Dari Luwu Timur untuk Bumi: Aksi Hijau PT CLM Tanam 1000 Pohon

RADARLUWU, Luwu Timur — Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April, PT. Citra Lampia Mandiri (CLM) bersama Kontraktor Reklamasi dan relawan lingkungan menggelar aksi penanaman 1000 pohon lokal di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan, Rabu (23/04/2025).

Aksi ini bukan sekadar seremonial, namun menjadi bagian dari komitmen nyata perusahaan PT CLM dalam menjaga kelestarian lingkungan di wilayah operasionalnya. Tanaman-tanaman lokal yang dipilih merupakan jenis endemik yang berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah degradasi lahan.

*Kolaborasi untuk Bumi*

Kegiatan penanaman ini turut didukung oleh pemerintah daerah, organisasi lingkungan, dan masyarakat sekitar. Tak hanya menanam pohon, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan, seperti diskusi interaktif dan sosialisasi tentang pentingnya konservasi alam.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peduli terhadap lingkungan hidup. Hari Bumi adalah momentum kita bersama untuk melakukan aksi nyata dalam menjaga planet ini demi generasi mendatang,” ujar Pak Sahir, Head Department Environmental & Forestry PT. CLM.

*Panggilan untuk Generasi Muda*

Aksi ini sekaligus menjadi ajakan terbuka bagi generasi muda untuk ikut ambil bagian dalam menjaga bumi. Dengan tema “Energi Kita, Planet Kita”, PT. CLM berharap kegiatan ini mampu menjadi inspirasi dan memantik kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keberlanjutan lingkungan.

“Kita harus sadar bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Pak Sahir.

Empat Tahun Tinggal Bersama, Cucu Jadi Korban Nafsu Kakek Tiri

Radarluwu, LUWU TIMUR –Bukannya menjaga cucu perempuan. Kakek malah menjadikannya tempat pelampiasan nafsu.

Kasus cabul ini terungkap, setelah anak perempuan berusia 7 tahun itu meringis kesakitan. Saat diperiksa di puskesmas, bagian dalam kelamin anak mengalami luka. Pemeriksaan intensif oleh dokter spesialis juga menemukan hal yang sama.

Ibu anak perempuan berinisial SA ini langsung melaporkan ke Mapolres Luwu Timur. “Berdasarkan hasil penyelidikan. Kasus ini berhasil diungkap. Pelakunya, kakek tiri korban. Pelakunya sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Andi Muh Taufik, Rabu (23/04/25).

Pelaku berinisial Su (46) diamankan di Desa Kalulu, Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara oleh Personil Unit Resmob Sat Reskrim Polres Luwu Timur bersama dengan Personil Polsek Sukamaju Polres Luwu Utara, Rabu malam, (22/04/25). Operasi penangkapan yang dipimpin Kanit Resmob Aipda Afrianse berjalan mulus.

“Pelaku mengakui perbuatannya. Ia melakukan pencabulan terhadap cucu perempuannya dengan memasukkan jari di alat kelamin korban,” ungkap Taufik.

Pelaku melakukan tindak pidana pencabulan di kediamannya, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. “Korban selama ini dititip orang tuanya. Sudah empat tahun. Kalau anak rindu orang tuanya, diantar lagi pulang,” bebernya.

Rabu, (09/04/25), anak diantar oleh kakeknya. Tak berselang lama, anak mengaku kesakitan. Ibu yang panik langsung melarikan anak ke Puskesmas. Kemudian melakukan pemeriksaan intensif di dokter spesialis di Kecamatan Wotu.

Setelah hasil pemeriksaan dari dokter keluar, ibu korban melapor ke Mapolres Luwu Timur, Kamis, (10/04/25). “Pendampingan kepada korban juga dilakukan. Ini dilakukan untuk memulihkan psikologi anak,” beber Taufik.

Pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia disangkakan Pasal 82 ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang Jo. Pasal 76E Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 64 KUH Pidana. Ancaman hukumannya, paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

Dari Morowali untuk Bumi: PT Vale IGP Tanam Harapan Lewat Reklamasi Sejak Langkah Pertama

RADAR LUWU,Morowali, 22 April 2025 — Dalam semangat Hari Bumi 2025 yang mengusung tema “Our Power, Our Planet”, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melaksanakan penanaman pohon perdana di area reklamasi bahkan sebelum fase produksi dimulai.

Sebanyak 360 bibit pohon ditanam di atas lahan seluas 6,2 hektar di Rasyidah N3, dari total target 4.427 bibit dan 19,3 hektar reklamasi sepanjang tahun ini. Inisiatif ini bukan hanya seremonial, melainkan simbol dari filosofi keberlanjutan yang menjadi pondasi utama perusahaan: bahwa pertambangan harus dimulai dengan langkah memulihkan, bukan sekadar mengeksplorasi.

Mengusung semangat “Kekuatan Kita, Planet Kita”, aksi reklamasi dini yang dilakukan PT Vale IGP Morowali mencerminkan bagaimana energi yang kita pilih, baik itu energi fisik maupun energi kolektif untuk bertindak dapat menjadi kekuatan besar dalam merawat bumi. Di tengah transisi menuju energi hijau, langkah reklamasi sejak awal menjadi wujud nyata bahwa industri pertambangan pun bisa menjadi bagian dari solusi. Dari Morowali, PT Vale mengirimkan pesan kuat: bahwa keberlanjutan harus dimulai bukan nanti, tapi sekarang, dengan kekuatan energi yang kita tanam hari ini untuk planet yang lebih lestari esok hari.

“Kami ingin memastikan bahwa sejak langkah pertama, keberlanjutan menjadi inti dari operasional kami. Penanaman ini bukan hanya memperingati Hari Bumi, tetapi juga menjadi simbol komitmen jangka panjang kami dalam menjaga keseimbangan alam,” ungkap Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali.

*Reklamasi di Awal: Paradigma Baru Pertambangan Berkelanjutan*

Di tengah tantangan lingkungan global, PT Vale mengambil pendekatan berbeda—reklamasi dilakukan sejak awal, bukan di akhir. Lebih dari 300 orang yang terdiri dari karyawan dan mitra kontraktor turut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan bahwa tanggung jawab terhadap bumi adalah kerja bersama. Ini adalah bagian dari strategi reklamasi progresif, yang memastikan bahwa setiap jengkal lahan yang digunakan akan kembali hijau dan bermanfaat.

Tak hanya penanaman pohon, PT Vale IGP Morowali juga menerapkan metode hydroseeding—teknologi penghijauan yang mempercepat pertumbuhan vegetasi di lahan tebing seperti di area MHR. Dengan menyemprotkan campuran benih, air, kompos, pupuk dan perekat ke permukaan yang telah dipasang jute net, metode ini tidak hanya mempercepat proses penghijauan, tetapi juga mencegah erosi, mengikat debu, dan memperbaiki struktur tanah.

Teknologi ini telah diterapkan di area reklamasi MHR120, dan diharapkan menjadi standar baru untuk reklamasi tambang yang efektif dan ramah lingkungan di Indonesia.

*Melangkah Bersama Alam: Warisan Hijau untuk Generasi Mendatang*

Lebih dari sekadar memulihkan lahan, PT Vale IGP Morowali ingin meninggalkan warisan—bahwa pertumbuhan industri bisa sejalan dengan perlindungan lingkungan. Proses reklamasi ini dirancang untuk melibatkan lebih dari sekadar perusahaan: kontraktor dan komunitas lokal menjadi bagian dari gerakan ini.

“Bagi kami, pertambangan yang bertanggung jawab bukan hanya tentang menciptakan nilai ekonomi, tapi juga tentang warisan yang kita tinggalkan. Reklamasi yang dimulai dari awal ini adalah bukti bahwa industri bisa bertumbuh tanpa mengorbankan bumi,” tutup Wafir.

Dengan langkah-langkah nyata ini, PT Vale membuktikan bahwa masa depan pertambangan bukan hanya soal ekstraksi—tetapi soal restorasi, kolaborasi, dan tanggung jawab terhadap planet yang kita tinggali bersama.

Tindak Lanjut Arahan Bupati, Dinas Perikanan Lutim Gelar Aksi Bersih-Bersih

RADARLUWU, LUTIM — Menyusul arahan langsung dari Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, saat melakukan peninjauan ke sejumlah titik di Kota Malili, termasuk area sekitar Kantor Dinas Perikanan, pihak Dinas Perikanan bergerak cepat melakukan aksi bersih-bersih pada Selasa (22/04/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat terhadap arahan Bupati H. Irwan Bachri Syam yang menyoroti pentingnya kebersihan dan kerapian lingkungan kantor, terutama menjelang Hari Jadi Luwu Timur yang akan segera diperingati.

Kepala Dinas Perikanan Luwu Timur, Alimuddin Nasir mengatakan bahwa aksi bersih-bersih ini tidak hanya untuk memperindah tampilan kantor, tetapi juga sebagai langkah untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan nyaman.

“Kami langsung bergerak setelah kunjungan Pak Bupati. Ini adalah wujud dukungan kami terhadap komitmen beliau dalam menjaga kebersihan kota,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan bersih-bersih ini tidak akan berhenti pada satu kali kegiatan saja. “Ke depannya, kegiatan ini akan kami terapkan secara berkelanjutan. Kami ingin membudayakan kebersihan di lingkungan kerja sebagai bagian dari rutinitas,” tambahnya.

Aksi bersih-bersih ini melibatkan seluruh staf Dinas Perikanan yang secara gotong royong membersihkan area kantor, mulai dari halaman depan, tempat pelelangan ikan, saluran air, hingga bagian dalam gedung. Selain itu, dilakukan pula penataan taman serta perbaikan ringan pada area yang dinilai kurang rapi.(*)

Irwan Bachri Syam Resmi Tetapkan 19 Mei Sebagai Puncak HUT Lutim ke-22

RADARLUWU, LUTIM– Dengan mengusung tema “Dari Bumi Batara Guru, Kita Menulis Masa Depan”, puncak Peringatan HUT Lutim ke 22 akhirnya resmi ditetapkan.

Penetapan ini dilakukan oleh Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam saat memimpin rapat peringatan hari ulang tahun (HUT) Lutim, di Aula Rujab Bupati, Senin (21/04/2025).

Beliau menjelaskan, penetapan puncak HUT Lutim ke 22 di tanggal 19 Mei 2025 berdasarkan beberapa pertimbangan yang matang sehingga hari penting ini tidak dapat dilaksanakan sesuai aturan perda.

“Tidak hanya mengefisienkan waktu bapak Gubernur dan ibu Wagub untuk menghadiri tiga acara HUT daerah dibeberapa tempat, tapi juga akan hadir para pejabat luar daerah di puncak acara kita dan ini juga demi memaksimalkan kegiatan ini,” ungkap H. Irwan.

Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan bahwa, ada dua kelompok kepanitiaan yakni; kelompok pertama menangani kesiapan rapat paripurna dan mengurusi para tamu undangan yang berasal dari luar daerah, dan kelompok kedua menangani seluruh rangkaian kegiatan pesta rakyat

Orang nomor satu di Luwu Timur ini berharap, para panitia yang mengemban tugas dapat bekerja maksimal dalam mensukseskan perhelatan penting ini.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada pihak swasta dan para panita yang luar biasa berkontribusi untuk memeriahkan peringatan HUT Lutim ke 22,” tuturnya.

“Saya berharap kepada para pejabat pemerintahan dapat mengambil peran juga dalam memeriahkan acara kita ini demi menghibur masyarakat Bumi Batara Guru tercinta,” tandas Bupati Irwan.

Adapun rangkaian kegiatan pesta rakyat ini antara lain; Dzikir Akbar, Pentas Seni Budaya, Pesta Lampion, Lomba Perahu Dayung, Perahu Hias, Lomba 10 Program PKK, Fashion Show, Pameran Pusaka dan UMKM, Open Race Tamiya, Fun Run Lutim Maju, dan ditutup Konser Artis.

Turut hadir dalam rapat ini Sekretaris Daerah, H. Bahri Suli, para Asisten, Staf Ahli dan para Kepala OPD, Kabag OPS. Polres Lutim, AKP H. Andi Yusuf, S.H, M.H., Pabung Lutim, Mayor Inf. Syarifuddin, Ketua Panitia Pesta Rakyat, Arief Tella beserta jajarannya, dan para Camat.