LUWU TIMUR – Selama ini catatan keuangan KWT Gembae Desa Balantang hanya mengandalkan ingatan. Kini, lewat program KKN Tematik Inovasi Desa 116 Universitas Hasanuddin, kondisi itu mulai berubah.

Gita Rizki Yunita, mahasiswa Ilmu Ekonomi Unhas Angkatan 2023, menggelar pelatihan pengelolaan keuangan usaha bagi anggota KWT Gembae di Kantor Desa Balantang, Kecamatan Malili, Jumat (31/7/2026).

Peserta dibekali materi pembukuan sederhana, pencatatan kas, hingga penyusunan laporan laba-rugi. Mereka juga dikenalkan aplikasi Buku Kas berbasis handphone dan format Excel siap pakai untuk mencatat arus kas usaha secara digital maupun manual.

Ketua KWT Gembae, Ibu Dina, mengaku pelatihan ini membuka pemahaman anggotanya soal pentingnya pencatatan transaksi. “Setiap pemasukan dan pengeluaran wajib dicatat karena penting untuk membangun tata kelola keuangan yang transparan,” ujarnya, seraya berharap ada pendampingan lanjutan.

Sekretaris KWT Gembae, Dyna Mariana, menambahkan pelatihan ini akan sangat membantu tugas bendahara dan sekretaris dalam mengurus pembukuan kelompok.
Dengan pembukuan yang tertib, KWT Gembae diharapkan mampu mengevaluasi usaha secara akurat dan menyusun strategi pengembangan bisnis yang berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *