14 Kepala Desa Diperiksa Terkait Kasus Pengadaan PJU di Luwu Timur

Radarluwu.com, LUWU TIMUR –Penyidik dari Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Luwu Timur, Polda Sulsel, telah meningkatkan status penyelidikan dugaan penyalahgunaan dana pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) ke tahap penyidikan. Saat ini, mereka masih menunggu hasil audit kerugian negara dari tim auditor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh bilikfakta.id, kasus PJU yang ditangani oleh Polres Luwu Timur mulai bergulir sejak Juni 2023. Sejumlah saksi, termasuk 14 kepala desa di Luwu Timur, telah dipanggil untuk diperiksa dalam kasus ini.

Ke-14 kepala desa yang terkait kasus PJU tersebut meliputi Kades Harapan, Kades Madani, Kades Tokalimbo, Kades Loeha, Kades Tole, Kades Kalosi, Kades Maramba, Kades Tarengge Timur, Kades Solo, Kades Kanawatu, Kades Balirejo, Kades Asuli, Kades Mahalona, dan Kades Libukang Mandiri.

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A. Muh. Taufik, mengonfirmasi peningkatan status penyidikan kasus PJU yang diduga merugikan keuangan negara. Ia menyebutkan bahwa penyelidikan kasus ini dimulai sejak Januari 2023 dan dinaikkan ke tahap penyidikan pada 25 Juni 2024.

Menurut Taufik, penyidik saat ini menunggu keterangan ahli dan hasil perhitungan kerugian negara. Ke-14 kepala desa tersebut telah diperiksa sebagai saksi, namun hingga kini belum ada tersangka yang ditetapkan.

“Dalam waktu dekat, Polres Luwu Timur akan menetapkan tersangka. Kita tunggu saja perkembangan kasusnya,” ujar Taufik.

Polres Luwu Timur berkomitmen menyelesaikan kasus PJU yang menjadi perhatian publik di Bumi Batara Guru. “Sabar, kami akan sampaikan perkembangan lebih lanjut,” tambah Taufik.

Kasus PJU ini menggunakan Dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) sebesar Rp 1 miliar per desa yang disalurkan oleh Pemda Luwu Timur setiap tahunnya melalui APBD, termasuk untuk pengadaan PJU. PJU seharusnya mendukung program Luwu Timur Terang, sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah, namun kini memicu masalah yang harus dipertanggungjawabkan oleh para kepala desa dan pihak pelaksana proyek. (*)

 

Bupati Luwu Timur Resmikan Kantor Desa Jalajja, Simbol Kemajuan dan Gotong Royong

Radarluwu.com –Bupati Luwu Timur, H. Budiman, meresmikan gedung baru Kantor Desa Jalajja di Kecamatan Burau pada Selasa (24/09/2024), ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Dalam sambutannya, Bupati Budiman menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada jajaran pemerintah kecamatan dan desa di Kecamatan Burau atas peran serta mereka dalam membangun wilayah dan memajukan desa masing-masing.

“Saya berharap kantor desa ini dapat menjadi pusat bagi masyarakat untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif, serta menjadi inspirasi bagi generasi mendatang dalam memajukan Desa Jalajja,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh warga Desa Jalajja untuk melihat gedung baru ini bukan hanya sebagai pencapaian fisik, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong dalam berpartisipasi aktif memajukan desa.

“Buatlah kantor desa ini sebagai tempat yang efisien untuk melayani masyarakat dengan baik dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Bupati Budiman.

Sementara itu, Kepala Desa Jalajja, Iqbal Samad, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati yang telah meresmikan gedung baru tersebut, menyebutnya sebagai langkah penting menuju masa depan yang lebih cerah bagi Desa Jalajja.

“Peresmian ini bukan hanya acara seremonial, tetapi juga momen bersejarah yang penuh makna,” katanya.

Selain peresmian gedung, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan berbagai bantuan, antara lain 1 unit mesin pembersih benih, bangunan Pasar Lambarese, bibit jagung, 2 mesin pemanen padi, bantuan septic tank, program bedah rumah, alat pertanian, bantuan rumah ibadah, jaringan internet, dan bantuan keuangan bagi kelompok tani.

Hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Sarkawi, para Kepala OPD, Camat Burau Akbar Bahar, unsur Tripika Kecamatan, serta tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan warga Desa Jalajja.

 

Kapolres Luwu Timur Hadiri Sosialisasi Penggunaan Medsos bagi Anggota Polri dalam Rangka Pilkada Sulsel 2024

Radarluwu. Com,MAKASSAR – Kapolres Luwu Timur, AKBP Zulkarnain, menghadiri kegiatan sosialisasi penggunaan media sosial bagi anggota Polri yang diselenggarakan oleh Bidang Humas Polda Sulsel di Hotel Dalton Makassar, Rabu (25/9). Kegiatan ini digelar dalam rangka menghadapi Pilkada Sulawesi Selatan tahun 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Korsahli Kapolri, Irjen Pol Hadi Gunawan, Wakapolda Sulsel, Brigjen Pol Nasri, Penasehat Ahli Kapolri Bidang Media Sosial, Rustika Herlambang, Karo Multimedia Div Humas Polri, Brigjen Pol Gatot Repli Handoko, serta pejabat utama Polda Sulsel, Kapolres jajaran Polda Sulsel dan Para Kasi Humas Jajaran Polda Sulsel. Kegiatan ini diikuti juga secara daring oleh seluruh jajaran Polda Sulsel.

Dalam sambutannya, Korsahli Kapolri, Irjen Pol Hadi Gunawan, menyampaikan pesan dari Kapolri bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menambah wawasan personel Polri, terutama dalam manajemen media. “Sosialisasi ini bertujuan untuk menambah wawasan personel Polri terkhusus manajemen media, terutama pada pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak tahun 2024, di mana media sosial juga berperan sebagai sarana informasi dan deteksi dini,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri dari staf dan penasehat ahli Kapolri, yang memberikan penjelasan lebih mendalam mengenai strategi penggunaan media sosial yang efektif dalam mendukung tugas-tugas Polri selama pelaksanaan Pilkada 2024.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan seluruh jajaran Polri dalam mengelola informasi di media sosial secara bijak dan tepat guna selama tahapan Pilkada berlangsung.

Pjs. Bupati Luwu Timur Dikukuhkan, Dr. Jayadi Nas Siap Jaga Netralitas Pilkada Serentak

Radarluwu com – Kabupaten Luwu Timur kini resmi dipimpin oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati, Dr. Jayadi Nas, M.Si. yang dikukuhkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, di Aula Tudang Sipulung, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, pada Selasa (24/09/24). Pengukuhan ini didasarkan pada keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI yang dikeluarkan pada 19 September, yang menetapkan satu Pj. Bupati dan empat Pjs. Bupati di wilayah Sulawesi Selatan.

Dr. Jayadi Nas, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans) Sulsel, kini menggantikan sementara Bupati Luwu Timur, H. Budiman, yang mengambil cuti untuk maju sebagai calon dalam Pilkada Luwu Timur yang akan digelar pada 27 November 2024.

Dalam sambutannya, Prof. Zudan meminta agar para Pj. dan Pjs. Bupati yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam mengawal pembangunan serta menjaga kelancaran dan netralitas Pilkada Serentak pada 27 November mendatang.

Beliau juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara Pj. dan Pjs. Bupati dengan DPRD setempat, serta menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak memihak dalam Pilkada, demi memastikan kepala daerah terpilih sesuai dengan keinginan masyarakat.

Dr. Jayadi Nas, usai pengukuhan, menyatakan bahwa prioritas utamanya adalah memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan dan menjaga keamanan serta netralitas selama proses Pilkada. Selain Dr. Jayadi Nas, Pj. Gubernur juga melantik dan mengukuhkan beberapa penjabat di wilayah lain Sulawesi Selatan.

 

Di Hari Tani, Mahasiswa (i) KKN Laksanakan Pelatihan Pertanian Organik Ramah Lingkungan di Luwu Timur

Radarluwu.com –Tepat di hari Tani, mahasiswa (i) dari berbagai perguruan tinggi KKN Reguler IAN PALOPO, IAN Bone, IAN Pare-Pare serta UIN Alauddin Makassar menggelar pelatihan bertema “Cara Merawat dan Pembasmian Hama Pada Sayuran Organik” di Desa Puncak Indah, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (24/09/24).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani desa puncak indah dalam mengelola tanaman secara efektif termasuk cara perawatan yang tepat serta metode pengendalian hama yang rama lingkungan

Acara ini dihadiri oleh para petani lokal, pelajar, pegiat pertanian organik.Pemdes Puncak Indah serta Badan Permusyawaratan Desa Puncak Indah.

Adapun yang menjadi Narasumber pada kegiatan ini adalah Imran yang merupakan CDO Agribianis Pendamping Organik PT Vale (Owner Tani Sayur).

Pemerintah desa Puncak Indah, Basri, mengatakan sangat mendukung dan bersedia menyediakan fasilitas dan sumber daya yang di perlukan kelompok tani.

“pemerintah dan masyarakat desa puncak indah merasa bangga karna baru kali ini ada mahasiswa kkn yang mengadakan pelatihan sekaligus praktik langsung pembuatan pestisida yang mampu mengurangi ketergantungan masyarakat pada produk kimia berbahaya dan dapat menghemat biaya, “ujar basri.

Kegiatan ini disambut positif oleh petani setempat. Salah seorang petani, mengapresiasi pelatihan ini karena, merasa mendapat pengetahuan baru tentang cara merawat tanaman organik dan cara mengatasi hama secara efektif. para petani berharap agar pelatihan ini bisa meningkatkan hasil tani mereka dan berharap adanya pendampingan lanjutan setelah pelatihan ini agar ilmu yang diperoleh dapat di terapkan secara optimal.

Pelatihan ini diharapkan dapat terus dilanjutkan dan menjadi program berkelanjutan, agar petani lokal semakin paham dan terampil dalam mengelola pertanian organik secara mandiri.