Dishub Luwu Timur Disindir Keras, Bupati Minta Bongkar Muat Bus Harus di Terminal

RADARLUWU– Kepala Dinas Perhubungan Luwu Timur, Salim AR, mendapat sindiran tajam dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri Syam, saat acara peresmian pemanfaatan terminal baru Malili. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya peningkatan kualitas layanan angkutan darat serta penegakan aturan terhadap perusahaan otobus (PO) yang tidak tertib.

Pernyataan tegas ini disampaikan menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat terkait aktivitas PO bus yang melakukan bongkar muat penumpang di luar terminal resmi. Aktivitas ini dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan berpotensi menyebabkan kecelakaan di jalur trans Sulawesi, khususnya di kawasan kota Malili.

Pada acara yang berlangsung Sabtu, 12 April 2025, dan dihadiri oleh unsur Muspida, OPD, pelaku UMKM, serta perwakilan PO dan tokoh masyarakat Desa Puncak Indah, Bupati Irwan menegaskan bahwa Dinas Perhubungan harus lebih tegas dalam menegakkan aturan.

“Sindiran ini menjadi dorongan bagi seluruh petugas untuk meningkatkan pelayanan dan memastikan ketertiban. Tidak boleh ada lagi aktivitas bongkar muat di luar area terminal,” tegas Irwan, yang akrab disapa Ibas.

Sementara itu, di ruang terpisah, Kepala Bidang Angkutan Darat Dishub Luwu Timur, Arham, menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti instruksi Bupati. Ia menambahkan bahwa jalur khusus akan ditetapkan bagi PO yang telah terdaftar, sembari menunggu regulasi sanksi untuk PO yang melanggar aturan.

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *