Arsip Tag: Polres Lutim

RadarLuwu. Com — Unit Idik 3 Tipikor Satreskrim Polres Luwu Timur resmi meningkatkan status penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan daerah Kecamatan Wasuponda Tahun Anggaran (TA) 2022 dan 2023 ke tahap penyidikan.

Langkah ini diambil setelah melalui proses ekspose di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Selatan serta gelar perkara di Ditreskrimsus Polda Sulsel pada Jumat, 29 Agustus 2025. Gelar perkara tersebut dipimpin langsung oleh Wadir Reskrimsus Polda Sulsel, AKBP Dodik Susianto, yang memutuskan peningkatan status dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A. Muh. Taufik, mengungkapkan bahwa penyelidikan telah dilakukan sejak 4 Maret 2024. Dugaan penyimpangan muncul dalam pengelolaan anggaran operasional Kecamatan Wasuponda yang dikelola Bendahara Pengeluaran SKPD. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Luwu Timur TA 2022 dan 2023.

“Dari hasil pemeriksaan, terdapat realisasi anggaran sekitar Rp1,4 miliar yang tidak didukung bukti Surat Pertanggungjawaban (SPJ). Hal ini berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah karena bertentangan dengan Permendagri No. 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah serta Perda Kabupaten Luwu Timur No. 6 Tahun 2022,” jelas Bripka Taufik.

Atas dugaan penyimpangan tersebut, perkara ini disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001.

Di sisi lain, penyidik Polres Luwu Timur juga terus menindaklanjuti perkara PJU-TS. Berkas perkara tersangka HH telah dikirim kembali ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan tinggal menunggu hasil P-21. Penyidik pun masih mendalami keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

“Polres Luwu Timur menegaskan tekad mengusut tuntas perkara-perkara tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara maupun daerah,” tegas Bripka Taufik.

RadarLueu. Com, LUWU TIMUR – Pasca kebakaran hebat yang melanda kawasan Sorowako, Kecamatan Nuha, pada Rabu (27/8/2025), Polres Luwu Timur membuka posko trauma healing khusus untuk anak-anak korban terdampak. Kegiatan tersebut berlangsung di tenda posko Dermaga Sorowako, Kamis (28/8/2025), yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Suasana haru sekaligus hangat terlihat ketika sejumlah Polwan Polres Luwu Timur bersama ibu-ibu Bhayangkari Cabang Luwu Timur bercengkerama dengan anak-anak. Mereka mengajak bermain, bercerita, hingga membagikan kertas mewarnai dan puzzle untuk menghibur serta memulihkan semangat para bocah yang sempat panik saat peristiwa kebakaran terjadi.

Tak hanya itu, anak-anak juga tampak riang menerima balon, snack, dan permen yang dibagikan. Kehadiran mereka menjadi penghibur di tengah duka yang masih menyelimuti warga korban kebakaran.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto TM, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Luwu Timur, Ny. Dinda Ario Putranto, turut hadir mendampingi kegiatan tersebut. Mereka juga didampingi sejumlah pejabat utama Polres, pengurus Bhayangkari, serta personel Polres Luwu Timur.

“Kami berharap kegiatan trauma healing ini dapat membantu anak-anak untuk kembali tersenyum, mengurangi rasa takut, dan menumbuhkan semangat baru setelah bencana ini,” ujar AKBP Ario Putranto TM.

Hal senada juga disampaikan Ketua Bhayangkari Cabang Luwu Timur. “Anak-anak adalah generasi penerus, jangan sampai trauma membuat mereka kehilangan keceriaan. Kami hadir untuk mendampingi, menghibur, sekaligus memberi semangat agar mereka tetap tegar,” tutur Ny. Dinda Ario Putranto.

Diketahui, kebakaran yang berlangsung kurang lebih tiga jam tersebut menghanguskan 48 rumah. Sebanyak 106 kepala keluarga atau sekitar 384 jiwa terdampak, dan kini masih berada di tenda-tenda darurat.

Dengan adanya posko trauma healing ini, dapat membuat anak-anak korban kebakaran kembali pulih secara psikologis, sementara pemerintah daerah bersama pihak terkait terus berupaya menyalurkan bantuan bagi kebutuhan para pengungsi.

RadarluwuCom, Malili – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polisi Wanita ke-77 tahun 2025, Polwan Polres Luwu Timur menggelar kegiatan bakti kesehatan dan donor darah di Bundaran Batara Guru, Kecamatan Malili, pada Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini bertepatan dengan program “Sabtu Sehat” yang rutin diikuti oleh masyarakat Luwu Timur.

Sebanyak 60 peserta terdaftar dalam kegiatan donor darah tersebut, dengan total 23 kantong darah berhasil terkumpul. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakapolres Luwu Timur Kompol Hajriadi, para Pejabat Utama Polres Luwu Timur, personel Polres Luwu Timur, serta masyarakat.

Tim medis dipimpin oleh dr. Rustan bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah RSUD I Lagaligo Wotu dan PMI Luwu Timur. Dalam keterangannya, dr. Rustan menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan sosial tersebut.

“Apresiasi kami yang setinggi-tingginya kepada Polres Luwu Timur, khususnya Polwan Polres Luwu Timur, atas terselenggaranya kegiatan donor darah ini. Selamat ulang tahun Polwan Republik Indonesia, jaya selalu,” ungkap dr. Rustan.

Sementara itu, IPDA Mardiana selaku perwakilan Polwan Polres Luwu Timur menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Kami Polwan Polres Luwu Timur berharap dengan kegiatan ini bisa menumbuhkan kepedulian kita. Setetes darah sangat berarti bagi kemanusiaan. Ini sebagai wujud pengabdian kami untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain aksi donor darah, rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-77 Polwan juga meliputi pengamanan Shalat Jumat dan pembagian paket makanan dalam program Jumat Berkah, anjangsana ke personel Polres Luwu Timur yang mengalami musibah kebakaran rumah di Kecamatan Towuti, serta kampanye Rise and Speak ke sekolah-sekolah.

HUT Polwan ke-77 sendiri akan diperingati pada 1 September 2025 mendatang yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat”.

Radarluwu. Com, Wasuponda – Dalam upaya menjaga stabilitas pangan nasional, Polres Luwu Timur melalui Polsek Wasuponda bersama Bhayangkari Ranting Wasuponda menggelar Gerakan Pangan Murah Bhayangkara pada Rabu (13/8/2025) di halaman Mako Polsek Wasuponda.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolres Luwu Timur AKBP Ario Putranto T.M., Wakapolres Luwu Timur KOMPOL Hajriadi, Kasat Lantas Polres Luwu Timur IPTU Agusnawan, Kapolsek Wasuponda IPTU Tomy De’e, serta jajaran personel Polsek Wasuponda dan Bhayangkari.

Gerakan pangan murah ini merupakan kolaborasi Polri dengan Perum Bulog untuk mempercepat penyerapan jagung, menyalurkan beras SPHP, serta mendistribusikan bantuan pangan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan ini, Bulog menyalurkan 400 paket beras SPHP atau setara 2 ton beras medium dengan harga jual Rp 60.000 per paket (5 Kg), jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp 80.000 per 5 Kg. Setiap warga yang hadir dapat membeli maksimal 2 paket (10 Kg) dan seluruh stok beras habis terjual.

Kapolsek Wasuponda IPTU Tomy De’e menyampaikan bahwa kegiatan ini disambut positif masyarakat. “Kami berharap gerakan pangan murah ini dapat meringankan beban warga dan membantu menjaga kestabilan harga pangan di wilayah Wasuponda,” ujarnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 13.00 WITA ini berjalan aman, lancar, dan penuh antusiasme dari warga.

Radarluwu, Luwu Timur – Polres Luwu Timur berhasil mengungkap tujuh kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi jenis solar dalam kurun waktu Juli hingga Agustus 2025. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tujuh orang pelaku beserta ribuan liter BBM yang diduga akan dijual keluar daerah.

Kapolres Luwu Timur, AKBP Ario Putranto TM, mengungkapkan bahwa para pelaku menggunakan modus operandi dengan melakukan antrian di SPBU menggunakan barkode kendaraan. Barkode tersebut kemudian dikumpulkan dan digunakan kembali untuk membeli solar dalam jumlah besar, yang selanjutnya dijual ke luar daerah, seperti Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

 

“Dari hasil pengungkapan ini, kami berhasil menyita barang bukti sebanyak 316 jerigen berisi BBM jenis solar, dengan total 10.428 liter. Selain itu, kami juga mengamankan lima unit kendaraan yang digunakan pelaku untuk mengangkut BBM,” ujar Kapolres.

Kapolres Luwu Timur juga menghimbau agar para pelaku yang masih melakukan praktik serupa segera menghentikan kegiatannya. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga ketersediaan BBM bersubsidi agar tepat sasaran.

“Kami minta peran serta masyarakat agar bersama-sama menjaga ketersediaan dan penyaluran BBM Subsidi ini tepat sasaran demi mencegah tindakan yang merugikan negara dan masyarakat,” tegas AKBP Ario.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan memproses para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencegah kasus serupa terjadi di wilayah hukum Polres Luwu Timur.