Arsip Tag: Bupati Lutim

Dishub Luwu Timur Disindir Keras, Bupati Minta Bongkar Muat Bus Harus di Terminal

RADARLUWU– Kepala Dinas Perhubungan Luwu Timur, Salim AR, mendapat sindiran tajam dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam, saat acara peresmian pemanfaatan terminal baru Malili. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan angkutan darat serta penegakan aturan terhadap perusahaan otobus (PO) yang tidak tertib.

Pernyataan tegas ini disampaikan menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat terkait aktivitas PO bus yang melakukan bongkar muat penumpang di luar terminal resmi. Aktivitas ini dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan berpotensi menyebabkan kecelakaan di jalur trans Sulawesi, khususnya di kawasan kota Malili.

Pada acara yang berlangsung Sabtu, 12 April 2025, dan dihadiri oleh unsur Muspida, OPD, pelaku UMKM, serta perwakilan PO dan tokoh masyarakat Desa Puncak Indah, Bupati Irwan menegaskan bahwa Dinas Perhubungan harus lebih tegas dalam menegakkan aturan.

“Sindiran ini menjadi dorongan bagi seluruh petugas untuk meningkatkan pelayanan dan memastikan ketertiban. Tidak boleh ada lagi aktivitas bongkar muat di luar area terminal,” tegas Irwan, yang akrab disapa Ibas.

Sementara itu, di ruang terpisah, Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub Luwu Timur, Arham, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti instruksi Bupati. Ia menambahkan bahwa jalur khusus akan ditetapkan bagi PO yang telah terdaftar, sembari menunggu regulasi sanksi untuk PO yang melanggar aturan.

Luwu Timur Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah STQH Sulsel 2027

RADARLUWU, Lutim–Kabupaten Luwu Timur menunjukkan antusiasme tinggi dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-23 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang secara resmi dibuka pada Minggu malam (13/04/2025) di Lapangan Tamsis, Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Hj. Puspawati Husler, Sekretaris Daerah H. Bahri Suli, serta jajaran pemerintah daerah. Kehadiran mereka bertujuan memberi dukungan dan semangat penuh kepada 21 orang kafilah yang mewakili Luwu Timur dalam 10 cabang lomba, mulai dari Tilawah anak-anak hingga cabang Hafalan Hadits 500 KTIH.

Acara dua tahunan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, para kepala daerah, Kakanwil Kemenag Sulsel, serta tokoh adat dan masyarakat. Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan komitmennya untuk melahirkan peserta-peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional. Ia juga menyampaikan bahwa hadiah bagi juara pertama ditingkatkan secara signifikan sebagai bentuk motivasi dan tantangan.

“Juara satu akan mendapatkan hadiah sebesar 30 juta rupiah. Ini kami lakukan karena STQH merupakan ajang pencarian calon unggulan untuk bertanding di tingkat nasional. Oleh sebab itu, standar penilaian harus tinggi,” ujar Gubernur. Ia menambahkan bahwa hadiah untuk juara dua dan tiga masing-masing hanya 8 juta dan 6,5 juta rupiah, sebagai bentuk dorongan agar peserta bersaing dengan maksimal untuk meraih juara pertama.

Gubernur juga meminta agar Dewan Hakim memberikan penilaian secara objektif dan adil berdasarkan kemampuan para peserta, agar semua merasa puas dan dihargai atas hasil yang diraih.

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam menyampaikan rasa bangganya terhadap semangat dan dedikasi kafilah Lutim yang tidak hanya datang untuk berkompetisi, tetapi juga membawa misi silaturahmi dan dakwah Al-Qur’an. Ia optimistis bahwa para peserta dari Luwu Timur akan menorehkan prestasi membanggakan.

Lebih lanjut, Bupati Irwan juga menyatakan kesiapan Luwu Timur untuk menjadi tuan rumah STQH tingkat Provinsi pada tahun 2027 mendatang. Menurutnya, menjadi tuan rumah bukan hanya soal menyelenggarakan lomba, tetapi juga sebagai wujud komitmen dalam syiar Al-Qur’an dan mempererat ukhuwah Islamiyah antar daerah.

Kegiatan STQH ini akan berlangsung hingga 20 April 2025 dan menjadi momentum penting dalam mencari calon peserta terbaik yang akan mewakili Sulawesi Selatan di tingkat nasional di Sulawesi Tenggara.