikasi teknis perlengkapan suara. Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Luwu Timur, Pawennari, pada Sabtu (12/10/2024).

Pawennari menyatakan bahwa pengawasan ini bertujuan memastikan seluruh proses pencetakan surat suara Pilkada 2024 telah mengikuti prosedur yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Sebelum pencetakan dilakukan, desain dan nama calon telah diverifikasi oleh KPU, Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan.

 

Anggota Panwaslu Kecamatan Tomoni Diduga Memihak, Bawaslu Luwu Timur Siap Proses Laporan

RADARLUWU.COM, LUWU TIMUR —Bawaslu Kabupaten Luwu Timur sedang menindaklanjuti laporan terkait dugaan pelanggaran netralitas oleh seorang anggota Panwaslu Kecamatan Tomoni. Laporan ini menyoroti tindakan yang diduga melanggar prinsip netralitas, sebagaimana diatur dalam Peraturan DKPP Nomor 2 Tahun 2017 tentang Kode Etik Penyelenggara Pemilu.

Dalam laporan, pelapor menyebutkan adanya percakapan di WhatsApp oleh seorang anggota Panwaslu yang diduga memihak salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur. Isi percakapan ini diduga mengesankan dukungan, yang dinilai tidak sesuai dengan kewajiban netralitas yang harus dipatuhi oleh anggota Panwaslu.

Bawaslu Luwu Timur, setelah kajian awal, menyatakan bahwa laporan tersebut memenuhi syarat formil dan materil sehingga siap untuk diproses lebih lanjut. Ketua Bawaslu Luwu Timur, Pawennari, menyampaikan bahwa laporan telah diregistrasi dan akan segera ditindaklanjuti melalui proses klarifikasi.

Jika terbukti melanggar, tindakan ini bisa dianggap sebagai pelanggaran serius yang melibatkan integritas penyelenggara pemilu. Sukmawati Suaib, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa, menyatakan komitmen Bawaslu untuk menjaga integritas Pilkada di Luwu Timur agar berjalan adil dan transparan, serta menindak tegas pelanggaran netralitas.

Proses klarifikasi segera dilakukan untuk menentukan apakah pelanggaran benar-benar terjadi dan sanksi yang mungkin diberikan. Sukmawati menekankan pentingnya integritas dalam pengawasan pemilu, dan menyatakan bahwa pelanggaran serius dapat mengakibatkan sanksi pemecatan. Bawaslu berkomitmen tegas untuk menjaga proses demokrasi yang jujur dan adil di Luwu Timur.